LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 78. Pertarungan Tiga Raja Siluman


Ling Yan tidak bisa berhenti berdecak kagum kala melihat pohon buah apel keabadian yang saat ini sedang diperebutkan oleh tiga ekor raja siluman yang kekuatannya hampir mengimbangi kekuatan pendekar suci.


Selain khasiat buah apel keabadian yang sangat berguna, buah apel keabadian juga merupakan sebuah sumber daya yang begitu langka dan sangat susah untuk di dapatkan.


Pasalnya pohon buah apel keabadian hanya bisa berbuah sekali dalam 100 tahun dan itu pun hanya akan memiliki satu buah tunggal saja.


Dari kejauhan Ling Yan masih tetap memantau ketiga raja siluman tersebut yang masih saling berhadapan dan saling memberi auman yang begitu keras satu sama lain.


Dalam benaknya ia mulai mencari cara untuk mendapatkan buah apel keabadian itu, tetapi dalam kondisi seperti ini sepertinya akan sangat mustahil baginya.


"Bocah, jika kau ingin mendapatkan buah apel keabadian itu, kau harus menunggu hingga salah satu dari ketiganya menang." Ucap api abadi dari dalam pikiran Ling Yan.


"Itu benar tuan Ling Yan, walaupun ketiganya memiliki kekuatan yang sangat kuat, tetapi setelah melakukan pertarungan dan salah satu diantara ketiganya menang, maka itu akan menjadi kesempatan yang sangat bagus karena pasti pemenang dalam pertarungan ini akan kehabisan tenaganya." Sambung Xiao Bao membenarkan perkataan Huo.


"Hehehe rencana yang kalian miliki hebat juga." Roh api sakral surgawi ikut membenarkan perkataan roh api abadi dan roh api kehidupan.


"Oh iya bocah tengik, ngomong-ngomong apakah kau tidak mengenali siluman gorila titan api itu?" Ucap api abadi.


"Hmm apa maksudmu?" Tanya Ling Yan kebingungan.


"Hehh dasar, kau masih muda tapi sudah menjadi pelupa seperti ini, coba kau perhatikan baik-baik siluman gorila titan api itu, bukankah dia cukup familiar." Sambut api abadi lagi.


Mendengar perkataan api abadi, Ling Yan lalu kembali mengalihkan perhatiannya pada siluman gorilla titan api itu sekali lagi dan alangkah terkejutnya ia saat melihat bekas luka pada lengan gorilla Titan Api itu dan langsung mengenalinya.


"Eh bukannya itu adalah bekas luka yang sama yang aku berikan pada gorila titan api yang mengejarku?" Ucap Ling Yan sambil memperhatikan siluman itu.


"Tebakan ku benar bukan?" Ucap api abadi bangga.


"Kau benar, tidak salah lagi, itu adalah siluman gorila titan api yang mengejarku 2 tahun yang lalu, ternyata dalam 2 tahun terakhir ini ia sudah berhasil naik ke tingkat 9 dan menjadi salah satu raja siluman di hutan kegelapan." Ucap Ling Yan.


Tak lama kemudian gorila titan api itu langsung mengaum keras kembali dan langsung menyerang siluman ular hijau di hadapannya.


"Groarr!!" Gorila titan api itu langsung mencekik leher siluman ular hijau raksasa hingga ular itu kini menggeliat kesakitan.


Akan tetapi dengan cepat ular hijau raksasa itu langsung melilit tubuh siluman gorila itu yang sontak membuatnya melepaskan cengkraman tangannya pada ular hijau raksasa itu.


Siluman gorilla Titan Api kini mulai memberontak untuk melepaskan diri dari lilitan tersebut tapi sayangnya lilitan dari ular itu kini malah menjadi lebih erat melilit tubuhnya.


Siluman ular hijau raksasa kini menatap tajam ke arah siluman gorilla titan api yang saat ini sedang memberontak di dalam lilitannya yang terus ia perkuat.


Tak mau tinggal diam, siluman kura-kura tempurung besi raksasa kini ikut maju menyerang dan menggigitnya tubuh ular hijau yang saat ini sedang melilit tubuh siluman gorila titan api.


Siluman ular hijau raksasa kini mengaum menahan rasa sakit pada tubuhnya yang membuat lilitannya kini mulai melonggar, siluman gorilla yang mendapatkan kesempatan itu l langsung bergerak melepaskan diri cepat dan ikut menggigit tubuh ular hijau raksasa itu hingga membuat tubuhnya terkoyak.


