LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 210. Pertanyaan Ling Yan


"Masuklah Ling Yan." Setelah bertemu dengan Ling Yan secara langsung, Shen Yu dapat melihat kalau Ling Yan saat ini sudah berhasil naik ke puncak pendekar senior.


Tapi bukan hal itu yang membuatnya tertarik melainkan aura petarung milik Ling Yan yang terasa seperti memiliki kekuatan di atas tingkatannya sendiri.


"Sepertinya Ling Yan berhasil naik dua tingkat dari tingkatannya sebelumnya, tapi mengapa aku merasakan hawa keberadaan yang ia miliki seperti seorang yang sudah mencapai tingkat pendekar suci bintang 7?" Batin Shen Yu yang masih mencoba mengukur kekuatan Ling Yan.


Namun semakin ia mencoba mengukur kekuatan Ling Yan, semakin ia tidak bisa menemukan apapun dan hanya menemukan kalau roh api abadi milik Ling Yan kini sudah sempurna.


"Apakah itu karena roh api abadi?" Tanya Shen Yu di dalam hati.


"Guru Shen, ada hal penting yang ingin aku tanyakan pada guru." Ling Yan terlihat begitu serius dengan ucapannya dan tersirat jika ia hanya ingin bicara 4 mata tanpa ada seorangpun yang menggangu keduanya.


"Aku mengerti." Shen Yu lalu bangkit dari tempatnya dan mengajak Ling Yan ke suatu tempat dimana tidak ada satu orangpun yang bisa mendengar pembicaraan mereka.


Setelah sampai di tempat yang ingin mereka berdua tuju yaitu kediaman Shen Yu sendiri, Shen Yu memerintahkan kepada semua orang yang ada di kediamannya itu keluar terlebih dahulu sebelum akhirnya Ling Yan memulai pertanyaannya.


"Baiklah, sekarang apa yang akan kau tanyakan?" Ujar Shen Yu yang membelakangi Ling Yan.


"Guru! apakah guru pernah mendengar tentang akar roh surgawi?" Tanya Ling Yan.


Mendengar pertanyaan Ling Yan itu langsung membuat Shen Yu berbalik secara tiba-tiba dengan ekspresi wajah terkejutnya.


"Apa kau bilang, akar roh surgawi."


"Iya, apakah guru pernah mendengarnya, selain itu apakah guru juga pernah mendengar tentang seorang pendekar yang dijuluki sebagai pendekar roh pengubah takdir?"


Mata Shen Yu kembali membulat, ia bahkan hampir saja melompat dari tempatnya saat mendengar pertanyaan Ling Yan yang kedua.


"Tunggu sebentar Ling Yan, sebelum aku menjawab pertanyaanmu itu, aku ingin tahu dari mana kau mengetahui tentang akar roh surgawi dan juga pendekar roh pengubah takdir, apa jangan-jangan kau....."


Shen Yu terlihat menatap lekat ke arah Ling Yan dan menduga-duga kalau yang membuat Ling Yan saat ini sepertinya memiliki kekuatan di atas pendekar suci bintang 7 adalah karena ia telah berhasil membangkitkan akar roh surgawi di dalam tubuhnya.


"Guru, sebenarnya pada saat perjalanan menuju ibukota, secara tidak sengaja tiba-tiba saja ada energi yang bergejolak di dalam tubuhku yang membentuk seperti akar bercabang, lalu akar bercabang itu membuat tenaga dalam yang baru saja aku kumpulkan terbagi-bagi seakan berkultivasi sendiri.


Tetapi pada saat itu juga kecepatan ku dalam membentuk garis tenaga dalam menjadi sangat cepat serta membuat ku bisa melihat sesuatu di dalam tubuhku sendiri, Lalu setelah itu...."


Ling Yan akhirnya menceritakan semua yang di alaminya pada gurunya dan membuat Shen Yu berulang kali mengerutkan dahinya, apalagi pada saat Ling Yan bercerita tentang mimpinya yang bertemu dengan leluhurnya yang mengaku sebagai pendekar roh pengubah takdir.


Tapi saat menceritakan hal tersebut, Ling Yan tidak menceritakan tentang akar rohnya yang mengikat roh api spiritual miliknya serta akar rohnya yang masih bisa berkembang.


