
"Semuanya pasti sudah mengetahui kalau barang yang ada di depan kalian saat ini adalah sebuah inti kekuatan siluman ular sisik hijau tingkat 9, karena untuk mendapatkannya memiliki kesulitan serta siluman tersebut cukup langka, maka kami tidak akan melelangnya dengan harga murah." Jelas Gu Xingyi yang sontak saja membuat Ling Yan mengumpat dalam hati.
"Sial, dia berkata sampai seperti itu, dasar pengusaha, heh... tapi jika saja saat itu aku tidak beruntung, mungkin saja aku tidak akan mendapatkan kristal itu." Umpatnya.
"Baiklah, untuk kristal siluman ular sisik hijau ini, kami membuka harga pertama sebanyak lima ratus ribu koin emas, silahkan mulai penawarannya." Teriak Gu Xingyi yang sontak saja membuat suasana kembali riuh.
Penawaran untuk barang yang dilelang oleh Ling Yan berlangsung cukup lama karena persaingan antar peserta lelang, bahkan baru berselang 5 menit saja harga dari inti kekuatan itu sudah melonjak seharga 14 juta.
"14 juta dan itu terus bertambah, Xiao Hu, aku pasti akan membelikan kristal siluman api yang sangat banyak untukmu." Ucap Ling Yan yang terlihat begitu kegirangan.
Harga dari kristal siluman itu kian bertambah seiring waktu berjalan, dan pada akhirnya perwakilan dari sakte bunga persiklah yang berhasil mendapatkan kristal siluman itu dengan harga 18 juta tujuh ratus ribu koin emas.
Terlihat ekspresi wajah dari Wu Hui yang begitu cerah dan senang, karena kini impiannya untuk menembus ke tingkat pendekar suci akan segera terwujud.
"Si pak tua Wu Hui pasti sangat senang karena sebentar lagi ia akan naik ke tingkat pendekar suci." Ucap Yuan Gu sedikit kesal karena tidak bisa mendapatkan kristal siluman itu.
"Hehehe kau jangan iri padanya, tenanglah masih ada barang selanjutnya." Jawab Bing An dengan senyum riang.
Sementara itu di tempat duduknya, Ling Yan terlihat begitu sangat gembira dengan 18 juta yang baru saja ia dapatkan, karena saat ia berencana untuk menjual kristal tersebut Ling Yan tidak pernah menyangka kalau harganya akan naik sebanyak itu.
"Saya ucapkan selamat pada senior Wu Hui karena berhasil mendapatkan barang yang kedua, kalau begitu langsung saja kita menuju barang yang ketiga kita."
Orang yang sama kembali datang dengan membawa sebuah peti berukuran kecil dan menyimpannya di atas meja lelang, dan saat Gu Xingyi membukanya, sebuah pil berwarna putih cerah dan memiliki aroma yang khas langsung membuat semua pandangan orang-orang tertuju pada pil itu.
"Perhatikan semuanya, ini adalah sebuah pil tingkat 7 yang langka bernama pil Awan kelabu, pil ini memiliki khasiat untuk membantu mencari titik-titik meridian kecil dalam tubuh. dengan pil ini, peluang untuk meningkatkan tingkatan dan melakukan perubahan elemen bukanlah hal yang begitu sulit lagi, harga awalnya adalah 700 ribu koin emas." Jelas Gu Xingyi.
"2 juta koin emas!!!" Bing An dengan cepat langsung menaikkan harga.
"Maaf tetua Bing, tapi aku juga sangat tertarik dengan pil ini, 4 juta!!!" Teriak Yuan Gu menaikkan harga dua kali lipat.
Namun di tempat lain, Ling Yan kini juga terlihat bersiap untuk menaikkan harga.
"Pil ini pasti akan sangat berguna bagiku, apalagi saat ini aku hanya tinggal membuka beberapa titik meridian lagi agar bisa melakukan perubahan bentuk elemen baru." Pikir Ling Yan dalam benaknya.
Walaupun sebenarnya Ling Yan memiliki sebuah gulungan milik Shen Long yang di temukan oleh Xiao Hu, akan tetapi dengan bantuan pil ini Ling Yan akan dapat membuka meridian kecilnya dalam waktu yang lebih cepat.
