
7 hari sebelum upacara kedewasaan Klan Ling
Sementara itu di kota teratai kediaman Klan Ling, terlihat seorang gadis cantik berusia 13 tahun sedang duduk di bawah pohon di atas bukit tempat dimana Ling Yan biasanya menyendiri.
"Tinggal 7 hari sebelum upacara kedewasaan akan dimulai, tapi kak Ling Yan belum juga kembali, apakah dia benar-benar sudah..." Batinnya.
"Ah tidak mungkin kak Ling Yan pasti masih hidup dan pasti akan kembali sebelum upacara kedewasaan nanti." Gumamnya.
Ling Xuilan lalu beranjak dari tempatnya dan melangkahkan kakinya kembali ke kediaman klannya, dan saat dirinya melewati kediaman tetua pertama, iya mendapati Ling Yue (ibu Ling Yan) sedang duduk di kursi halaman kediamannya.
Ling Xuilan dapat melihat kesedihan dan di wajahnya. "Bibi Yue pasti sangat merindukan kak Ling Yan." Batinnya.
*****
Setelah satu bulan lebih bersama dengan 2 bocah bersaudara, Ling Yan sudah semakin dekat dengan kedua bocah itu, bahkan Ling Yan sudah menganggap keduanya seperti adiknya sendiri.
Dalam waktu 1 bulan itu Yu Fei berlatih dengan giat dan saat ini sudah mencapai tingkat pendekar pemula bintang 4, tentu saja perkembangan yang sangat cepat itu karena Yu Fei mempelajari gulungan teknik halilintar bumi.
Ling Yan juga memberikan Yu Fei sebuah gulungan teknik bertarung hitam tingkat tinggi elemen petir milik Shen Long (pukulan petir langit) untuk ia pelajari.
Sementara itu Ling Yan juga tidak bermalas-malasan, dalam waktu 1 bulan ini ia berhasil mencapai tingkatan pendekar emas bintang 2.
Ling juga telah menyerap khasiat ginseng darah 500 tahun dengan menggunakan teknik pernapasan surgawi pada gulungan menentang kehendak langit dan bumi milik Shen Long.
Dan setelah menyerap ginseng darah itu, Ling Yan berhasil meningkatkan kualitas tulangnya dari kualitas tulang serigala angin menjadi tulang harimau besi.
Selain kualitas tulangnya yang meningkat, ginseng darah 500 tahun juga membantu meningkatkan kualitas darah dan juga kekuatan fisiknya.
Dengan kualitas tulang harimau besinya, kekuatan fisik Ling Yan saja saat ini sudah mampu mengimbangi seorang pendekar perak bintang tiga.
Dengan kata lain Ling Yan mampu mengalahkan seseorang yang memiliki kekuatan di bawah pendekar perak bintang 3 dengan hanya menggunakan kekuatan fisiknya.
Selain itu Ling Yan juga menyempatkan diri untuk mempelajari teknik tubuh ilusi yang ia dapatkan dari cincin nat milik tetua sakte tengkorak iblis.
Dan dalam waktu 7 hari, Ling Yan pun berhasil menguasainya, akan tetapi karena tenaga dalamnya yang masih terbatas, Ling Yan hanya mampu membuat dua tubuh ilusi saja.
Hari ini Ling Yan berencana untuk melanjutkan perjalanannya kembali ke kediaman klannya, dia juga memutuskan untuk mengajak kedua bocah itu untuk mengikutinya.
Ia berpikir akan sangat berbahaya jika kedua bocah ini terus berada disini, karena tidak menutup kemungkinan pendekar berpakaian hitam sebelumnya kembali lagi untuk mencari gulungan teknik halilintar bumi.
Ling Yan lalu mengemasi semua barang-barangnya dan memasukkannya ke dalam cincin nat miliknya, melihat Ling Yan menghilangkan barang-barang itu dalam sekejap, Yu Fei dan Yu Qian langsung menatap bingung ke arah Ling Yan.
"Kakak, ke mana barang-barang itu menghilang." Ucapnya.
"Barang-barang itu kakak simpan di dalam cincin ini, cincin ini namanya cincin nat, di dalamnya terdapat ruang yang dapat digunakan untuk menyimpan banyak barang." Ucapnya.
