LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 317. Ilmu Dewa Perang


Selama beberapa saat, orang tua itu nampak larut di dalam pikirannya sambil memperhatikan lukisan yang ada di tangan kedua gadis di atas panggung.


Bahkan ia juga sempat berpikir ingin menaikkan harga dari lukisan itu, namun beberapa saat kemudian ia mengurungkan niatnya sebelum mengalihkan pandangan ke arah lain.


"Hmm... Mungkin hanya perasaanku saja." Batin orang tua itu sambil menggelengkan kepalanya.


Ling Yan yang sedari tadi menyadari itu, nampak menghela nafas lega pada saat melihat pria tua tersebut menggelengkan kepalanya, karena sedari tadi ia bisa melihat kalau orang tua dari Klan tanda surgawi itu sempat hampir mengangkat tangannya untuk menaikkan harga.


"Tuan muda! Apakah anda serius ingin membeli lukisan ini dengan harga seratus ribu koin emas?" Tanya Gu Xingyi memastikan dan hanya disambut anggukan kepala dari Ling Yan.


Tanpa pikir panjang Gu Xingyi langsung memerintahkan para anggota asosiasi untuk membungkus lukisan tersebut, dan Ling Yan pun menyuruh Shuyang untuk mengambil lukisan itu untuknya.


Pada saat Shuyang turun untuk mengambil lukisan tersebut, Ling Yan kembali mengalihkan perhatiannya pada perwakilan Klan tanda surgawi yang juga tengah menatapnya dengan ekspresi wajah menelisik.


"Sepertinya ia sedang mencoba melihat kekuatan yang aku miliki, sayangnya api abadi dan akar roh surgawiku tidak akan membiarkan itu terjadi." Batin Ling Yan.


"Klan tanda surgawi, salah satu dari lima Klan kuno yang terkenal, tidak kusangka aku bisa bertemu dengan salah satu tetua klan kuno ini." Ucap Guo Kai sambil menatap ke arah pria tua tersebut.


"Klan kuno?" Ling Yan yang mendengar perkataan Guo Kai langsung mengalihkan perhatian kembali ke arah perwakilan Klan tanda surgawi itu.


Ia begitu terkejut pada saat baru menyadari kalau orang tua yang duduk di kursi VIP bertuliskan Klan tanda surgawi itu memang benar-benar perwakilan dari salah satu Klan kuno yang terkenal.


Ling Yan mencoba melihat seberapa besar kekuatan yang dimiliki oleh pria tua tersebut dan mendapati orang itu sudah berada di tingkat yang sama dengan Jin Yuan.


"Apa yang kau maksud dengan mengatakan bahwa dia adalah salah satu tetua, bukankah dia adalah pemimpin dari Klan tanda surgawi?" Tanya Ling Yan.


Mendengar perkataan Ling Yan itu membuat Guo Kai tertawa.


"Hahaha kau pikir Klan kuno itu hanya setingkat dengan kekuatan sebuah sekte menengah? Heh kau salah besar.


Orang yang ada di hadapanmu saat ini hanyalah seorang tetua Klan yang diperintahkan untuk menyamarkan identitas Klan mereka yang sebenarnya, karena pemimpin sebenarnya dari Klan tanda surgawi sudah berada di atas kekuatan pendekar suci." Jelas Guo Kai.


Ling Yan membulat matanya pada saat mendengar perkataan Guo Kai, tetapi bertepatan dengan itu Shuyang juga sudah sampai dan memberikan lukisan itu kepada Ling Yan.


"Ada denganmu? Kenapa kau memelototiku seperti itu." Tanya Shuyang salah paham.


Ling Yan seketika tersadar dari lamunannya sebelum meraih lukisan tersebut dari Shuyang.


"Haha maaf, aku hanya terpikirkan oleh sesuatu yang lain tadinya." Jawab Ling Yan namun Shuyang bisa melihat ekspresi wajah Ling Yan yang berbohong.


