
Jika di lihat dari seragam para pasukan pengepung itu, Fei Yang mengenalinya, itu adalah seragam pasukan Yi Ling Cin.
Pasukan pengawal istana kebanggaan kerajaan Song.
Melihat hal ini Fei Yang menjadi semakin murka dan merasa bersalah dengan keluarga dan rakyatnya.
Dirinya lah penyebab semua tragedi ini, bila dia tidak berkeras menikah dengan Wei Wen dan mendengarkan anjuran keluarganya.
Tentu keluarganya dan seluruh rakyat Xi Xia yang gagah berani, tidak akan mengalami malapetaka seperti hari ini.
Sambil berteriak menggetarkan seluruh langit dan Bumi, Fei Yang langsung terbang meninggalkan punggung Kim Tiaw.
Kim Tiaw yang tergetar oleh suara teriakan Fei Yang yang penuh kemarahan.
Hampir saja kehilangan keseimbangan dan terjatuh kebawah.
Untungnya dia terbang cukup tinggi di udara, sehingga masih sempat melakukan manufer kemudian bergerak menjauhi area pertempuran tersebut.
Pasukan Kerajaan Song yang sedang melakukan pengepungan pada terpelanting porak poranda.
Bumi yang berguncang hebat akibat getaran suara Fei Yang membuat mereka pada sulit mempertahankan posisi berdiri.
Apalagi posisi formasi mereka.
Hal yang sama juga di alami oleh pasukan Xi Xia, tapi saat mereka melihat siapa yang datang mereka langsung bersorak gegap gempita penuh semangat
"Hidup pangeran Xi Xia,.. hidup Ping Huo Ta Xia,.. hancurkan Angkara murka,..!!!"
teriak mereka penuh semangat.
Sementara pasukan kerajaan Song sedikit pucat ketakutan, mereka tidak pernah menyangka ada manusia yang memiliki kekuatan seperti ini.
Sebelum mereka sempat menyadari apapun, bahkan belum sempat bangun berdiri.
Jutaan pedang turun dari langit menghujam kearah mereka bagaikan curahan hujan deras, petir juga terus meledakkan area di sekitar mereka.
Dalam sekejap mata puluhan ribu pasukan Yi Ling Cin tewas malang melintang di atas tanah.
Sisa puluhan ribu lainnya berusaha melarikan diri dengan penuh ketakutan.
Tapi pusaran badai besar mengepung dan menggulung mereka semua berputaran terbang diudara.
Semakin lama semakin tinggi, tiba-tiba pusaran badai tersebut meledak dan sirna.
Puluhan ribu tubuh yang menggantung di udara langsung terjatuh keatas tanah.
Jatuh dari ketinggian udara, tidak ada satupun dari pasukan itu yang selamat, mereka semua langsung tewas di tempat dengan jasad sulit dikenali lagi.
Dalam sekejap mata 30.000 pasukan Yi Ling Cin tewas tak bersisa bersama 3 jendral dan 30 komandan pasukan mereka, semuanya tidak ada satupun yang selamat.
Setelah menghancurkan pasukan Song Fei Yang yang melihat kondisi Li Dan dan Lan Yi yang paling mengenaskan.
Fei Yang langsung melesat kearah mereka dan berkata,
"Kakak Dan kakak Lan Yi, kalian mundurlah, ! serahkan laknat itu pada ku..!"
Xu Da melihat kemunculan Fei Yang, dia tertawa keras,
"Ha,..! Ha,..! Ha,..! Ha,..!
Hei bocah kita bertemu kembali,..!"
"Sekali ini kamu tidak akan semujur dulu lagi,..!"
"Bersiaplah terima kematian mu..!"
ucap Xu Da penuh keyakinan.
Fei Yang yang masih melayang di udara melayang turun dengan ringan, dia hinggap di atas tanah berdiri di hadapan Xu Da sambil tersenyum dingin berkata,
"Tikus tanah, akhirnya kamu keluar juga dari persembunyian mu.."
"Kalian berdua sungguh pandai bersembunyi, tahu kah kalian betapa sulitnya aku mencari cari kalian..?"
Mereka berdua sama-sama minum obat lalu mencoba memulihkan kondisi tubuh mereka yang terluka dan sangat kelelahan.
Mereka berdua bisa bertahan hingga saat ini itu sudah termasuk luar biasa.
