
Kembali ke sekte seribu pedang.
Tepat setelah pertemuan antara aliansi sekte, Zhao Zhang dan tetua pedang akhirnya mengumumkan pada seluruh murid sektenya tentang keadaan genting yang akan terjadi tidak lama lagi itu.
Tentu saja kabar itu membuat seluruh murid terkejut dan sedikit menciptakan kepanikan pada sebagian murid sekte, tapi keadaan tersebut sudah mulai membaik dan terlihat para murid tengah bersiap-siap dengan keadaan yang bisa terjadi kapan saja itu.
Sebenarnya Zhao Zhang sempat memberikan kesempatan bagi para murid yang tidak ingin terlibat dalam pertempuran untuk kembali ke keluarga mereka masing-masing.
Tetapi para murid sekte seribu pedang memilih untuk tetap bertahan bahkan para murid luar yang hanya berada di tingkat perak dan perunggu sekalipun tidak ada yang gentar.
Dan 3 hari berselang setelah pertemuan antar Aliansi Aliran Putih, kini bantuan dari ke lima sekte aliran putih tersebut sudah sampai secara bersamaan.
Sekte gunung bunga persik yang tergolong dalam salah satu sekte besar mengirimkan 3 jagoan terkuat sekte mereka menuju sekte seribu pedang.
Ketiga jagoan tersebut tidak lain adalah Yao Qiu, Su Mei dan ketua sektenya sendiri yaitu Long Tianming yang memiliki kekuatan pendekar suci bintang 9 sama seperti Zhao Zhang.
Selain ketiga jagoan sekte bunga persik itu, mereka juga mengirimkan 10 orang pendekar senior serta puluhan orang pendekar raja dan pendekar jiwa.
Bisa dibilang bantuan yang dikirim oleh sekte gunung bunga persik ini setara atau lebih kuat dari kekuatan 2 sekte kecil sekalipun.
Sedangkan untuk sekte pedang ilahi dan sekte lentera naga yang termasuk kedalam sekte menengah, mengirim masing-masing 7 pendekar senior dan puluhan pendekar raja dan pendekar jiwa.
Hanya ketua sekte mereka saja yang berada di tingkat pendekar suci yang ikut meninggalkan sektenya dan menyisakan sebagian tetua dan seluruh murid sekte untuk mempertahankan sekte mereka.
Sementara sekte kecil seperti sekte bunga teratai dan sekte pedang kembar hanya bisa mengirim 3 orang pendekar senior karena jika ketua sekte mereka ikut, maka kekuatan kedua sekte kecil itu akan berkurang sangat banyak.
Apalagi selain dari pada ketua sekte keduanya, tidak ada lagi pendekar suci lain yang memiliki kekuatan untuk mempertahankan sekte kecil tersebut.
Zhao Zhang yang mengerti keadaan kedua sekte tersebut tidak mempermasalahkan hal itu, karena walau bagaimanapun jika ia berada di posisi seperti itu, maka ia pun akan melakukan hal yang sama.
Paviliun rumah obat.
Xui yang mendengar pengumuman yang di lakukan Zhao Zhang tempo hari kini terlihat tengah berjalan dengan ekspresi wajah cemas menuju paviliun rumah obat.
Kecemasan yang di alaminya itu bukan tanpa alasan, melainkan karena sudah beberapa hari ini ia tidak melihat Ling Yan di dalam sekte.
Bahkan terakhir kali ia bertemu dengan Ling Yan adalah pada saat Ling Yan waktu itu datang ke kediamannya untuk menemuinya, dan setelah itu Ling Yan sudah tidak pernah muncul sekalipun.
Xui bahkan sudah beberapa kali mengunjungi paviliun pedang bambu tempat kediaman Ling Yan yang menjabat sebagai tetua pedang, tetapi setiap kali ia sampai di kediamannya itu ia tidak pernah bertemu dengannya.
Dia hanya bisa menemukan Xiao Hu yang sedang tidur dengan beberapa kristal siluman di hadapannya.
Xui bahkan sempat kebingungan melihat Xiao Hu yang berada di sana, pasalnya ini adalah pertama kalinya Ling Yan meninggalkan Xiao Hu sendirian, karena biasanya sahabat kecilnya itu pasti akan mengikutinya kemanapun Ling Yan pergi.
Untung saja sahabat kecil Ling Yan itu ingin ikut bersamanya dan saat ini Xiao Hu sedang berada di pelukan Xui yang sedang berjalan ke arah paviliun rumah obat.
