LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 93. Pendekar Bertopi Jerami


Ling Yan terlihat menggaruk kepalanya pelan sambil berkata, "Hmm lebih baik kau yang menilainya setelah melihatnya sendiri." Jawab Ling Yan.


Xiao Wu Ji nampak bertatapan dengan pelayan di sampingnya sejenak sebelum mengajak Ling Yan menuju tempat yang lumayan luas di dalam bangunan itu.


Dan sesampainya di tempat tersebut, "Anda bisa mengeluarkan semua tubuh siluman yang tuan miliki disini sekarang." Ucap Xiao Wu Ji.


Mendengar perkataan pria itu Ling Yan sontak menganggukkan kepalanya mengerti.


"Baiklah." Ling Yan mengayunkan tangannya sambil mengalirkan tenaga dalam pada cincin nat yang ia miliki, dan dalam sekejap lebih dari 200 tubuh siluman tingkat 1 dan 2 beserta beberapa tubuh siluman tingkat 3 dan tingkat 5 ia keluarkan dari dalam cincin natnya.


Sementara itu Xiao Wu Ji yang melihat hal tersebut langsung terperanjat kaget karena tiba-tiba mendapati ratusan tubuh siluman langsung memenuhi ruangan itu.


"Tuan muda... ini...." Xiao Wu Ji nampak masih tidak percaya dengan apa yang ada di hadapannya saat ini, pasalnya baru kali ini ia melihat tubuh siluman sebanyak itu.


Sementara itu si pelayan yang masih berada di sana hanya bisa membuka matanya lebar-lebar sambil ternganga melihat begitu banyaknya tubuh siluman di hadapannya.


Xiao Wu Ji saat ini hanya bisa menatap tidak percaya ke arah Ling Yan yang saat ini hanya mengulas senyum canggung sambil menggaruk kepalanya.


"Jadi bagaimana, berapa banyak uang yang akan aku dapatkan untuk semua daging siluman yang aku punya ini?" Tanya Ling Yan.


Mendengar perkataan Ling Yan, Xiao Wu Ji yang tadinya masih melongo kini tersadar dari lamunannya sambil menggelengkan kepalanya.


"Hmm maaf tuan muda, mohon biarkan aku menghitung semuanya terlebih dahulu." Jawabnya.


Ling Yan yang mendengar itu hanya manggut-manggut dan kini hanya menunggu sampai Xiao Wu Ji selesai menghitung semua jumlah tubuh siluman yang ia miliki.


Seandainya saja Xiao Wu Ji tau kalau Ling Yan masih memiliki satu tubuh siluman kura-kura tempurung besi raksasa di dalam cincin natnya, mungkin Xiao Wu Ji sudah memuntahkan darah dari dalam mulutnya karena terkejut.


Sebenarnya Ling Yan juga berniat untuk menjual daging siluman kura-kura tempurung besi raksasa yang ia miliki pada Xiao Wu Ji, akan tetapi Ling Yan menghentikan niatnya itu karena berpikir akan sangat mengejutkan orang-orang jika ia mengeluarkan tubuh siluman tingkat 9 disini.


"Hah... padahal aku juga ingin menjual daging siluman tingkat 9 ini, tapi apa boleh buat, jika aku mengeluarkannya disini pasti akan begitu menarik perhatian orang-orang disekitar." Batin Ling Yan.


Setelah beberapa lama menghitung semuanya, akhirnya Xiao Wu Ji dan pelayanan itu kini sudah selesai menghitung semua jumlah tubuh siluman yang Ling Yan miliki.


"Emm tuan muda, semuanya sudah beres, aku hanya bisa memberi harga sebanyak 575000 koin emas untuk semua daging siluman itu." Ucap Xiao Wu Ji.


"Hmm baiklah, tapi.. bisakah kau mengganti sebagian besar dari koin emas itu menjadi koin perak dan perunggu, aku begitu malas jika harus menukarkan uangku nanti." Ujarnya.


Mendengar perkataan Ling Yan, Xiao Wu Ji sontak mengerti dan memohon undur diri untuk menyiapkan koin emas, perak, serta perunggu milik Ling Yan.


"Baiklah tuan muda, kalau begitu aku akan menyiapkan semuanya terlebih dahulu, aku permisi." Ucap Xiao Wu Ji sebelum membalikkan badannya dan pergi dari sana.


