
Melihat itu, Ling Yan hanya tersenyum tipis karena trik yang di lakukan oleh Lui Yang begitu mudah untuk dibaca, dengan santainya ia melemparkan 3 buah pisau belati miliknya yang tepat mengenai pisau milik Lui Yang, sebelum melemparkan beberapa pisau lagi untuk menahan setiap pisau yang dilemparkan ke arahnya.
Trang tang tang tang!!!! Suara pisau belati yang terjatuh di atas lantai arena.
Lui Yang yang melihat serangan yang ia lakukan barusan di tahan dengan begitu mudah oleh Ling Yan terlihat kembali bergerak maju menggunakan pedangnya.
"Rasakan ini!! Teknik Pedang Api!!! Pusaran Api Berputar!!!" Teriaknya sambil melakukan gerakan memutar ke arah Ling Yan dan membuatnya melompat mundur mengambil jarak.
Setelah beberapa saat menghindari serangan Lui Yang itu, Ling Yan kini menggunakan api spiritualnya yaitu api samudra dan membuat elemen api milik Lui Yang seketika menghilang.
Dari situlah Ling Yan dapat melihat celah yang sangat besar dan membuatnya tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
"Teknik Pedang halilintar biru!! Halilintar menghancurkan gunung!!!."
Berkat pemahaman ilmu pedang yang ia pelajari dari Zhao Zhang, kini Ling Yan sudah dapat mengkombinasikan semua teknik pedang yang ia miliki dan bahkan ia sudah sampai pada tahap mengkombinasikan 3 jenis teknik pedang yang berbeda.
Serangan yang dilancarkan oleh Ling Yan barusan membuat pedang yang ada di tangan Lui Yang terlempar dan di detik berikutnya, Ling Yan kembali melakukan gerakan baru yaitu teknik pedang api membelah samudra yang ia miliki.
"Teknik pedang api membelah samudra!!!" Tetapi pada saat pedang Ling Yan hampir mengenai tubuh Lui Yang, tiba-tiba saja ia merasakan gerakannya terhenti dan membuatnya tersadar dengan apa yang baru saja ia lakukan.
"Ahk ketua Zhao!!!" Dengan gerakan yang begitu santai, Zhao Zhang yang melihat Ling Yan hampir mencelakai Lui Yang terpaksa mengambil tindakan dan menahan serangan Ling Yan dengan pedang energi miliknya.
Sementara Lui Yang yang menjadi sasaran serangan Ling Yan kini terlihat bergetar hebat dengan keringat dingin yang membasahi tubuhnya, bukan hanya itu, Ling Yan dan Zhao Zhang juga dapat melihat jelas bagian bawah Lui Yang yang basah karena begitu ketakutan.
"Dia... dia monster." Lui Yang saat ini menatap Ling Yan dengan ekspresi wajah buruk dan ia juga bisa melihat kalau Ling Yan saat ini bagaikan malaikat maut yang setiap saat bisa saja mengambil nyawanya.
Ling Yan tanpa berkata apa-apa lagi langsung memasukkan kembali pedang yang ia miliki kedalam sarungnya sebelum memberikan hormat untuk meminta maaf.
"Maaf ketua sekte, aku tidak sadar dengan gerakan yang aku lakukan barusan, maafkan aku juga senior Lui Yang." Ling Yan berkat dengan nada tulus karena ia memang tidak memiliki niat mencelakakan lawannya itu sedikitpun.
Sebenarnya Ling Yan saat ini sangat ingin tertawa karena melihat bagian bawah Lui Yang yang terlihat basah, akan tetapi ia berusaha menahannya karena barusan ia juga sudah menggunakan gerakan yang sangat berlebihan.
"Hmm aku mengerti, Ling Yan memenangkan pertarungan dan menggantikan posisi Lui Yang menjadi peringkat 8 murid inti!!" Setelah mengatakan itu, para penonton akhirnya bersorak atas kemenangan Ling Yan.
Sementara itu setelah pengumuman yang dilakukan oleh Zhao Zhang tadi, para anggota perkumpulan pedang bencana milik Lui Yang langsung bergerak menggotong ketuanya yang harus menerima kekalahan.
"Ketua Yang, apakah kau baik-baik saja, ketua Yang celana mu basah, wah!! ketua kau mengotori pakaian ku." Kata salah satu dari anggota perkumpulannya yang ikut menggotong tubuh ketuanya itu.
