LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 151. Shuyang Vs Yuan Ping


Yuan Ping dan juga Shuyang kini sudah berdiri di atas arena dan terlihat ada sangat banyak orang yang akan menonton pertarungan antara keduanya, baik dari para peserta, murid sekte, maupun para tetua sekte yang berniat mencari bakat-bakat muda untuk di angkat sebagai murid.


Bagi para peserta ujian, ini adalah kesempatan yang sangat bagus untuk mereka menunjukkan kemampuan bertarungnya guna untuk menarik perhatian dari para tetua sekte seribu pedang.


Gao Lang yang berdiri di tengah-tengah arena kini mempersiapkan diri sebelum memulai pertandingan.


"Baiklah, kalian berdua sudah tau peraturannya bukan, kalau begitu kita mulai saja sekarang." Ujar Gao Lang yang di ikuti oleh kedua peserta yang sudah bersiap dengan kuda-kuda dan pedang mereka masing-masing.


"Mulai!!!"


Shuyang dan Yuan Ping terlihat masih saling menatap padahal Gao Lang sudah memulai pertandingan dan tanpa aba-aba, keduanya tiba-tiba saja berhadapan dengan pedang yang beradu dengan suara dentingan yang lumayan kuat.


Belum ada dari mereka yang menggunakan tenaga dalam pada awal pertarungan tersebut, hingga bisa dilihat kekuatan fisik di antara keduanya sangat berimbang.


"Lumayan, kau bisa mengimbangi kekuatanku." Yuan Ping disambut senyuman tipis dari Shuyang.


Keduanya lalu melompat mengambil jarak dan sama-sama mengalirkan tenaga dalam pada pedangnya.


Energi petir terlihat menyelimuti pedang Shuyang, sementara pedang Yuan Ping diselimuti oleh elemen api yang membara.


"Ting!!! Ting!! Ting!!!! "


Suara dentingan pedang kembali memekakan telinga dan suara tersebut tidak terjadi hanya satu kali namun berkali-kali di iringi suara teriakan penonton yang sangat antusias.


"Pertandingan yang lumayan seru." Salah satu tetua pedang bernama Yua Sha memuji pertarungan keduanya.


"Hmm kau benar, tapi sebenarnya aku lebih tertarik dengan anak bernama Ling Yan itu." Sambung tetua pedang satu lagi bernama Yun Yuangbao sambil melihat pemuda yang berdiri di tengah-tengah penonton dan tidak lain adalah Ling Yan yang kemarin mengalahkan cucu kesayangannya.


"Hiahh." Serangan pedang api Yuan Ping berhasil dihindari oleh Shuyang, dan sontak membuat Shuyang membalasnya dengan pedang petirnya tapi dapat dengan mudah di hindari oleh Yuan Ping.


Dari pertama kali pertarungan dimulai memang terlihat Yuan Ping sedikit lebih unggul dari Shuyang, namun sepertinya ia tidak menyadari rencana Shuyang yang ingin menguras tenaga dalamnya.


Sementara Ling Yan yang menonton pertarungan keduanya tersebut terlihat tersenyum karena mengetahui kalau Shuyang sengaja mengulur waktu agar tenaga dalam yang dimiliki lawannya berkurang lebih dulu.


Cukup lama keduanya saling mengadu pedang sampai akhirnya sebuah celah terlihat terbuka pada pertahanan Shuyang yang tidak ingin disia siakan oleh Yuan Ping.


Tenaga dalam Yuan Ping kini di fokuskan ke punggung kakinya sambil meneriakkan sebuah jurus.


"Tendangan bola api!!!" Sebuah bola api berukuran lumayan besar di arahkan ke arah Shuyang dengan kecepatan tinggi.


Sementara Shuyang yang sengaja menciptakan keadaan tersebut terlihat tersenyum tipis dan secara mengejutkan melompat kedepan menghindari serangan Yuan Ping itu.


"Teknik pedang Sambaran petir!!!" Teknik yang digunakan oleh Shuyang hanyalah sebuah teknik bertarung kuning tingkat menengah.


Tetapi karena serangan Shuyang yang begitu cepat dan akurat membuat Yuan Ping sedikit kesulitan untuk menghindari serangan tersebut hingga membuat pakaiannya terkoyak.


Yuan Ping terlihat menggertakkan giginya sambil mengumpat keras, "Padahal itu hanya sebuah teknik bertarung kuning, tapi malah jurus itu yang membuatku kesulitan." Umpat nya.


Yuan Ping kembali mengalirkan tenaga dalam pada pedangnya membuat Shuyang yang melihat itu semakin menyeringai, ia tahu tenaga dalam milik Yuan Ping saat ini sudah sangat banyak berkurang dan sepertinya ia tidak menyadari hal tersebut.


