LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 271. Membuat Boneka Roh


Zhao Tian membulatkan matanya masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Ling Yan.


"Aku memang sempat menginginkan teknik tingkat tinggi ini menjadi milikku waktu itu, tetapi karena keadaan yang sedikit mendesak, aku akhirnya merelakan gulungan ini.


Aku juga sudah menduga kalau sekte seribu pedang yang akan mendapatkan gulungan ini di lelang waktu itu, tapi aku juga tidak menyangka kalau para aliran hitam itu berhasil merebutnya dari kakakmu." Jelas Ling Yan.


Mendapati Zhao Tian yang terdiam, Ling Yan lalu berjalan mendekatinya sebelum menyodorkan gulungan teknik tubuh ilusi padanya.


"Walaupun aku mendapatkan gulungan ini dari aliran hitam, teknik tingkat bumi ini tetap saja didapatkan oleh kakakmu, jadi ini adalah milikmu, maaf karena aku mempelajari terlebih dahulu." Ling Yan tersenyum canggung.


Sementara Zhao Tian yang sudah mendengar penjelasan Ling Yan terlihat merasa sedikit bersalah pada pemuda dihadapannya itu.


"Tetua Yan, maafkan aku karena...."


Belum sempat ia menyelesaikan perkataannya.


"Sudahlah tidak perlu meminta maaf padaku, ambil gulungan ini dan belajarlah dengan giat, jangan sia-siakan pengorbanan kakakmu yang sudah mendapatkannya." Ling Yan tersenyum hangat sebelum akhirnya Zhao Tian menerima gulungan itu dari Ling Yan.


Air mata Zhao Tian tidak tertahan lagi saat mengingat kembali satu-satunya orang yang paling dekat dengannya itu.


"Kakak, aku akan berusaha untuk menjadi kuat!! Aku berjanji." Batinnya.


Ling Yan tergerak hatinya pada saat melihat tekad yang begitu kuat dari dalam diri Zhao Tian, tangannya mengepal keras dan semakin membuatnya yakin kalau keputusan yang akan ia ambil selanjutnya sudah sangat tepat.


"Aku tidak boleh membiarkan manusia-manusia biadab itu merebut lebih banyak kebahagiaan orang seperti yang di alami Zhao Tian." Batinnya.


Sebelum meninggalkan Zhao Tian, Ling Yan juga memberikan beberapa gulungan teknik tingkat Hitam pada Zhao Tian yang tentunya sudah pernah ia pelajari sebelumnya.


Lalu saat ia sudah sampai di kediamannya, Ling Yan mengeluarkan sebuah peta yang tidak lain adalah peta keberadaan api dingin yang akan menjadi tujuan Ling Yan selanjutnya.


"Pulau es Utara, tempat yang memiliki iklim dingin yang sangat luar biasa, apa benar api dingin berada di tempat ini?"


Ling Yan nampak memperhatikan peta tersebut sambil membaca letak-letak yang sudah ditandai sebagai tempat terdingin di pulau itu.


"Api dingin adalah api yang dapat bertahan meskipun berada di tempat terdingin sekalipun, itu artinya api dingin tidak akan berada di tempat yang paling dingin disana karena api pasti akan membuat tempat tersebut menjadi hangat.


Itu artinya api dingin pasti ada disekitar pegunungan es yang ada di bagian paling Utara, tapi tempat ini bukannya tepat pada lokasi sekte pulau es, apa mungkin api dingin berada di sama?."


Ling Yan menjadi sedikit ragu pada hasil analisa yang ia lakukan itu, tapi menurut peta tersebut, api dingin memang berada di tepat di bawah sekte pulau es.


Ling Yan menggertakkan giginya.


"Aku tidak boleh membiarkan api dingin terus berada di tempat ini, karena jika sampai aliran hitam seperti Gu Liang dan Yan Susu mengetahuinya, pastinya mereka akan menyerang untuk mendapatkannya, apalagi yang menginginkan api spiritual bukan hanya mereka berdua."


Ling Yan sedikit khawatir dengan kemungkinan paling buruk yang akan terjadi, karena jika Gu Liang dan Yan Susu menginginkan api spiritual, itu artinya murid Wei Tian Long yang lain juga pasti menginginkan hal yang sama.


Ling Yan hanya bisa berharap Yun Zhao tidak sedang mengincar api dingin juga, karena walaupun saat ini ia memiliki 6 api spiritual di dalam tubuhnya, tetapi Yun Zhao pastinya saat ini juga memiliki lebih dari 4 api spiritual juga.


