LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 203. Kemurkaan Yu Lao


Sekte Petir Hitam


Braakkkkk


Suara hancurnya sebuah meja lebar terdengar memekakan telinga setelah Yu Lao memukulnya dengan sekuat tenaga dan membuat 2 orang anggota sekte petir hitam tersentak.


Kedua pendekar itu tetap pada posisinya tanpa berani bergerak karena kemarahan dari ketuanya yang saat ini sedang meninggi.


"Bagaimana bisa anak ingusan itu mengalahkan Yu Zhong, apakah kalian mencoba membohongiku." Bentak Yu Lao pada kedua Pendekar itu.


"Kami tidak berani ketua, kamu melihat sendiri bagaimana anak itu mengalahkan tetua Yu Zhong dengan jurus yang sangat hebat, mu... mungkin jurus itu setidaknya adalah teknik tingkat langit." Jelas salah satu dari keduanya.


Mendengar kedua anggota sektenya mengatakan teknik tingkat langit membuat Yu Lao memalingkan pandangannya tajam kearah keduanya.


"Jurus tingkat langit, apakah itu teknik pedang halilintar nirwana?" Tanya Yu Lao karena setahunya teknik tersebut memang dibawa pergi oleh Yu Ming bersama sebuah pedang dan juga ilmu halilintar bumi.


"Tidak Ketua, teknik itu bukan teknik pedang halilintar bumi, tapi itu sebuah teknik api spiritual dengan 4 jenis api yang berada menyerupai naga yang seakan menjulang ke langit." Jawab pendekar itu lagi.


Yu Lao kembali terkejut, ini bukan pertama kali ia mendengar ada sebuah teknik tingkat tinggi semacam itu.


"Tidak, apa mungkin anak itu adalah murid dari sang pendekar naga api(Julukan dari Wei Tian Long)?." Ujar Yu Lao.


Kedua pendekar sekte petir hitam yang ada di hadapan Yu Lao terlihat saling menatap setelah mendengar perkataan Yu Lao itu, pasalnya mereka belum pernah mendengar seorang pendekar dengan julukan pendekar naga api ini.


Wajah Yu Lao terlihat berubah pucat, pandangannya menatap kosong kedepan.


"Jika memang ini benar, maka aku telah berurusan dengan orang yang salah, tapi setahuku, bukankah pendekar itu sudah lama menghilang."


Wajah pucat Yu Lao masih terlihat diselimuti oleh perasaan ragu didalam hatinya, bagaimana tidak, ia sudah pernah bertemu pendekar itu sebelum merebut sekte Petir Hitam dari kakaknya sendiri.


Dan harus ia akui, si pendekar naga api ini adalah pendekar yang paling hebat yang pernah ia temui dari pendekar lain yang pernah ia hadapi.


"Apakah aku harus mengurungkan niat untuk mendapatkan ilmu halilintar bumi itu?" Batin Yu Lao.


Sementara di balik kegelapan ruangan Yu Lao, seorang pendekar wanita dengan jubah hitamnya telah mendengar semua percakapan antara Yu Lao dan kedua pendekar di hadapannya.


"Cih...." Wajah wanita itu berkerut dan sedikit memerah karena merasa kesal dan marah setelah mendengar perkataan Yu Lao yang mengatakan pendekar naga api.


Ia terlihat mengeluarkan tangan kirinya dan terlihatlah sebuah luka bakar yang sama dengan milik Jin Fan, perbedaannya adalah Jin Fan terluka di bagian wajah sementara wanita itu berada di lengan kirinya.


Tak lama berselang ia kembali memasukkan lengannya itu dan mulai tertawa cekikikan.


"Guru Wei, jangan salahkan aku jika menghancurkan muridmu itu, kau sendiri yang tidak ingin memberikan teknik itu pada kami, dan sekarang kau malah memberikannya pada seorang anak ingusan."


Wanita yang tidak lain adalah Yan susu yang tidak lain merupakan salah satu murid Wei Tian Long itu mulai tersenyum jahat, dan perlahan ia keluar dari kegelapan berjalan ke arah Yu Lao.


"Apakah kau yakin akan menyerah begitu saja tuan Yu Lao." Yan susu tertawa menyeringai disambut tatapan sinis dari Yu Lao.


