
Ling Yan dan juga Xiao Hu yang sedang berada di balik pakaiannya kini sudah berada di tengah-tengah keramaian penduduk kota Bufeng dan sedang mencari rumah makan yang katanya menyediakan makanan dari daging siluman.
Nampak Ling Yan saat ini tengah mengedarkan pandangannya ke sekeliling kota yang lumayan ramai akan penduduk itu. "Selain penduduk kota yang lumayan ramai, ternyata sebagian dari mereka juga adalah seorang pendekar." Gumam Ling Yan sambil memperhatikan sekelilingnya.
Ling Yan terus berjalan menyusuri jalan ditengah kota Bufeng sambil sesekali bertanya pada orang-orang yang ada di sekitarnya.
"Hmm maaf paman, apakah kau tahu dimana rumah makan yang menyediakan daging siluman sebagai makanan utama?" Tanya Ling Yan pada seorang pria paruh baya di hadapannya.
"Em.... rumah makan itu ada di sana, kau hanya perlu berjalan menuju arah sana dan belok ke kiri setelah menemukan sebuah persimpangan, jika kau melihat ada sebuah rumah makan yang bertingkat itulah tempat yang kau cari." Jawab pria paruh baya itu.
Ling Yan nampak manggut-manggut mengerti pada pria paruh baya itu sebelum akhirnya melangkahkan kakinya menuju ke arah yang ditujukan oleh pria tadi.
"Hmm setelah menemukan persimpangan belok ke kiri dan... ah itu dia rumah makannya." Ucap Ling Yan sambil menatap ke arah sebuah bangunan bertingkat 3 tidak jauh dari tempatnya berdiri.
Ling Yan melihat bangunan tersebut merupakan bangunan yang lumayan besar dan juga memiliki 3 lantai bertingkat yang menjulang tidak terlalu tinggi ke atas.
"Hmm bangunan rumah makan ini ternyata lumayan besar." Ucap Ling Yan sebelum berjalan ke arah bangunan itu.
Tanpa pikir panjang Ling Yan lalu berjalan menuju rumah makan itu dan langsung saja masuk kedalamnya. Ling Yan lumayan terkejut saat melihat ada begitu banyak pendekar yang makan di dalam rumah makan tersebut, baik dari kalangan pendekar aliran hitam maupun aliran putih.
Terlihat para pendekar itu hanya fokus terhadap makanan yang ada di hadapan mereka masing-masing tanpa memperdulikan siapapun yang ada di dekatnya.
"Hmm sangat jarang melihat para pendekar dari aliran yang berbeda berada dalam satu ruangan seperti ini." Gumam Ling Yan.
Tak lama kemudian seorang pelayan laki-laki yang melihat Ling Yan yang baru saja masuk sontak menghampirinya dan menanyakan pesanan yang ia inginkan.
"Permisi tuan muda, apakah ada makanan yang ingin tuan pesan, kami menyediakan berbagai macam jenis daging siluman disini, jika tuan ingin memesan daging siluman tingkat rendah maka silahkan menunggu di lantai ini, dan jika..." Belum sempat pelayan itu menyelesaikan kalimatnya Ling Yan sudah memotong pembicaraan terlebih dahulu.
"Ehh tunggu sebentar, aku datang memang untuk makan disini, tapi sebelum itu bisakah kau mempertemukan aku dengan pemilik rumah makan ini?" Tanya Ling Yan.
"Eh pemilik kedai, emm kalau boleh tau ada urusan apa tuan muda dengan tuan besar?" Pelayan itu menjawab pertanyaan Ling Yan dengan balik bertanya.
"Hmm aku hanya ingin menjual beberapa tubuh siluman padanya, bukankah kalian membeli daging siluman disini." Jawab Ling Yan.
Pelayan itu nampak sedikit mengerutkan keningnya sambil menatap ke arah lain sebelum mengajak Ling Yan ikut dengannya.
"Kalau begitu mari ikuti saya tuan muda." Ucap pelayan itu sambil mempersilahkan Ling Yan ikut bersamanya.
Sebenarnya Ling Yan sedikit terkejut saat menyadari kalau pelayan yang ada di hadapannya itu adalah seorang yang memiliki kemampuan pendekar berlian bintang 5, bahkan Ling Yan juga bisa melihat ada beberapa pelayan lain yang kekuatannya hampir setara dengan seorang pendekar jiwa.
"Hehehe pantas saja para pendekar yang masuk ke sini terlihat begitu akur ternyata pelayannya saja paling lemah adalah seorang pendekar berlian bintang 5." Gumam Ling Yan dalam hati.
