LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 293. Penolakan


Namun sebelum keduanya bertanya lebih jauh kepada Ling Yan dan yang lainnya, tiba-tiba saja pintu gerbang sekte Pulau es utara sudah terbuka dan terlihat seorang pria paruh baya sedang berdiri di sana.


Kedua pendekar berlian yang menjaga gerbang pun sontak menunduk memberi hormat kepada pria paruh baya yang tentu saja mereka kenali sebagai salah satu tetua sekte sekaligus putra dari Sang penguasa pulau es Utara Bing Xuyan.


"Hormat kami tetua Xuyan!!" Ucap kedua pendekar itu bersamaan.


Bing Xuyan hanya mengangguk sebelum pandangannya tertuju pada Ling Yan dan ketiga rekannya yang berdiri di depan gerbang, dan sebelum ia bereaksi lebih lanjut, perhatiannya kembali tertuju pada Xui yang memancarkan aura dingin dari dalam tubuhnya.


"Ugh.... siapa gadis ini.... mengapa aura dingin yang ia miliki sama seperti Qianlin, apakah dia juga memiliki...." Belum sempat ia berpikir lebih jauh, tiba-tiba perkataan Ling Yan menyadarkan pria paruh baya itu.


"Salam senior kami adalah murid dari Sekte Seribu Pedang, ada hal penting yang ingin kami bicarakan dengan ketua Bing An." Jelas Ling Yan dengan tangan mengepal ke depan.


Bing Xuyan nampak sedikit ragu untuk mengajak ke empat pendekar di hadapannya untuk masuk karena aura gelap yang dimiliki oleh Jin Yuan, tetapi pada saat merasakan aura hangat dari Ling Yan serta aura dingin milik Xui, akhirnya ia memutuskan untuk membiarkan mereka masuk.


"Ikuti aku." Bing Xuyan lalu menyuruh mereka untuk masuk dan mengikutinya dari belakang.


Selama perjalanan, mereka kini menjadi pusat perhatian dari para anggota sekte pulau es utara.


"Mengapa mereka melihat kita seperti itu?" Tanya Shuyang dengan wajah kebingungan.


"Diamlah dan jangan bertanya." Jawab Ling Yan singkat membuat Shuyang memasang wajah cemberut.


Di antara para murid sekte pulau es utara, nampak 3 orang dari murid sekte itu menatap tajam ke arah Bing Xuyan, namun sepertinya kehadiran mereka tidak di ketahui olehnya.


Ling Yan sedikit tersenyum penuh makna saat merasakan tatapan mata ketiga murid sekte ini kepada Bing Xuyan, bahkan ia juga bisa merasakan ketiga murid itu adalah pendekar suci yang sedang menyamar.


"Siapa mereka, apakah mereka orang suruhan Yun Zhao?" Batin Ling Yan namun ia pura-pura tidak menyadari hal tersebut dan berencana membicarakannya nanti, ia bahkan sudah memberikan kode kepada Jin Yuan untuk diam.


Sementara itu Bing Xuyan yang sedang berjalan di depan mereka terlihat melirik ke arah belakang sembari mencoba mengukur tingkat kekuatan Ling Yan.


"Pemuda ini memancarkan aura hangat yang berbeda, tapi bagaimana mungkin aku tidak bisa melihat tingkat kekuatannya, apakah dia berada di atas tingkatan kultivasiku, selain itu... Ia juga memiliki pendamping yang cukup kuat." Batin Bing Xuyan sambil melirik ke arah belakang.


Sebenarnya Bing Xuyan awalnya merasa lebih tertarik terhadap Xui karena aura dingin yang ia miliki sama dengan milik putrinya, tetapi semua itu berubah setelah Bing Xuyan menyadari kalau ia tidak dapat melihat tingkatan Ling Yan.


Sesampainya mereka disebuah kediaman yang cukup besar, pandangan Ling Yan tiba-tiba jatuh ke arah sebuah arena bertarung yang terbuat dari bongkahan es.


Ia bisa melihat ada seorang gadis dengan pakaian serba putih sedang berlatih bersama seorang kakek tua yang juga mengenakan pakaian serba putih.


"Dia....." Mata Ling Yan membulat pada saat pandangannya tertuju pada gadis tersebut karena matanya bisa melihat dengan jelas lautan rohnya yang juga memiliki akar roh bunga teratai es.


Tepat pada saat itu juga, sang gadis dan kakek tua itu menghentikan latihannya karena menyadari kehadiran mereka.


