LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 190. Penghianat Klan Yu


Tak lama kemudian 2 orang pendekar raja dari sekte petir hitam juga muncul bersamaan dengan tibanya Yan Shiki dan Yu Leng yang baru saja sampai di tempat tersebut.


Yu Leng terlihat terkejut saat melihat wajah pendekar yang ada di hadapan Ling Yan, dan langsung dapat mengenalinya sebagai salah satu anggota keluarga Yu pada saat ia masih merupakan anggota sekte halilintar nirwana pada masa itu.


"Yu Zhong!!" Ucap Yu Leng yang langsung mendapatkan perhatian dari Yu Zhong.


"Hmm..." Yu Zhong mengalihkan pandangannya ke arah Yu Leng.


Yu Zhong sedikit mengangkat alisnya saat pandangannya bertemu dengan Yu Leng dan langsung mengenalinya.


"Yu Leng, ternyata kau, aku pikir kau sudah mati karena racun ketua Yu Lao sama seperti Yu Ming." senyuman sinis kembali terukir di wajah Yu Zhong.


Yan Shiki yang mendengar itu nampak melirik ke arah Yu Leng sambil bergumam.


"Ternyata dugaanku benar, orang ini bukanlah orang tua biasa." Batin Yan Shiki.


Mendengar nama Yu Lao membuat darah yang ada di dalam tubuh Yu Leng mendidih, pasalnya Yu Laolah yang meracuni Yu Ming dan dirinya dan membuat sekte halilintar nirwana menjadi sekte aliran hitam.


"Jangan pernah menyebut nama seorang penghianat itu di depanku, kau bahkan tidak pantas menyebut nama Yu Ming." Aura petarung Yu Leng yang setara dengan kekuatan pendekar raja memancar keluar dari dalam tubuhnya.


Yu Zhong yang melihat aura petarung milik Yu Leng terlihat menggelengkan kepalanya sambil tertawa sinis.


"Hahaha aura petarung seorang pendekar raja, pak tua Leng, kau terlalu menganggap tinggi kekuatanmu." Ucap Yu Zhong.


Yu Zhong lalu melirik ke arah kedua pendekar raja yang ada di sampingnya.


"Kalian tahu apa yang harus kalian lakukan." Ujar yu Zhong yang membuat keduanya menghilang dari tempatnya dan dengan cepat berada di depan Yu Leng dan Yan Shiki.


"Hmm akhirnya hanya sisa kita berdua, bocah pemilik api spiritual!" Aura Petarung pendekar suci 3 gerbang segera keluar dan menekan tubuh Ling Yan.


Ling Yan tertunduk sedikit sambil menahan tubuhnya agar tidak tubuh.


"Ternyata kau sudah berada di tingkat senior, jenius mudah yang cukup berbakat." Yu Zhong bertepuk tangan beberapa saat sebelum kemudian menarik pedangnya.


"Tapi... sepertinya kau mendapatkan kesialan karena harus berhadapan denganku." Yu Zhong maju menyerang Ling Yan dan mengayunkan pedang ke arahnya.


Dengan susah payah Ling Yan menghindari serangan itu dan berusaha bergerak melayangkan tendangan ke arah Yu Zhong, akan tetapi gerakan Yu Zhong begitu cepat hingga membuatnya terkena pukulan telak di dadanya.


"Ugh...." Ling Yan terpental sejauh 10 meter ke belakang karena pukulan yang ia terima.


Beruntungnya tulang raja naga milik Ling Yan yang kuat masih mampu menahan pukulan yang di lancarkan oleh Yu Zhong itu.


"Hmm... bagaimana bisa." Yu Zhong menatap kepalan tangannya yang sedikit memerah dan merasakan agak sedikit keram disana karena sebelumnya ia memang tidak menggunakan tenaga dalam.


"Ternyata aku meremehkanmu, tapi untuk serangan yang berikutnya, aku tidak akan segan-segan." Yu Zhong mengalirkan tenaga dalam pada pedangnya dan elemen petir kini sudah menyelimuti pedang dalam genggamannya itu.


Ling Yan menarik pedang darah api sambil mengalirkan tenaga dalamnya.


Kali ini Ling Yan tidak lagi menahan kekuatan yang ia miliki dan menggunakan api abadi miliknya.


"Itu dia, api spiritual." Setelah gumamannya itu, Yu Zhong maju menyerang dengan pedang petirnya yang disambut dengan pedang api milik Ling Yan.


"Teknik pedang petir hitam!"


"Teknik pedang api penghancur gunung!!"


Ting!!!! Suara pedang keduanya yang sedang beradu.


Sementara itu di tempat pertarungan yang lain.


