LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 313. Pelanggan Setia


Tepat setelah Ling Yan memasukkan ke enam pil tersebut kedalam botol obat, Xui, Qianlin dan juga Jin Yuan akhirnya sampai dan membuka pintu tanpa mengetuk.


"Apa yang sedang kalian lakukan sebenarnya? para tamu yang lain merasa terganggu dengan getaran seperti gempa yang kalian timbulkan." Perkataan Xui terhenti pada saat mendapati Ling Yan sedang memegang 6 botol obat di tangannya.


Dari dalam botol obat itu ia bisa merasakan kalau ada aroma obat yang sangat pekat serta energi alam yang begitu melimpah di dalamnya.


Ling Yan tersenyum canggung mendengar perkataan Xui barusan.


"Hehehe sepertinya aku lupa kalau aku masih berada di dalam penginapan." Ucap Ling Yan sambil terkekeh.


*****


Keesokan harinya asosiasi lelang harta, Ling Yan dan teman-temannya kini memasuki gedung tinggi tersebut dengan menggunakan topeng besi yang sudah dibagikan satu persatu oleh Ling Yan.


Kali ini Ling Yan berencana menemui Gu Xingyi untuk mengatur lelang paling cepat untuk pil yang akan ia jual, tapi sebelum itu mereka harus melewati Huyan Qiu dan pendekar asosiasi lelang harta lainnya terlebih dahulu.


"Maaf tuan, kau tidak diperbolehkan masuk jika kau tidak memiliki kartu pendaftaran...."


Tanpa pikir panjang, Ling Yan mengeluarkan token asosiasi lelang harta yang ia dapatkan dari Gu Xingyi pada saat berada di kekaisaran Feng dan memperlihatkannya kepada Huyan Qiu.


Melihat token tersebut membuat Huyan Qiu mengubah sikap dan sepontan memberi hormat dengan sopan karena ia begitu mengenali token tersebut, dan itu hanya pernah diberikan kepada 7 orang saja termasuk orang yang ada di hadapannya.


Huyan Qiu sedikit membungkuk sambil berkata.


"Ternyata pelanggan setia asosiasi, maaf karena kami tidak mengenali anda tuan muda, aku akan mengatur tempat khusus VIP untukmu dan juga rekan-rekanmu."


Melihat ekspresi wajah Huyan Qiu yang begitu sopan kepada Ling Yan membuat Shuyang dan yang lainnya mengerutkan dahi.


"Sejak kapan kak Ling Yan menjadi pelanggan setia asosiasi lelang harta?" Batin Xui, tapi dia memilih diam dan tak menanyakan apa-apa kepada Ling Yan.


Lain halnya dengan Shuyang, ia malah langsung bertanya kepada Ling Yan secara langsung.


"Hei teman, kau tidak pernah bilang sama sekali kalau kau adalah pelanggan setia rumah lelang ini." Ujarnya.


Ling Yan hanya terkekeh sebelum berbisik kepada Shuyang.


"Aku akan menjelaskannya nanti."


Ling Yan lalu memasukkan kembali token tersebut kedalam cincin natnya.


"Tidak masalah, tolong antarkan temanku menuju ruang yang kau maksud, tapi sebelum itu bisakah kau membiarkanku bertemu dengan nona Gu?" Tanya Ling Yan.


Huyan Qiu sedikit tertegun dengan perkataan Ling Yan dan membatin.


"Mungkinkah dia adalah pendekar muda bertopeng yang dimaksud oleh nona Gu, aura yang ia miliki memang tidak biasa, sepertinya dia tidak hanya ingin mengikuti lelang tapi juga ingin melelang beberapa barang berharga." Batin Huyan Qiu.


Ling Yan lalu berkata pada Jin Yuan untuk ikut bersama yang lainnya terlebih dahulu sementara dirinya akan segera kembali dan menemui mereka nanti.


"Baik master." Jawab Jin Yuan sebelum mengikuti 2 orang pendekar emas menuju ruangan yang telah disiapkan untuk mereka.


"Sepertinya dia orang yang cukup berpengaruh, dia bahkan memiliki seorang pengawal yang berada di tingkat pendekar suci." Batin Huyan Qiu lagi.


"Silahkan lewat sini tuan muda." Huyan Qiu lalu memimpin jalan menuju ruangan Gu Xingyi, dan belum sempat Huyan Qiu mengetuk pintu ruangan tersebut, pintu itu sudah lebih dulu terbuka memperlihatkan Gu Xingyi dengan wajahnya yang begitu cantik.


