LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 60. Satu Pendekar Raja Lagi


"Ling Han, kami sudah menerima pesan yang kau kirim 2 hari yang lalu, aku akan mengurus si penghianat Chu Ning ini, dan sisanya aku serahkan padamu." Ucap Li Wei yang kembali melesat menuju ke arah Chu Ning.


Mendengar perkataan Li Wei, Ling Han kini mengalihkan pandangannya ke arah Yu Huang yang sedari tadi berdiri di hadapannya.


"Hehehe sepertinya aku mendapatkan hiburan yang menarik." Ucap Yu Huang tertawa sinis.


"Kau terlalu meremehkanku." Ucap Ling Han yang kembali membentuk sebuah pedang energi menggunakan tenaga dalamnya, akan tetapi saat ini ditangan Ling Han terlihat 2 pedang energi dengan elemen yang berbeda.


Yu Huang yang melihat itu hanya tersenyum tipis dan berkata, "Oh, kau memang pantas menjadi ketua Klan Ling dikota Teratai ini." Ucap Yu Huang lalu mengeluarkan pedangnya.


Sementara itu tubuh asli Ling Yan yang sedang menyamar, kini membuka penyamarannya dan bergerak dengan kecepatan penuh menuju ke arah dimana Xui sedang mematung.


Sesampainya di dekat Xui, "Ayo kita pergi dari sini, aku akan membawamu ke tempat yang aman." Ucap Ling Yan sambil menarik tangan Xui menjauh.


"Eh bukannya itu adalah anak pemilik api spiritual, lalu yang ada di atas arena itu." Yu Huang lalu mengalihkan pandangannya ke arah tubuh ilusi yang Ling Yan buat dan setelah beberapa saat tubuh itu menghilang tiba-tiba.


Kesepuluh pendekar berjubah hitam yang tadinya sedang mengepung Ling Yan, kini hanya bisa memasang wajah kebingungan saat mengetahui anak muda yang ada di dalam kepungan mereka hanyalah sebuah tubuh tiruan.


"Sialan kita tertipu!!" Umpat salah satu dari mereka.


Dan disaat mereka mendapati Ling Yan yang sedang berlari menjauh, "Itu dia, jangan biarkan dia kabur." Teriak salah satu dari mereka dan sontak berlari mengejar Ling Yexan.


Akan tetapi belum sempat mereka berhasil melangkah lebih jauh, tiba-tiba Ling Haotian melompat dan menghalagi jalan kesepuluh pendekar berjubah hitam itu.


"Jangan harap kalian bisa pergi dari tempat ini." Ucap Ling Haotian yang tanpa aba-aba langsung menarik pedangnya dan maju menyerang.


Li Mubai yang baru sadar dengan apa yang sebenarnya terjadi kini bergerak untuk membantu Ling Haotian, akan tetapi belum sempat ia melangkah lebih jauh, Chu Ma dengan sigap menghalangi jalannya.


"Oh sepertinya aku mendapatkan lawan yang merepotkan." Ucap Li Mubai.


Yu Huang yang melihat Ling Yan mulai menjauh, mencoba bergerak dan melesat untuk mengejar Ling Yan, akan tetapi Ling Han yang melihat itu, langsung bereaksi dengan cepat dan mengarahkan serangannya pada Yu Huang.


"Hmp teknik pedang api pemusnah!" Ling Han menggunakan pedang energi yang ia ciptakan dengan tenaga dalamnya, lalu bergerak menyerang Yu Huang yang mencoba bergerak mengejar Ling Yan.


"Ugh." Yu Huang yang menjadi sasaran dari serangan Ling Han sontak menghentikan langkahnya dan kembali bergerak menghindari serangan itu.


"Jangan menghalangi jalan ku pak tua." Ucap Yu Huang kesal.


"Mau mengejar anak itu, kau harus melangkahi mayat pak tua ini terlebih dahulu." Jawab Ling Han yang kembali maju menyerang dengan pedang energinya.


Dan akhirnya pertempuran tak dapat terelakkan, baik dari anggota Klan maupun para tetua serta ketua Klan pun kini mendapatkan lawannya masing-masing.


Sementara itu Ling Yan yang saat ini sedang membawa Xui bersamanya sesekali di hadang oleh beberapa pendekar dari sakte Petir Hitam yang memiliki kemampuan pendekar perak.


Akan tetapi dengan kemampuan Ling Yan yang saat ini sudah berada di tingkat pendekar berlian bintang 8, seorang pendekar perak atau lebih bukanlah hal yang dapat membuat Ling Yan menghentikan langkahnya.


