LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 87. Gu Xingyi


Malam itu akhirnya Ling Yan dan juga rombongan Asosiasi Lelang Harta kini membangun sebuah perkemahan dan berniat untuk bermalam di tempat itu.


Walaupun sebenarnya tempat itu sangat berbahaya karena berdekatan dengan hutan kegelapan, akan tetapi semua itu pasti akan teratasi dengan pengawalan ketat dari para pendekar-pendekar emas dari Asosiasi Lelang Harta.


Kini di dalam sebuah tenda yang dibangun oleh pengawal Asosiasi terlihat Ling Yan dan juga Gu Xingyi yang sedang duduk berhadapan sambil menyantap hidangan yang di sediakan di atas meja di hadapan keduanya.


Tidak ada kalimat atau sepatah katapun yang keluar dari dalam mulut keduanya saat ini, walaupun sebenarnya Gu Xingyi ingin sekali membuka pembicaraan untuk menghindari rasa canggung itu, akan tetapi ia tidak tahu harus memulai percakapan dari mana.


Sampai akhirnya Xiao Hu yang juga merasakan lapar, kini bangkit dan mendekati Ling Yan sambil menggesek-gesekkan tubuhnya pada Ling Yan.


"Miao..."


Ling Yan yang melihat itu sontak mengalihkan pandangannya ke arah Xiao Hu dan langsung mengerti apa yang harimau kecil itu inginkan.


"Ahaha maaf Xiao Hu, aku sampai lupa memberikan makanan untukmu." Ling Yan tertawa kecil sambil mengeluarkan sebuah inti kekuatan siluman elemen api tingkat 1 dari dalam cincin natnya.


"Ini dia." Ling Yan lalu memberikan inti kekuatan siluman itu pada Xiao Hu dan tanpa pikir panjang Xiao Hu yang memang sudah menantinya sejak tadi langsung memakannya tanpa ragu.


Gu Xingyi yang melihat itu sontak melebarkan tatapan matanya karena terkejut, walaupun ia pernah mendengar tentang apa itu binatang gaib, akan tetapi baru kali ini ia mengetahui dan melihat dengan mata kepalanya sendiri kalau binatang gaib ternyata memakan inti kekuatan sebagai makanannya.


"Dia.... dia memakan inti kekuatan siluman?" Tanya Gu Xingyi yang masih menunjukkan ekspresi wajah yang sama.


"Ya, apakah kau memiliki masalah dengan itu." Ling Yan menjawab pertanyaan gadis di hadapannya dengan dingin.


"Emm tidak, bukan seperti itu tuan muda, hanya saja... baru kali ini aku melihat seekor binatang gaib memakan inti kekuatan siluman sebagai makanannya." Jawab Gu Xingyi dengan nada berhati-hati.


Walaupun Ling Yan memang terlihat seperti seorang pemuda biasa pada umumnya, akan tetapi setelah kejadian beberapa waktu yang lalu Gu Xingyi sadar bahwa Ling Yan bukanlah pemuda yang sesederhana yang terlihat.


Memang Gu Xingyi tidak dapat merasakan aura petarung yang di miliki oleh Ling Yan, namun ia begitu yakin kalau pemuda di hadapannya pasti memiliki kekuatan di atasnya.


Selain itu, Gu Xingyi juga bukan seorang yang begitu bodoh yang berani menyinggung seseorang apalagi jika orang itu belum ia ketahui latar belakangnya sama sekali.


Tak lama kemudian, Gu Xingyi kembali membuka pembicaraan untuk menghindari rasa canggung yang sepertinya akan kembali terjadi.


"Hmm tuan muda, pertama-tama aku ingin meminta maaf karena kelancangan para pengawal ku sebelumnya." Ucap Gu Xingyi sambil mengepalkan kedua tangannya ke depan.


Walaupun beberapa waktu yang lalu Ling Yan sudah mengatakan kalau ia sudah memaafkan mereka, akan tetapi Gu Xingyi masih beranggapan kalau permintaan maafnya yang tadi masih kurang.


"Sudahlah, bukankah aku sudah memaafkan kalian sejak tadi, mengapa kau meminta maaf lagi padaku, apakah kau memang memiliki hobi meminta maaf seperti ini." Jawab Ling Yan santai.


Gu Xingyi akhirnya bisa menghela nafas lega saat mendengar perkataan itu dari dalam mulut Ling Yan. "Huhh untung saja ia tidak mempermasalahkan apa yang telah terjadi." Batinnya.


"Itu benar tuan muda, maafkan aku karena tidak memperkenalkan diri sebelumnya, namaku adalah Gu Xingyi, aku adalah salah satu pemegang saham terbesar Asosiasi Lelang Harta di kekaisaran Feng." Jawab Gu Xingyi.


