
Yu Zhong kembali mengalirkan tenaga dalam untuk menekan luka dalam yang ia terima, lalu menatap tidak percaya dengan keadaannya saat ini yang tengah tertekan oleh seorang pendekar yang usianya terlampau sangat jauh darinya.
"Aku tidak percaya..... aku tidak percaya kalau aku akan kalah disini." Dengan nada bicara yang sampai berteriak seperti itu, Yu Zhong kembali menelan sebuah pil darah naga yang membuat tenaga dalamnya setingkat dengan seorang pendekar suci gerbang ke 7.
"Hah....." Dengan kecepatan kilat ia maju menyerang Ling Yan dengan pedang yang telah ia alirkan tenaga dalam.
Akan tetapi Ling Yan terlihat dapat membaca serangan-serangannya dan menghindari serangan tersebut dengan mudah.
Yu Zhong yang sudah merasa frustasi, lalu meningkatkan kecepatan serangannya dengan tenaga dalam yang semakin lama semakin banyak ia keluarkan.
Dengan serangan bertubi-tubi itu, Yu Zhong berhasil membuat Ling Yan terpaksa harus bertarung dengan mode bertahan dan beberapa kali berhasil mendaratkan sayatan pedang pada Ling Yan.
Ling Yan yang tertekan dengan lincahnya menghindari serangan Yu Zhong itu dan berusaha mengambil jarak darinya, dan setelah mendapatkan sebuah kesempatan, Ling Yan lalu mengeluarkan sebuah belati dari dalam cincin natnya dan bergerak menyerang Yu Zhong dengan belati tersebut.
Srakk!!!
Ling Yan berhasil mendaratkan sayatan belati pada Yu Zhong, akan tetapi sepertinya belati itu tidak berhasil menggores tubuhnya dan hanya berhasil merobek pakaian Yu Zhong.
"Kau tidak akan bisa melukaiku dengan pisau kecil itu." Yu Zhong melayangkan tendangan namun Ling Yan berhasil menghindar sambil melemparkan 3 pisau bara apinya.
"Trik murahan ini lagi." Yu Zhong berhasil menangkis ketiga belati itu dengan pedangnya lalu maju menyerang Ling Yan.
Keduanya kembali bertukar jurus sebanyak 10 kali sebelum Ling Yan melompat mengambil jarak dan menggunakan teknik tubuh ilusi untuk yang kedua kalinya.
Kali ini Ling Yan membuat 2 kloning yang memiliki kekuatan pendekar raja yang tanpa menunggu lama-lama lagi langsung bergerak menyerang Yu Zhong.
"Dasar keras kepala." Yu Zhong dengan cepat berhasil menghancurkan salah satu dari tubuh ilusi itu, akan tetapi baru saja ia berniat melayangkan serangan lagi pada tubuh ilusi Ling Yan yang lain, tiba-tiba saja sebuah pisau bara api kembali melayang ke arahnya dan membuatnya menghentikan serangannya itu.
"Sial, apakah kau tidak punya trik serangan selain ini!!" Yu Zhong mengumpat keras karena Ling Yan terus menggunakan teknik yang sama seperti sebelumnya.
"Jika seperti ini terus, efek dari pil darah naga akan menghilang." Batin Yu Zhong yang sudah kehabisan pil tersebut.
Pil darah naga ini sebenarnya adalah pemberian dari pendekar berjubah hitam yang juga memberikan pil pelindung jiwa kepada Yu Lao untuk memastikan misi yang mereka lakukan sukses.
Namun entah mengapa saat ini keadaannya malah berbalik dan malah Ling Yan yang kekuatannya tadi hanya sebatas pendekar senior menjadi lebih kuat dari Yu Zhong yang saat ini setara dengan seorang pendekar suci 7 gerbang.
"Ling Yan!!! Sepertinya saat ini kau harus menggunakan teknik pemberian Wei Tian Long padamu." Ucap api abadi.
"Hmm sepertinya ini sudah waktunya." Yu Zhong yang masih disibukkan dengan tubuh ilusi Ling Yan yang terakhir tidak sempat memperhatikan Ling Yan yang tengah mengalirkan tenaga dalam yang sangat luar biasa dari dalam tubuhnya.
