
Didalam menara seribu pedang, Ling Yan yang baru saja berada selama 5 detik di dalam menara terlihat begitu tersentak pada saat pintu menara tersebut tiba-tiba tertutup.
Ling Yan menatap pintu itu sejenak sebelum merasakan sebuah kekuatan yang begitu kuat perlahan menyelimuti menara itu.
"Sepertinya guru Shen dan tetua yang lainnya sudah mulai membuat segel 7 lapisan itu." Batin Ling Yan.
Di detik berikutnya, Ling Yan kali ini mengalihkan pandangannya ke arah api pembakar jiwa yang masih tersegel di dalam menara seribu pedang itu.
Ling Yan bisa melihat, kalau saat ini hanya tersisa satu segel terakhir yang mengurung api pembakar jiwa, karena ke enam segel yang lain telah berhasil di hancurkan oleh roh api spiritual tersebut.
Ling Yan juga masih bisa melihat kalau di sekeliling segel yang mengurung roh api spiritual itu terdapat racun api jiwa, dan racun api jiwa itu sewaktu-waktu dapat membakar kekuatan jiwa milik Ling Yan.
"Rupanya selama aku berlatih, kau menjadi roh api yang sedikit liar." Ucap Ling Yan sambil berjalan mendekat ke arah segel tersebut.
Lalu setelah berdiri tepat di depan segel lapisan ke tujuh itu, Ling Yan terlihat mengangkat tangannya dan perlahan menyentuh segel yang ada di hadapannya.
Tap?!!!
Ling Yan mengerutkan dahinya melihat racun api jiwa yang awalnya menyelimuti segel perlahan menghilang pada saat Ling Yan melakukan sentuhan langsung pada segel yang ada di hadapannya itu.
"Hmmm.... rupanya kau, terima kasih api abadi." Ucap Ling Yan yang dibalas decihan kecil dari api abadi.
Menghilangnya racun api di sekeliling segel membuat Ling Yan kini dapat melihat dengan jelas wujud api pembakar jiwa berupa Phoenix api, dan saat ini Phoenix api itu sedang menatap dalam ke arah Ling Yan dengan mata apinya.
"Grrrr mengapa kau lama sekali, apakah kau pikir aku menyukai tempat ini?." Suara dari api pembakar jiwa sambil menggeram kesal.
"Hehehe maaf karena membuat mu menunggu, karena walau bagaimanapun aku tetap harus melakukan persiapan sebelum menyerap kekuatanmu bukan?." Jawab Ling Yan sembari tersenyum tipis.
Ling Yan lalu mengeluarkan pil pelindung jiwa dari dalam botol obat pemberian Shen Yu sebelumnya.
"Oh... pil pelindung jiwa, aku pikir kau tidak akan menggunakannya." Ucap api pembakar jiwa lagi.
"Aku tidak ingin racun api jiwa yang kau miliki itu malah membakar kekuatan jiwaku." Jawab Ling Yan lalu menatap roh api pembakar jiwa lagi.
"Apakah kau sudah siap?" Tanya Ling Yan disambut anggukkan dari roh api pembakar jiwa.
"Seharusnya aku yang bertanya hal itu padamu." Bertepatan dengan jawaban roh api pembakar jiwa, Ling Yan memasukkan pil pelindung jiwa kedalam mulutnya.
Dan setelah pil itu tertelan.
"Tinju Kobaran Api!!!" Dengan menggunakan 4 jenis api spiritual yang ia miliki, Ling Yan menghancurkan segel dihadapannya membuat api pembakar jiwa akhirnya terbebas dari segel yang sudah mengurungnya sangat lama itu.
Roh api pembakar jiwa terlihat mengepakkan sayapnya yang sepanjang 5 meter sambil terbang memutar di atas Ling Yan dan menciptakan energi api yang begitu besar.
Di waktu yang bersamaan di bagian luar menara seribu pedang, pembuatan segel 7 lapisan masih terus berlanjut dimana saat ini di sekeliling wilayah menara tidak terlihat satupun murid yang berlalu lalang karena Shen Yu memang sudah membuat penghalang khusus disana.
Dan karena adanya penghalang itu, para murid ataupun tetua yang ada di luar penghalang tersebut tidak akan bisa melihat kedalam kecuali orang itu memiliki api spiritual karena Shen Yu membuat penghalang itu menggunakan energi api semesta yang ia miliki.
