LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 144. Energi Api Abadi


Sementara Yhuchen hanya menerima pil tersebut dan tersenyum sambil memberi hormatnya kembali. "Terimakasih telah mengajariku."


Walaupun ia sedikit kecewa karena tidak berhasil lolos dari ujian masuk, namun ia sangat berterima kasih kepada Ling Yan yang mengalahkannya, karena dari kekalahannya barusan, ia dapat mempelajari sesuatu yang baru.


"Wah kawan, aku tidak menyangka kalau kau mempunyai elemen lain selain api itu." Ujar Shuyang kagum.


Ling Yan hanya tersenyum tipis sebelum akhirnya para senior yang mengawasi ujian tadi menyampaikan pengumuman bahwa babak selanjutnya akan dimulai besok pagi dan peserta yang tersisa saat ini adalah 200 orang dan akan di pilih sebanyak 100 orang saja yang lolos di babak ujian terakhir.


"Ternyata besok adalah ujian terakhir, hei kau bukan dari desa heihan bukan, apakah kau punya tempat tinggal?" Tanya Shuyang.


Ling Yan hanya menggelengkan kepalanya pelan.


"Kalau begitu ayo ikutlah dengan ku, aku mempunyai gubuk di ujung desa Hehe." Ucapnya sambil terkekeh.


Baru saja tubuh ilusi Ling Yan ingin menolak, tiba-tiba saja Ling Xuilan entah darimana langsung menepuk pundaknya.


"Kak Ling Yan, apakah ini benar-benar kau." Tubuh ilusi Ling Yan yang terkejut sontak juga membuat tubuh aslinya tersentak di kediaman Zhao Zhang.


"Ada apa Ling Yan, kau belum menjawab pertanyaan kami?" Tanya Zhao Zhang.


"Ugh... maaf senior, sepertinya tubuh ilusiku bertemu dengan seorang yang aku sangat kenali hingga membuatku terkejut." Jawab Ling Yan jujur.


"Hmm begitu rupanya." Sambut Zhao Zhang.


"Bukan hanya teknik tubuh ilusi, bahkan ia juga dapat merasakan apa yang di rasakan oleh tubuh ilusinya sendiri, sungguh bakat yang luar biasa.


"Seperti pertanyaan yang sebelumnya, bagaimana kau tau kalau Jin Fan memiliki api 3000 kobaran, dan juga apakah kau mengetahui tentang api spiritual yang didapatkan oleh Jin Fan waktu itu." Zhao Zhang mengulangi pertanyaan yang sebelumnya ditanyakan oleh Shen Yu.


"Ituu... api 3000 kobaran adalah salah satu api spiritual yang dimiliki oleh guruku Wei Tian Long yang pemiliknya tidak lain adalah Jin Fan sendiri, ia juga mengatakan bahwa aku memiliki takdir yang harus mengalahkan kelima murid-murid yang mengkhianatinya dulu." Ling Yan tidak mencoba menyembunyikan apapun dari Shen Yu dan Zhao Zhang.


Zhao Zhang tidak terlalu heran dengan apa yang diceritakan oleh Ling Yan pada mereka berdua, pasalnya saudara seperguruannya itu memang mempunyai 5 murid yang diramalkan oleh gurunya Shen Long dan akan menjadi penyebab kekacauan di masa depan.


"Hmm Sepertinya kau memikul tanggung jawab yang sangat berat, tapi untuk saat ini sepertinya kau masih belum bisa mengalahkan salah satu dari mereka, jadi biarkan kami yang menahannya dulu untukmu." Ujar Shen Yu.


"Terimakasih atas bantuannya senior, maksudku guru Shen." Jawab Ling Yan yang sudah menganggap Shen Yu sebagai gurunya juga.


"Adapun juga api spiritual yang didapatkan oleh Jin Fan di gurun pasir tak berujung...."Ling Yan mengeluarkan api berwarna ungu yaitu api kehidupan dari telapak tangannya.


Zhao Zhang sampai menahan nafasnya saat api kehidupan keluar dari dalam telapak tangan Ling Yan, bahkan karena munculnya api kehidupan tersebut, semua api yang membuat lilin menyala di ruangan itu mati karena takut akan api spiritual itu.


"Tapi bagaimana mungkin kau mendapatkan api kehidupan ini dari Jin Fan." Tanya Zhao Zhang.


