
"Kau sepertinya meremehkan ku bocah, akan aku tunjukkan padamu kekuatan dari Klan Tanda Surgawi kami." Shi Ning mengalirkan tenaga dalam pada tombaknya disertai aura gelap yang menyelimuti ujung tombak itu.
"Elemen kegelapan! Ini pertama kali aku melihatnya, Shuyang, Xui, Qianlin, pergilah ke tempat yang lebih aman." Tepat setelah perkataan Ling Yan itu, Shi Ning serta ketiga bawahannya langsung maju menyerang disambut oleh Ling Yan dan Jin Yuan.
Dua orang pendekar suci dan pendekar raja nampak melesat ke arah ketiga teman Ling Yan, tetapi Jin Yuan dengan sigap menghadang mereka dengan dua buah pisau yang ada di tangannya.
Tetapi kedua pendekar suci tersebut nyatanya tidak mengincar ketiga teman Ling Yan melainkan 1 pendekar raja itu lah yang kini bergerak dengan cepat ke arah Xui dan yang lainnya.
Akan tetapi sepertinya pendekar raja itu lupa jika boneka roh yang sedang mereka bertiga coba tipu itu memiliki kekuatan pendekar suci bintang 9 dan hasilnya.
Trang!!! Srakkkkk!!! Boom!!!
Jin Yuan dapat dengan mudah membuat kedua pendekar suci itu terpental kebelakang sebelum bergerak ke arah pendekar raja itu dan berhasil mendaratkan 3 serangan padanya hingga membuat pendekar itu terpelanting dengan darah di sudut bibirnya, sebelum kehilangan nyawanya karena terkena tebasan dari pisau milik Jin Yuan yang sudah di olesi racun.
Sementara di pertarungan antara Ling Yan dan Shi Ning, pertukaran jurus tingkat tinggi kini sudah dimulai disertai suara kedua senjata mereka yang saling beradu.
"Tombak kegelapan malam!!" Teriak Shi Ning sambil mengarahkan tombaknya ke arah Ling Yan.
Dengan begitu mudahnya, Ling Yan menghindari tombak tersebut sambil melakukan gerakan memutar sebelum menyerang Shi Ning dengan teknik pedang api membelah samudra.
Duar!!!
Pedang Ling Yan menghantam tanah sesaat setelah Shi Ning menghindari pedang Ling Yan yang kini membuat sebuah kawah yang lumayan dalam di depannya.
"Hmm tenaga dalam yang kau miliki besar juga, sepertinya kau memiliki kekuatan yang hampir sama denganku." Ucap Shi Ning sambil berjalan sebanyak 3 langkah kesamping.
Ling Yan yang melihat efek serangannya itu nampak sedikit mengerutkan dahinya, karena setahunya, jika ia menggunakan tenaga dalam yang sebanyak itu, efek serangannya tidak akan mungkin bisa sekuat itu.
"Padahal tenaga dalam yang aku gunakan hanya sedikit, dan kekuatanku masih berada di tingkat pendekar suci bintang 3, apa mungkin ini efek dari kelopak bunga itu?" Batin Ling Yan sambil menatap datar ke arah Shi Ning.
Selain efek serangannya yang meningkat begitu tinggi, Ling Yan juga merasakan kecepatan yang ia miliki semakin bertambah, bahkan tanpa menggunakan teknik permainan api, Ling Yan kali ini bisa dengan mudah melihat pergerakan lawannya yang berada 6 tingkat di atasnya.
Ling Yan kembali bersiap dengan pedang kabut ilusi sebelum maju menyerang dengan kecepatan tinggi, dan kali ini ia menggunakan lebih banyak tenaga dalam yang ia miliki.
Shi Ning yang diserang dengan tiba-tiba dengan kecepatan yang belum pernah ia lihat sebelumnya, sontak terkejut dan refleks mengangkat tombaknya untuk menahan serangan Ling Yan.
Hasilnya dengan sekali tebasan kuat, tombak yang ada di tangan Shi Ning terpotong menjadi dua bagian dan membuatnya pendek seketika.
Tidak sampai disitu, Ling Yan kembali bergerak cepat melayangkan serangan susulan karena mendapatkan celah yang kosong di sisi kiri lengan Shi Ning
"Ilmu pedang tanpa wujud!! Cahaya dalam kegelapan!!!"