Zhao Zhang yang membantu membuat segel 7 lapisan terlihat berkeringat karena sudah cukup banyak menggunakan tenaga dalamnya, hingga di detik berikutnya ia hanya bisa melenguh saat merasakan aura keberadaan yang begitu kuat dari dalam menara seribu pedang.
"Ugh.... Aku bisa merasakan aura yang begitu kuat baru saja terbebas, sepertinya Ling Yan sudah membebaskan api pembakar jiwa dari segel yang membelenggunya, tetap pertahankan posisi kalian!!!" Teriak Zhao Zhang yang masih berada di posisi yang sama.
Ling Yan yang melihat api pembakar jiwa sudah terbebas pun kini sudah mulai merasakan efek dari pil pelindung jiwa yang perlahan menyelimuti tubuhnya.
Lalu setelah merasa energi itu sudah cukup banyak.
"Baiklah sekarang waktunya!!! Penyerapan api spiritual!!!" Bertepatan dengan teriakannya itu, Ling Yan lalu menggunakan tenaga dalamnya lalu perlahan melakukan sentuhan langsung terhadap roh api pembakar jiwa.
Awalnya pada saat baru mulai menyerap kekuatan tersebut, Ling Yan masih terlihat biasa saja, akan tetapi setelah beberapa saat kemudian, ia kini mulai merasakan apa yang dirasakan oleh Gu Liang saat menyerap api kematian di sekte gunung tengkorak.
"Akh!!!!!!" Teriakan menyedihkan di selingi oleh rasa sakit yang membakar sudah mulai di rasakan oleh Ling Yan dan menurut prediksi Shen Yu sebelumnya, penyerapan energi api pembakar jiwa mungkin akan berlangsung cukup lama.
Karena roh api pembakar jiwa yang satu ini, sudah tidak sama lagi seperti roh api pembakar jiwa yang dulu, karena selama ia berada di dalam menara seribu pedang, ia sudah berhasil mengumpulkan sedikit demi sedikit energi jiwa dari para murid yang berlatih di dalam menara tersebut hingga kekuatan yang ia miliki mampu menghancurkan segel yang dibuat sendiri oleh ketua sekte seribu pedang terdahulu.
"Sakit!!! Sakit sekali!!!! walaupun sudah menelan pil pelindung jiwa, tetapi bagaimana mungkin racun api jiwanya masih tetap bisa membakar kekuatan jiwaku!!!" Teriak Ling Yan yang berusaha menahan rasa sakit yang membakar kekuatan jiwanya.
Pil pembakar jiwa memang memiliki fungsi untuk melindungi kekuatan jiwa pada saat penyerapan energi api spiritual, namun racun api jiwa yang dimiliki oleh api pembakar jiwa tidaklah sesederhana yang dipikirkan oleh orang-orang.
Perlahan tubuh Ling Yan mulai diselimuti oleh energi api pembakar jiwa, tetapi belum sempat api pembakar jiwa menguasai tubuhnya, api abadi masih tetap bisa menghalangi kekuatan itu.
Sementara 3 roh api spiritual yang lain, tidak bisa membantu Ling Yan, karena peringkat ketiga roh api itu berada jauh di bawah roh api pembakar jiwa.
Walaupun sekilas Ling Yan terlihat hanya meringis kesakitan di dalam menara seribu pedang, tetapi yang sebenarnya terjadi adalah penyerapannya terhadap api pembakar jiwa masih tetap berlangsung walaupun memang penyerapan itu akan memakan waktu yang cukup lama.
*****
Setelah menghabiskan waktu selama satu hari penuh untuk membuat segel 7 lapisan pada menara, Zhao Zhang, Shen Yu, serta para jagoan sekte dan semua tetua yang ikut dalam membuat segel terlihat sudah mulai tumbang karena tenaga dalam mereka yang terkuras habis.
Walaupun dalam pembuatan segel tersebut dibantu oleh banyak tetua pedang, tetapi tetap saja tenaga dalam yang dibutuhkan untuk membuat segel 7 lapisan ini begitu luar biasa.
Zhao Zhang yang masih terengah-engah terlihat mulai pelan-pelan menstabilkan tenaga dalamnya sesaat setelah menelan sebuah pil pengembalian tenaga dalam bintang 7 dari paviliun rumah obat.
"Untungnya saat ini sekte seribu pedang memiliki Shen Yu yang seorang master peracik obat, jadi jika ada masalah seperti ini dimasa depan, sekte seribu pedang tidak akan lagi kekurangan sumber daya seperti ini." Batin Zhao Zhang yang masih berada di posisi bersilanya.