"Aku juga tidak mengerti apa yang dipikirkan oleh Jin Fan itu, tapi sepertinya waktu itu ia juga tertarik untuk mendapatkan teknik tubuh ilusi yang aku dapatkan dari lelang sehingga membuatnya melelang api ini." Jawab Ling Yan.


"Sayangnya, waktu itu rencananya untuk merebutnya dariku gagal." Sambung Ling Yan lagi.


Perlahan Zhao Zhang dan Shen Yu akhirnya mulai mengerti bagaimana Ling Yan mendapatkan api kehidupan tersebut dan sekarang giliran Shen Yu yang melontarkan pertanyaan.


"Lalu setelah kau mendapatkan api semesta ini dariku, kemana kau akan pergi selanjutnya." Tanya Shen Yu.


"Untuk saat ini aku masih belum tau, tetapi sebenarnya aku datang kemari untuk belajar lebih banyak tentang ilmu pedang dan juga aku ingin menjadi seorang aklemis sebelum meminta api semesta, jadi aku memohon bimbingan dari guru Shen dan juga guru Zhao." Jawab Ling Yan tegas.


Shen Yu dan Zhao Zhang saling menatap sejenak sebelum mengangguk mengerti.


"Jika untuk masalah ilmu pedang dan alkemia, aku dan Shen Yu bisa membantumu, Tapi aku ingin kau membantu kami juga untuk menekan kekuatan api pembakar jiwa."


"Api pembakar jiwa?." Ling Yan bertanya dengan nada kebingungan namun memang tadinya ia sempat mendengar nama api itu saat Zhao Zhang memaki 2 orang pendekar dari sekte Tengkorak iblis tadi.


"Ya, seperti yang kau ketahui api pembakar jiwa adalah api spiritual yang ada di peringkat ke 10 dalam jajaran api ajaib, itulah mengapa kami meminta bantuanmu karena kau memiliki api abadi yang tingkatannya lebih tinggi daripada api pembakar jiwa." Jawab Shen Yu.


Ling Yan terdiam sejenak sebelum kembali melontarkan jawaban.


"Tapi bagaimana aku melakukannya, apakah aku juga harus menyerap api spiritual itu, tapi jika aku menyerapnya juga maka menara latihan sekte seribu pedang pasti tidak akan bisa berfungsi seperti dulu lagi." Jawab Ling Yan.


"Itu lah mengapa kami berharap kau tidak menyerapnya melainkan hanya menekan kekuatannya menggunakan api abadi mu itu." Sambung Zhao Zhang.


Ling Yan berniat untuk mengiyakan hal tersebut namun belum sempat ia membuka suara, api abadi malah berbicara dengan nada dingin hingga Zhao Zhang dan Shen Yu serta api semesta juga dapat mendengarnya.


"Kalian pikir aku bisa kalian manfaatkan seperti itu, Aku adalah api spiritual yang terlahir bersama Ling Yan dan tidak menerima perintah dari siapapun kecuali jika pemilikku yang ingin melakukannya." Shen Yu dan Zhao Zhang bahkan menelan ludahnya saat energi alam dari api abadi menyeruak keluar.


Zhao Zhang bahkan tidak habis pikir dengan kekuatan yang dimiliki oleh roh api abadi itu, karena dengan merasakan energi alamnya saja seorang pendekar suci yang berada di puncak tingkatannya juga bisa tertekan seperti ini.


"Ling Yan, jika kau menggunakan kekuatanku untuk menekan api pembakar jiwa, maka separuh dari energi yang aku miliki akan ikut tinggal di menara seribu pedang, bahkan itu juga akan membuat energi dari 3 api spiritual yang lain ikut meredup karena ganasnya kekuatan jiwa dari roh api sialan itu." Jawab Huo sang api abadi.


Walaupun Api abadi adalah api spiritual peringkat yang kedua, namun tetap saja kekuatan pemakan jiwa dari roh api pembakar jiwa bisa menarik separuh kekuatannya jika mencoba menekan roh api tersebut.


Lain halnya jika Ling Yan menggunakan api abadi untuk menyerap roh api pembakar jiwa, karena jika roh api pembakar jiwa terserap, energi jiwa yang sebelumnya terbakar akan bisa di ambil kembali setelah Ling Yan menyerap api spiritual tersebut.