LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 157. Memasuki Menara Seribu Pedang


Sesampainya di kediaman Zhao Zhang, Ling Yan mendapati sang pemilik kediaman yang berdiri menatap keduanya seperti sudah menunggu sedari tadi.


"Maaf membuat anda menunggu senior." Ujar Ling Yan yang disambut senyuman hangat dari Zhao Zhang.


"Tidak masalah, karena hal yang aku ingin bahas ada beberapa yang menyangkut tentang roh api pembakar jiwa, maka dari itu lebih baik kita membahas semuanya di menara seribu pedang."


Zhao Zhang lalu mengajak Ling Yan dan Shen Yu menuju menara untuk membahas masalah roh api pembakar jiwa itu.


Sesampainya di menara seribu pedang, ketiganya kini sudah masuk dan melihat bola segel raksasa yang menyegel roh api pembakar jiwa didalamnya.


"Inilah roh api pembakar jiwa yang disegel oleh ketua sekte terdahulu, berkat tenaga serta energi yang dimiliki oleh roh api pembakar jiwa, menara seribu pedang jadi bisa memberikan suplai energi yang begitu melimpah hingga membuat para murid yang berlatih di sini menjadi lebih cepat meningkatkan tenaga dalamnya." Jelas Zhao Zhang.


Pada saat sebelum memasuki menara ini Ling Yan memang dapat merasakan energi alam yang sangat melimpah dari dalam menara, dan setelah berada di dalamnya, energi yang melimpah itu seakan ingin masuk kedalam tubuh Ling Yan dan mencoba untuk menyerap tenaga dalamnya


Namun karena kekuatan api abadi serta kemampuan Ling Yan dalam mengunci tenaga dalamnya itu membuat energi alam tersebut malah terserap dan membuat tenaga dalam Ling Yan bertambah sebanyak 1 garis dalam waktu yang cukup singkat.


"Energi alam disini sangat melimpah, pantas saja kekuatan para murid sekte seribu pedang bisa berkembang begitu cepat." Batin Ling Yan.


Ling Yan lalu menatap ke arah segel 7 lapisan yang menyegel api pembakar jiwa di dalamnya, dengan pandangan mata yang dibantu oleh tenaga dalam milik api abadi, ia dapat dengan jelas melihat roh api pembakar jiwa berbentuk burung Phoenix yang sedang menutup tubuhnya dengan sayap api


Ling Yan begitu terpesona melihat bentuk roh api pembakar jiwa yang sedang meringkuk itu, ia juga melihat segel yang mengurungnya begitu kokoh tapi hanya tertinggal 4 lapisan segel yang masih utuh.


"Inikah roh api pembakar jiwa itu." Batin Ling Yan.


"Anak ini.... apakah ia dapat melihat bentuk roh api pembakar jiwa?" Shen Yu nampak mengerutkan keningnya sambil menatap wajah serius Ling Yan yang sedang memperhatikan segel dari api pembakar jiwa.


"Kau pasti bisa melihatnya bukan, berkat api spiritual yang kau miliki, tidak akan begitu sulit bagimu untuk melihat rohnya secara langsung." Ujar Shen Yu.


Di dalam segel ini, roh api pembakar jiwa memang tidak dapat terlihat jika hanya menggunakan mata telanjang semata, bahkan dengan menggunakan tenaga dalam pun hanya ada beberapa orang saja yang dapat melihatnya.


Seperti saat ini contohnya, orang yang dapat melihat roh api pembakar jiwa di dalam sekte seribu pedang hanyalah 3 orang, yaitu Shen Yu, Zhao Zhang dan Ling Yan yang baru saja bergabung dengan sekte seribu pedang.


Zhao Zhang sendiri bahkan tidak dapat melihat roh api pembakar jiwa terlalu lama karena tenaga dalam yang digunakan untuk melihatnya cukup besar.


Berbeda dengan Ling Yan dan Shen Yu yang memiliki kekuatan api spiritual, mereka berdua bisa melihat dengan jelas bentuk dari roh api itu tanpa menggunakan tenaga dalam sedikitpun, karena keduanya dibantu oleh api spiritual yang mereka miliki.