"Heh, kau bisa mendengarnya bukan, perkataanmu sebelumnya tidak semudah yang dipikirkan, pil darah naga yang kau berikan bahkan tidak cukup untuk mendapatkan roh api spiritual itu, bahkan sekarang lawan kita bukan hanya Klan Ling, melainkan sekte seribu pedang." Ucap Yu Lao.


Yan susu kembali tertawa saat mendengar nada bicara Yu Lao yang seakan takut dengan hal tersebut.


"Tuan Yu Lao, sepertinya aku mendapatkan rasa takut di dalam dirimu." Ucap Yan susu sambil tertawa cekikikan.


"Heh.... kau pikir siapa sekte aliran hitam yang berani berurusan dengan sekte seribu pedang, walaupun sekte tersebut termasuk sekte yang berada di tingkat menengah diantara 5 kekaisaran, tetapi kekuatan sekte seribu pedang setidaknya hampir setara dengan kekuatan salah satu dari 5 sekte terkuat.


Bahkan ada rumor yang mengatakan kalau sekte seribu pedang baru saja merekrut seorang ahli peracik obat yang kekuatannya juga tidak main-main, mungkin saat ini orang itu sudah berada di atas tingkat pendekar suci bintang 8." Jawab Yu Lao tegas.


Yan susu masih tersenyum, ia lalu mengeluarkan sebuah token dari dalam cincin natnya dan memperlihatkan token itu pada Yu Lao.


"Bagaimana jika salah satu dari kawan lamaku membantu kita." Ucapnya sambil memperlihatkan token tersebut.


"Apa.... token itu, bukankah itu milik 'dia'? dari mana kau mendapatkannya."


Yu Lao sangat terkejut dengan token yang diperlihatkan oleh Yan susu padanya, pasalnya token tersebut dapat dengan mudah ia kenali karena token tersebut milik dari seorang Patriak dari salah satu sekte aliran hitam yang terkuat di antara 5 kekaisaran.


*****


5 hari kemudian setelah penyerangan terhadap Klan Ling, terlihat bangunan yang ada di dalam kediaman Klan itu sudah hampir selesai diperbaiki semuanya.


Keadaan kediaman tersebut kini sudah kembali kondusif dan beberapa anggota Klan juga sudah kembali beraktivitas seperti biasanya, bahkan kali ini Ling Feng juga terlihat sedang melatih otot-ototnya yang telah lama tidak bergerak itu bersama sepasang anak kecil yang tengah berlatih dibawah pengawasan Yu Leng.


Dari jauh Ling Han terlihat tersenyum melihat perkembangan Ling Feng saat ini.


"Hmm sepertinya selain menyembuhkan Meridian, pil matahari emas itu juga sangat membantu perkembangan kekuatan yang Ling Feng miliki, aku harap kejadian yang sebelumnya tidak akan pernah terjadi lagi." Ling Han menghela nafas beratnya sejenak sebelum membalikkan badannya.


Sementara Ling Feng sendiri.


"Hiah......hah hah hah.... walaupun dulu aku benci mengatakan ini, tapi sekarang aku sangat berterimakasih kepada Ling Yan, karena berkat dirinya aku sudah bisa kembali melatih tubuhku, untuk selanjutnya aku juga akan berusaha untuk melindungi Klan Ling ku seperti Ling Yan yang berani mengorbankan dirinya untuk Klan." Ling Feng menggertakkan giginya sambil memperagakan kembali teknik bertarung baru yang ia pelajari saat ini.


"Ling Yan, untuk selanjutnya aku tidak akan kalah denganmu lagi!! Hiahhhhh!!!" Ling Feng bertekad di dalam hatinya.


Yu Leng yang mendengar itu hanya tersenyum tipis sambil membatin.


"Walaupun aku tidak tahu apa yang telah terjadi antara ia dan Ling Yan, tapi sepertinya tindakan yang dilakukan oleh Ling Yan membuat pemikiran anak ini berubah."


Sementara itu ditempat lain, terlihat Ling Yan yang tengah duduk di atas tumpukan jerami tepat di belakang kereta kuda milik Jia Li yang ia kawal bersama Yan Shiki, Han Li dan juga Shuyang.


Butuh waktu beberapa jam untuk membujuk Jia Li agar tidak duduk di luar kereta kuda karena ingin bersama Ling Yan, sampai akhirnya Ling Yan berkata kalau akan berjaga tepat di bagian belakang kereta kudanya barulah ia bersedia melepaskan Ling Yan.