"Hehehe lawan yang lumayan berat, seorang pendekar senior, tapi...." pendekar raja yang ada di hadapan Yan Shiki terlihat mengeluarkan sebuah pil ungu dari dalam cincin natnya.


"Pil itu....!!" Yan Shiki nampak mengerutkan dahinya karena baru kali ini ia melihat pil aneh seperti itu.


Kruk kruk kruk!!!


Tak lama kemudian setelah pendekar itu menelan pil tadi.


"Hahaha kekuatanku, kekuatanku meningkat berkali-kali lipat." Pendekar raja itu tertawa keras setelah merasakan kekuatannya yang naik beberapa tingkat.


Yan Shiki nampak terkejut saat merasakan kekuatan orang yang ada di hadapannya saat ini sudah hampir mencapai puncak kekuatan pendekar senior sepertinya.


"Apa, bagaimana mungkin, pil apa yang baru saja ia telan." Belum sempat Yan Shiki bereaksi, pendekar raja di depannya sudah melayangkan serangan ke arahnya.


"Rasakan pukulan petirku ini." Pukulan telak itu langsung di hindari dengan cepat oleh Yan Shiki sebelum sebuah tendangan keras kembali diarahkan padanya.


Bug!!!!


Beruntungnya Yan Shiki berhasil menahan tendangan tersebut dengan kedua lengannya.


Yan Shiki lalu mengalirkan tenaga dalam pada pedangnya sambil meneriakkan sebuah jurus yang ia pelajari dari ketua sekte seribu pedang.


"Tarian seribu sayatan angin!!!" Dengan gerakan sangat cepat, Yan Shiki maju menyerang lawannya dengan gerakan-gerakan yang membentuk seperti tarian pedang yang indah, namun menghasilkan serangan-serangan yang mematikan.


"Ternyata kau orang yang bernama Yu Leng si halilintar biru dari timur itu, aku pernah mendengar namamu pada saat berada di sekte." Pendekar raja yang berhadapan dengan Yu Leng terlihat bertarung sengit dan sudah bertukar sebanyak 20 jurus.


"Sayang sekali tenaga dalam yang kau miliki sudah tidak sekuat dulu." Pendekar itu tertawa sinis sambil terus menyerang Yu Leng.


Keduanya lalu mengambil jarak sejenak sebelum kembali meneriakkan sebuah jurus yang sama.


"Teknik pedang petir!! Jalan petir langit."


Trang!!!!!


"Ugh...." Ling Yan kembali mendapatkan tendangan keras dan membuatnya termundur kebelakang.


"CK tidak bisa dibiarkan, jika seperti ini terus, aku akan kalah." Ling Yan menyarungkan pedangnya sambil memperagakan gerakan tangan dari teknik tingkat tingginya.


"Teknik permainan api!! Penggabungan 4 api spiritual!!!" Ling Yan mengeluarkan ke empat api spiritual miliknya dan mencoba menggabungkan ke empat api tersebut.


Namun belum sempat ia menggabungkan ke empat api spiritual miliknya.


"Pukulan Badai Petir!!" Serangan telak dari Yu Zhong malah menghantam tubuhnya hingga membuat Ling Yan memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya.


"Ugh... sial." Ling Yan berusaha bangkit dari tempatnya sambil memegang dadanya yang terasa sakit.


"Hahaha kau pikir aku tidak tau teknik itu, jangan samakan aku dengan 2 orang pendekar raja sampah yang sebelumnya kau hadapi." Ucap Yu Zhong dengan senyuman sinisnya.


Untungnya Ling Yan memiliki api kehidupan yang dapat membantu mempercepat pemulihan luka dalam yang baru saja ia terima.


"Ling Yan, kau harus membuatnya sedikit menjauh sebelum menggunakan teknik permainan api." Api abadi berkata dari dalam tubuh Ling Yan.


"Aku tahu." Ling Yan lalu mengeluarkan pisau belati dari dalam cincin natnya.


"Pisau bara api!!" Ling Yan melemparkan pisau bara Apinya sambil bergerak dan berusaha menjauh dari Yu Zhong.


"Ingin menjauh, kau pasti ingin mengambil kesempatan untuk menggunakan teknik tingkat tingginya itu, tidak akan kubiarkan."


Yu Zhong menghindari setiap pisau api milik Ling Yan sambil bergerak mengejar pemuda itu agar ia tidak memiliki kesempatan untuk menggunakan teknik tingkat tingginya.


Melihat Yu Zhong yang terus mengejarnya, Ling Yan lalu mendapatkan sebuah ide yang cukup cemerlang dikepalanya yang membuatnya tersenyum tipis.


"Sepertinya aku tahu apa yang harus aku lakukan." Gumam Ling Yan yang kini mengalirkan tenaga dalamnya lagi.