Mendapatkan gigitan dari ular hijau raksasa, gorila titan api itu kini juga berusaha menahan rasa sakit yang luar biasa pada lengannya.


Namun seakan tidak mau melewatkan kesempatan yang ia dapatkan, gorila titan api kini melepaskan gigitannya lalu kembali menggigit tubuh ular hijau raksasa itu lebih dalam di tempat yang sama.


Siluman ular hijau raksasa lalu kembali meraung sekeras mungkin sebelum tubuhnya jatuh terkapar di tanah dan mati karena gigitan kedua siluman itu.


"Hmp sepertinya siluman gorila itu mendapatkan masalah besar sekarang karena racun yang dimiliki oleh ular hijau raksasa itu." Gumam Ling Yan yang masih setia menunggu pertarungan ketiga raja siluman itu berakhir.


Gorila titan api yang mendapatkan bekas gigitan dari ular hijau raksasa kini terlihat memegang bagian lengannya yang memiliki bekas gigitan ular hijau raksasa tadi.


Merasa keadaannya mulai melemah, gorilla titan api itu kini berniat cepat untuk mengakhiri pertarungan dan bergerak cepat menyerang siluman kura-kura tempurung besi dihadapannya.


Siluman gorilla titan api sontak dengan cepat meraih kepala siluman kura-kura tempurung besi raksasa itu dan mencekiknya dengan cengkraman tangan yang begitu kuat.


Terlihat juga dari dalam mulutnya yang mulai mengeluarkan kepulan asap yang cukup tebal dan sontak langsung dikenali oleh Ling Yan.


"Hmp dia akan menyemburkan api seperti yang dilakukan siluman musang api yang aku hadapi barusan." Ucap Ling Yan sambil melompat menjauh agar tidak terkena dampak serangan siluman itu.


Siluman gorilla titan api itu langsung mengangkat leher siluman kura-kura tempurung besi sambil mencekik lehernya.


Siluman kura-kura tempurung besi raksasa itu pun mencoba memberontak melepaskan diri, tapi apalah daya kekuatan dari siluman gorila titan api terlihat lebih besar dan akhirnya sebuah semburan api dari dalam mulut gorila itu langsung di keluarkan dan membakar tubuh siluman kura-kura yang masih berada dalam cekikannya.


Selang beberapa lama siluman gorilla itu lalu melempar tubuh siluman kura-kura tempurung besi yang akhirnya berakhir mati terbakar api milik gorilla titan api itu.


Beruntung Ling Yan yang tadinya berada di tempat gorila titan api itu melempar siluman kura-kura tempurung besi kini sudah berpindah ke tempat lain.


"Huhh untung saja aku langsung berpindah ke sini tadi, kalau tidak pasti aku sudah berakhir seperti pohon besar yang ada di sana." Ucap Ling Yan sambil menghela nafas lega.


Ling Yan lalu kembali mengalihkan pandangannya pada siluman gorilla titan api itu dan mendapatinya yang sedang menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.


"Hmm tak ku sangka ia yang akan keluar menjadi pemenang, tapi sepertinya racun dari siluman ular hijau raksasa tadi sudah mulai menyebar ke seluruh tubuh siluman gorila itu, kalau begitu aku akan menunggu sebentar lagi." Ucap Ling Yan.


Tak lama kemudian siluman tersebut kini mulai berjalan ke arah pohon buah apel keabadian sambil memegangi lengannya, akan tetapi sepertinya racun milik siluman ular hijau raksasa tadi kini sudah menyebar ke seluruh tubuhnya.


"Groarr!!" Siluman gorilla itu kini menghentikan langkahnya dan jatuh terduduk sambil memegangi lengannya yang terasa sangat sakit akibat racun ular hijau yang menggigitnya.


"Sepertinya ini adalah waktu yang tepat bagiku untuk menyerangnya, ia sudah sangat lemah dan kehabisan tenaganya." Ucap Ling Yan sambil mengalirkan tenaga dalamnya dan kembali menggunakan teknik permainan api.


"Teknik permainan api, penggabungan 3 jenis api spiritual!!" Ling Yan kembali menggabungkan ketiga api spiritual yang ia miliki lalu melesat dengan kecepatan tinggi menyerang ke arah siluman gorila titan api itu.