LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 295. Teknik Penelan Roh.


Xui dan juga Shuyang sedang berlatih bersama dengan Qianlin pada saat ledakan terdengar dari arah gua es tempat dimana api dingin berada.


Mereka bertiga terlihat menghentikan latihan mereka pada saat ledakan itu terdengar.


"Ledakan energi itu terdengar dari gua es!! apa yang baru saja terjadi." Ucap Qianlin dengan ekspresi wajah khawatir.


Ia kemudian keluar dari ruangan tempat mereka berlatih di ikuti Shuyang dan Xui dibelakangnya, namun pada saat keluar dari kediaman Bing An, keduanya tiba-tiba dikagetkan dengan munculnya seorang pria tua dengan guci arak ditangannya.


Qianlin segera memasang wajah waspada dan bersiap menyerang karena kedatangan pria tua itu sedikit mengagetkannya, namun suara teriakan Shuyang menghentikannya.


"Tunggu!!! Bukannya dia pemabuk tua yang ada di kota." Ungkap Shuyang.


Xui yang mendengar itu nampak memperhatikan pria tua itu lebih jelas sebelum mengangguk pelan.


"Benar... dia adalah pria pemabuk itu, tapi apa yang ia bicarakan." Jawab Xui karena sedari tadi pemabuk tua itu memang berkata sesuatu, dan terus berulang-ulang.


"Tidak ada awal, dan tidak ada akhir, tidak ada yang abadi, hanya ada tubuh fana yang tiada artinya." Ucap pria tua itu berulangkali.


Tak lama kemudian pria tua itu meneguk arak yang ada di genggamannya sebelum bersendawa sambil mengusap sisa arak yang ada di sudut bibirnya.


Selanjutnya pemabuk tua itu kembali berjalan gontai sambil terus mengatakan hal yang sama namun Shuyang, Xui, dan Qianlin tidak mengikuti pemabuk tua itu.


Sejenak mereka terdiam tanpa mengingat apa yang sudah terjadi barusan hingga beberapa saat kemudian tubuh ketiganya tiba-tiba kehilangan kesadaran dan jatuh berbaring tidak sadarkan diri, Xiao Hu yang merupakan binatang gaib bintang 3 pun juga ikut terkapar di tempat yang sama.


Tanpa mereka sadari tubuh mereka dibawa masuk kedalam kediaman Bing An kembali oleh orang yang sama yang membuat mereka tidak sadarkan diri.


"Binatang gaib harimau surai api." Ucap orang itu sebelum berlalu meninggalkan kediaman Bing An sembari kembali mengatakan hal yang sama secara berulang-ulang.


"Tidak ada awal, dan tidak ada akhir, tidak ada yang abadi, hanya ada tubuh fana yang tiada artinya."


Lalu setelah cukup jauh, tiba-tiba saja pria tua itu menghilang dari tempatnya melesat ke arah laut.


*****


Sementara itu, di tempat Ling Yan dan Jin Yuan, Yan Susu terlihat masih tertawa cekikikan dengan roh api dingin di genggaman tangannya.


"Apakah kau pernah mendengar tentang teknik penelan roh!!" Ucap Yan Susu sambil menatap sinis ke arah Ling Yan.


Ling Yan yang tidak pernah mendengar tentang teknik tersebut nampak mengerutkan dahinya sebelum akhirnya membulatkan matanya karena menyadari sesuatu.


"Apa!!! Jangan-jangan kau." Belum sempat Ling Yan bereaksi, Yan Susu sudah siap dengan persiapan teknik penelan rohnya.


"Hahahaha kau terlambat." Tiba-tiba saja Yan Susu masukkan roh api dingin kedalam mulutnya hingga api dingin itu masuk kedalam lautan roh yang ia miliki.


"Sakit!! Tapi ini membuat kekuatanku bertambah." Sesaat Yan Susu merasakan rasa sakit yang luar biasa, tetapi semua itu tidak lagi terasa pada saat ia merasakan tenaga dalam yang luar biasa dari api dingin.


"Sial api dingin membuat kekuatannya naik satu tingkat, ia sudah naik ke tingkat pendekar bumi."


"Hahahaha!!!! Jadi seperti ini kekuatan pendekar bumi itu, aku merasa kali ini aku bahkan bisa terbang." Yan Susu kembali tersenyum sinis menatap Ling Yan.


"Kali ini kau berurusan dengan orang yang salah." Yan Susu mengeluarkan sebuah pil merah yaitu pil naga api merah tua.


