LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 112. Wei Tian Long, Murid Dari Sang Legenda?


"Ugh.... ada, ada apa ini, mengapa aliran tenaga dalam ku seperti tersumbat, dan kenapa jantungku terasa sakit seakan mau pecah?." Feng Yuan merasa begitu kesakitan sambil memegang dadanya.


Sementara itu dari arah berlawanan, terlihat Ling Yan yang berdiri dengan bibir yang mulai mengulas senyum jahat.


Feng Yuan yang melihat senyuman jahat Ling Yan langsung saja melebarkan matanya dengan ekspresi wajah yang begitu buruk, ia lalu memalingkan kembali pandangannya ke arah lengan kirinya yang terluka dan mendapati lukanya itu sudah mulai membengkak dan membiru.


"Kau, jangan-jangan tadi itu...." Feng Yuan mulai sulit untuk bernafas dan merasakan sekujur tubuhnya mulai bergetar dan terasa sakit.


"Dasar licik kau bocah, beraninya kau meracuniku." Umpat Feng Yuan yang akhirnya mulai tumbang dan terduduk di tempatnya.


Sesekali ia mencoba mengalirkan tenaga dalam yang ia miliki untuk menekan racun yang ada di dalam tubuhnya, namun semua usahanya itu sudah terlambat karena racun ular sisik hijau raksasa itu sudah menyumbat semua meridian kecil serta menyebar keseluruhan orang dalam miliknya.


"Percuma saja menekan racun itu dengan tenaga dalam, karena semakin kau menggunakan tenaga dalam untuk menekan racunnya, maka semakin cepat juga kau akan mati, kecuali..... kau memiliki tenaga dalam sebanyak 1000 garis." Jelas Ling Yan yang bersamaan dengan tubuh Feng Yuan yang akhirnya terbaring tak bernyawa dengan darah yang keluar dari mulut, telinga, serta hidungnya.


Ling Yan yang melihat itu akhirnya tersenyum lega dan kini mengubah posisinya menjadi bersila.


"Keluarlah, aku tau kau ada di sini." Ucap Ling Yan sambil mengeluarkan Xiao Hu dari dalam jubahnya.


Tak lama setelah Ling Yan mengatakan hal tersebut, seorang pendekar dengan topi jerami serta pedang yang bersarung di punggungnya melompat dari atas pohon dan mendarat 5 meter dari posisi Ling Yan yang sedang bersila.


"Ternyata selain kualitas tulang dan kekuatan fisikmu meningkat indra perasa serta instingmu juga naik." Ucap pendekar itu.


"Hmm tidak perlu basa-basi lagi, sebenarnya apa yang kau inginkan dariku, dan juga mengapa kau mengatakan kalau peta api dingin ini adalah takdirku?" Tanya Ling Yan yang tidak ingin berbasa-basi.


Ling Yan nampak menatap pendekar bertopi jerami itu dengan tatapan datarnya yang juga dibalas tatapan yang sama dari pendekar tersebut.


"Anak muda, sebelum aku menjelaskan semua itu, izinkan aku memperkenalkan diri terlebih dahulu." Pendekar bertopi jerami itu mulai membuka topi jeraminya dan terlihatlah wajah seorang pria paruh baya dari balik topi jerami tersebut.


Walaupun Ling Yan bisa melihat dengan jelas kalau pria paruh baya itu masih terlihat seperti seorang yang berumur 45 tahun, namun Ling Yan meyakini kalau pria paruh baya itu pasti memiliki umur yang lebih tua daripada yang terlihat.


"Namaku adalah Wei Tian Long, aku adalah murid dari pemilik asli dari teknik permainan api dan teknik pengembangan yang kau pelajari itu." Jelas pendekar bertopi jerami itu.


Mendengar perkataan pria itu sontak saja membuat kedua mata Ling Yan terbuka lebar karena terkejut, namun tetap saja Ling Yan belum bisa mempercayai hal tersebut.


"Hmp jangan membohongiku, senior Shen Long bahkan sudah meninggal, bagaimana mungkin kau adalah muridnya." Jawab Ling Yan tidak percaya.