Pelayan yang mendengar perkataan Ling Yan sontak mengalihkan perhatian padanya lalu berkata. "Tuan muda, lantai 3 adalah ruangan yang dibuat khusus untuk para tamu yang ingin menikmati hidangan dari daging siluman tingkat 7, jadi tuan harus membayar sebanyak 20 koin emas terlebih dahulu." Jawab pelayanan itu.


"Hmm baiklah, aku pesan 1 meja di lantai 3." Ucap Ling Yan sambil mengeluarkan sebuah kantung kulit berisi 30 koin emas dan melemparnya pada pelayan itu.


Pelayan tersebut sontak menerima kantong kulit tersebut dan langsung mengantarkan Ling Yan menuju mejanya. "Mari tuan muda saya antar menuju meja yang pesan." Ucap pelayan itu.


Sesampainya di lantai ke 3 rumah makan itu, Ling Yan mendapati ada 3 meja lain yang sudah terlebih dahulu di isi oleh beberapa pendekar.


Ling Yan dapat merasakan kekuatan dari mereka semua berada di atas tingkat pendekar berlian bintang 7, akan tetapi ada satu orang pendekar yang cukup menarik perhatian Ling Yan karena ia tidak dapat mengukur kekuatan yang ia miliki.


"Pria paruh baya bertopi jerami yang duduk di pojokan itu sepertinya bukan orang sembarangan, aku bahkan tidak dapat mengukur seberapa besar kekuatan yang ia miliki." Batin Ling Yan.


Ling Yan nampak memperhatikan punggung pendekar itu dari jarak yang tidak terlalu jauh sebelum ucapan pelayan yang mengantarkan ke meja tadi menyadarkan Ling Yan dari lamunannya.


"Silahkan duduk tuan muda, ini meja yang anda pesan, aku akan kembali sebentar lagi dengan makanan yang telah tuan muda pesan sebelumnya." Ucap pelayan itu sebelum membalikkan badannya dan pergi untuk mengambil pesanan Ling Yan.


Mendengar perkataan pelayan tersebut, Ling Yan sontak tersadar dari lamunannya dan tanpa pikir panjang langsung mendudukkan dirinya di meja tersebut.


Ling Yan nampak masih memperhatikan pendekar bertopi jerami itu dari tempat duduknya tanpa mengetahui kalau orang yang sedang ia perhatikan itu sudah menyadari hal tersebut.


Terlihat raut wajah pria paruh baya itu sedikit tersenyum tipis sejenak sebelum kembali menyantap makanan yang ada di hadapannya.


"Ternyata dugaan ku benar, anak ini mempelajari teknik Menentang Kehendak Langit dan Bumi yang sama sepertiku, bahkan ia telah memiliki 3 inti api spiritual di dalam tubuhnya." Batin pria paruh baya itu.


Walaupun pria tersebut tidak membalikkan kepalanya untuk melihat Ling Yan, namun terlihat bola mata dengan tatapan yang cukup tajam yang ia miliki bergerak sedikit melirik ke arah Ling Yan.


Sementara itu di meja Ling Yan.


"Miao..." Xiao Hu yang merasa lapar kini mengeluarkan tubuhnya dari dalam pakaian Ling Yan lalu menatap Ling Yan seakan meminta makan pada tuannya.


"Eh kau lapar lagi, mengapa aku merasa porsi makanmu menjadi lebih banyak." Ucap Ling Yan sambil mengeluarkan sebuah inti kekuatan api tingkat 1 dari cincin natnya.


Dengan begitu cepat Xiao Hu langsung menerima inti kekuatan siluman itu dan langsung melahapnya dengan cepat hingga habis.


Tak lama kemudian, Xiao Wu Ji dan juga seorang pelayan dari rumah makan tersebut datang bersama dengan sebuah nampan berisikan makanan yang terbuat dari daging siluman yang dipesan oleh Ling Yan sebelumnya.


"Ahaha maafkan aku tuan muda karena sudah membuatmu menunggu cukup la--." Xiao Wu Ji nampak menghentikan kalimatnya saat pandangan matanya kini terarah pada Xiao Hu yang sedang memakan inti kekuatan siluman seperti memakan sepotong daging yang empuk.