PENDEKAR API DAN ES

PENDEKAR API DAN ES
TIBA DI PONDOK TEMPAT TINGGAL PAMAN LI CING


Fei Yang membalas merangkul kedua orang tua nya dan berkata,


"Benar ayah,.. Ibu,.. ini aku Fei Yang putra kalian yang hilang itu ."


Kedua orang tua Fei Yang merangkulnya dengan airmata bercucuran.


Mereka berdua terlihat sangat bahagia, sesaat kemudian Li Yuan Ming yang lebih dulu menguasai perasaan nya.


Dia melepaskan pelukannya dari Fei Yang dan berkata,


"Maaf nak, bukan ayah tidak percaya padamu, tapi setidaknya kamu harus tunjukkan sesuatu, yang membuktikan kamu benar putra kami.."


Ratu Sabrina mempelototi suaminya dengan tidak senang dan berkata,


"Kamu sudah membuatnya hilang hampir 10 tahun, kini dia pulang kamu malah mencurigai nya.."


"Aku ini ibu yang mengandung, dan melahirkannya, aku lebih tahu."


"Aku sangat yakin dia adalah Fei Yang putra kita, tak perlu di ragukan lagi.."


Fei Yang tersenyum tenang dan berkata,


"Tidak apa apa ibu, ibu tenang saja aku punya buktinya,.."


"Ayah ini adalah patahan giok tanda pertunangan ku dari bayi dengan cucu paman Li Cing."


"Dan ini adalah liontin pemberian ayah dan ibu, sebelum aku berangkat ke kerajaan Song bersama paman Li Yuan Tan."


"Dan ini adalah keunikan yang hanya ibu yang tahu, jantung ku letaknya di sebelah kanan.."


"Bagaimana ayah ?"


Ratu Sabrina tetap memeluk putranya dengan erat dan berkata,


"Kamu tidak percaya terserah, yang jelas aku sangat percaya dia adalah Fei Yang putra ku.."


"Fei Yang jangan perdulikan ayah mu, dia memang gitu.."


"Binatang di matanya terlihat sebagai manusia, sebaliknya manusia malah terlihat seperti binatang.."


"Makanya kita bisa di kurung di sini oleh adik binatang nya itu..'


ucap Sabrina marah.


Raja Li Yuan Ming tersenyum sabar, dia tidak menanggapi respon kemarahan istrinya.


Karena dia sendiri sadar, betapa dia sudah sangat banyak mengecewakan istrinya, dan menyakiti perasaannya.


Bahkan dia sendiri juga hampir tidak bisa memaafkan dirinya sendiri, karena keputusannya itu.


Sambil menoleh kearah Ibu Suri, Li Yuan Ming berkata,


"Ibu kamu juga ikut Fei Yang kemari, bagaimana ceritanya kalian bisa kemari bersama..?"


Tanpa menunggu jawaban ibunya, Li Yuan Ming langsung menoleh kearah Fei Yang dan berkata,


"Putra ku, apa yang sebenarnya terjadi 10 tahun yang lalu, saat kamu dan paman mu berangkat ke kerajaan Song mengantarkan upeti..?"


Fei Yang tersenyum sabar dan berkata,


"Ayah saat ini yang terpenting adalah kita segera tinggalkan tempat ini."


"Sebelum para pengawal istana menyadari kehadiran ku di sini.."


"Hal lain, nanti akan ku ceritakan pelan pelan, setelah kita meninggalkan tempat ini."


Ibu Suri juga menganggukkan kepalanya menyetujui pendapat Fei Yang,


"Ming er ucapan Fei Yang sangat tepat, hal lain bisa kita bahas nanti. yang penting adalah segera tinggalkan tempat ini.."


ucap Ibu Suri ikut mengingatkan putranya.


"Tapi ibu,.. dengan membawa kita bertiga, bagaimana cara Fei Yang, membawa kita meninggalkan tempat ini.?"


"Sedangkan di luar sana pasti di jaga dengan ketat.."


Ibu Suri tersenyum dan berkata,


"Kalau itu kamu harus percaya sama kemampuan putra mu.."


"Ayo kalian berdua cepat cepat bersiap siap, kita harus segera tinggalkan tempat ini.


ucap Ibu Suri serius.


