LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 89. Kesepakatan


Keesokan harinya Ling Yan kini terbangun kembali karena Xiao Hu yang menjilati wajahnya di pagi hari. "Ugh ugh apa ini." Ucap Ling Yan sambil memegangi wajahnya yang kini dipenuhi oleh cairan berlendir.


Gu Xingyi yang tak sengaja melihat kejadian itu hanya tertawa pelan melihat Ling Yan yang di bangunan oleh Xiao Hu.


"Hahh Xiao Hu, mengapa setiap hari kau membangunkan ku seperti itu." Ucap Ling Yan yang hanya disambut miringan kepala dari harimau kecil itu.


Ling Yan yang menyadari kehadiran Gu Xingyi kini mengalihkan perhatiannya pada wanita itu.


"Ada apa nona Gu, apakah ada sesuatu yang penting?" Tanya Ling Yan.


"Bukan apa-apa tuan muda, aku hanya ingin mengajakmu untuk sarapan bersama kami pagi ini." Jawab wanita itu.


Mendengar itu Ling Yan hanya tersenyum dan secara halus menolak tawaran dari Gu Xingyi.


"Hmm maaf nona Gu, tapi aku sedang ingin memakan daging siluman yang aku miliki pagi ini, jadi aku hanya bisa menolak permintaanmu." Jawab Ling Yan yang saat ini mengeluarkan sepotong daging siluman banteng tanduk besi yang terakhir.


Gu Xingyi yang melihat itu sontak mengenali daging tersebut dengan sekali lihat, "Tuan muda, itu... bukannya daging siluman elemen besi." Tanya Gu Xingyi dengan pandangan mata yang tertuju pada daging siluman yang digenggam oleh Ling Yan.


Ling Yan nampak mengerutkan keningnya sejenak sebelum menjawab pertanyaan wanita di hadapannya. "Ya itu benar, ternyata kau bisa mengenalinya dalam sekali lihat." Jawab Ling Yan.


"Ini adalah daging siluman banteng tanduk besi tingkat 5, aku mendapatkannya saat siluman banteng tanduk besi ini mencoba menyerangku saat berada di dalam hutan kegelapan." Jawab Ling Yan santai.


Gu Xingyi nampak menelan ludahnya sambil menatap lekat ke arah daging siluman di tangan Ling Yan. Sementara itu Ling Yan yang melihat ekspresi wajah Gu Xingyi hanya tersenyum canggung sebelum menawarkannya untuk memakan daging itu bersama.


"Hmm sepertinya kau juga ingin sekali merasakan daging ini, bagaimana kalau kita berbagi." Tawar Ling Yan.


Mendengar perkataan Ling Yan, Gu Xingyi sontak tersadar dan tak bisa berkata apa-apa, dalam hati memang ia sangat menginginkan apa yang ditawarkan oleh Ling Yan mengingat khasiat dari daging siluman elemen besi yang sangat berguna untuk meningkatkan kualitas tulang serta kekuatan fisik seorang pendekar.


Akan tetapi ia juga harus menjaga imagenya sebagai seorang pemegang saham terbesar Asosiasi Lelang Harta, karena tidak mungkin dia akan memakan sumberdaya semahal itu tanpa menukarnya dengan sesuatu yang setimpal.


"Emh tuan muda, aku memang sangat ingin memakan daging siluman banteng tanduk besi yang kau miliki, tapi untuk sumber daya seperti itu... aku tidak mungkin memakannya secara cuma-cuma." Ucap Gu Xingyi.


Mendengar perkataan Gu Xingyi Ling Yan lalu bergumam dalam hati, "Hmm wanita ini ternyata memiliki karakter yang tidak ingin mendapatkan sesuatu yang berharga dengan gratis, ah kalau begitu aku punya ide."


"Hmm begini saja nona Gu, bagaimana jika aku menukarkan daging ini dengan sebuah pil pemurni jiwa darimu." Jawab Ling Yan.


Mendengar perkataan Ling Yan, Gu Xingyi langsung menolak tawaran Ling Yan itu, pasalnya sebuah pil pemurni jiwa bukanlah sebuah sumber daya yang begitu murah karena setidaknya sebuah pil pemurni jiwa harus diracik oleh seorang aklemis tingkat 4 dan juga menggunakan bahan herbal yang begitu langka disertai dengan sebuah inti kekuatan siluman tingkat 2.


"Maafkan aku tuan muda, tapi aku tidak bisa menukar sebuah pil pemurni jiwa hanya untuk sebuah daging siluman banteng tanduk besi." Jawab Gu Xingyi.


Ling Yan tentu mengetahui kalau Gu Xingyi pasti akan menolak tawaran tersebut, akan tetapi Ling Yan masih memiliki cara tersendiri untuk mendapatkan pil pemurni jiwa yang ia butuhkan.


"Hmm tidak bisa ya, kalau begitu... bagaimana dengan ini." Ling Yan lalu mengeluarkan sebuah inti kekuatan siluman banteng tanduk besi tingkat 5 dari dalam cincin natnya.