"Teknik 4 api spiritual!! Jurus Naga Api Menguasai Langit!!!!" Aura Petarung Ling Yan menyeruak keluar membuat tubuh ilusi yang ia ciptakan menghilang.
Pandangan mata Yu Zhong menjadi melotot melihat aura petarung Ling Yan yang sangat besar dengan 4 api spiritual yang menyerupai naga di atas Ling Yan.
"Tidak, tidak mungkin, bagaimana mungkin dia memiliki teknik bertarung tingkat langit, aku harus pergi dari sini." Yu Zhong tidak dapat berhenti menatap buruk pada saat Ling Yan menggunakan teknik tersebut.
Dengan ilmu meringankan tubuhnya, Yu Zhong mencoba berlari dari tempatnya untuk menghindari serangan Ling Yan itu.
Namun tindakannya itu sudah sangat terlambat karena belum sempat ia melesat lebih jauh, Ling Yan sudah lebih dulu melepaskan serangannya ke arah Yu Zhong yang sedang berlari.
"Serangan naga api menguasai langit!!!" Tanpa bisa mengelak atau menghindari serangan Ling Yan, Yu Zhong hanya bisa melihat energi api berbentuk naga itu semakin mendekat ke arahnya sebelum akhirnya membakar tubuhnya hingga hangus dan berakhir menjadi debu.
Ling Yan menatap debu mayat Yu Zhong sambil menggenggam sebuah gulungan biru yang tidak lain adalah gulungan ilmu halilintar bumi milik Yu Ming dan juga sebuah cincin nat milik Yu Zhong.
"Ini adalah akhir dari seorang pendekar yang mencoba untuk menggangu keluargaku, untuk sisanya, aku sendiri yang akan mencari dalang dari semua ini." Ling Yan menggenggam erat tangannya sebelum melesat kembali ke kediaman Klannya.
*****
Sementara itu beberapa waktu sebelum pertarungan antara Ling Yan dan Yu Zhong berakhir, Tao Ming dan belasan pengawal milik keluarga Jia baru sampai di desa huazi dan mendapati 2 orang murid sekte seribu pedang yang sedang tertekan oleh puluhan pendekar perak sekte petir hitam.
"Serang!!!!" Teriak Tao Ming kepada para pengawal yang mengikutinya.
Tao Ming beserta para pengawal keluarga Jia pun dengan mudahnya menyapu para pendekar aliran hitam tersebut karena kekuatan mereka yang terlampau jauh.
Sementara Shuyang dan Han Li yang sedari tadi sudah kelelahan kini sudah bisa tersenyum puas setelah bala bantuan dari keluarga Jia datang membantu disaat yang tepat.
"Kalian tidak apa-apa." Tao Ming segera menghampiri kedua murid sekte seribu pedang itu setelah memastikan Jia Li tidak terluka sedikitpun.
Shuyang dan Han Li hanya menganggukkan kepalanya sebelum membaringkan badannya karena sangat lelah dan kehabisan tenaga dalam.
"Senior Han Li, aku sangat lelah." Shuyang berkata dengan nafas yang tak beraturan.
Keduanya lalu mulai menstabilkan tenaga dalam mereka kembali selama beberapa saat dan akhirnya kembali bangkit dari posisinya.
Boommm!!!!
Sebuah ledakan besar kembali terdengar dan suara ledakan tersebut kini lebih besar dari sebelumnya membuat Shuyang, Han Li dan para pendekar lainnya sontak melihat ke arah bukit di bagian selatan.
Tao Ming yang sempat melihat ke arah bukit sebelum ledakan tersebut terjadi, terlihat membulatkan matanya terkejut karena sempat melihat kumpulan energi tenaga dalam berbentuk api dari atas bukit itu.
"Tadi itu... bukankah itu teknik naga api menguasai langit." Tao Ming terlihat masih terpana dengan apa yang ia lihat barusan, karena ia memang pernah melihat teknik itu 20 tahun yang lalu.