Setelah Ling Yan selesai bercerita, Shen Yu lalu menghela nafasnya sebelum kembali menatap murid yang baru ia angkat itu beberapa bulan yang lalu.


"Guru, apa yang guru katakan." Ling Yan tidak habis pikir dengan perkataan gurunya barusan.


"Kau tau, apa yang dikatakan oleh Ling Han semuanya adalah kebenaran, dan kau memang sudah berhasil membangkitkan akar roh surgawi yang hanya pernah dibangkitkan oleh 7 orang di dunia persilatan ini.


Saat ini bisa dibilang masa depan yang kau miliki sudah tidak terbatas bahkan melebihi guru Shen Long, karena guru Shen Long saja tidak bisa membangkitkan akar roh surgawi di dalam tubuhnya." Jelas Shen Yu.


Ini lah yang membuat Shen Yu sedikit pesimis untuk menjadi guru Ling Yan, karena untuk saat ini mungkin yang sepatutnya berguru bukanlah Ling Yan melainkan dirinya yang membutuhkan bimbingan dari Ling Yan.


Mendengar perkataan Shen Yu itu langsung membuat Ling Yan tersentak karena tebakannya salah.


"Jika guru Shen Long tidak membangkitkan akar roh surgawi, itu berarti.... orang yang mengalahkan guru Shen pasti adalah salah satu dari ketujuh orang itu bukan?" Tanya Ling Yan yang di sambut anggukan kepala dari Shen Yu.


"Menurut apa yang aku ingat, orang yang mengalahkan guru Shen Long memang memiliki 3 akar roh surgawi yang membuat dirinya memiliki 3 kali lipat kekuatan aslinya, dan selain itu, ia juga adalah pemilik dari roh api tingkat 1 yaitu api ilahi." Jawab Shen Yu.


"Lalu untuk si pendekar roh pengubah takdir yang kau maksud itu, ia adalah satu-satunya orang yang berhasil membangkitkan 9 akar roh surgawi hingga membuatnya memiliki 9 nyawa dan kekuatan yang luar biasa.


Tapi walaupun begitu, tetap saja tidak ada pendekar yang tidak bisa dikalahkan di dunia ini , menurut yang aku dengar pendekar itu mati karena kehabisan roh takdir setelah menang bertarung dengan kelima orang yang juga memiliki akar roh surgawi yang lain.


Ada rumor yang mengatakan bahwa orang yang dijuluki pendekar roh takdir ini di makamkan di tempat yang sama dimana pertarungan antara kelimanya berakhir dengan kematian, hanya saja tidak pernah ada yang mengetahui dimana letak sebenarnya makam dari kelima pendekar itu."


Ling Yan tertegun dan memikirkan sejenak tentang apa yang baru saja di sampaikan oleh Shen Yu.


"Dimakamkan di tempat yang sama, tapi di makam leluhur Ling Tian...." Ling Yan kembali mengingat pada saat ia masuk kedalam makam leluhur Klannya.


Selain 11 makam ketua Klannya yang terdahulu, Ling Yan memang mendapati ada lima makam lain yang berada di belakang makam leluhur Ling Tian.


"Jangan-jangan, kelima makam yang ada di belakang makam itu adalah.... makam dari kelima pendekar itu." Ling Yan membatin tidak percaya.


Shen Yu dapat melihat jika saat ini Ling Yan tengah memikirkan sesuatu di dalam lamunannya, tetapi ia tidak bisa membaca apa yang ada di dalam pikiran muridnya itu.


"Ling Yan? Apakah kau memikirkan sesuatu." Tanya Shen Yu yang berhasil membuat Ling Yan tersadar.


"Ahh maaf guru, pikiranku tiba-tiba terfokus pada sesuatu yang lain." jawab Ling Yan.


"Haihhh.... Ling Yan, sepertinya aku saat ini sudah tidak pantas....." Belum sempat ia menyelesaikan perkataannya, Ling Yan langsung memotong.


"Jangan berpikir seperti itu guru Shen, karena aku tetap akan menganggap mu sebagai guruku, jadi bimbing aku agar aku bisa menjadi orang yang menghentikan kekacauan yang nantinya mungkin akan terjadi karena ulah dari kakak seperguruan ku sendiri." Jawab Ling Yan.