
Kembali ke pertarungan Han Li dan Wu Jiang, Han Li yang memiliki kekuatan lebih lemah dari lawannya sebenarnya cukup kewalahan mengimbangi kecepatan serta kekuatan serangan yang dilancarkan oleh Wu Jiang.
Tapi karena gaya bertarung yang ia miliki sangat susah dibaca oleh lawannya, Han Li berhasil membawa pertarungan tersebut terlihat seperti seimbang dengan gerakan-gerakannya itu.
"Teknik pedang petir!! sambaran membelah langit!!!" Dengan tenaga dalam yang cukup besar, Han Li berhasil melakukan serangan dan menekan Wu Jiang.
Wu Jiang yang terkena serangan Han Li terlihat mundur beberapa langkah, tapi tubuhnya terlihat baik-baik saja karena ia sudah melindungi tubuhnya dengan tenaga dalam sebelum terkena serangan Han Li.
"Hmm.... lumayan juga kau, tapi kekuatan yang kau miliki itu belum cukup untuk menumbangkan ku." Ucap Wu Jiang sambil menepuk-nepuk pundaknya yang tadi terkena serangan.
Wu Jiang tersenyum penuh makna sebelum mengalirkan tenaga dalam pada pedangnya.
"Teknik petir, langkah 3000 Petir!!!" Teriak Wu Jiang sebelum akhirnya ia bergerak bagaikan kilat dan menyerang Han Li dengan ganas.
Han Li yang mendapatkan serangan seperti itu sontak saja di buat terkejut dan terpaksa mengubah posisi bertarungnya menjadi bertahan, dan hasilnya baru beberapa menit berselang, Wu Jiang sudah berhasil memberikan beberapa sayatan pedang pada tubuhnya serta mendaratkan sebuah pukulan yang membuatnya terlempar cukup jauh.
Para murid yang melihat serangan Wu Jiang terlihat cukup terpana dengan kecepatan serangan yang ia lakukan.
"Wooo kecepatan serangannya hampir sama saat pertarungan Ling Yan dan Lui Yang tadi." Ujar salah seorang murid.
Sementara itu di tempat duduk Ling Yan nampak alis dari pemuda tersebut sedikit mengkerut melihat teknik bertarung yang digunakan oleh Wu Jiang.
"Teknik tingkat bumi, tapi sepertinya Han Li masih bisa mengatasinya." Gumam Ling Yan.
Belum sempat Han Li beristirahat sejenak, Wu Jiang kembali maju menyerang dengan pedangnya, tapi pada serangannya itu, Han Li terlihat mengerutkan dahinya sejenak sebelum tersenyum penuh makna.
Tapi di detik berikutnya, Han Li masih terkena serangan telak dan kembali harus terlempar cukup jauh sambil memegang dadanya.
Wu Jiang tersenyum sinis sambil menatap wajah Han Li dengan tatapan dingin.
"Jangan mengira aku sama seperti orang-orang yang telah dikalahkan oleh kedua temanmu itu, walaupun aku tidak sekuat orang-orang yang ada di atas ku, tapi aku sama sekali tidak pernah meremehkan lawanku apalagi memberikan kesempatan pada mereka." Ucap Wu Jiang sambil mengalirkan tenaga dalamnya lagi.
Sementara itu Han Li yang baru terkena serangan telak terlihat masih begitu tenang sambil kembali berdiri dari posisinya.
Sebenarnya Han Li sudah mengetahui kalau lawannya ini pasti akan menyudutkannya, akan tetapi di dalam pikirannya ia sedang tersenyum karena saat serangan yang dilakukan oleh lawannya tadi ia bisa melihat ada sebuah celah kecil yang dapat membuat pertarungan tersebut berbalik menang ke arahnya.
Di tempat yang sama dengan Ling Yan, Han Fung yang merasakan Han Li sudah mendapatkan celah dari pertarungan tersebut nampak tersenyum tipis sebelum membatin.
"Sepertinya serangan selanjutnya akan membuat Han Li melemparkan lawannya keluar arena." Batinnya dengan tatapan mata yang masih tertuju pada Han Li yang berada di atas arena.
"Gerakan 3000 petir!!" Dengan teknik bertarung yang sama, Wu Jiang kembali menyerang dengan kecepatannya sampai membuat Han Li kembali memposisikan dirinya dalam mode bertahan.