"Mungkin kau memang tidak akan percaya dengan apa yang baru saja aku katakan, tapi mungkin benda ini bisa membuatmu percaya." Pria paruh baya itu terlihat mengeluarkan 2 buah gulungan merah yang terasa begitu familiar dengan Ling Yan.


Dan benar saja, apa yang dipikirkan oleh Ling Yan sama persis dengan apa yang ada di dalam gulungan tersebut yakni gulungan itu juga merupakan teknik permainan api dan teknik pengembangan menentang kehendak langit dan bumi.


"Kau bisa membuktikannya sendiri dengan membandingkan gulungan ini dengan gulungan yang kau miliki." Jawab Wei Tian Long.


Ling Yan sontak saja mengeluarkan kedua gulungan yang dimaksud oleh Wei Tian Long itu dari dalam cincin natnya lalu membandingkannya dengan miliknya dengan milik Wei Tian Long.


Dan setelah beberapa saat membandingkan kedua gulungan tersebut, Ling Yan kini tidak bisa berkata apa-apa lagi karena isi dari gulungan tersebut memang sama persis.


Dan hanya satu hal yang membedakan antara keduanya yaitu gulungan teknik permainan api milik Wu Tian Long sudah terbuka sepenuhnya tidak seperti Ling Yan yang gulungannya masih tersegel bersama api langit.


"Junior memberi hormat kepada murid senior Shen." Ucap Ling Yan yang langsung mengambil posisi berlutut dengan kedua tangannya yang di kepal ke depan.


*****


Setelah pertemuannya dengan Wu Tian Long beberapa waktu lalu dan mengetahui identitasnya sebagai murid dari Shen Long, Ling Yan kini sudah tidak memasang wajah waspada lagi di dekatnya, malahan saat ini keduanya sudah mulai akrab walaupun baru beberapa saat lalu bertemu.


Seperti sekarang contohnya, dibawah gelapnya malam di pinggiran hutan kegelapan, terlihat keduanya sedang bercengkrama entah sedang membahas apa.


"Hmm ternyata binatang gaib yang kau pelihara itu lucu juga anak muda, tapi sepertinya ia juga menjadi incaran dari begitu banyak orang." Tutur Wei Tian Long.


"Hmm kau salah senior, Xiao Hu bukanlah peliharaanku, bagiku ia adalah temanku." Jawab Ling Yan sambil memberikan 3 inti kekuatan siluman pada Xiao Hu.


Wei Tian Long sempat tertegun sesaat karena perkataan Ling Yan yang mengatakan kalau harimau kecil itu adalah temannya, namun setelah beberapa saat ia kembali tersadar saat Ling Yan kembali menanyakan hal yang sama padanya beberapa waktu yang lalu.


"Ekhm, sebenarnya aku masih penasaran dengan apa yang senior katakan sebelumnya, mengapa senior mengatakan kalau api dingin yang ada di peta ini adalah takdirku?" Tanya Ling Yan.


"Hemm... itu karena kau adalah anak yang ditakdirkan dalam ramalan guru Shen." Jawab Wei Tian Long yang berhasil membuat Ling Yan berfokus padanya.


"Ramalan senior Shen, mengapa aku bisa masuk dalam ramalannya?" Tanya Ling Yan lagi.


"Ceritanya cukup panjang anak muda, aku bisa saja menceritakan semuanya padamu sekarang, tapi bisakah kau berjanji satu hal padaku?" Wei Tian Long kini mengubah ekspresi wajahnya menjadi serius.


"Apa itu?"


"Berjanjilah setelah aku selesai menceritakan semuanya, kau akan memenuhi ramalan itu dan menciptakan kedamaian di dunia persilatan." Ucap Wei Tian Long tegas.


Mendengar perkataan Wei Tian Long membuat Ling Yan sedikit membulatkan matanya, pasalnya jika ia mengatakan hal tersebut pasti di masa depan akan terjadi sesuatu yang merubah keadaan dunia persilatan menjadi kacau.


"Senior, jika memang dimasa yang akan datang akan terjadi sesuatu yang membuat dunia menjadi kacau, maka aku akan berusaha untuk menghentikan hal tersebut, tapi.... aku tidak bisa sepenuhnya berjanji." Jawab Ling Yan yang sepertinya membuat Wei Tian Long puas dengan jawabannya tersebut.