"Teknik pedang api membelah samudera." Teriak Ling Yan menebas kepala lawannya dan membunuhnya dengan sekali serangan.


Dan disaat Ling Yan kembali mendekat padanya, Xui langsung menatapnya dengan wajah ketakutan karena baru kali ini ia melihat Ling Yan membunuh lawannya.


Ling Yan yang melihat ekspresi wajah Xui yang ketakutan, bisa mengerti kepadanya saat ini, akan tetapi Ling Yan berusaha meyakinkannya agar Xui tersadar dari ketakutan yang melanda pikirannya.


"Xui ayo, tolong mengertilah bahwa aku melakukan ini untuk melindungimu." Ucap Ling Yan.


Berselang beberapa saat kemudian akhirnya Xui sudah mulai mengerti keadaannya saat ini dan mulai membuang jauh-jauh rasa takut yang ada didalam dirinya.


Akan tetapi belum sempat keduanya kembali melanjutkan langkahnya, 2 orang murid sakte Petir Hitam yang memiliki kemampuan pendekar emas langsung menghadang keduanya.


Ling Yan yang melihat itu hanya berdecak kesal dan langsung mengalirkan tenaga dalamnya dan menggunakan teknik bertarung yang ia miliki.


"Teknik tubuh ilusi!!" sontak muncul 2 kloning tubuh ilusi yang menyerupai tubuh Ling Yan dan tanpa aba-aba langsung maju menyerang.


Ling Yan kembali menarik pergelangan tangan Xui dan kembali berlari menuju ke arah kediaman Ling Han, akan tetapi sesampainya di sana, Ling Yan mendapati sebuah pemandangan yang sangat tidak dia inginkan.


Terlihat di depan matanya saat ini kedua penjaga yang tadinya menjaga pintu gerbang kediaman Ling Han sudah tewas bersimbah darah dengan keadaan yang cukup mengenaskan.


Ling Yan yang melihat itu langsung merubah ekspresi wajahnya menjadi serius, dan saat keduanya memasuki kediaman itu, ia bisa melihat Ling Mei dan juga ibunya yang saat ini tengah tercekik oleh seseorang berpakaian hitam dengan lambang petir.


Ia juga bisa melihat Yu Qian dan juga Yu Fei yang sedang tergeletak tidak sadarkan diri di dekat pria berpakaian hitam itu.


Ling Yan merasa sangat marah dan tersulut emosinya saat melihat keadaan kedua adik angkatnya saat ini, apalagi saat ia melihat darah segar mengalir dari dalam mulut ibunya dan juga Ling Mei


"Siapa kau, apa yang kau lakukan pada Ling Mei dan ibuku." Teriak Ling Yan yang sontak membuat pria berpakaian hitam itu membalikkan badannya dan tersenyum jahat ke arah Ling Yan dan Xui.


Ling Yan kali ini bisa melihat dengan jelas wajah dari orang itu, dan setelah beberapa saat akhirnya orang itu melepaskan Ling Mei dan dan Ling Yue hingga tergeletak di tanah.


"Hehehe sepertinya kaulah pemilik api spiritual yang sedang aku cari." Ucap pria itu tersenyum mengerikan ke arah Ling Yan.


Perlahan pria itu berjalan maju ke arah Ling Yan dengan santai dan senyum sinisnya, ia juga mengeluarkan aura pembunuh yang begitu pekat dan berhasil membuat Xui terpaku tqnpq bisa berkata apa-apa.


.


"Xui mundur." Ucap Ling Yan yang kini bergerak maju kedepan dan mengeluarkan pedang darah api dari dalam cincin natnya.


"Tapi... kak Ling Yan, dia...." Xui dapat merasakan aura pembunuh yang begitu kuat yang di miliki pria itu.


"Bocah, dia adalah seorang pendekar raja bintang 3, dia bukanlah lawanmu." Ucap api abadi di dalam pikiran Ling Yan.


"Benar tuan, kekuatannya sangat terlampau jauh dari kekuatanmu saat ini, kau bisa kehilangan nyawa jika melawan orang ini secara langsung." Ucap api kehidupan membenarkan.


"Aku tidak peduli dengan semua itu, seperti pesan yang ditinggalkan oleh senior Shen Long, jika aku memiliki kekuatan tetapi tidak menggunakannya untuk melindungi semua orang yang aku sayangi, maka semua itu akan sia sia." Ucap Ling Yan yang sontak menarik pedang darah api dari dalam sarungnya dan bersiap menyerang lawannya.