Tidak seperti sebelumnya, kini Han Li bergerak lebih gesit dan menahan setiap serangan yang dilancarkan oleh lawannya, perlahan keadaan mulai berbalik hingga pada saat Wu Jiang melihat sebuah celah, ia mengalirkan tenaga dalam pada pedangnya.
"Petir pengoyak langit." Teriaknya sambil menyerang, namun hal tersebut sudah di antisipasi terlebih dahulu oleh Han Li karena gerakannya sebelumnya bertujuan untuk memancing Wu Jiang agar menyerangnya hingga membuat pemuda itu lengah dengan pertahanannya.
"Apa!!! Kemana dia." Baru saja ia tersadar bahwa Han Li sudah tidak berada di tempatnya, ia kemudian mendengar sebuah kalimat yang membuatnya langsung membalikkan pandangannya ke arah belakang.
Hingga di detik itu juga, Han Li langsung melayangkan serangannya dan menggunakan sebuah teknik yang baru saja diberikan oleh Ling Yan padanya.
"Aku disini!!! rasakan ini!! teknik ledakan petir!!!" Menggunakan tenaga dalam yang cukup besar, Han Li berhasil mendaratkan serangannya tepat pada perut Wu Jiang hingga membuatnya terlempar begitu jauh sampai tubuhnya keluar dari arena.
Boom!!!!
Suara ledakan cukup keras terdengar dan terlihat ada sebuah kawah kecil yang terbentuk pada saat tubuh Wu Jiang mendarat di tanah dan membuatnya tak sadarkan diri.
Para murid yang melihat serangan Han Li barusan langsung di buat melongo karena efek serangan yang ia lakukan barusan begitu kuat hingga membuat lawannya tidak sadarkan diri.
Zhao Zhang yang melihat itu langsung berteriak dan menghentikan pertarungan dengan Han Li yang keluar sebagai pemenang.
"Wu Jiang keluar arena!! Han Li berhasil mengalahkan Wu Jiang dan mengantikan posisinya sebagai murid inti.
Lalu setelah pengumuman tersebut, para murid yang menonton akhirnya tersadar dan bersorak ramai atas kemenangan Han Li.
"Woooooo hebat!!!!!"
"Luar biasa!!!"
Sementara itu Han Li yang masih berdiri di atas arena sebenarnya sudah kehabisan tenaga dalam karena teknik yang ia gunakan barusan cukup menguras tenaga dalamnya.
"Hah...hah... hah....Aku menang." Ucap Han Li dan tak lama kemudian ia pun ikut tumbang dan terbaring di atas arena, tapi kesadarannya masih terjaga.
"Aku menghabiskan banyak sekali tenaga dalam pada saat menggunakan teknik ini karena belum terlalu menguasainya, tapi syukurlah aku bisa menggunakannya di saat yang tepat." Batin Han Li.
"Hei apakah kau melihat itu, apakah sekarang Wu Jiang masih baik-baik saja." Ucap beberapa murid.
Beberapa saat kemudian tubuh Han Li dan Wu Jiang yang tergeletak langsung dibantu oleh beberapa murid untuk dibawa menuju paviliun rumah obat.
Di tempat duduknya, Han Fung yang melihat serangan yang dilakukan adiknya itu terlihat tidak dapat menyembunyikan ekspresi kebingungan di wajahnya karena seingatnya sekte seribu pedang ataupun dirinya dan keluarganya tidak pernah memiliki teknik bertarung hitam yang begitu kuat seperti itu.
"Dari mana Han Li mendapatkan teknik bertarung seperti itu, apakah tetua Gao Lang yang memberikan teknik itu padanya, tapi seingat ku tetua Gao Lang juga tidak pernah memiliki teknik tingkat Hitam yang hampir menyamai sebuah teknik tingkat bumi." Batin Han Fung.
Mata Han Fung lalu tertuju pada Ling Yan tengah duduk disamping Xui dan Zhu Qing.
"Apakah Ling Yan yang memberikan teknik itu padanya." Batin Han Fung menduga-duga karena beberapa waktu yang lalu, ia juga mendapatkan sebuah teknik bertarung hitam tingkat tinggi darinya.
"Sebelumnya ia juga tanpa berpikir panjang mau menukarkan sebuah bahan obat dengan sebuah teknik bertarung dengan ku, dan teknik bertarung yang ia berikan juga termasuk teknik yang lumayan kuat, sepertinya dugaan ku tidak salah."
Han Fung lalu berdiri dari tempatnya dan berkata kepada Ling Yan dan yang lainnya untuk pergi beberapa saat untuk melihat keadaan Ling Yan.