Setelah menelan pil merah itu, Yan Susu kembali mengeluarkan asap berwarna putih dari dalam mulutnya bersamaan dengan kekuatannya yang tiba-tiba naik setingkat pendekar bumi bintang 3.


Mata Yan Susu kini memerah dengan energi yang begitu meluap-luap dari dalam tubuhnya, Ling Yan bahkan bisa merasakan kalau saat ini kakinya cukup susah untuk digerakkan karena aura petarung Yan Susu menekannya.


"Jin Yuan, berikan beberapa pisau beracun milikmu padaku." Ucap Ling Yan sebelum Jin Yuan memberikan 10 buah pisau kepada Ling Yan.


Ling Yan meminta pisau tersebut dengan tujuan untuk berjaga-jaga jika Yan Susu memiliki teknik tersembunyi untuk melarikan diri dari Ling Yan, karena kali ini Ling Yan tidak ingin membiarkan musuhnya itu melarikan diri.


"Sekarang kembalilah ke kediaman kakek Bing dan jangan biarkan ada orang asing memasuki kediaman itu, aku yang akan menyelesaikan masalah ini sendirian."


Jin Yuan hanya membungkuk sedikit sebelum melesat menuju kediaman Bing An, sementara Ling Yan, kini tubuhnya sudah berlapis api abadi beserta tenaga dalam yang cukup besar.


"Hehehe kau meremehkan kakak seperguruanmu ini." Kembali aura petarung yang sangat besar keluar dari dalam tubuh Yan Susu bersamaan dengan 2 roh api spiritual yang berada di belakangnya yaitu api naga Yin Yang dan api dingin.


"Kau pasti tau teknik ini kan!! Teknik Penggabungan 2 api spiritual!!!" Sama seperti teknik yang dimiliki Ling Yan, kini Yan Susu diselimuti oleh 2 api spiritual berbeda hingga membuat kekuatannya naik 2 tingkat yaitu pendekar bumi bintang 5.


Mata Ling Yan membulat saat mendapati aura kekuatan Yan Susu meningkat begitu cepat.


"Sial kali ini dia bahkan memiliki kekuatan di atas tingkatan yang aku miliki waktu itu, tapi dengan kekuatanku saat ini aku masih bisa mengatasinya, walaupun membutuhkan waktu sedikit lebih lama."


Ling Yan yang tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan teknik terkuatnya pun hanya bisa mengalirkan tenaga dalam yang sangat besar disertai 7 api spiritual yang membentuk lingkaran dibelakang tubuhnya.


"Gabungan 7 api!!!" Api abadi, api kehidupan, api sakral surgawi, api samudra, api langit, api pembakar jiwa, dan api semesta berputar secara beraturan sebelum bergabung menjadi satu menyelimuti tubuh Ling Yan.


Karena api spiritual yang awalnya hanya ada 6 kini bertambah 1 api spiritual membuat kekuatan Ling Yan yang dulunya hanya naik sebanyak 11 tingkatan kini meningkatkan sebanyak 13 tingkatan dan membuatnya berhasil menembus tingkat pendekar bumi bintang 6.


Yan Susu yang tadinya tidak menyadari kalau saat ini Ling Yan sudah memiliki 7 api spiritual, masih terlihat begitu tenang. Namun setelah menyadari kalau ada api semesta di antara api spiritual yang dimiliki oleh lawannya, ia sontak bereaksi begitu cepat dan maju menyerang Ling Yan.


"Tidak akan kubiarkan kau menyelesaikan teknik itu!! Tinju api membakar langit!!!" Tepat pada saat pukulan Yan Susu hampir mendarat di tubuh Ling Yan, kepalan tangannya itu sudah ditahan dengan satu telapak tangan kiri dengan begitu santai.


"Kali ini kaulah yang berurusan dengan orang yang salah." Ucap Ling Yan sembari menatap tajam ke arah Yan Susu.


Yan Susu mencoba begitu keras untuk menarik lengannya dari genggaman tangan Ling Yan, tetapi Ling Yan menahannya dengan sekuat tenaga membuat Yan Susu berekspresi buruk.


Karena saat ini keduanya sedang menggunakan teknik Penggabungan api, maka api spiritual yang berada di atas tingkatan api spiritual yang lain tidak akan bisa membuat api spiritual itu bersujud, hanya saja kekuatan api spiritual yang ada di bawah api spiritual yang tertinggi.


Tangan kanan Ling Yan kini meraih gagang pedang kabut ilusi yang sebelumnya ia tancapkan pada bongkahan es yang menjadi pijakannya, lalu beberapa saat kemudian pedang itu di aliri tenaga dalam beserta 7 api spiritual yang ia miliki.