Dengan sedikit ragu, raja Li Yuan Ming berkata,


"Ibu ayo kita tinggalkan tempat ini."


ucap Fei Yang sambil menggandeng tangan ibunya, untuk berdiri dan berjalan keluar dari dalam kamar kurungan mereka.


Sedangkan Ibu Suri di bantu di gandeng oleh putranya Li Yuan Ming yang berjalan menyusul di belakang Fei Yang.


Mereka berempat akhirnya tiba di ruangan depan istana belakang.


Di sana Fei Yang menghentikan langkahnya dan berkata,


"Nenek, nenek naiklah ke punggung Fei Yang, biar Fei Yang memondong mu.."


"Ibu ayah kalian berdua berlindung di belakang ku.."


Empat pengawal istana yang berjaga di ruangan depan, sangat terkejut melihat kehadiran Fei Yang.


Yang tiba tiba bisa berada di sana, bersama 3 tahanan penting, yang biasanya selalu di kurung dalam kamar dan di jaga dengan sangat ketat.


Terutama mantan raja dan ratu sebelumnya, bahkan di sana biasanya di jaga oleh pasukan, yang tidak kurang dari 100 orang pengawal.


Sebelum mereka sempat menegur ataupun bereaksi.


Tahu tahu tubuh mereka sudah terdiam di sana tidak dapat di gerakkan, juga tidak bisa bersuara.


Karena mereka semua sudah terkena totokan energi tanpa wujud, yang di lepaskan oleh Fei Yang dari jarak jauh.


Setelah melumpuhkan keempat orang itu, Fei Yang memimpin di depan berjalan keluar, dari dalam ruangan Istana bagian belakang.


Begitu tiba di halaman depan istana, Fei Yang langsung di sambut hujan anak panah, yang berterbangan kearahnya.


Fei Yang membentuk sebuah perisai diagram kuno bergambar Pat Kwa merah biru, mengelilingi sekitarnya.


Sambil memegang kedua tangan orang tuanya dan menggendong neneknya di punggung, Fei Yang terus berjalan menuju halaman depan.


Setelah berjalan hingga ujung anak tangga halaman depan, tanpa menghiraukan anak panah, yang datangnya bagaikan hujan, tapi tidak mampu menembus perisai yang Fei Yang ciptakan.


Fei Yang membawa keluarganya melesat terbang ke atas, hingga menembus awan.


Lalu melesat terbang mengendarai awan meninggalkan tempat tersebut.


Para pasukan pengawal istana yang menghujani Fei Yang dengan anak panah, hanya bisa melongo, menyaksikan aksi yang Fei Yang tunjukkan.


Sesaat kemudian sesama pengawal itu, mulai saling berkasak kusuk sendiri.


Fei Yang sendiri terus bergerak menuju lembah di dekat kaki gunung Kun Lun, yang menjadi tempat tinggal sementara paman Li Cing dan Sian Sian.


Saat Fei Yang dan rombongannya tiba di pondok tersebut, pondok tersebut terlihat sepi tidak ada siapapun di sana.


"Nak apa kamu selama ini tinggal di sini..?"


tanya Li Yuan Ming sedikit mengerutkan alisnya, melihat kondisi pondok reyot yang hampir rubuh itu.


Fei Yang menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Bukan ayah, ini cuma tempat tinggal sementara paman Li dan cucunya.."


"Maksud mu perdana menteri Li Cing ?"


tanya Li Yuan Ming terkejut.


"Bukannya dia masih bekerja dengan Li Yuan Hao..?"


"Fei Yang menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Tidak ayah, paman Li Cing sudah dipaksa pensiun oleh Li Yuan Hao, lalu di ganti dengan guru negara dari Tibet yang sakti.."


"Namanya Vipasana lhama, sekali ini Fei Yang sukses dengan mudah membawa ayah ibu dan nenek keluar dari istana.."


"Ini juga karena Vipasana lhama sedang cedera parah.."


"Katanya sakti, kok bisa cedera ?"


tanya Li Yuan Ming heran.


Fei Yang menghela nafas panjang lalu berkata,


"Dia sebenarnya sangat sakti, setelah dia bertarung dengan ku hingga sama sama cedera, dia kembali harus melanjutkan pertarungan dengan penolong ku.."


"Mungkin hal itu lah yang membuat cederanya menjadi parah.."


"Lalu di mana penolong mu itu,? dia mampu mengobati cedera mu, dan mencederai Vipasana, tentu kekuatannya sangat luar biasa.."