
"Ini... bukankah ini adalah titik meridian kecil pada manusia!!" Ucap Ling Yan dengan nada sedikit tinggi karena terkejut.
Ling Yan terus memperhatikan gambar pada gulungan tersebut dan menemukan ada 1500 titik meridian kecil yang tertulis pada gambar didalam gulungan itu.
"Sepertinya ini adalah titik meridian kecil yang berhasil tuan Shen Long buka pada masa hidupnya, dari 3600 meridian kecil pada tubuh, ia berhasil membuka 1500 meridian kecil, pantas saja senior Shen Long menjadi seorang pendekar yang begitu hebat di masanya." Batin Ling Yan.
Ling Yan lalu kembali memperhatikan titik-titik meridian kecil pada gambar dan menyesuaikannya dengan ke 20 titik meridian yang berhasil ia buka pada tubuhnya, namun setelah berusaha mencocokkannya, Ling Yan hanya bisa tersenyum kecut saat mendapati titik meridian tersebut tidak sesuai dengan yang ia miliki.
"Hahh ternyata benar, titik meridian kecil di setiap tubuh manusia itu berbeda-beda." Ling Yan menghela nafas panjang setelah melihat itu.
Namun setelah beberapa saat kemudian, Ling Yan tersadar akan sesuatu yang lain pada gambar itu, "Eh ini... garis-garis tipis ini menghubungkan antara titik meridian yang satu ke titik meridian yang lain."
Ling Yan nampak berfikir sejenak sambil bergumam dalam hati, "Garis tipis yang menghubungkan titik-titik ini untuk apa ya?"
Setelah beberapa saat, sebuah pemikiran di dalam kepala Ling Yan tiba-tiba terbuka,
"Apa mungkin....hmm jika memang ini sesuai dengan pemikiran ku, maka aku harus mencobanya terlebih dahulu."
Ling Yan lalu dengan cepat merubah posisinya menjadi bersila dan langsung mengalirkan tenaga dalam pada tubuhnya untuk menghubungkan titik-titik meridian kecil yang sudah berhasil ia buka di dalam tubuhnya.
Harimau kecil yang melihat Ling Yan merubah posisinya sontak menatapnya bingung, namun setelah beberapa saat, harimau kecil itu malah mendekati Ling Yan dan meringkuk di atas pahanya.
Ling Yan yang merasakan hal itu tidak memperdulikannya dan memilih fokus untuk menghubungkan titik-titik meridian kecil itu, dan setelah beberapa saat, belum sempat Ling Yan menghubungkan 2 titik meridian kecil pada tubuhnya, Ling Yan sudah menemukan 1 meridian kecil yang sejajar dengan garis penghubung yang ia bentuk dengan tenaga dalamnya.
Tanpa pikir panjang Ling Yan langsung mengalirkan tenaga dalam lebih banyak dan mencoba membuka meridian kecil yang baru saja ia temukan, dan setelah beberapa saat, Ling Yan lalu menghembuskan asap tipis dari dalam mulutnya pertanda ia telah berhasil membuka 1 titik meridian kecil lagi.
Ling Yan lalu membuka matanya dan tersenyum puas dengan apa yang baru saja ia lakukan. "Ternyata dugaan ku benar, dengan menghubungkan titik-titik meridian yang telah terbuka, aku bisa menemukan titik-titik meridian kecil yang lain pada tubuhku." Ucap Ling Yan sambil tersenyum senang.
Ling Yan lalu mengalihkan perhatiannya pada harimau kecil yang saat ini sedang meringkuk santai di atas pahanya. "Hehehe anak harimau putih ini malah asik tidur di pangkuanku." Ling Yan tersenyum hangat sambil mengelus-elus bulu putih anak harimau ekor api di pangkuannya.
"Sepertinya aku akan tinggal selama beberapa hari disini untuk membuka meridian kecil di dalam tubuhku, setidaknya aku harus membuka sebanyak 50 meridian kecil agar bisa melakukan perubahan elemen yang lain, agar saat aku ingin naik ke tingkat pendekar raja nanti aku tidak akan memiliki kesulitan yang berarti." Ucap Ling Yan sambil bertekad di dalam hatinya.
"Hmm selain itu... aku juga harus memurnikan kekuatan jiwaku terlebih dahulu sebelum naik ke tingkat pendekar jiwa." Sambung Ling Yan lagi sambil mengepalkan tangannya.