Ling Yan lalu mengeluarkan cincin nat yang lain dari dalam cincin itu lalu memberikannya kepada Yu Fei "Ini untukmu di dalamnya ada 5000 koin emas dan juga teknik bertarung milikmu." Ucapnya.
Yu Fei lalu menerima cincin itu dan menatapnya bingung. "Hmm, kakak Bagaimana cara menggunakannya." Ucapnya.
Tanpa pikir panjang Yu Fei lalu mencobanya dan berhasil, "wah, aku bisa masuk keluar masuk keluar hahaha." Yu Fei terlihat senang.
"Kakak hari ini kita akan pergi kemana." Ucap Yu Qian yang dari tadi duduk di atas punggung Ling Yan.
Ling Yan tersenyum tipis sebelum menjawab pertanyaan Yu Qian, "Hari ini aku akan mengajak kalian kembali ke rumah, tapi sebelum itu kita harus ke desa untuk membelikan kakakmu sebuah pedang." Ucapnya.
"Yu Qian juga mau pedang." Ucap Yu Qian polos.
"Hahaha kakak akan membelikanmu pedang saat usiamu sudah cukup 7 tahun nanti." Ucap Ling Yan.
"Bagaimana Yu Fei, apakah kau sudah siap." Ucap Ling Yan.
Yu Fei hanya mengangguk pelan menanggapi pertanyaan Ling Yan, "Kalau begitu ayo kita berangkat sekarang."
Mereka bertiga pun mulai berjalan menuju desa eh tidak hanya dua orang yang berjalan karena Yu Qian hanya duduk manis di atas pundak Ling Yan.
Setelah beberapa saat akhirnya ketiganya sampai di sebuah toko senjata, ketiganya lalu memasuki toko itu dan menemukan seorang pria paruh baya yang menjaga tokonya.
"Selamat datang pendekar muda, ada yang bisa saya bantu." Ucapnya.
"Aku ingin membeli sebuah pedang untuk adikku, berikan pedang kualitas terbaik kalian." Ucap Ling Yan tanpa basa-basi.
"Untuk adik anda aku menyarankan anda membeli pedang ini." Sambil memperlihatkan sebuah pedang pendek berkualitas tinggi.
"Selain kualitasnya yang bagus pedang ini juga sangat cocok untuk anak seusianya." Ucapnya.
"Lumayan, Yu Fei apakah kau menyukainya." Ucap Ling Yan sambil memeriksa pedang pendek itu.
"Itu terserah kakak saja, bagiku apapun yang kakak berikan padaku itulah yang terbaik." dengan senyum manis.
"Baiklah bungkuskan yang ini, dan juga bungkuskan beberapa pisau senjata rahasia itu." Ucap Ling Yan.
"Mohon tunggu sebentar tuan aku akan menyiapkannya." Ucap pemilik toko itu, setelah beberapa saat kau milik toko itu kembali dengan pedang pendek sebelumnya dan beberapa pisau senjata rahasia berkualitas menengah.
"Semuanya 2000 keping emas tuan pendekar." Tanpa berpikir Ling Yan langsung mengeluarkan 2000 keping emas dari dalam cincin natnya, dan setelah mengambil barang yang ia beli ketiganya lalu keluar dan melanjutkan perjalanan menuju kota teratai.
Disaat perjalanannya ia kembali berpapasan dengan pemilik toko obat tempatnya membeli pil penyembuh sebelumnya.
Dan di saat keduanya saling berdekatan, Ling Yan bisa merasakan sebuah aura panas sedikit bergejolak dari dalam tubuhnya, dan tak lama kemudian ia mendengar suara roh inti api kehidupan dari dalam pikirannya.
"Kau jangan terkecoh, orang itu tidak sesederhana yang kau pikirkan, aku bisa merasakan kekuatan yang cukup besar dari dalam dirinya, aku juga bisa merasakan kalau orang itu tidak semuda dengan yang terlihat." Ucap suara Api Kehidupan.
Dan tak lama kemudian suara Api Kehidupan kembali menghilang.
Sementara itu setelah melewati Ling Yan, pria paruh baya pemilik toko obat itu terlihat tersenyum tipis beberapa saat.