
"Mengapa kalian menatapku seperti itu?" Yan Shiki tersenyum canggung sambil menggaruk pipinya.
Shuyang dan Han Li bertatapan sejenak sebelum kembali menatap Yan Shiki.
"Tetua Yan, sebenarnya apa yang sudah terjadi pada kediaman Klan Ling, dan mengapa siang tadi terus terjadi ledakan dahsyat yang bahkan terdengar sampai ke desa huazi." Shuyang bertanya dengan wajah penasarannya.
"Sebenarnya aku juga tidak mengetahui apa yang baru saja terjadi, karena Ling Yan pun belum menceritakan apapun padaku, tetapi yang jelas adalah kediaman Klan Ling diserang oleh para pendekar tingkat tinggi dari sekte aliran hitam, tapi untungnya Ling Yan dan aku berhasil memukul mundur mereka." Jawab Yan Shiki.
Yan Shiki memang tidak tahu apapun mengenai penyerangan terhadap Klan Ling itu, jadi dia hanya bisa menceritakan sedikit yang ia ketahui kepada Shuyang dan Han Li, akan tetapi sepertinya keduanya tidak terlihat puas dengan jawabannya itu.
"Ahm... kalian lebih baik bertanya kepada Ling Yan jika ingin mengetahuinya secara jelas." Sambung Yan Shiki sedikit berbatuk pelan.
Han Li dan Shuyang baru menyadari kalau saat ini Ling Yan tidak pulang bersama Yan Shiki.
"Ling Yan akan kembali setelah keadaan di kediaman Klan Ling membaik, jadi.... sepertinya perjalanan kita akan ditunda selama beberapa hari, aku juga sudah melaporkan hal ini pada tuan muda keluarga Jia." Ucap Yan Shiki sebelum berlalu dan masuk kedalam ruangan yang sudah disiapkan untuknya.
Shuyang hanya menghela nafas panjang sebelum mengikuti langkah Yan Shiki untuk beristirahat, sedangkan Han Li, ia terlihat menatap langit malam yang dihiasi bintang sambil membatin.
"Ling Yan..... Sebenarnya seberapa kuat kau sekarang, kau bahkan memiliki umur 2 tahun lebih muda dariku dan baru saja bergabung dengan sekte seribu pedang, tapi kemampuan yang kau miliki bahkan lebih tinggi dari tetua Yan." Batin Han Li.
Han Li sebenarnya merasa sangat iri dengan kemampuan Ling Yan yang luar biasa, tetapi di dalam hatinya, ia juga merasa kagum dengan Ling Yan yang kemampuannya jauh lebih kuat darinya.
Dia bahkan menduga dan percaya kalau orang yang mengalahkan pendekar tingkat tinggi itu adalah Ling Yan sendiri, dan Yan Shiki mungkin hanya mengalahkan lawan yang kekuatannya setara dengan kemampuannya.
"Sepertinya aku harus berlatih untuk mengejar ketertinggalan ku." Ujar Han Li yang kini mengubah posisinya menjadi bersila.
*****
Dilain tempat, Ling Yan yang baru saja selesai menjelaskan tentang kepergiannya waktu itu pada ibunya terlihat keluar dari dalam ruangan sambil memegangi kepalanya yang masih terasa sakit.
"Aww... Sakit." Ling Yan merintih sambil mengalirkan energi kehidupan pada kepalanya.
Walaupun Ling Yan memiliki kualitas tulang naga suci yang membuatnya akan sanggup menahan pukulan dari seorang pendekar jiwa tanpa merasa kesakitan, akan tetapi entah mengapa pukulan yang ia terima dari ibunya itu membuatnya kesakitan seperti ini.
"Ah... ibu tega sekali, ia bahkan menggunakan tenaga dalamnya untuk memukul kepalaku." Umpat Ling Yan sambil berjalan keluar.
Saat ini Ling Yan sedang berada di kediaman ketua Klan Ling yakni Ling Han yang juga sedang dalam masa perawatan, karena rumah Ling Yan yang sebelumnya telah dihancurkan oleh Yu Zhong.
Sesampainya di luar kediaman, Ling Yan kini mendapati Yu Leng yang sedang menatap langit malam sambil menggenggam sebuah gulungan di tangannya.
"Hmm gulungan apa itu." Ling Yan lalu berjalan mendekat.
"Ling Yan, bisakah aku meminta sesuatu padamu." Yu Leng yang sudah menyadari kehadiran Ling Yan langsung berkata tanpa membalikkan pandangannya.
Ling Yan mengangkat alisnya sebelum bertanya."Permintaan? apa itu?." Tanya Ling Yan.
