
Dan benar saja, Ling Yan yang mendengar penjelasan Guo Kai tentang telur tersebut awalnya merasa sangat antusias, tetapi rasa antusiasnya itu kembali menghilang saat Guo Kai berkata kalau ras Xiao Hu berada di atas binatang gaib ini.
"Ohhh ternyata dia tidak lebih kuat dari Xiao Hu, pantas saja Xiao Hu tidak pernah merasa takut sedikitpun pada telur ini, ia bahkan sempat hampir mencakarnya waktu itu." Ucap Ling Yan yang sepertinya belum disadari oleh Guo Kai.
"Hahaha kau akhirnya mengerti kalau telur ini tidak lebih kuat dari Xiao Hu, karena Xiao Hu adalah...." Di detik berikutnya Guo Kai akhir tersadar dengan apa yang baru saja Ling Yan katakan dan merasa ada sesuatu yang janggal disana.
"Ehhh tunggu sebentar, siapa itu Xiao Hu, mengapa kamu mengatakan kalau rasnya berada di atas Garuda bertanduk emas?" Tanya Guo Kai kebingungan.
Ia sama sekali belum menyadari kehadiran Xiao Hu yang berada tepat di sebelahnya dan sedang menyantap makanan kesukaannya yaitu kristal siluman elemen api.
"Oh iya sedang makan malam dan tepat berada di sampingmu." Ucap Ling Yan sambil mengangkat kedua bahunya.
Bertepatan dengan itu pula Xiao Hu sudah selesai dengan makanannya dan ia nampak memandangi Guo Kai dengan tatapan menyelidik.
Miao.....
Pada saat Guo Kai melihat ke arahnya, sontak saja Guo Kai tidak dapat menahan rasa terkejutnya di iringi dengan mulut yang terbuka serta mata yang membulat.
"Dia.... Dia Xiao Hu yang kamu maksud!!!" Teriak Guo Kai tidak percaya dengan apa yang ia lihat.
Seandainya saja ia saat ini sudah menjadi manusia, mungkin ia sudah dari tadi memuntahkan darah dari mulutnya karena terkejut.
"Bagaimana mungkin anak ini memiliki peliharaan binatang gaib tingkat paling tinggi." Batinnya yang masih menatap Xiao Hu dengan mulut terbuka lebar.
Tak lama kemudian Xiao Hu kembali ke pangkuan Ling Yan dan masuk kedalam jubahnya sekaligus tempat favorit sahabat kecilnya itu.
*****
Sekte serigala neraka
Setelah kekalahan yang diterima oleh aliran hitam serta kematian pemimpin sektenya, kini sekte serigala neraka telah berpindah tangan kepada Yan Susu.
Karena banyak dari mereka yang mati dalam pertempuran serta mereka yang menjadi incaran aliran putih, kini sekte serigala neraka terpaksa berpindah tempat dari lokasi sekte mereka sebelumnya.
Dibawah pimpinan Yan Susu, kini sekte serigala neraka sudah berpindah jauh tepqt pada bagian utara kekaisaran Wei yaitu gunung batu hitam yang berada di dekat sebuah pelabuhan kapal.
Tentunya Yan Susu memindahkan sekte serigala neraka ketempat ini bukan tanpa alasan, karena tempat ini dulunya adalah tempat persembunyian dirinya pada saat setelah bertarung dengan Wei Tian Long.
Di gunung ini pula terdapat sebuah bangunan rahasia yang dulu ia temukan dan jadikan tempat persembunyian bagi anggota sekte serigala neraka.
"Dengan tempat persembunyian seperti ini, maka sebanyak dan sebaik apapun para aliran putih mencari kita, mereka tidaklah akan beh mudah untuk menemukannya." Ucap Yan Susu percaya diri.
Selain daripada memiliki tempat persembunyian yang aman dari kejaran sekte aliran putih, Yan Susu sebenarnya juga memiliki niat lain sebelum memindahkan sekte ini ke gunung batu hitam.
Dan alasan lain yang ia maksud adalah sebuah pulau es yang berada di ujung Utara kekaisaran Wei, yaitu tempat dimana sekte aliran netral berdiri.
"Saat ini aku sudah sangat dekat dengan api dingin, kali ini aku tidak akan mengajak si tua bangka itu lagi, karena ia hanya akan mengacaukan rencana yang telah aku susun sedemikian rupa." Ucap Yan Susu sambil menatap ke arah pelabuhan kapal yang mengarah menuju sekte pulau es utara.
