LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 222. Pertarungan Singkat yang Mengejutkan


Ling Yan kini berdiri dan menatap ke arah para murid dalam yang juga menatapnya dengan berbagai macam ekspresi, sebagian dari mereka ada yang menatap dengan wajah khawatir karena peringkat mereka bisa di ambil olehnya, dan sebagian pula ada yang menatap penuh semangat karena mengetahui kalau Ling Yan merupakan murid paling jenius di antara para murid luar.


"Hmm aku bisa melihat aura petarung junior ini yang begitu mendominasi, sepertinya ia berkembang cukup pesat selama bergabung dengan sekte kita." Salah satu dari murid dalam berkata dengan nada antusias.


"Mengapa kau bicara seperti itu, apakah kau tidak khawatir kalau nanti posisimu di geser olehnya?" Tanya salah seorang murid yang ada di sebelahnya.


"Heh, aku tidak akan pernah mempermasalahkan hal tersebut asalkan dia mengalahkan ku tanpa membuat kecurangan, untuk apa menjadi seorang murid dalam jika memang diriku tidak layak." Jawab pria itu bersemangat.


"Ling Yan, sekarang kau boleh memilih salah satu dari murid dalam yang ingin kau tantang." Ucap Gao Lang.


Ling Yan berpikir sejenak.


"Mungkin sebaiknya aku menantang murid dalam yang paling kuat, karena akan sama saja jika aku menantang murid yang lebih lemah lalu setelah itu aku malah kembali membuat tantangan untuk menjadi murid inti."


Ling Yan lalu menatap seorang murid dalam dengan pakaian berwarna merah dengan warna rambut yang sama dengan pakaiannya.


Ling Yan lalu menunjuk ke arah murid tersebut lalu berkata.


"Aku berniat menantang murid dalam yang berada di peringkat satu, mohon bimbingannya senior Yan Yang." Ucap Ling Yan dengan nada yakin.


Setelah perkataannya itu, keadaan sekitar menjadi hening karena berusaha mencerna apa yang baru saja di katakan oleh Ling Yan.


"Apa!!! dia menantang Yan Yang, dia adalah peringkat satu dan yang paling kuat di antara murid dalam, ia juga sudah naik ke tingkat pendekar berlian bintang 5 dan mungkin akan menantang salah satu murid inti, apakah kekuatan Ling Yan juga sudah berada di tingkatan itu?" Ujar salah satu murid tidak percaya.


Dari awal Ling Yan naik ke atas arena pertarungan, memang tidak ada satupun murid yang dapat melihat tingkat kekuatan yang dimiliki oleh Ling Yan, bahkan beberapa tetua pedang pun merasakan hal yang sama.


Sebaliknya, mereka malah merasakan aura mendominasi seperti Ling Yan saat ini telah berada di atas tingkatan mereka, hanya beberapa dari para tetua yang tidak merasakan hal tersebut.


Mu Beiyan, Wu Ya, dan Li Guang, terlihat mengerutkan dahinya sambil membatin.


"Murid tetua Shen Yu ini, bagaimana mungkin ia meningkat begitu cepat hingga mencapai kekuatan pendekar senior, bukankah pada saat pertamakali bergabung dengan sekte ia hanyalah seorang pendekar perak bintang 5?."


Batin ketiganya yang merasa Ling Yan memiliki bakat yang berada di luar nalar.


"Aku hanya bisa mengatakan satu kata untuk menikah bakat anak ini, (Mengerikan)." Batin Mu Beiyan.


Belum sempat Gao Lang memanggilnya untuk naik ke atas arena, Yan Yang kini sudah melompat lalu maju ke arah Ling Yan.


"Sepertinya peringkat ku akan di rebut oleh seorang murid baru, tapi aku mungkin tak akan membiarkan hal itu terjadi dengan mudah." Ucap Yan Yang sambil menarik pedang yang ada di punggungnya.


"Mohon bimbingannya senior Yan Yang." Ling Yan ikut menarik pedang darah api lalu memasang kuda-kuda dan siap bertarung.


Gao Lang lalu mengambil jarak sebelum akhirnya berteriak cukup keras.


"Mulai!!!!"