Dengan sekali tebasan kuat, Ling Yan berhasil membuat Shi Ning kehilangan lengan kirinya hingga membuat tetua Klan tanda surgawi itu berteriak kesakitan.
"Akh!!!!!" Teriak Shi Ning kesakitan sambil melompat menjauh dengan lengan kirinya yang sudah terlepas dari tubuhnya.
Shi Ning mengalirkan tenaga dalamnya untuk menghentikan pendarahan yang terjadi pada lengan kirinya, ia terlihat memutar otaknya untuk pergi dari tempat itu secepat mungkin, karena ia merasakan kalau saat ini ia tidak dapat mengalahkan pemudi bertopeng yang ada di depannya.
Ia sedikit melirik ke arah kedua bawahannya yang saat ini sedang begitu kesulitan menghadapi Jin Yuan.
"Aku bukan tandingan pemuda ini, aku harus mencari cara untuk pergi dari sini bagaimana pun caranya."
Ia kembali melihat ke arah Ling Yan dengan tatapan tajam, namun ia begitu terkejut pada saat mendapati pemuda itu ternyata sudah melesat kembali ke arahnya.
"Cahaya Dalam Kegelapan!!"
Pada saat jarak Ling Yan dan dirinya sudah tinggal beberapa meter saja, Ling Yan kembali melepaskan siluet cahaya pedang yang sebelumnya berhasil memotong lengan kiri Shi Ning.
"Sial!!! Tali Pengikat Roh Iblis!!" Tiba-tiba saja dua buah energi hitam menyerupai benang keluar dari dalam kepalan tangan Shi Ning dan benang tersebut terhubung pada kedua bawahannya yang sedang bertarung dengan Jin Yuan.
Tepat setelah kedua benang itu terhubung kepada keduanya, Shi Ning lalu menarik benang tersebut hingga membuat kedua bawahannya itu berdiri dan melindunginya dari serangan Ling Yan.
"Tetua Shi Ning, apa yang kau lakukan pada kami!!!" Teriak salah satu bawahannya yang sudah tau apa yang akan terjadi pada mereka selanjutnya.
"Maaf karena menggunakan kalian sebagai pelindungku, Ledakan Darah Iblis!." Shi Ning mengalirkan tenaga dalam ke dalam tubuh kedua bawahannya sebelum tubuh keduanya mengeluarkan aura gelap yang begitu mencekam.
Ling Yan yang menyadari adanya bahaya kini membulatkan matanya sebelum berteriak.
"Jin Yuan menghindar!!!" Teriak Ling Yan sambil menjauh dan pergi ke arah ketiga temannya untuk menjauh dari tempat itu.
Sementara Shi Ning yang melakukan teknik tersebut sudah dari tadi meninggalkan tempat itu dengan ilmu meringankan tubuhnya, sementara kedua bawahannya kini meledak menjadi gumpalan darah yang berhamburan kemana-mana.
Satu tetesan darah yang mengenai pohon yang ada di sekitarnya nampak membuat pohon tersebut layu sebelum mengering sejauh 200 meter disertai beberapa hewan yang juga mati karena tetesan darah itu.
"Hah!!! Hah!! Hah!!! Tadi itu... Teknik yang sangat mengerikan." Ucap Shuyang sambil bergidik sama seperti Qianlin dan juga Xui.
"Ledakan Darah Iblis, satu tetesan darah saja bisa membuatmu mati dalam hitungan menit, orang tua itu menggunakan kedua bawahannya untuk teknik seperti ini dan melarikan diri." Ucap Ling Yan kesal karena tidak berhasil mendapatkan tubuh Shi Ning.
"Haruskah aku mengejarnya tuan?" Ucap Jin Yuan sambil membungkuk.
"Tidak perlu, kita tidak tau kemana orang tua itu akan pergi, bisa saja ia membuat jebakan disepanjang jalan yang ia tempuh." Jawab Ling Yan.
Sementara itu, Shi Ning yang sudah cukup jauh meninggalkan tempat pertarungan tadi, kini melesat begitu cepat kembali ke kediaman Klan tanda surgawi yang tempatnya berada di kekaisaran Tang.
Di dalam hatinya kini sedikit tidak tenang karena ia baru saja kehilangan banyak bawahan, dan semua itu pasti akan ia pertanggung jawabkan pada ketua Klannya.
"Untungnya aku tidak kehilangan cincin nat dari kedua bawahanku tadi." Batin Shi Ning sambil menghela nafas beratnya.