Brukkk!!!
"Hihihihi!! Bagus sekali, kerja bagus, setelah dua bulan purnama berlalu, kamu harus menyediakan seorang gadis mudah seperti ini lagi untukku, kau mengerti bukan." Ucap Yan Susu dengan tawa cekikikannya.
"Hamba mengerti ketua." Jawabnya sambil masih berlutut di hadapan Yan Susu.
"Lalu apa lagi yang kau tunggu, sekarang sudah waktunya kau pergi dari hadapanku." Ucap Yan Susu yang berhasil membuat pendekar itu merinding hebat, dan tanpa pikir panjang ia langsung saja meninggalkan tempat tersebut sebelum ia menjadi santapan pengorbanan darah iblis dari ketua sektenya.
*****
Menara Seribu Pedang
Setelah 3 hari berlalu, kini sudah waktunya Ling Yan melakukan latihan tertutupnya untuk naik ke tingkat pendekar suci.
Sepertinya yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika seorang pendekar ingin naik ke tingkat pendekar suci, pendekar tersebut harus melakukan meditasi tertutup dan masuk kedalam alam rohnya dan mengalahkan iblis hati yang ia miliki.
Dan sebelum itu, sang pendekar juga harus lebih dulu berada di puncak kekuatan pendekar senior, karena untuk mengalahkan iblis hatinya, ia harus memilih kekuatan yang cukup besar.
Sebenarnya ada dua cara lain lagi untuk naik ke tingkat pendekar suci tanpa harus mengalahkan iblis hati yaitu dengan cara bergabung dengan iblis hati yang seringkali di lakukan oleh para aliran hitam.
Dan cara yang terakhir adalah dengan menggunakan pil tingkat tinggi untuk memaksa tubuh seorang pendekar melampaui batas kekuatannya dan naik ke tingkat tersebut.
Tetapi dengan kedua cara ini kekuatan yang di dapatkan oleh pendekar suci itu pastinya akan sangat jauh berbeda bahkan bisa dibilang kekuatan pendekar suci yang naik tingkat dengan cara tersebut cenderung lebih lemah daripada yang naik tingkat karena mengalahkan iblis hatinya.
Hal inilah yang membuat banyak dari para pendekar suci dunia persilatan yang kekuatannya tidak merata, dan kebanyakan dari pendekar suci seperti ini berasal dari aliran hitam.
"Apakah kau sudah siap." Tanya Zhao Zhang.
Sementara Ling Yan, ia hanya mengangguk lalu memandang ke arah Xui yang tengah berdiri menatapnya lekat.
"Berjuanglah." Ucap Ling Xuilan.
"Hehe tenang saja, aku pasti tidak akan kalah oleh iblis hatiku." Sahut Ling Yan penuh semangat.
Selain Xui, terlihat hanya ada Jin Yuan dan Shen Yu yang sedang berdiri di dekat ruangan yang akan Ling Yan tempati untuk latihan tertutup, karena tidak ada selain mereka yang mengetahui hal tersebut.
Sebelum memasuki ruangan latihan.
"Jin Yuan, aku ingin selama aku berada di dalam ruangan ini kau menjaga Xui dan yang lainnya, selain itu kamu juga aku tugaskan untuk membantu sekte ini jika kekuatanmu diperlukan." Perintah Ling Yan.
"Baik master, perintahmu adalah sebuah kehormatan bagiku jika mengerjakannya." Jawab Jin Yuan sambil membungkuk.
Ling Yan kemudian mengeluarkan Xiao Hu dan memberikannya kepada Xui, dan setelah itu ia akhirnya masuk kedalam ruang latihan sambil mengangkat tangannya menandakan ia berkata sampai bertemu lagi.
Dan didalam ruangan itu pula Ling Yan duduk bermeditasi memasuki alam roh dimana pertarungan antara dirinya melawan iblis hatinya dimulai.
"Kau akhirnya datang!! Sudah cukup lama semenjak aku tercipta di dalam hatimu yang gelap itu." Ucap sebuah suara yang ia kenali persis sebagai suaranya sendiri.
Lalu disaat Ling Yan membuka matanya, ia hanya bisa menatap tidak percaya jika iblis hati yang bersemayam di dalam tubuhnya adalah hal yang tidak pernah sama sekali ia bayangkan.