Ling Yan yang mendengar jawaban Gu Xingyi sontak mengerti dan mengetahui dimana lokasinya berada saat ini. "Ternyata saat ini aku berada di kekaisaran Feng, tapi bagaimana bisa aku sampai sejauh ini." Gumam Ling Yan di dalam benaknya.


"Sebenarnya aku dan rombongan Asosiasi sedang melakukan perjalanan menuju kota Bufeng (ibukota kekaisaran Feng) untuk mengunjungi cabang Asosiasi yang kami dirikan di sana, namun tanpa sengaja kami bertemu dengan tuan muda disini." Jelas Gu Xingyi yang sepertinya sedang menghentikan pembicaraan sejenak.


Dan setelah beberapa saat, Gu Xingyi kembali melanjutkan kalimatnya. "Oh iya tuan muda, sebenarnya apa yang sedang tuan muda lakukan di sekitar wilayah hutan kegelapan?" Tanya Gu Xingyi lagi.


Sebenarnya Gu Xingyi begitu takut untuk menanyakan hal tersebut pada pemuda di hadapannya, akan tetapi karena begitu penasaran, ia lalu membuang rasa takutnya dan mencoba menanyakan hal itu kembali.


Ling Yan yang mendengar itu kini menghentikan kegiatannya lalu mengalihkan perhatiannya pada wanita di hadapannya.


Ling Yan bisa melihat ekspresi wajah wanita itu yang terlihat begitu tenang, akan tetapi sebenarnya dibalik semua itu saat ini keringat dingin tengah mengucur deras di sekujur tubuhnya.


"Hmm bagaimana menjelaskannya ya, sebenarnya aku adalah orang kekaisaran Wei, tadinya aku memasuki hutan kegelapan untuk berburu siluman dan mengambil inti kekuatannya untuk makanan Xiao Hu, tapi entah bagaimana caranya aku malah sampai di tempat ini." Jawab Ling Yan dengan ekspresi wajah datarnya.


Gu Xingyi kembali membelalakkan matanya setelah mendengar perkataan Ling Yan, "Berburu siluman di dalam hutan kegelapan, tuan muda tidak bercanda bukan?" Tanya Gu Xingyi memastikan.


Gu Xingyi begitu tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar, bagaimana tidak, setahunya tidak ada satupun pendekar yang berhasil keluar dengan selamat dari dalam hutan kegelapan apalagi tanpa memiliki luka sedikitpun di tubuhnya.


"Apakah wajahku ini terlihat sedang bercanda." Jawab Ling Yan yang dengan ekspresi wajah yang sama.


Gu Xingyi nampak memperhatikan ekspresi wajah pemuda di hadapannya seakan mencari kebenaran atau kebohongan dari raut wajah Ling Yan, akan tetapi ia tidak dapat membaca ekspresi wajah Ling Yan yang terlihat begitu datar.


"Ekspresi wajah pemuda ini begitu datar, bahkan aku tidak bisa membaca sedikitpun apa yang ia pikirkan, tapi jika yang ia katakan memang benar, maka pemuda ini setidaknya memiliki kekuatan seorang pendekar suci." Batin Gu Xingyi yang sudah berpikir terlalu jauh.


Seandainya saja ia mengetahui bahwa Ling Yan hanya memiliki kekuatan seorang pendekar berlian bintang 9 dan baru saja keluar dari bagian terdalam hutan kegelapan, mungkin saat ini ia akan memuntahkan darah dari dalam mulutnya.


"Hmm begini saja, jika kau masih tidak percaya, maka aku akan membuktikan perkataanku padamu." Ucap Ling Yan sebelum mengajak Gu Xingyi keluar dari dalam tenda itu diikuti oleh Xiao Hu yang baru saja menghabiskan inti kekuatannya..


Gu Xingyi yang melihat itu sontak ikut beranjak dari tempat duduknya dan mengikuti Ling Yan dari belakang. "Dia akan menunjukkan apa." Batinnya.


Sesampainya di luar tenda itu, Ling Yan lalu menghentikan langkahnya dan kembali mengalihkan pandangannya ke arah Gu Xingyi.


"Apakah nona Gu pernah melihat seekor siluman kera api tingkat 1?" Tanya Ling Yan pada Gu Xingyi.


"Hmm iya, aku sangat sering melihatnya, tapi... kalau tidak salah siluman kera api adalah siluman yang hidup secara berkelompok, tapi aku belum pernah sekalipun melihatnya dalam jumlah yang lebih dari 5 ekor." Jawab Gu Xingyi.


Sebenarnya Gu Xingyi agak sedikit bingung dan bertanya-tanya di dalam pikirannya mengapa pemuda itu bertanya tentang hal tersebut, namun setelah beberapa waktu kemudian.