
Ling Yan masih terdiam dengan pikirannya yang dipenuhi oleh beban yang sangat berat, ditambah lagi setelah mengumpulkan kelima api spiritual milik Shen Long, ia juga harus menaklukkan kelima murid guru Wei Tian Long yang sepertinya saat ini sudah berada di puncak tingkatan pendekar suci.
Sementara itu Shen Yu yang berjalan di depan Ling Yan kini akhirnya mengetahui kalau api abadi lah yang memiliki energi terkuat di antara api spiritual yang ada di dalam tubuh Ling Yan.
"Aku tidak menyangka, ternyata kekuatan yang sangat besar yang ada didalam tubuh anak ini waktu itu merupakan salah satu dari api spiritual terkuat (Api abadi)." Shen Yu membatin sambil berjalan.
"Apakah api itu sudah ada sejak anak ini lahir?" Tanya Shen Yu dalam hati yang sontak saja disambut oleh telepati dari api abadi kedalam pikirannya.
"Hahaha ternyata aku berhasil terdeteksi." Api abadi berkata sambil tertawa sinis dan membuat Shen Yu serta api semesta bergidik ngeri.
Sesampainya di dalam kediaman Zhao Zhang, Ling Yan yang belum sempat memperhatikan sekitarnya, langsung dikagetkan oleh 2 orang pendekar berpakaian seperti murid sekte seribu pedang yang terlempar dan berguling-guling di depannya.
"Kalian masih saja dalam wujud kedua murid sekte yang kalian bunuh, apakah kalian pikir kami berdua tidak mengetahui siapa kalian yang sebenarnya." Ucap Zhao Zhang pada Long Ya dan Yi Rui.
"Heh, apa yang kalian inginkan dari kami." Yi Rui angkat bicara?."
Setelah perkataannya itu Long Ya dan Yi Rui kini kembali ke rupa mereka yang asli dan memperlihatkan tato tengkorak iblis di lehernya.
Ling Yan yang melihat tato itu terlihat mengerutkan dahinya. "Ternyata benar, sekte Tengkorak iblis memang berencana menyerang sekte seribu pedang." Batin Ling Yan.
"Ternyata kalian adalah tikus kecil yang di utus oleh Jin Fan, pantas saja kalian terus mengikuti kami saat mengawasi roh api pembakar jiwa di menara." Zhao Zhang berkata garang bahkan sampai membuat energi petarung yang ia miliki keluar dari tubuhnya dan berhasil membuat keduanya berkeringat dingin.
"Jin Fan!!!" Ling Yan terkejut sambil menyebutkan nama Jin Fan.
Zhao Zhang dan Shen Yu langsung saja memalingkan pandangannya ke arah Ling Yan yang baru saja menyebutkan nama Jin Fan dengan ekspresi wajah terkejut.
"Ada apa Ling Yan, apakah kau mengenali Jin Fan itu?." Shen Yu langsung saja bertanya.
Sementara Zhao Zhang hanya diam sambil menatap pendekar bertopeng besi yang dipanggil dengan nama Ling Yan oleh Shen Yu.
"Maaf senior, apakah Jin Fan ini adalah seorang pendekar aliran hitam yang memiliki api 3000 kobaran itu." Ling Yan bertanya serius pada Zhao Zhang yang terlihat seperti kebingungan mendengar pertanyaan Ling Yan.
"Api 3000 kobaran? Bukankah itu adalah api spiritual yang berada di peringkat 15, tapi... aku belum pernah sekalipun melihat Jin Fan menggunakan api itu sebelumnya, aku bahkan tidak tahu apakah ia memilikinya atau tidak." Jawab Zhao Zhang.
Zhao Zhang memang beberapa kali pernah bertarung dengan Jin Fan beberapa tahun yang lalu, namun walaupun dalam pertarungan antara keduanya berlangsung lama, Zhao Zhang belum pernah sekalipun melihat Jin Fan menggunakan teknik api spiritual yang ia miliki.
Bahkan tidak ada satupun pendekar lain yang berkata kalau Jin Fan memiliki kekuatan api 3000 kobaran, namun jika memang benar Jin Fan memiliki api tersebut itu menandakan bahwa ia sengaja menyembunyikannya.
