LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 173. Pil Pengumpul Energi!! Berhasil


Menara latihan seribu pedang.


Ling Xuilan membuka matanya sambil menghembuskan nafas hingga mulutnya mengeluarkan asap tipis.


ia merasakan tenaga dalam yang ia miliki kini sudah bertambah sebanyak 8 garis membuat yang membuatnya tidak lama lagi mencapai kekuatan seorang pendekar emas bintang 2.


Berkat energi alam yang ia dapatkan saat melakukan latihan di menara seribu pedang, perkembangan kekuatan yang ia miliki saat ini menjadi 2 kali lebih cepat dan naik sebanyak 2 tingkat dalam waktu yang cukup singkat.


Selain itu, ia juga sudah berhasil menguasai teknik pedang yang baru kemarin Ling Yan berikan padanya berkat bimbingan dari gurunya Gao Lang.


"Hu uh, sudah seminggu berlalu tapi aku tidak pernah bertemu dengan kak Ling Yan lagi, sebenarnya apa yang sedang ia lakukan di kediaman murid luar? mengapa ia tidak pernah terlihat di paviliun rumah obat lagi?" Xui begitu kesal karena sudah beberapa kali ia berniat untuk menemui Ling Yan di paviliun rumah obat, namun ia tidak pernah menemukannya disana.


"Apakah aku pergi ke kediamannya saja ya?" Batin Xui.


Ia lalu beranjak dari tempat duduknya dan keluar dari ruang latihan yang ia gunakan.


Baru saja ia melangkahkan kakinya keluar, pandangannya langsung saja tertuju pada Ling Mei yang juga baru selesai dengan latihannya di ruangan yang ada disebelah Xui.


"Hai Xui." Sapa Ling Mei sambil tersenyum.


Ling Xuilan hanya tersenyum menyambut sapaan Ling Mei sebelumnya matanya tertuju pada pedang yang ada di pinggang Ling Mei yang begitu familiar.


"Pedang itu... mengapa pedang itu sangat mirip dengan pedang milik kak Ling Yan." Xui mengingat kembali pertarungan Ling Yan saat melawan Yun Yhuchen pada ujian sebelumnya.


"Eh... benar, itu memang pedang yang sama, dari mana Ling Mei mendapatkannya, apakah ia mendapatkannya dari kak Ling Yan, tapi kapan mereka bertemu." Batin Xui yang pandangannya masih tertuju pada pedang itu.


Ling Mei yang melihat tatapan Xui yang terus tertuju pada pedangnya kini mengikuti pandangan Xui sambil bertanya.


"Ada apa Xui, apakah ada yang salah dengan pedangku?" Tanya Ling Mei membuyarkan lamunan Xui.


"Ah tidak, aku hanya merasa kalau pedang itu terlihat familiar, darimana kau mendapatkannya?." Jawab Xui yang kembali bertanya.


"Ahahaha tentu saja begitu familiar, pedang ini aku dapatkan dari kak Ling Yan 5 hari yang lalu, ini pemberiannya." Jawab Ling Mei jujur.


Mendengar itu membuat Xui sedikit tersentak namun ia tetap berusaha menjaga senyumannya. Ia lalu melihat pedang miliknya yang juga diberikan oleh Ling Yan 2 tahun yang lalu.


"Dulu kak Ling Yan juga memberikan pedang padaku." Batin Xui.


"Xui, apakah kau mau ikut denganku bertemu kak Ling Yan?." Tanya Ling Mei.


"Eh... maksudmu kau tau dimana kediaman kak Ling Yan." Jawab Xui.


"Tidak, aku tidak tau tentang kediamannya, aku hanya tau tempat dimana biasanya kak Ling Yan berlatih meracik obat, aku juga bertemu dengannya pertama kali disana." Jawab Ling Mei mengajak Xui ikut bersamanya.


Xui akhirnya ikut bersama Ling Mei menuju bukit di belakang kediaman murid luar sekte seribu pedang setelah membayar uang masuk setelah berlatih di dalam menara.


Para murid memang di izinkan berlatih secara gratis di menara, namun mereka hanya diperbolehkan berlatih sebatas lantai 1 dan 2 yang energi alamnya cenderung lebih sedikit.