"Aku tidak boleh gegabah dalam bertindak, walaupun kemungkinannya sangat kecil, tapi aku harus tetap mempertimbangkan semuanya, selain itu....."


Ling Yan nampak mengeluarkan sebuah gulungan kuning lagi yang tidak lain adalah gulungan teknik boneka roh.


"Aku sudah memiliki 2 roh pendekar suci dan dua tubuh pendekar suci bintang sembilan, dan salah satu dari tubuh pendekar suci ini bisa aku gunakan untuk membuat satu boneka roh."


Ling Yan memang berencana untuk membuat sebuah boneka roh untuk ia gunakan sebagai pengawalnya, dan kedua roh serta tubuh yang ia maksud adalah Jin Fan dan Yuanrang.


Tetapi boneka roh tidak dapat dibuat jika tingkatan roh yang digunakan tidak lebih tinggi dari tubuh pendekar suci yang akan ia gunakan juga.


Sebenarnya Ling Yan bisa saja menggunakan tubuh seorang pendekar senior untuk membuat boneka roh, tetapi itu akan sia-sia karena akan membuat kekuatan boneka rohnya menjadi lebih lemah.


Karena jika Ling Yan menggunakan tubuh seorang pendekar senior, maka boneka roh tersebut akan mengikuti tingkat kekuatan dari tubuh pendekar senior yang ia gunakan.


"Sepertinya aku harus bersabar, lebih baik aku membuat satu boneka roh terlebih dahulu dari pada langsung membuat 2 boneka roh yang salah satu dari mereka menjadi lemah." Ujar Ling Yan.


Ling yang kemudian mengeluarkan tubuh dari Jin Fan yang terlihat gosong, namun tubuh tersebut masih bisa terpakai karena Ling Yan masih dapat merasakan energi alam di dalamnya.


"Hahaha aku sampai membuat tubuhnya seperti ini, hampir saja tubuhnya tidak dapat digunakan." Ujar Ling Yan terkekeh.


Ia kemudian mengeluarkan lampu pengikat roh beserta sebuah cincin ruang yang tidak lain adalah milik Yuanrang.


"Hehe untung saja didalam cincin nat ini berisi 2 kristal dari raja siluman kalajengking bintang 9, aku penasaran dari mana Yuanrang mendapatkannya."


Ling Yan lalu membelah dada Jin Fan dan memasukkan kristal raja siluman kalajengking itu tepat di jantungnya seperti yang tertera di dalam gulungan.


Lalu selanjutnya Ling Yan menarik roh Yuanrang dari dalam lampu pengikat roh dan tentu saja lampu itu kembali menyedot tenaga dalam Ling Yan seperti sebelumnya.


"Apa yang akan kau lakukan padaku!! Jangan pikir kau bisa berbuat seenaknya." Roh Yuanrang yang masih memiliki kesadaran terlihat terbang menjauh sebelum ditangkap kembali oleh Ling Yan.


"Ingin kabur ya! sayangnya kau tidak akan bisa meninggalkan tempat ini! Hiah!!!" Ling Yan menggunakan tenaga dalamnya dan menarik roh itu masuk kedalam kristal siluman yang saat ini sudah berada di tubuh Jin Fan.


"Tidak!!!! jangan kau!!!." Belum sempat ia menyelesaikan kata-kata, roh Yuanrang kini sudah tersegel di dalam kristal raja siluman kalajengking itu.


"Merepotkan saja, langkah selanjutnya adalah mengalirkan tenaga dalam kedalam kristal untuk menyatukan tubuh dan roh tersebut."


Tanpa pikir panjang Ling Yan langsung melakukan hal yang diperintahkan dan terjadilah gejolak tenaga dalam pada ruangan itu.


Dan gejolak tersebut dapat dengan jelas dirasakan oleh para petinggi sekte yang memiliki kekuatan diatas pendekar senior, namun gejolak tersebut hanya berlangsung beberapa detik sebelum kembali menghilang dengan sangat cepat.


"Tadi itu..... Apa yang baru saja terjadi." Batin Zhao Zhang yang sedang bermeditasi di dalam ruangan paviliun rumah obat untuk memulihkan kondisi tubuhnya.


"Tadi itu, energinya berasal dari kediaman Ling Yan, apa sebenarnya yang telah ia lakukan." Batin Shen Yu.