Ling Yan lalu mengikuti kemana pelayan itu membawanya dan tak lama kemudian pelayan itu berhenti di depan sebuah ruangan di lantai ke paling atas dari bangunan itu.
"Mohon tunggu sebentar tuan muda, aku akan kembali sebentar lagi." Ucap pelayan itu sebelum berjalan masuk kedalam ruangan.
Ling Yan hanya mengangguk kepalanya pelan lalu menyenderkan punggungnya di dinding dan melipat tangannya dengan santai sambil menunggu pelayan itu kembali.
"Pasti pemilik dari rumah makan ini adalah seorang pendekar yang lumayan hebat juga, pelayannya saja paling rendah seorang pendekar berlian, apalagi pemilik kedainya." gumam Ling Yan.
Tak berselang beberapa lama kemudian, pelayan itu akhirnya kembali bersama dengan seorang pria gemuk berpakaian lumayan mewah, sesuai dengan apa yang Ling Yan pikirkan, pemilik kedai ini juga bmerupakan seorang pendekar.
Ling Yan sontak menatap pria itu sejenak dan mencoba untuk mengukur seberapa besar kekuatan yang ia miliki dan ternyata walaupun pria itu berbadan gemuk dan tidak terlihat seperti seorang pendekar sungguhan, akan tetapi Ling Yan dapat merasakan kalau kekuatan pria gemuk yang ada di hadapannya saat ini sudah mencapai tingkatan pendekar raja bintang 7.
"Hehehe, walaupun terlihat seperti seorang pria gemuk biasa, tapi ternyata orang ini memiliki kekuatan pendekar raja, dari sinilah pepatah mengatakan bahwa jangan terlalu cepat menilai seseorang dari penampilan luarnya." Batin Ling Yan.
"Salam tuan muda, perkenalkan namaku adalah Xiao Wu Ji, aku adalah pemilik dari rumah makan ini, aku dengar anda ingin menjual beberapa tubuh siluman padaku, apakah benar?" Tanya pria gemuk itu yang bernama Xiao Wu Ji dengan sopan.
Xiao Wu Ji nampak memperhatikan Ling Yan yang sedang berdiri di hadapannya sambil mencoba mengukur seberapa besar kekuatan yang ia miliki, namun ia tidak dapat melihat seberapa besar kekuatan Ling Yan karena ketiga api spiritual yang Ling Yan miliki sudah menyembunyikan aura petarung Ling Yan.
"Aku tidak bisa melihat tingkat kekuatan pemuda ini, apakah dia ini hanyalah penduduk biasa, tapi mana mungkin seorang penduduk biasa ingin menjual daging siluman, sepertinya dia tida sesederhana yang terlihat." Gumam Xiao Wu Ji dalam hati yang masih mencoba mengukur kekuatan Ling Yan.
"Salam senior Xiao, aku memang datang untuk menjual daging siluman disini, kalau boleh tau berapa harga yang bisa kau berikan untuk sebuah daging siluman kera api tingkat 1 seperti ini." Ling Yan bertanya sambil mengeluarkan satu tubuh siluman kera api dari dalam cincin natnya.
Xiao Wu Ji yang melihat itu hanya memasang wajah biasa saja dan langsung menjawab pertanyaan Ling Yan. "Hmm untuk daging siluman elemen api dan yang lainnnya yang masih berada di tingkat 1, kami hanya bisa memberikan harga sebanyak 50 koin perak tuan muda, tapi jika itu adalah seekor siluman elemen besi tingkat 1, kami bisa memberikan harga sebanyak 20 koin emas." Jawab Xiao Wu Ji.
Ling Yan nampak mengusap dagunya pelan dan terlihat seperti seorang yang sedang berpikir. "Hmm begitu ya, baiklah tidak apa-apa, aku akan menjualnya padamu, tapi sepertinya aku tidak bisa mengeluarkan semua daging siluman yang aku miliki di sini." Ucap Ling Yan.
Mendengar perkataan Ling Yan, Xiao Wu Ji nampak sedikit mengerutkan keningnya sebelum bertanya kembali pada Ling Yan.
"Hmm memangnya seberapa banyak daging siluman yang kau miliki tuan muda?" Tanya pria gemuk itu.
Ling Yan terlihat menggaruk kepalanya pelan sambil berkata, "Hmm lebih baik kau yang menilainya setelah melihatnya sendiri." Jawab Ling Yan.
Xiao Wu Ji nampak bertatapan dengan pelayan di sampingnya sejenak sebelum mengajak Ling Yan menuju tempat yang lumayan luas di dalam bangunan itu.