LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 101. Binatang Gaib Tingkat 2


Waktu demi waktu terus saja berlanjut khasiat dari kristal siluman itu pun sudah diserap setengahnya oleh Ling Yan, saat ini hari sudah sangat gelap gulita, namun suasana gelapnya malam tidak menghentikan Ling Yan yang saat ini masih setia dengan posisi yang sebelumnya.


Terlihat di hadapan Ling Yan saat ini ada sebuah api unggun yang menemaninya, dan setelah berselang beberapa waktu, suara teriakan kesakitan dari Ling Yan kembali bergema di udara yang menandakan ia telah berhasil meningkatkan tulangnya menjadi tulang naga muda.


"Aaaaaa" Suara teriakan Ling Yan tersebut bahkan lebih keras daripada sore tadi, dan hasilnya suara teriakannya tersebut berhasil memancing seekor siluman musang api tingkat 3 yang sepertinya sedang berada dekat dengan posisi Ling Yan saat ini.


Melihat Ling Yan yang sedang duduk di atas batu membuat air liur dari siluman tersebut langsung menetes dan menatap Ling Yan seperti layaknya seekor mangsa.


Dengan gerakan yang begitu gesit dan sangat cepat langsung saja siluman musang api tersebut langsung maju menyerang ke arah Ling Yan.


"Groar....!!!"


Namun belum sempat siluman tersebut berhasil mendekati Ling Yan, sebuah pisau terbang berselimut api berwarna ungu langsung melesat begitu cepat dan berhasil menembus kepala siluman musang api itu dan membuatnya tewas seketika.


Dari arah pisau terbang itu berasal terlihat tubuh ilusi Ling Yan yang tengah berbaring santai di atas sebuah pohon bersama Xiao Hu yang sedang meringkuk di atas tubuhnya.


"Hehehe itulah mengapa sebelum kau menyerang kau harus mewaspadai sekitarmu terlebih dahulu." Ucap tubuh ilusi Ling Yan sambil terkekeh lalu melihat ke arah tubuh aslinya yang sedang bersila.


"Sepertinya proses ini akan selesai besok siang, untung saja aku membuat tubuh ilusi untuk berjaga-jaga sebelumnya." Batin Ling Yan.


Sementara itu Xiao Hu yang mendengar suara auman siluman musang api sontak terbangun dari tidurnya dan menatap tubuh ilusi Ling Yan dengan wajah yang terlihat kelaparan.


"Grrr.."


"Eh kau lapar, astaga! aku lupa untuk mengambil beberapa inti kekuatan siluman dari dalam cincin nat, bagaimana ini." Tubuh ilusi Ling Yan terlihat menggaruk kepalanya kebingungan.


Pasalnya jika ia bergerak untuk mengambil beberapa inti kekuatan di cincin tubuh aslinya, itu akan mengganggu proses penyerapan dan pembentukan tulangnya.


Apalagi saat ini ia bisa melihat kalau tekanan energi alam yang ada di sekeliling tubuh aslinya terlihat begitu kuat dan bisa saja itu akan membuatnya terkena serangan balik dari tekanan energi alam tersebut.


"Hmm tetap tidak bisa, tapi aku juga tidak mungkin meninggalkan tubuh asliku sendiri di si..." Belum sempat menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba Xiao Hu langsung melompat dan berlari ke arah siluman musang api yang baru saja ia bunuh.


Ling Yan yang melihat itu sontak mengikutinya sambil bertanya. "Hei apa yang kau...." Ternyata sesampainya di depan tubuh siluman tersebut, harimau kecil itu langsung mencakar dan dengan mudahnya mengeluarkan inti kekuatan siluman dihadapannya.


Xiao Hu nampak menatap inti kekuatan siluman musang api yang ada di hadapannya selama beberapa saat sebelum Ling Yan menyadarkannya.


"Hei harimau kecil? Apakah kau yakin ingin memakan itu, bukankah itu adalah inti kekuatan siluman tingkat 3? Memangnya tubuhmu sudah kuat untuk menahan tekanannya?" Tanyanya pada harimau kecil itu.


