LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 107. Kerangka Binatang Gaib Naga Zirah Api Yang Melegenda


Dan saat tirai tersebut terbuka, Ling Yan yang kini dapat melihat barang lelang tersebut secara langsung terlihat menelan ludahnya kasar karena begitu terkejut dengan apa yang ia lihat.


Dan di bangku peserta lelang yang lain pun tidak terkecuali langsung berseru dan membelalakkan matanya tidak percaya.


"Ti.... tidak mungkin, ini.... ini mustahil, bagaimana bisa barang seperti ini dilelang di tempat ini?" Ling Yan tidak bisa berhenti berdecak di dalam pikirannya saat melihat sebuah kerangka binatang gaib naga zirah api tingkat 5 terpampang jelas di depan matanya.


"Ini... ini mustahil..." Ketiga perwakilan sakte yang duduk di bangku VIP tidak dapat berkata apa-apa dan hanya sibuk dengan pikirannya sendiri.


"Berapapun harganya aku harus mendapatkan benda ini." Batin Yuan Gu.


"Aku tidak boleh membiarkan orang lain mendapatkan kerangka binatang gaib itu." Bing An berdecak keras di dalam fikirannya.


"Aku harus mendapatkannya." Wu Hui membatin.


Sementara itu di tempat duduknya perwakilan sakte seribu pedang.


"Guru Gao, apakah kau tau kerangka apa yang ada di depan kita sekarang." Han Li bertanya pada gurunya, akan tetapi sepertinya Gao Lang tidak menyadari perkataan muridnya itu karena rasa terkejutnya sampai akhirnya Zhu Qing menyadarkannya.


"Guru Gao, kak Han Li menanyakan sesuatu padamu." Ucapnya sambil menyadarkan Gao Lang.


Perkataan dari Zhu Qing pun akhirnya membuat Gao Lang tersadar dari lamunannya.


"Ah maafkan aku Han Li, aku sampai tidak menyadari perkataanmu." Gao Lang sedikit menggaruk kepalanya sambil terkekeh.


"Kerangka ini adalah kerangka dari naga zirah api, salah satu binatang gaib yang melegenda dan sudah mencapai tingkat 5, hmm tapi sepertinya ini sangat di sayangkan karena kerangka ini terlihat sudah sangat tua dan sudah kehabisan energi alam, tapi meskipun begitu masih banyak yang bisa di bilang barang berharga dari kerangka ini seperti tulang, cakar, gigi yang tajam, serta tanduknya yang begitu keras." Jelas Gao Lang.


"Oh... jadi seperti itu, pantas saja semua orang yang ada di ruangan ini begitu antusias." Ucap Han Li sambil melihat ke sekelilingnya.


Sementara itu di tempat duduk Ling Yan, terlihat Xiao Hu yang masih begitu ketakutan dan Ling Yan yang terus menatap bagian dibalik tulang rusuk kerangka itu yang terlihat seperti sebuah gundukan yang ditutupi oleh daging yang sudah mengering.


"Ternyata kau menyadarinya anak muda." Suara api abadi kembali terdengar di telinga Ling Yan.


"Api abadi, apakah yang sedang aku pikirkan ini memang benar?" Tanya Ling Yan pada api abadi.


"Tuan tidak salah, yang ada dibalik daging kering itu memanglah sesuatu yang begitu berharga seperti yang tuan pikirkan." Api kehidupan dan api sakral surgawi juga ikut berbicara.


Ling Yan terlihat sedikit menggertakkan giginya sebelum mengatakan. "Kalau begitu aku harus mendapatkan benda itu." Gumam Ling Yan perlahan.


Dari arah panggung lelang, Gu Xingyi yang sedari tadi diam kini kembali berbicara dan menjelaskan barang lelang tersebut.


"Baiklah para hadirin, mohon untuk mendengarkan penjelasan ku, bagi para hadirin yang menginginkan tulang kerangka ini kami tidak bisa menukarkannya dengan koin emas, tapi untuk mendapatkannya para hadirin harus menukarkan sebuah barang berharga lainnya seperti senjata, sebuah pil, teknik bertarung, ataupun teknik pengembangan dan juga barang berharga lainnya yang setidaknya sepadan dengan tulang kerangka ini." Jelas Gu Xingyi.


"Oh jadi pelelangan kali ini menggunakan sistem barter." Ling Yan sedikit mengangkat alisnya.