Sementara Lui Yang yang di bantu hanya diam dengan ekspresi wajah yang gelap tanpa ada sepatah katapun keluar dari dalam mulutnya.
Di lain tempat, para murid yang sempat melihat bagian bawah Lui Yang yang basah karena ketakutan terlihat tidak bisa berhenti tertawa, karena pada saat di gotong oleh para anggotanya pun bagian bawah Lui Yang tidak henti-hentinya mengeluarkan air seninya.
"Hahaha!!! apakah kalian melihat itu tadi, Lui Yang sampai di buat mengompol karena merasa sangat ketakutan." Ucap salah satu murid yang disambut tawa terbahak-bahak dari murid lainnya.
Ling Yan kini berjalan turun dari atas arena dan berpapasan dengan Han Li yang saat ini akan melakukan pertarungan kedua.
Mendengar itu Ling Yan hanya terkekeh sambil berkata.
"Hehehe, aku tidak sengaja melakukannya." Ucap Ling Yan terkekeh sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Sementara itu di bawah pohon yang cukup rindang, seorang murid perempuan yang terlihat tengah melipat kedua tangannya di dada nampak memperhatikan Ling Yan yang baru saja turun dari arena.
Tatapan mata dari murid perempuan tersebut terlihat begitu tajam dan memancarkan aura kekuatan yang cukup besar.
"Hmm ia murid yang menarik." Ucap murid tersebut yang tidak lain adalah murid yang menyandang peringkat satu di antara murid inti Zhao Yun Zhi, anak perempuan dari ketua sekte Zhao Zhang.
Setelah bercakap-cakap sebentar dengan Han Li, kini Ling Yan berjalan ke arah rekannya untuk menonton pertarungan yang akan dilakukan oleh Han Li.
Namun pada saat berjalan ke arah mereka, Ling Yan dapat merasakan ada seseorang yang sedang memperhatikannya, dan dengan presepsi jiwanya, ia mengalihkan pandangan ke sekeliling sambil mencari orang tersebut.
Tapi pada saat pandangannya tertuju di tempat Zhao Yun Zhi tadi, Ling Yan tidak mendapati orang yang memperhatikannya itu.
"Sepertinya tadi aku merasakan ada seseorang yang memperhatikan ku, apakah itu hanya perasaan ku saja? Batin Ling Yan.
Ling Yan nampak masih memperhatikan sekelilingnya sebelum akhirnya mengabaikan perasaannya tersebut.
"Ah sudahlah, aku tidak peduli." Ucap Ling Yan sebelum melanjutkan langkahnya.
Sesampainya di tempat Xui dan yang lainnya, Ling Yan kini disambut dengan senyuman hangat dari ketiga wanita tersebut serta Han Fung dan Shuyang yang juga berada disana.
"Hahahaha!! Ling Yan, seandainya saja aku berada di posisimu tadi, pasti aku sudah menertawakannya sampai terbahak-bahak." Ucap Shuyang sambil tertawa.
"Sudahlah, lebih baik sekarang kau perhatikan pertarungan yang akan dilakukan Han Li, mungkin kau akan mendapatkan pelajaran berharga tentang ilmu pedang dari pertarungannya." Ucap Ling Yan.
Sementara Han Fung yang mendengar itu hanya tersenyum kecut sambil membatin.
"Sebenarnya aku tau kalau di pertarungan mu ada banyak sekali pemahaman ilmu pedang, tapi entah bagaimana kau bisa menciptakan gerakan-gerakan seperti itu yang mungkin sudah hampir mendekati pemahaman ilmu pedang dari para jagoan sekte." Batin Han Fung.
Han Li yang sudah berada di atas arena pun kini sudah berhadapan dengan seorang murid dalam bernama Wu Jiang yang memiliki kekuatan pendekar berlian bintang 4.
Han Fung yang kini memperhatikan cara bertarung Ling Yan pun terlihat tersenyum sambil berkata.
"Sepertinya perkembangan gaya bertarung Han Li menjadi jauh lebih baik setelah misi kalian waktu itu, gerakan-gerakan yang ia lakukan juga menjadi lebih bertenaga dan lebih rumit, apakah dia mengalami sesuatu yang spesial hingga membuat kemampuannya meningkat pesat?" Ucapnya.
"Hahaha, kurang lebih seperti itu." Jawab Ling Yan.
Sementara Shuyang yang juga mengalami hal yang sama dengan Han Li terlihat tersenyum kecut saat mengingat dirinya pada saat menjalankan misi beberapa waktu lalu.