"Ayolah harimau kecil, begini saja, bagaimana kalau aku...."


"Krek krek krek." Belum sempat tubuh ilusi Ling Yan menyelesaikan kalimatnya tiba-tiba Xiao Hu sudah menguyah inti kekuatan tersebut dan menelan semuanya dengan lahapnya.


Melihat apa yang baru saja terjadi di depan matanya membuat Ling Yan sedikit tersentak kaget, pasalnya baru kali ini ia melihat Xiao Hu memakan inti kekuatan yang levelnya lebih tinggi dari tingkatannya.


"Eh, bagaimana bisa, padahal waktu itu aku pernah sesekali memberikan inti kekuatan siluman tingkat 2 padamu tapi kau menolaknya, tapi kenapa sekarang kau malah sangat menyukai level 3 ini." Ucapnya sambil tersenyum canggung.


Sementara itu Xiao Hu yang masih asik dengan inti kekuatannya, masih setia mengunyah inti kekuatan tersebut bagaikan mengunyah makanan yang lembek, dan setelah ia berhasil menghabiskan inti kekuatan siluman tingkat 3 itu, sesuatu akhirnya terjadi.


"Grrrr." Suara geraman Xiao Hu menjadi lebih garang, mata yang mulanya biasa saja kini berubah dan bersinar kebiruan, juga terlihat aura api berwarna biru layaknya api yang menyelimuti surai serta ekor kini mengelilingi tubuhnya yang terlihat kian membesar.


Melihat kejadian tersebut tubuh ilusi Ling Yan sontak tersadar dengan apa yang sepertinya akan terjadi. "Gawat sepertinya ia akan berevolusi dan naik ke tingkat 2, kalau begitu aku harus memindahkan Xiao Hu agar energinya tidak berbenturan dengan energi milik tubuh asliku."


Tanpa pikir panjang tubuh asli Ling Yan langsung saja menggendong Xiao Hu agak sedikit menjauh, setelah itu ia lalu bersiap dan berdiri sejajar dengan tubuh aslinya untuk berjaga-jaga.


"Aku harus tetap berdiri disini, manakala ledakan kekuatan seekor binatang gaib lebih dahsyat dari yang kubayangkan." Ling Yan mulai mengalirkan tenaga dalamnya.


Sementara itu Xiao Hu yang masih dalam proses naik tingkatnya kembali menggeram, ke empat gigi taring di mulutnya pun juga ikut memanjang, kaki yang sedikit membesar di ikuti kuku cakarnya yang mulai memanjang, kobaran api pada surai dan ekor milik Xiao Hu juga menjadi lebih besar dan tak lama kemudian.


"Groar!!!" Suara auman keras di ikuti ledakan energi api yang begitu kuat kini sudah terjadi yang menandakan bahwa Xiao Hu telah berhasil naik ke tingkat 2.


Gambar Xiao Hu setelah naik ke tingkat binatang gaib level 2.



Untung saja tubuh ilusi yang Ling Yan ciptakan langsung bereaksi dan memindahkan Xiao Hu tepat waktu, jika tidak, maka ledakan api yang dahsyat tersebut pasti akan berbenturan dengan energi alam yang sedang di serap oleh Ling Yan, dan jika saja hal tersebut terjadi, maka bisa saja itu akan berakibat fatal bagi keduanya.


Tak lama kemudian setelah Xiao Hu naik tingkat, Xiao Hu lantas berlari dan langsung saja masuk kedalam pelukan tubuh ilusi Ling Yan sambil terlihat seperti tengah tersenyum dan menjilatinya.


"Hahaha hei hei aku ini hanya tubuh ilusi, mengapa kau menjilatiku sampai seperti ini." Ucapnya sambil tertawa.


Sementara itu tubuh asli Ling Yan yang masih fokus dalam latihannya terlihat tersenyum karena ia pun dapat merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan tubuh ilusinya itu.


"Hmm Xiao Hu ternyata sudah naik tingkat, kalau begitu aku juga tidak boleh kalah darinya." Ling Yan membatin sejenak sebelum kembali melanjutkan latihan peningkatan tulangnya.