Ling Yan terlihat masih setia memperhatikan roh api pembakar jiwa yang ada di dalam segel tersebut, dan pada saat Ling Yan ingin berpaling, tiba-tiba saja pandangannya tertuju pada mata roh api pembakar jiwa yang saat ini terlihat seperti menatapnya.


"Ugh..." Ling Yan sedikit mundur dari tempatnya berdiri karena sedikit terkejut.


"Groar!!!!" Roh api pembakar jiwa mengeluarkan suara kerasnya sebelum menatap ke arah Ling Yan.


"Kau.... siapa kau..... mengapa kau memiliki 4 jenis api spiritual di dalam tubuhmu, dan juga, mengapa api abadi bisa ada padamu." Ucap api pembakar jiwa sambil menatap wajah Ling Yan yang ada di hadapannya.


Shen Yu yang melihat api pembakar jiwa yang menatap Ling Yan dengan tatapan mata yang tajam sampai menahan nafasnya.


Ia juga bisa melihat kalau roh api spiritual itu sedang mencoba berkomunikasi dengan Ling Yan dan mungkin sudah berkomunikasi dengannya namun ia tidak dapat mendengar apa-apa.


"Dia adalah Ling Yan, orang yang akan mengubah tatanan dunia persilatan dengan kekuatannya dan mengalahkan 5 pendekar yang akan menjadi penyebab kekacauan di dunia ini." Bukannya Ling Yan yang menjawab pertanyaan api pembakar jiwa, api abadi malah menjawab pertanyaan tersebut.


"Kau berbicara seakan dia adalah orang yang diramalkan itu." Api pembakar jiwa berkata sinis.


"Kau tahu, walaupun aku berada di dalam segel yang mengekang ku saat ini, tapi energi yang aku miliki masih bisa keluar untuk membakar kekuatan jiwa yang kau miliki." Ucap api pembakar jiwa yang perlahan mengeluarkan energi miliknya untuk menyerap tenaga dalam yang dimiliki oleh Ling Yan.


Sebenarnya ia tidak memiliki niat jahat pada Ling Yan, namun ia berniat untuk menguji kekuatan yang dimiliki anak itu, karena ia tahu bahwa anak inilah yang akan membawanya keluar menatap dunia luar.


Dan keinginannya untuk bebas dari segel yang mengekannya selama lebih dari 100 tahun ini sebenarnya juga karena ia sangat kesal berada disana dan hanya menjadi alat pelatihan bagi para murid sekte seribu pedang.


Maka dari itulah ia terus berusaha menyerap energi atau tenaga dalam para murid sekte yang tidak dapat mengendalikan tenaga dalamnya saat berlatih di menara seribu pedang.


Dan setelah cukup lama berada di dalam menara dan menyerap energi itu, api pembakar jiwa kini sudah jauh lebih kuat dan sudah berhasil menghancurkan 3 lapis segel yang mengekangnya.


Namun setelah merasakan kehadiran dari Ling Yan, api pembakar jiwa kini sudah berhenti melakukan hal tersebut karena merasa orang yang ia tunggu-tunggu itu akhirnya sudah datang padanya.


"Ada apa tetua Shen, apakah ada sesuatu yang terjadi." Tanya Zhao Zhang.


"Tidak, tapi sepertinya." belum sempat ia menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba saja sebuah sinar merah yang mirip dengan warna tubuh dari roh api pembakar jiwa perlahan menyelimuti tubuh Ling Yan yang tidak jauh dari tempat Shen Yu berdiri.


"Ah tetua Shen!! cepat selamatkan anak itu, ia bisa terkena racun api jiwa milik roh api itu." Teriak Zhao Zhang.


Namun Shen Yu terlihat begitu tenang dan sepertinya ia merasakan tidak ada niatan yang buruk dari api pembakar jiwa.


"Tidak, Ling Yan bisa mengatasinya sendiri, apalagi ia memiliki api abadi di dalam hati, tidak akan terjadi apapun padanya." Jelas Shen Yu yang membuat Zhao Zhang bernafas lega dan kembali tenang.


**********************************************