Gu Xingyi yang dapat mengenali Ling Yan dari topeng besi yang selalu ia kenakan sontak membungkuk badannya.


"Ahhh.... Tuan muda, lama tidak bertemu." Ucap Gu Xingyi sopan.


Ling Yan sebenarnya sedikit risih dengan sikap Gu Xingyi yang seperti itu pada saat Ling Yan bertemu dengannya.


"Haih.... Bisakah kau mengubah sikap hormat mu itu padaku, walaupun kau selalu seperti itu pada saat kita bertemu, tetapi aku merasa sedikit risih dengan semua itu." Ungkap Ling Yan.


"Maafkan aku tuan muda... Aku hanya...." Gu Xingyi menghentikan ucapannya pada saat mendapati ekspresi wajah Ling Yan yang tidak senang.


Ling Yan menggelengkan kepalanya pelan sebelum mengeluarkan 7 botol pil rembulan putih dan 3 botol pil tingkat tujuh buatannya sendiri.


"Kau pasti mengenali isi dari ketujuh botol obat ini bukan? di dalamnya masing-masing berisi 3 buah pil rembulan putih, dan aku ingin kau mengatur lelang paling cepat untukku." Ucap Ling Yan tanpa basa-basi.


Gu Xingyi dan Huyan Qiu hampir tersedak nafasnya sendiri pada saat mengetahui kalau di dalam masing-masing botol obat tersebut terdapat 3 butir pil penyembuh yang cukup terkenal di kekaisaran Wei.


Bahkan saat Gu Xingyi mencoba mencium aroma obat tersebut, ia dapat merasakan kalau pil rembulan putih itu sudah hampir setara dengan pil tingkat 6.


"Tentu saja tuan muda, aku akan mengatur pil ini sebagai barang pertama yang akan kami lelang." Jawab Gu Xingyi yang tidak bertanya lebih jauh tentang dari mana Ling Yan mendapatkan pil-pil berharga tersebut.


Karena bagi asosiasi lelang harta, privasi seorang pelanggan setia adalah hal yang paling penting.


Namun pada saat Gu Xingyi menerima ketujuh botol obat tersebut, pandangan mata gu Xingyi malah tertuju pada hal lain yang ada di tangan Ling Yan yaitu 3 buah botol obat dengan aura hijau di tangannya.


Gu Xingyi menaikkan alisnya dengan ekspresi wajah penasaran, karena ini baru pertama kali ia melihat botol obat yang memiliki aura hijau yang begitu berbeda, dan bisa dipastikan pil obat yang berada di dalamnya setidaknya adalah pil tingkat 7 ke atas.


Mendapati ekspresi wajah Gu Xingyi itu membuat Ling Yan tersenyum penuh makna sebelum berkata.


"Ternyata kau jeli juga dalam melihat kualitas sebuah barang, apakah kau sudah puas melihatnya." Sindir Ling Yan yang membuat Gu Xingyi salah tingkah.


Gu Xingyi yang ketahuan melirik ke arah ketiga botol obat tersebut nampak tersenyum malu sebelum menundukkan kepalanya kebawah.


"Maaf tuan muda, aku pikir kau akan...." Gu Xingyi tidak berani melanjutkan perkataannya karena ia tahu ketiga botol obat yang ada di tangan Ling Yan memiliki nilai yang jauh lebih berharga dari kesepuluh botol pil yang baru saja ia terima.


Ling Yan sedikit terkekeh melihat sikap Gu Xingyi yang salah tingkah.


"Hehehe tidak masalah nona Gu, aku memang berencana melelang ketiga pil ini untuk asosiasi lelang harta, dan sama seperti pil rembulan putih milikku, aku ingin pil ini juga di lelang di awal."


Ling Yan lalu menyerahkan ketiga botol obat tersebut membuat Gu Xingyi buru-buru meraihnya dan membuka tutup botol itu, dan pada saat aroma obat tercium olehnya, Ling Yan bisa melihat kalau tangan Gu Xingyi sedikit bergetar.


"Ini..... Ini benar-benar pil tingkat tujuh, tapi aku baru pertama kali melihat pil seperti ini, bahkan di kekaisaran Tang pun aku tidak pernah melihat yang seperti ini sebelumnya."


Gu Xingyi lalu meminta penjelasan Ling Yan tentang pil tersebut dan Ling Yan sedikit gelagapan menjelaskan kegunaan pil itu.