Bing An yang melihat kedatangan Ling Yan langsung menghampirinya karena melihat ada aura yang berbeda dari pemuda itu, selain itu ia juga sedikit tertarik dengan bungkusan merah yang ada di punggungnya.


"Salam senior Bing An, aku adalah Ling Yan, salah satu tetua pedang sekte seribu pedang, kedatanganku kemari adalah karena ingin membahas tentang ini kepadamu."


Karena tidak ingin membuang waktu, Ling Yan memutuskan untuk memperlihatkan api spiritual miliknya kepada Bing An yang langsung membuat matanya membulat.


Sementara Bing Xuyan dan Bing Qianlin juga terlihat begitu terkejut karena tiba-tiba saja pemuda itu memperlihatkan api spiritual kepada mereka, dan tidak hanya itu, ia juga memperlihatkan ketujuh api spiritual yang ia miliki.


Bing An yang melihat itu pun sedikit menelan ludahnya sebelum mengajak ke empat pendekar itu masuk terlebih dahulu kedalam kediamannya sebelum ada orang lain yang melihat mereka.


Di dalam kediaman Bing An, terlihat ia sedang menatap tajam ke arah Ling Yan dan rekannya sambil mencoba untuk mengukur tingkat kekuatan pemuda tersebut.


Dan hasilnya sama saja seperti Bing Xuyan, ia juga tidak dapat melihat apapun dari Ling Yan namun bisa melihat kalau gadis yang ada di sebelahnya memiliki sesuatu yang sama dengan milik cucunya.


"Api spiritual..... tidak kusangka pemuda sepertimu memiliki 7 dari 100 deretan elemen api tingkat tertinggi itu." Ucap Bing An dengan nada yang cukup tenang.


"Maaf atas kelancanganku ini senior, tapi maksud kedatanganku kemari adalah, aku ingin meminta persetujuan mu untuk membiarkanku memiliki api dingin yang ada di sekte ini." Ling Yan langsung menjelaskan maksud dan tujuannya tanpa basa-basi.


Tentu saja hal ini sudah di duga oleh Bing An sebelumnya, tetapi sepertinya Bing Xuyan dan Bing Qianlin merasa sedikit tidak senang dengan pernyataan Ling Yan itu, bahkan keduanya saat ini menatap Ling Yan dengan tatapan mata yang begitu tajam.


Menyadari hal itu membuat Shuyang dan Xui menjadi sedikit takut serta Jin Yuan yang juga mengeluarkan aura petarung dari dalam dirinya, tetapi Ling Yan mengisyaratkan pada bonekanya rohnya itu untuk menariknya kembali.


"Heh.... Jangan pernah bermimpi untuk mendapatkan api dingin dari sekte kami, api dingin itu adalah peninggalan leluhur kami yang sudah ada sejak lama sekali, dan roh api dingin jugalah yang membuat tempat sekte kami berdiri tidak sedingin tempat lain di pulau ini." Jawab Bing Xuyan ketus.


"Jika api dingin di ambil dari tempatnya, maka sekte pulau es Utara akan kehilangan tempat tinggal." Sambung Bing An dengan nafas beratnya.


Ling Yan nampak menghela nafasnya, sudah ia duga api dingin memang berada di sekte ini, dan jika ia tidak mengambilnya sekarang, maka ketiga orang suruhan Yun Zhao atau Yan Susu akan merebutnya dari mereka, namun di sisi lain sekte pulau es utara pun juga akan berada dalam bahaya kedinginan jika ia mengambil api dingin dari mereka.


Bing An nampak melihat ada rasa gelisah di dalam ekspresi wajah Ling Yan.


"Apa sebenarnya alasanmu ingin mengambil api spiritual itu dari sekte kami, kau pasti punya alasan lain selain hanya ingin menjadikannya kekuatanmu bukan?"


"Sebenarnya ada orang lain dari aliran hitam serta 3 orang pendekar suci dari kekaisaran Tang yang mengincar api dingin ini selain aku, dan ketiga orang itu sudah berada di dalam sekte ini dan menyamar sebagai murid sekte." Jawab Ling Yan membuat Bing An,Bing Xuyan dan Bing Qianlin tersentak.


"Apa maksudmu!!! Bagaimana mungkin mereka bisa lolos dari pengawasan kami disini!! Jangan-jangan kau membohongi kami!!" Ucap Bing Xuyan dengan nada sedikit emosi.