"7 juta koin emas!!!" Teriakan Ling Yan lumayan keras.
"Wah.... 7 juta untuk sebuah pil, sebenarnya seberapa banyak koin emas yang ia miliki?" Wu Hui membatin tidak percaya karena sebelumnya Ling Yan sudah mengeluarkan 20 juta koin emas.
"8 juta!!!" Teriaknya.
"9 juta!!" Harga yang baru saja di naikkan oleh Feng Yuan langsung disambut teriakan lain dari Ling Yan.
"Sialan, sebenarnya seberapa banyak koin emas orang ini?" Feng Yuan berdecak kesal.
"9 juta koin emas, apakah masih ada tawaran yang lain?" Gu Xingyi memastikan.
"Ya sepertinya tidak ada, selamat untuk pendekar pemilik kucing imut!!!" Ucap Gu Xingyi sambil tersenyum.
Ling Yan kembali mengumbar senyum manisnya di balik topeng yang dia kenakan dan kembali berdiri untuk mengambil dan membayar barang yang ia dapatkan, setelah itu pelelangan pun kembali di lanjutkan.
Beberapa barang selanjutnya pun kembali di keluarkan, namun tidak ada satupun barang yang berhasil membuat Ling Yan tertarik, seperti barang ke empat yaitu pedang Awan yang didapatkan oleh sakte seribu pedang, beberapa teknik bertarung tingkat hitam, yang semuanya di dapatkan oleh Yuan Gu, dan juga sebuah teknik pengembangan yang tingkat menengah yang di dapatkan oleh seorang pendekar yang duduk tidak jauh dari tempatnya.
"Hahh... mengapa pelelangan ini begitu membosankan?, dari tiga 7 barang yang dilelang hanya 2 barang saja yang berhasil menarik perhatianku." Ling Yan menghela nafas malasnya dan bahkan sudah mulai berdiri untuk meninggalkan tempat itu.
Akan tetapi saat Ling Yan baru setengah berdiri dari tempat duduknya, barang lelang yang kesembilan yang dibawa oleh seorang pendekar emas asosiasi lelang harta berhasil membuat Ling Yan kembali mendudukkan tubuhnya di bangku itu bahkan sebelum tirai penutup barang itu terbuka.
"Perasaan ini, seperti ada sesuatu yang bergejolak di dalam tubuhku." Ling Yan merasakan tubuhnya bergetar sendiri saat barang lelang tersebut sudah berada di depan.
"Miao....." Ekspresi wajah dari Xiao Hu bahkan terlihat ketakutan dan bergerak masuk dan bersembunyi di balik jubah yang Ling Yan.
"Xiao Hu, ada apa denganmu?" Ling Yan nampak kebingungan dengan tingkah Xiao Hu yang sepertinya ketakutan.
"Miao...." Xiao Hu hanya menjawab dengan meongan kecil dan malahan makin bergerak masuk kedalam jubah hitam Ling Yan.
"Ada apa dengan barang lelang itu, bahkan Xiao Hu yang sebelumnya tidak apa-apa malah menjadi ketakutan seperti ini." Ucap Ling Yan menatap Xiao Hu yang tidak ingin keluar.
Ling Yan nampak memperhatikan sekitarnya dari arah kiri dan kanan, akan tetapi sepertinya tidak ada seorang pun yang merasakan hal yang sama dengannya kecuali Xiao Hu.
"Baiklah semuanya, barang kami yang kesembilan ini sedikit spesial, karena barang ini merupakan barang yang sangat langka dan begitu berharga, kalau begitu ayo buka tirainya!!!"
Bertepatan dengan teriakan yang dilakukan oleh Gu Xingyi, pendekar emas yang membawa barang lelang tersebut pun langsung saja menarik tirai yang menutupinya.
Dan saat tirai tersebut terbuka, Ling Yan yang kini dapat melihat barang lelang tersebut secara langsung terlihat menelan ludahnya kasar karena begitu terkejut dengan apa yang ia lihat.
Dan di bangku peserta lelang yang lain pun tidak terkecuali langsung berseru dan membelalakkan matanya tidak percaya.