"Hahaha anak itu masih perlu banyak belajar, bakat yang dimilikinya memang lumayan, tapi caranya menggunakan tenaga dalam terlalu semberono." Gu Lan salah satu tetua pedang wanita sekte seribu pedang tertawa sedikit.


"Hehehe tapi sepertinya tetua Gao Lang tidak akan melepaskannya untuk mu." Yun Yhuchen terkekeh.


"Hmp!! aku akan membuatnya mengalah kali ini, sebelumnya bahkan dia tidak memberikan satu muridpun padaku." Kesal Yan Shiki.


Sementara itu Shuyang yang kini sudah menyadari kondisi Yuan Ping seketika merubah strategi bertarungnya.


"Baiklah, kalau begitu waktunya serangan balik." Gumamnya sambil mengalirkan lebih banyak tenaga dalam pada pedangnya.


Dengan kecepatan tinggi, Yuan Ping kembali maju menyerang namun tetap saja bisa di tahan oleh Shuyang dan bahkan saat ini keadaan terlihat berbalik dimana Shuyanglah yang menguasai pertarungan.


Yuan Ping sudah mulai terengah-engah dan kehabisan tenaga dalamnya, sementara Shuyang terlihat masih sangat segar karena tenaga dalam yang ia miliki memang masih sangat banyak.


"Pukulan petir!!" Sebuah pukulan mendarat di dada Yuan Ping dan membuatnya terdorong beberapa langkah kebelakang.


Melihat kesempatan yang bebas membuat Shuyang tidak menyia-nyiakannya dan langsung mengalirkan tenaga dalam pada tinjunya.


"Teknik tinju petir! Teknik amukan naga petir!!!" Sebuah teknik bertarung hitam tingkat tinggi langsung di gunakan oleh Shuyang.


Serangan tersebut sengaja di arahkan tepat di depan Yuan Ping dan tidak berniat untuk mengenai lawannya karena Shuyang sudah tau kalau Yuan Ping tidak dapat menghindari serangan tersebut.


"Booommm!!" Ledakan yang lumayan keras terdengar tepat pada saat pukulan petir Shuyang mendarat di lantai arena dan membuat sebuah kawah kecil di depan Yuan Ping.


"He... hebat, serangannya kuat sekali." Salah satu penonton berseru.


"Tapi mengapa serangannya meleset." Tanya salah satu penonton yang berada di dekat Ling Yan,Xui, Zhu Qing,dan Han Li.


"Dia sengaja tidak mengenai lawannya." Ucap Han Li.


"Itu benar, dia sudah tahu kalau Yuan Ping tidak dapat menghindari serangan telak itu, dan jika saja ia terkena serangan tersebut, itu bisa saja membuatnya terluka parah bahkan kondisi terburuknya adalah cacat permanen." Jawab Ling Yan.


Han Li masih menatap ke arah Shuyang dan membatin. "Aku kira Ling Yan adalah satu-satunya pesaing yang akan membuatku kesulitan, tapi ternyata masih ada orang lain yang bisa saja menjadi salah satu dari murid guru Gao Lang." Batin Han Li.


Sementara Yuan Ping yang melihat kejadian itu tepat di hadapannya terlihat tidak bergerak sama sekali dan hanya melotot dengan wajah ketakutan pada efek serangan Shuyang barusan.


Tak lama kemudian Yuan Ping akhirnya terduduk lemas dan mengangkat tangan sambil berkata dengan nada bicara terbata-bata.


"Aku.... aku menyerah."


Suasana sedikit hening sejenak sebelum akhirnya suara teriakan Zhu Qing membuat suasana tersebut kembali ramai.


"Shuyang sangat hebat." Teriaknya di ikuti oleh teriakan dan sorakan dari penonton lainnya, bahkan salah satu dari tetua pedang berdiri dan memberikan tepuk tangannya.


"Sepertinya kau sangat tertarik dengan anak ini." Yun Yhuchen berbicara pada Yan Shiki yang sedang memberikan tepuk tangannya itu.


Sementara Gao Lang yang juga menyaksikan kekuatan Shuyang terlihat memperhatikan Yan Shiki dan bergumam.


"Hmm Sepertinya kali ini aku harus merelakan anak muda ini pada Yan Shiki." Gao Lang tidak ingin serakah.


"Pertandingan pertama dimenangkan oleh Shuyang!!! Sekaligus menjadi peserta pertama yang berhasil menjadi murid sekte seribu pedang!!!" Gao Lang mengangkat tangan dan menghentikan pertandingan.