"Aku ingin meminta bantuanmu agar membiarkanku tinggal di kediaman Klan Ling." Jawab Yu Leng yang membuat Ling Yan mengerutkan dahinya.
"Aku ingin berada di sini untuk memastikan keselamatan dari kedua cucuku, walaupun mereka tidak mengetahui identitas ku, tetapi aku harap.... aku bisa melindungi serta membimbing mereka menjadi seorang pendekar yang sangat kuat di masa depan.
Selain itu...." Yu Leng menunjukkan gulungan yang ada di genggamannya.
"Aku juga berencana memberikan gulungan teknik pengembangan ku pada Klan mu, karena aku pikir teknik ini akan membuat mereka menjadi lebih cepat berkembang tanpa memancing pihak luar." Ucapnya.
"Senior, tapi apakah ini tidak masalah, bukankah teknik ini milik sektemu." Ling Yan sedikit merasa tidak enak karena teknik pengembangan tersebut adalah milik dari sekte halilintar nirwana.
"Hehehe sekte ku sudah tidak ada lagi, saat ini hanya ada sekte petir hitam yang dipimpin oleh Yu Lao dan menggunakan teknik pengembangan sendiri, lagi pulang teknik ini tidak akan sebanding dengan apa yang telah kau berikan kepada kedua cucuku." Ucap Yu Leng lagi.
Ling Yan nampak berpikir sejenak sebelum menerima tawaran Yu Leng.
"Baiklah aku menerimanya, ini pastinya akan sangat membantu Klan Ling dalam hal kemampuan serta kekuatan mereka." Ucap Ling Yan yang kini sudah menemukan solusi untuk masa depan Klannya.
Teknik pengembangan Yu Leng sendiri bernama teknik pengembangan energi suci, merupakan sebuah teknik pengembangan tingkat bumi yang dulunya adalah teknik yang diajarkan dalam sektenya.
"Satu hal lagi, jangan pernah katakan kalau akulah yang memberikan gulungan ini padamu." Ucap Yu Leng.
"Terimakasih senior, aku akan merahasiakannya, aku akan langsung memberikan ini pada ketua Ling Han saat ia sudah sadar nanti, aku pamit untuk berlatih dulu." Ucap Ling Yan sambil berjalan meninggalkan Yu Leng.
*****
Ling Yan kini mendapatkan waktu untuk sendiri dan terlihat sedang mengeluarkan barang-barang dari dalam cincin nat milik Yu Zhong.
"Wahhh banyak sekali teknik bertarungnya." Ling Yan tersenyum kegirangan melihat ada banyak sekali gulungan teknik bertarung di dalam cincin nat itu.
"Hmm Yu Zhong itu adalah seorang pendekar suci, tidak heran dia memiliki teknik bertarung sebanyak ini." Ling Yan lalu memilah Milah semua teknik bertarung yang ia dapatkan itu, dan ternyata diantara semua gulungan tersebut tidak ada satupun teknik sesat.
"Yu Zhong ini... dia dulunya pasti adalah salah satu bawahan Yu Ming yang tidak menggunakan teknik aliran hitam, sayang sekali ia tergabung dalam sekte aliran hitam itu." Ujar Ling Yan sambil memasukkan semuanya teknik bertarung tersebut.
Ling Yan memilih salah satu gulungan teknik bertarung paling kuat milik Yu Zhong dan menyimpannya sendiri di dalam cincin natnya, sementara gulungan-gulungan yang lain, ia berencana memberikan semua itu kepada Ling Han agar dapat dipelajari oleh semua anggota Klannya.
"Aku akan mengambil teknik tingkat bumi ini saja, selebihnya aku akan berikan pada ketua." Ujar Ling Yan sambil membuka gulungan itu.
"Teknik pedang halilintar biru?" Ling Yan memperhatikan isi gulungan itu dan terlihat teknik tersebut penggunaanya hampir sama dengan teknik pedang petir biasa.
"Sepertinya tidak ada bedanya." Ling Yan memperhatikan sekali lagi sambil membaca semua isi gulungan tersebut, dan setelah beberapa saat.
Teknik pedang halilintar biru adalah bentuk kedua dari teknik pedang petir, dan perbedaannya adalah kekuatan tenaga dalam yang diperlukan untuk menguasai teknik ini relatif lebih banyak dan juga harus merupakan tenaga dalam yang begitu murni.
"Jadi begitu ya, hmmm apakah tenaga dalam milikku sudah bisa dikatakan sangat murni." Ling Yan menarik pedangnya lalu mempraktekkan teknik tersebut.