"Aku dulunya hanya pernah mendengar kalau ia pernah menemukan sebuah roh api spiritual di Padang pasir tak berujung, tapi sepertinya itu bukanlah api 3000 kobaran." Sambungnya.
Ling Yan yang mendengar itu sedikit bereaksi dan perlahan membuka topeng besinya. Tak lama kemudian akhirnya Shen Yu dan Zhao Zhang bisa melihat wajah Ling Yan yang berada di balik topeng tersebut.
Walaupun keduanya saat ini sedang di kekang oleh tenaga dalam milik Zhao Zhang, namun Ling Yan bisa merasakan bahwa mereka berdua masih memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan pada Jin Fan.
"Aku mengerti." Zhao Zhang langsung mengerti dan menyerahkan keduanya pada Shen Yu yang dengan cepat menotok semua titik saraf mereka agar tidak bisa mengalirkan tenaga dalam.
Sementara itu Yi Rui dan Long Ya hanya bisa berdecak kesal karena hal tersebut malah berhasil diketahui oleh bocah ingusan itu.
"Sebaiknya aku membawa mereka ketempat yang lebih aman terlebih dahulu." Zhao Zhang belum berniat untuk menghabisi 2 orang tersebut karena masih ingin mengintrogasi keduanya.
Zhao Zhang lalu membawa keduanya pergi dan kini hanya tersisa Shen Yu dan Ling Yan disana.
"Teknik Tubuh Ilusi!!!" Ling Yan kembali membuat satu tubuh ilusi dan tubuh ilusi tersebut mengerti apa yang akan ia lakukan selanjutnya.
"Ternyata teknik tubuh ilusi, untuk apa kau melakukan jurus itu, dan kemana tubuh ilusimu akan pergi?." Tanya Shen Yu.
"Junior menyuruhnya untuk kembali ke arena pertandingan untuk melanjutkan ujian masuk sebagai murid sekte seribu pedang." Jawab Ling Yan yang disambut anggukan kepala dari Shen Yu.
"Begitu rupanya, kalau begitu aku tidak perlu repot-repot untuk menyuruhmu lagi untuk bergabung menjadi anggota sekte karena kau sepertinya sudah pasti akan lulus."
Shen Yu lalu kembali bertanya sesuatu pada Ling Yan.
"Kalau boleh tau, bagaimana bisa kau mengetahui kalau Jin Fan memiliki api 3000 kobaran, dan juga sepertinya kau mengetahui tentang api spiritual yang di temukan oleh Jin Fan bukan."
Ling Yan hanya menatap Shen Yu tanpa ekspresi sebelum berkata "Junior akan menjawabnya setelah senior Zhao Zhang kembali." jawab Ling Yan.
*****
Sementara itu di arena pertandingan kelulusan murid sekte seribu pedang terlihat Shuyang yang saat ini sudah bertarung untuk yang ketiga kalinya dan berhasil lolos ke babak penentuan kelulusan yang terakhir.
Namun tentu saja ia saat ini belum melihat Ling Yan sedari tadi saat ia pergi dari tempat tersebut.
"Sebenarnya kemana perginya dia, sebentar lagi adalah gilirannya untuk bertarung, jangan sampai dia lupa kalau ini adalah ujian kelulusan dan tidak lulus karena didiskualifikasi." Shuyang terlihat sedikit gusar menunggu Ling Yan yang tidak kunjung muncul sedari tadi.
"Ia bahkan tidak mengatakan apa-apa saat ingin pergi, jangan sampai ia tidak kembali saat namanya sudah dipanggil." Shuyang sedikit kesal dengan orang yang baru saja ia anggap sebagai saudaranya itu.
Shuyang mencoba memalingkan pandangannya ke kiri dan kanan untuk mencari keberadaan Ling Yan yang masih tak kunjung datang, namun saat ia memalingkan pandangannya ke arah kanan, tanpa sengaja pandangan matanya jatuh ke arah seorang pendekar wanita yang sangat cantik dan berhasil membuatnya terpesona.
"Dia.... gadis itu.... mengapa bisa ada gadis secantik itu di sekte ini." Mata Shuyang masih tertuju pada gadis tersebut yang sedang berjalan ke arah senior yang tadinya bertugas mendata nama dari seluruh peserta yang sudah melakukan ujian.