*****


Ling Yan kini sudah kembali memulai latihan pembuatan pil pengumpul energi yang ia pelajari sebelumnya. Terlihat saat ini Ling Yan sedang berkonsentrasi penuh mengendalikan besar api yang ada didalam tungku obat.


Sementara Shuyang yang masih berada di tempat itu terlihat sedang tidur diatas dahan pohon yang dibawahnya terlihat Xiao Hu yang juga sedang tertidur pulas.


Berkat metode latihan pengendalian tenaga dalam dari Shuyang, penguasaan api pembakar yang dimiliki oleh Ling Yan kini sudah meningkat drastis hingga membuatnya tidak begitu kesulitan mengatur api spiritual yang ada di dalam tungku.


"Hiah!!!" Ling Yan meningkatkan tenaga dalam yang ia gunakan dan setelah beberapa saat.


"Pil terbentuk!!!" Sebuah cahaya merah keluar dari dalam tungku bersamaan dengan bau obat yang menyeruak dan juga keluarnya pil pengumpul energi yang sukses di buat oleh Ling Yan sendiri.


"Hah... hah... hah... Akhirnya aku berhasil!!! Hahaha pil pengumpul energi tingkat 1 berhasil dibuat." Ling Yan begitu senang dengan pil pengumpul energi yang baru saja berhasil ia buat, bahkan saat ini ia sampai melompat-lompat kegirangan.


Ling Yan lalu menatap pil tersebut dan berencana untuk memberikannya pada Shuyang, karena pil tersebut hanya dapat digunakan oleh seorang pendekar yang ada di tingkat perak kebawah saja.


Ia lalu berjalan ke arah pohon tempat Shuyang sedang beristirahat, dan sesampainya di bawah pohon itu, iya bisa melihat Shuyang yang sedang tertidur pulas.


"Hehehe aku ada ide." Ling Yan terkekeh geli dan bermaksud untuk menjaili sahabat barunya itu.


"Hiah...." Dengan kekuatan fisik dan tulang raja naga miliknya, Ling Yan memukul pohon dengan pelan namun itu sudah cukup membuat pohon tersebut bergetar dan membuat Shuyang terjatuh tepat di sebelah Xiao Hu.


"Miaooooi!!!!" Xiao Hu yang terkejut pun langsung melompat ke arah samping, sementara Shuyang.


"Aduh!!! Sakit!!! apa yang kau lakukan!!" Shuyang berteriak kesal pada Ling Yan yang kini sudah tertawa terbahak-bahak.


"Hahahah!! Maaf aku hanya bercanda." Ling Yan lalu menghentikan tawanya dan langsung memperlihatkan pil pengumpul energi yang baru saja ia buat.


"Lihat ini, aku berhasil membuat pil pengumpul energi tingkat 1, dan aku ingin kau mencobanya." Ujar Ling Yan sambil tersenyum.


Walaupun merasa agak kesal kepada Ling Yan, tetapi Shuyang tetap meraih pil itu lalu menatapnya sejenak.


"Aku malah jadi bahan percobaan disini." Gerutunya.


Shuyang akhirnya menelan pil merah itu dan setelah beberapa saat, ia kini merasakan perputaran tenaga dalam yang ada di dalam tubuhnya mulai bergerak membuat tubuhnya menyerap energi alam yang ada di sekitarnya menjadi lebih cepat.


"Ugh.... Pil ini...." Shuyang langsung berubah posisi menjadi bersila untuk menstabilkan energi alam ditubuhnya lalu merubahnya menjadi tenaga dalam.


Dalam waktu singkat ia kini sudah berhasil membentuk 2 garis tenaga dalam dengan sangat cepat dan setelah 1 jam berlalu, tenaga dalam yang ia miliki kini terus bertambah hingga membuatnya menembus ke tingkat perak bintang 7, dan bertepatan dengan itu pula khasiat dari pil pengumpul energi kini sudah habis.


"Huh..... Pil yang kau buat ini sangat bagus, pil ini bahkan membantuku menerobos ke tingkat perak bintang 7." Shuyang mengatur nafasnya sambil berdecak kagum ke arah Ling Yan.