Tak lama kemudian
Prtttt Ling Yan merasakan perutnya berbunyi pertanda ia sedang lapar.
"Ahh aku lapar, hemm lebih baik aku mengisi perutku dulu sebelum kembali berlatih." Gumam Ling Yan sambil memindahkan harimau putih kecil dari atas pangkuannya dengan hati-hati.
Tapi saat ia memindahkan harimau kecil itu, tanpa sengaja ia membangunkannya.
"Miao.. "
"Miao...." Ling Yan bisa mendengar suara perut dari harimau kecil itu juga.
"Eh, sepertinya bukan aku yang membangunkan mu, tapi rasa lapar yang membuat mu bangun haha." Ling Yan tertawa ringan sambil mengeluarkan satu inti kekuatan api tingkat 1 dan juga sepotong daging siluman banteng tanduk besi dari dalam cincin natnya.
"Ini untuk mu harimau kecil." Ling Yan melemparkan inti kekuatan api itu pada harimau ekor api dan dengan sigap di sambut olehnya.
Walaupun ini bukan pertama kalinya Ling Yan melihat harimau kecil itu memakan inti kekuatan siluman, tapi tetap saja ia merasa aneh dengan harimau kecil itu.
"Hahh sudahlah, lebih baik aku memanggang daging siluman banteng ini, aku sudah sangat lapar sekali." Ling Yan akhirnya menggunakan api sakral surgawi untuk memanggang daging siluman banteng itu sebelum akhirnya ia memakannya dengan lahap.
*****
"Hmm bukan apa-apa, aku datang kemari hanya untuk bertemu dengan seseorang bernama Ling Yan, apakah dia ada di sini?" Ucap Zhu Qing yang sontak membuat seluruh anggota Klan Ling terkejut.
"Eh Ling Yan, apakah maksud tuan putri itu Ling Yan anak dari tetua pertama Klan Ling." Ucap seseorang yang mendengar percakapan diantara keduanya.
Ling Han yang mendengar itu sontak merubah ekspresi wajahnya menjadi terkejut.
"Hmm tuan putri, sebenarnya ada urusan apa sehingga tuan putri ingin bertemu dengan Ling Yan, apakah ia memiliki sebuah kesalahan atau semacamnya." Tanya Ling Han.
Ling Han kini sudah berpikir kalau Ling Yan baru saja melakukan sesuatu yang tidak baik dan membuat tuan putri Zhu Qing menjadi tersinggung.
"Eh bukan seperti itu paman Han, aku mencari kak Ling Yan karena. aku ingin berterima kasih padanya." Jawab Zhu Qing.
"Eh berterima kasih, memangnya apa yang telah ia perbuat?" Tanya Ling Han lagi.
"Emm dia telah menyelamatkan nyawaku waktu itu." Jawab Zhu Qing yang sontak membuat semua orang yang ada di sana membulatkan matanya.
"Ling Yan menyelamatkan nyawa tuan putri, bagaimana bisa." Suara riuh semua orang yang ada di sana kini terdengar.
"Bisakah paman Han mengantarku padanya, aku ingin berterima kasih secara langsung." Ucap Zhu Qing.
Ling Han nampak diam beberapa saat sebelum mempersilahkan jendral Wu beserta putri Zhu Qing untuk mengikutinya menuju kediaman Klan Ling.
Sementara itu Xui dan Ling Mei yang mendengar kalau putri mahkota kekaisaran Wei datang untuk mencari Ling Yan sontak mengekor dan ikut menuju kediaman Ling San.
Sesampainya di kediaman Ling San, seperti biasa di depan halaman terlihat Yu Fei dan Yu Qian yang sedang berlatih ilmu beladiri menggunakan pedang kayu dan di awasi oleh Ling San.
Ling San yang menyadari kedatangan mereka sontak mengalihkan pandangannya dan menemukan Ling Han beserta beberapa prajurit kekaisaran dan juga jendral Wu yang sedang berjalan ke arahnya.
"Eh bukannya itu prajurit dari kekaisaran, dan juga...." Ling Yan mendapati salah satu dari prajurit itu memiliki kekuatan seorang pendekar berlian dan juga seorang gadis muda yang kekuatannya setara dengan pendekar perunggu.