Gu Xingyi yang melihat itu langsung merubah ekspresi wajahnya menjadi begitu serius dan langsung mengenali inti kekuatan yang ada dalam genggaman tangan Ling Yan.


"4 butir pil pemurni jiwa, dan satu inti kekuatan siluman elemen besi tingkat 5, bagaimana apakah kau setuju?." Ucap Ling Yan.


Gu Xingyi nampak berpikir sejenak sebelum mengambil keputusan yang akan ia berikan.


"Harga sebuah inti kekuatan siluman elemen besi tingkat 5 memang begitu mahal, bahkan harganya sudah hampir setara dengan 4 butir pil pemurni jiwa, walaupun terkesan aku sedikit merugi, tapi jika inti kekuatan siluman ini digunakan untuk meracik sebuah pil tingkat tinggi, maka pihak asosiasi pasti akan mendapatkan untung yang sangat banyak, kalau begitu...."


"Hmm baiklah 4 pil pemurni jiwa dan satu inti kekuatan siluman elemen besi tingkat 5." Ucap Gu Xingyi sambil menganggukkan kepalanya.


Ling Yan yang mendengar hal itu sontak menganggukkan kepalanya sambil tersenyum puas dan langsung melemparkan inti kekuatan itu pada Gu Xingyi.


"Tuan muda, apakah kau tidak takut kalau aku melarikan diri dengan inti kekuatan ini?" Tanya wanita itu.


Mendengar perkataan Gu Xingyi sontak membuat Ling Yan langsung menjawab pertanyaan dengan cepat. "Aku yakin kau tidak akan melakukan hal seperti itu, lagipula kau pasti tidak memiliki keberanian." Jawab Ling Yan yang memang adalah sebuah kebenaran.


Gu Xingyi yang mendengar perkataan Ling Yan kini hanya bisa tersenyum masam saat Ling Yan mengatakan kalau mereka tidak akan memiliki keberanian untuk melakukan hal itu.


"Bagaimana kami akan berani melakukannya jika latar belakangmu saja kami tidak tahu." Batin Gu Xingyi sebelum kembali berbicara.


"Hmm baiklah tuan muda, kalau begitu aku akan menyiapkan pil pemurni jiwa yang kau miliki sesuai dengan kesepakatan kita." Ucap Gu Xingyi sambil undur diri dan berjalan ke arah kereta kudanya.


"Cepatlah kembali, jika tidak, daging siluman banteng tanduk besi ini akan ku habiskan seorang diri." Teriak Ling Yan.


Setelah kepergian Gu Xingyi, Ling Yan lalu mengumpulkan kayu kering untuk membuat api unggun, sebenarnya Ling Yan bisa saja menggunakan api spiritual untuk memanggang daging siluman itu, akan tetapi ia tidak akan menjadi begitu bodoh untuk memperlihatkan api spiritualnya pada anggota Asosiasi Lelang Harta.


Tanpa butuh waktu lama, Ling Yan kini sudah mulai memanggang daging siluman itu di atas api yang telah ia siapkan, dan bertepatan saat daging siluman itu hampir matang, Gu Xingyi juga sudah kembali dari kereta kudanya sambil membawa sebuah kotak kecil di tangannya.


"Tuan muda, ini dia 4 butir pil pemurni jiwa yang kau inginkan." Ucap Gu Xingyi sambil menyerahkan kotak kecil itu pada Ling Yan.


Ling Yan yang melihat itu sontak meraih kotak tersebut dan langsung membukanya, terlihat ada 4 butir pil pemurni jiwa didalam kotak tersebut sesuai dengan kesepakatan diantara keduanya.


Namun Ling Yan juga mendapati sebuah pil penyembuh diantara 4 butir pil pemurni jiwa itu.


"Nona Gu, bukankah kesepakatan kita hanyalah 4 butir pil pemurni jiwa, lalu pil ini?" Ling Yan bertanya sambil menunjuk ke arah pil penyembuh itu.


"Tidak apa-apa tuan muda, anggap saja pil itu sebagai bonus dari kami atau... kau bisa menganggapnya sebagai pertukaran antara daging siluman banteng tanduk besi ini dengan ku." Jawab Gu Xingyi yang kini tersenyum lebar di depan Ling Yan.


Ling Yan kini hanya manggut-manggut mengerti sambil berkata, "Baiklah, kalau begitu aku tidak akan sungkan lagi." Jawab Ling Yan sambil mengeluarkan sebuah inti kekuatan siluman api yang langsung di berikan pada Xiao Hu.


Dengan cepat Xiao Hu langsung menyambutnya dan dengan cepat langsung menghabiskan inti kekuatan siluman itu.


Sementara itu Gu Xingyi yang melihat Ling Yan memberikan sebuah inti kekuatan siluman pada harimau kecil itu hanya bisa tersenyum kecut sambil mengumpat di dalam hatinya.


"Apakah pemuda ini begitu kaya, sampai-sampai ia memberikan sebuah inti kekuatan siluman untuk memberikan makan pada seekor binatang peliharaan." Batinnya.