Setelah mengunjungi paviliun pedang bambu, Xui juga beberapa kali mengunjungi kediaman Shuyang dan rekan Ling Yan yang lain, tetapi hasilnya tetap sama.
Sesampainya di paviliun rumah obat, tanpa menemui Xiao Gang, Xui langsung menyerobot masuk kedalam ruangan Shen Yu dan mendapati pria tua itu tengah duduk bersila sambil mengumpulkan energi alam.
Shen Yu yang menyadari kehadiran Xui nampak membuka matanya sebelum bertanya.
"Ada apa mencariku?" Tanya Shen Yu yang sebenarnya sudah tau tujuan Xui menemuinya adalah untuk menanyakan tentang Ling Yan.
Xui menatap serius ke arah Shen Yu sebelum melayangkan sebuah pertanyaan.
"Master Shen, aku mohon jangan membohongiku lagi, apakah kau tahu dimana kak Ling Yan berada?" Tanya Xui yang beberapa saat setelah itu menatap Shen Yu dengan ekspresi wajah yang berkaca-kaca.
Shen Yu yang melihat itu hanya bisa menghela nafas beratnya sebelum menjelaskan kalau sebenarnya Ling Yan sedang berada di dalam menara seribu pedang karena di tugaskan untuk menyerap inti kekuatan api pembakar jiwa, dan ini sudah hari ke tiga dimana Ling Yan masih berada di dalam menara.
Selain itu, ia juga menceritakan semua tentang Ling Yan serta kelima kakak seperguruannya yang harus ia kalahkan karena suratan takdir yang ia miliki.
"Apa!!!" Mendengar jawaban dari Shen Yu itu membuat Xui melebarkan matanya, karena ternyata alasan menghilangnya Ling Yan dari sekte sangat berkaitan dengan alasan para pendekar aliran hitam untuk menyerang sekte seribu pedang.
Shen Yu kembali menghela nafas beratnya saat mendapati Zhao Yun Zhi bersama dengan rekan Ling Yan yang lainnya ternyata sudah berada di belakang Xui dan sudah mendengar hal tersebut.
Tatapan mata murid-murid itu terlihat menggelap.
"Master.... Bagaimana bisa dia melakukan pengorbanan yang sebesar ini untuk sekte seribu pedang." Batin Zhao Yun Zhi yang air matanya sudah mulai jatuh.
"Kak Ling Yan....." Hal yang sama juga terjadi pada kedua gadis lainnya tidak terkecuali Xui yang air matanya kini menetes mengenai Xiao Hu yang ada di pelukannya.
Sementara ketiga pemuda yang berdiri di dekat mereka hanya bisa terdiam.
"Ling Yan...." Batin ketiganya masih tidak percaya.
Mereka semua bahkan tidak habis pikir, bagaimana Ling Yan yang hanya seorang pendekar berumur 15 tahun memukul beban yang sangat berat seperti itu di punggungnya.
Sementara mereka sebagai teman-temannya saat ini bahkan Shen Yu dan Zhao Zhang sekalipun hanya bisa bergantung pada Ling Yan.
"Maafkan aku dan ketua sekte karena merahasiakan ini dari kalian, tapi selain cara ini, kami juga tidak memiliki pilihan lain, karena jika sampai sekte aliran hitam itu berhasil merebut api pembakar jiwa, maka akan semakin sulit bagi Ling Yan untuk mengalahkan mereka di masa depan." Lanjut Shen Yu dengan nada menyesal.
"Untuk saat ini yang harus kita lakukan adalah berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan sekte dan mengulur waktu untuk Ling Yan." Yan Yang mengangkat kepalanya dan memberikan semangat pada rekan-rekannya itu.
"Benar, kita tidak boleh membiarkan usaha Ling Yan menjadi sia-sia." Han Li menimpali.
Dan bertepatan dengan itu juga, para gadis tersebut mulai menghapus air matanya dan selaku murid sekte seribu pedang, mereka akan bersiap untuk bertahan.
Zhu Qing selaku putri dari dua kekaisaran bahkan sempat mengatakan kalau dirinya bisa menyiapkan 1000 pasukan kekaisaran untuk membantu sekte seribu pedang.
Tetapi hal ini di tolak oleh Shen Yu, karena sekte seribu pedang tidak akan melibatkan kekaisaran pada pertempuran yang akan terjadi mengingat sekte seribu pedang juga harus menjaga rahasia lain yang dimiliki sekte tersebut.