"Tetapi sebelum itu, aku akan menjelaskan lebih detail terlebih dahulu agar para hadirin tidak menyesal untuk menukarkan barang berharganya."


Terlihat semua orang yang ada di dalam cukup hening sejenak sampai akhirnya Gao Lang berdiri dan mengeluarkan barang berharganya.


"Aku bersedia menukarkan teknik pedang bayangan petir sebuah teknik bertarung bumi tingkat menengah untuk kerangka ini untuk kerangka ini." Teriak Gao Lang sambil berdiri.


"Wah... sebuah teknik bertarung bumi tingkat menengah, apakah ada penawar lain." Gu Xingyi memastikan.


"Teknik bertarung bumi tingkat menengah, teknik seribu pedang es." Bing An berteriak dari tempat duduknya.


"Hei pak tua Bing, apakah kau serius dengan itu, ini hanyalah sebuah kerangka yang sudah kehabisan energi alam, apa perlu kau mengeluarkan teknik bertarung bumi mu." Wu Hui sedikit menyindir.


"Ini bukan urusanmu." Jawab Bing An.


"Hahaha kau ini sangat mudah marah ya, kalau begitu aku juga ingin kerangka ini, aku menukarkan teknik pedang bunga persik untuk kerangka ini." Teriak Wu Hui.


"Heh tadi kau mengatakan aku begitu berlebihan, tapi sekarang kau yang sangat berlebihan dan menggunakan teknik bertarung bumi tingkat tinggimu." Bing An mengumpat keras dan disambut senyuman oleh Wu Hui.


"Untuk saat ini kami lebih memilih untuk menukarkan kerangka ini dengan teknik bertarung milik tetua Wu Hui dari sakte bunga persik, apakah masih ada tawaran yang lain." Gu Xingyi kembali memastikan namun keadaan


ruangan terlihat hening.


"Hmm aku rasa tidak ada lagi, kalau begitu..." Belum sempat Gu Xingyi menyelesaikan kalimatnya, Ling Yan dengan cepat berdiri dan mengeluarkan 2 buah kristal siluman tingkat tinggi.


"Tunggu, aku bersedia menukarkan inti kekuatan siluman gorila Titan api tingkat 9 dan inti kekuatan siluman musang api tingkat 7 untuk kerangka ini."


Perkataan Ling Yan tersebut sontak membuat semua orang terheran heran dan langsung saja mengarahkan pandangan ke arah Ling Yan yang begitu mudah mengeluarkan 2 buah inti kekuatan siluman tingkat tinggi.


Dan orang yang paling terkejut ada Ling Xuilan yang bari saja mendengar suara teriakan Ling Yan, karena Ling Yan menggunakan suara aslinya yang entah karena terlalu terburu-buru atau lupa dan langsung saja dapat dikenali oleh Xui dengan cepat.


"Ternyata orang itu adalah kak Ling Yan, pantas saja dari tadi dia terus memperhatikan kami." Ling Xuilan sedikit tersenyum tipis dan sepertinya berencana untuk menemui Ling Yan dalam benaknya.


"Eh suara orang itu.... bukankah tadi tidak seperti itu, kenapa sekarang suaranya seperti suara seorang pemuda." Semua orang dalam pelelangan menjadi bingung sejenak tapi tidak menghiraukan hal tersebut kecuali Xui dan seorang lagi dari arah yang berlawanan.


"Ternyata dia yang menipuku kemarin, lihat saja nanti, kau tidak akan kubiarkan lolos." Feng Yuan mengepalkan tangannya dengan kuat.


"Wah... dua buah inti kekuatan siluman tingkat tinggi, kalau begitu ini adalah nilai tertinggi untuk saat ini, apakah masih ada tawaran yang lain." Gu Xingyi memastikan lagi namun setelah beberapa lama tidak ada tawaran lain yang berhasil menarik perhatiannya.


"Sepertinya sudah tidak ada yang ingin menawar lagi, kalau begitu selamat untuk pendekar pemilik kucing imut!!!"


"Tadi kau tidak menggunakan suaraku karena terburu-buru, dan sepertinya orang yang kemarin mengejarmu sudah menyadarinya." Api abadi mengingatkan.


"Tidak masalah, kemarin aku memang tidak memiliki kemampuan untuk melawannya, tapi untuk hari ini, semuanya akan jauh berbeda." Jawab Ling Yan yakin.


"Heh aku suka sikap antusiasmu." Sambung api abadi lagi.