Tenaga dalam keduanya telah di alirkan dan membentuk aura api pada masing-masing pedang yang ada di tangannya.


Lalu dengan gerakan yang sangat cepat, Ling Yan kembali bergerak dan melepaskan pukulan ke arah tubuh Yan Yang dan membuatnya terpelanting keluar dari dalam arena.


"Tinju Kobaran api!!!"


Duarr!!!!


Ling Yan yang mengetahui pertahanan lawannya yang longgar terlihat tidak menggunakan tenaga dalam yang begitu banyak, tetapi tetap saja itu sudah cukup membuat Yan Yang kalah dengan sekali serangan telak.


Para murid dan tetua yang melihat itu langsung terbelalak, beberapa tetua pedang dan murid inti juga sampai berdiri karena kejadian itu, bahkan Gao Lang yang menjadi pengadil di arena juga hanya bisa terdiam saat Ling Yan mengalahkan Yan Yang dengan sekali pukulan.


"Tadi itu..... bagaimana bisa gerakan nya begitu cepat." salah seorang murid inti masih tidak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat.


Gao Lang akhirnya tersadar dan kemudian mengumumkan Ling Yan yang berhasil memenangkan pertarungan.


"Ling Yan mengalahkan Yan Yang dan menggeser peringkatnya menjadi peringkat satu murid dalam."


Xui yang mendengar itu langsung berteriak keras sambil berkata.


"Wohooo kak Ling Yan hebat!!!!" Teriaknya sambil tersenyum.


Tatapan kagum dari para murid kini tidak tertahankan, bahkan para murid perempuan juga terus meneriakkan nama Ling Yan membuat Xui Zhu Qing dan Ling Mei sedikit kesal dengan hal itu.


Sementara itu di kursi para tetua dan para petinggi jagoan terkuat sekte, hanya kelima jagoan sekte seribu pedang saja yang dapat melihat dengan jelas apa yang baru saja terjadi pada pertarungan Ling Yan.


"Hahaha murid dari tetua Shen Yu memang begitu berbakat, aku bahkan bisa melihat api spiritual dari pedangnya itu membuat api yang ada di pedang Yan Yang menghilang sebelum akhirnya patah." Tawa Li Guang sambil menatapnya kagum.


Sementara itu di tempat para tetua pedang, hanya Yan Shiki seorang yang menatap Ling Yan tanpa rasa terkejut karena ia memang sudah tahu kemampuan dari anak itu.


Ling Yan lalu berjalan ke arah Yan Yang sambil mengeluarkan sebuah pil penyembuh dari dalam cincin natnya, lalu sesampainya di depan Yan Yang yang terlihat meringis kesakitan sambil memegang perutnya, ia lalu mengulurkan tangannya dan membantu Yan Yang untuk berdiri.


Yan Yang pun meraih ukuran tangan Ling Yan sambil berusaha berdiri.


"Maaf karena mungkin aku terlalu berlebihan." Ucap Ling Yan sambil memberikan pil penyembuh.


"Hehehe tidak masalah, aku harap setelah pertarungan ini, kau bisa membiarkanku untuk mengajakmu berlatih tanding di lain waktu." Jawab Yan Yang disambut senyuman hangat dari Ling Yan.


"Jika ingin berlatih bersama, kau bisa menemui ku di area belakang sekte, karena itu adalah tempat favorit ku bersama yang lain untuk melakukan latihan." Jawab Ling Yan sambil membantu Yan Yang untuk berjalan.


Lalu setelah pertarungan Ling Yan yang begitu singkat itu, pertarungan yang selanjutnya pun akhirnya dimulai, tapi pertarungan yang tersisa tidak ada yang berlangsung seru dan di anggap begitu membosankan.


Dari dua puluh murid luar yang melakukan tantangan pun hanya ada 7 orang yang berhasil memenangkan pertarungan termasuk Shuyang dan juga Ling Yan.


Dan setelah semua penantang murid luar telah selesai bertarung, kini giliran murid dalam yang akan melakukan tantangan untuk menjadi seorang murid inti.


Akan tetapi sebelum itu, Zhao Zhang selaku ketua sekte seribu pedang tiba-tiba turun ke tengah-tengah arena dan membuat para murid mengerutkan dahinya.