Tingkat kemampuan mereka berselisih terlampau jauh dengan Xu Da.
Mereka mampu bertahan sebagian karena tekad, sebagian karena Xu Da ingin mempermainkan mereka membuat mereka mati perlahan-lahan.
Kedua hal itulah yang membuat mereka mampu bertahan sejauh ini.
Di arena pertarungan Fei Yang dan Xu Da, terlihat Xu Da mulai menyerang Fei Yang dengan cambuk apinya yang mengeluarkan sinar putih seperti petir yang memilik tingkat kepanasan yang sangat mengerikan.
Tapi lesatan cambuk itu di sambut oleh Fei Yang dengan tenang, dengan sekali tangkap ujung cambuk Langsung terbetot dalam pegangan tangan Fei Yang.
Hentakan energi Es dari tangan Fei Yang seketika membekukan cambuk di tangan Xu Da menjadi potongan es.
Saat Fei Yang mendorongkan telapak tangannya yang terlilit ujung cambuk, sambil berlarian kedepan.
Cambuk Xu Da yang membeku langsung hancur berkeping-keping.
Xu Da yang sangat terkejut dengan kemampuan Fei Yang saat ini.
Segera terbang mundur menjauh sambil mengangkat kedua tangannya dari arah bawah keatas.
Tanah pasir batu langsung terangkat keudara, seperti lapisan tembok, untuk mencegah Fei Yang mengejarnya.
Xu Da membentuk mudra memunculkan sebuah matahari raksasa yang di kelilingi lintasan elektron.
Lalu dia dorong kan kearah Fei Yang sambil berteriak keras..
"Pukulan Iblis Neraka level 10,..!"
Fei Yang yang sedang berlari mengejar kedepan tanpa menginjak tanah.
Dengan mudah meledakkan lapisan tanah pelindung yang di ciptakan oleh Xu Da.
Begitu Fei Yang menembus lapisan tanah tersebut, tiba-tiba dari balik lapisan tanah yang menutupi penglihatannya, muncul sebuah bola matahari raksasa yang di kelilingi lintasan elektron.
Terjadi benturan dahsyat yang meluluh lantakkan area disekitar area pertempuran mereka berdua.
Ledakan dahsyat yang menggetarkan sekitar tempat tersebut menimbulkan suara ledakan yang memekakkan gendang telinga.
"Duarrr,..! Duarrr,..! Duarrr,..! Duarrr,..! Duarrr,..! Duarrr,..!"
Terjadi ledakan berulang kali yang mengitari sekeliling tempat Fei Yang menyambut pukulan yang di lepaskan oleh Xu Da.
Setelah asap ledakan mereda, Fei Yang terlihat masih berdiri kokoh di posisi nya tanpa kekurangan apapun.
Sementara itu Xu Da meski terdorong mundur, dengan meninggalkan goresan kaki cukup dalam di atas tanah.
Dia juga terlihat dalam keadaan baik baik saja, hanya sedikit terkejut dengan kemampuan Fei Yang yang mampu menyambut pukulan dahsyat andalan nya barusan.
"Pantas saja Mu Tou dan Xuan Ming jadi santapan mu, rupanya kamu memiliki sedikit kemampuan juga..."
"Baiklah hari ini aku akan membiarkan mu menyaksikan apa yang di sebut Raja Iblis Neraka yang sebenarnya..."
Xu Da mengatupkan kedua telapak tangannya membentuk mudra, mulutnya berkomat Kamit membaca mantra.
Tiba-tiba cuaca yang terang benderang seketika berubah menjadi redup kemerahan.
Matahari tidak terlihat lagi terlihat, seluruh langit berubah warna menjadi merah darah.
Tanah bergetar hebat, lalu mulai terjadi retakan di mana mana, bayangan bayangan kecil berterbangan keluar dari dalam tanah.
Jumlah nya sangat banyak tak terhitung,. sebagian melayang
masuk kedalam tubuh mayat mayat yang bergelimpangan.
Sebagian lagi bergabung masuk kedalam tubuh Xu Da, sehingga tubuh Xu Da mengeluarkan cahaya kemerahan.
Tubuh Xu Da membesar 2 kali lipat, dari keningnya muncul dua tanduk besar, wajahnya berubah kemerahan terlihat menyeringai menyeramkan kearah Fei Yang.