Meskipun begitu, Shuyang tidak menanyakan hal tersebut lebih jauh dan memilih menanyakannya nanti setelah lelang selesai, karena menurut apa yang ia lihat, ekspresi wajah Ling Yan sebelumnya seperti memiliki kaitan dengan Klan tanda surgawi yang duduk di berhadapan dengan tempat mereka.


Di sudut ruangan pelelangan, terlihat seorang pria berjubah putih dengan topeng besi sedang menatap Ling Yan dengan tatapan misterius, namun hal itu hanya berlangsung selama beberapa detik sebelum pria bertopeng itu pergi meninggalkan asosiasi lelang harta.


Kembali ke acara lelang.


"Baiklah untuk barang ke empat kali ini adalah harta Karun yang didapatkan oleh salah seorang tetua sekte pulau es Utara di sebuah tempat bernama menara kuno." Ucap Gu Xingyi.


"Akhirnya harta karun milik sekte pulau es utara, aku sangat penasaran." Ucap Shuyang begitu antusias.


"Harta Karun yang dimaksud adalah sebuah gulungan teknik pernafasan tenaga dalam tingkat bumi bernama ilmu dewa perang!! dibuka dengan harga awal 2 juta koin emas!! silahkan mulai penawarannya!!" Teriak Gu Xingyi penuh semangat.


Seluruh peserta lelang begitu bersemangat dan sudah mulai menaikkan harga untuk ilmu pernafasan tingkat bumi itu, bahkan harga yang awalnya hanya dua juta kini sudah melonjak drastis menjadi 15 juta, padahal para petinggi sekte yang duduk di meja VIP belum sempat menaikkan harga.


"Mungkin tidak ada satupun orang dari pulau es utara yang cocok dengan ilmu pernafasan ini, karena kebanyakan dari mereka melatih kekuatan dengan energi dingin, kalau begitu.


Perwakilan Sekte Gunung Bunga persik 16 juta koin emas!!" Teriak Yao Qiu.


"Heh!! Jangan berpikir kau bisa mendapatkannya dengan begitu mudah, kami dari sekte seribu pedang juga menginginkannya, 17 juta koin emas!!!" Teriak Wu Ya.


"Sekte api membara!! 18 juta koin emas!!!"


"Perwakilan Kekaisaran Wei!! 19 juta koin emas!!"


Melihat harga yang terus naik membuat Yao Qiu berdecak kesal karena harga 20 juta koin emas sudah mencapai batasnya.


"Sial, seandainya saja bajingan tua itu tidak menjebak ku sebelumnya, aku mungkin masih bisa mengeluarkan sebanyak 10 juta koin emas lagi sebelum barang utamanya di lelang." Batin Yao Qiu kesal.


Tepat disaat Yao Qiu ingin meneriakkan 20 juta, ia sudah di dahului oleh Klan tanda surgawi yang memasang harga sebanyak 21 juta koin emas hingga membuatnya terdiam.


Beberapa dari perwakilan sekte tingkat menengah bahkan sudah menyerah dengan teknik tingkat bumi itu dan kini tersisa sekte seribu pedang yang ikut bersaing menaikkan harga.


"22 juta!!!" Teriak Wu Ya namun sepertinya Klan tanda surgawi tidak ingin melepaskannya begitu mudah.


"25 juta koin emas." Teriak perwakilan Klan kuno itu membuat Wu Ya menyerah.


"Haih..... Sepertinya aku harus merelakan teknik tingkat bumi itu." Ucap Wu Ya sambil menghela nafas beratnya.


Ia begitu menyayangkan teknik tersebut karena teknik itu sangat cocok dengan dirinya, apalagi saat ini kultivasi yang ia miliki sedang berada dalam titik buntu karena ilmu pernafasan yang ia pelajari tidak terlalu bagus.


"Klan tanda surgawi menawar sebanyak 25 juta koin emas!! Apakah ada penawaran lain!! Ketukan pertama ketukan kedua!!" Baru saja Gu Xingyi ingin mengumumkan Klan tanda surgawi berhasil mendapatkan gulungan tersebut, sebuah suara lantang kembali terdengar dari meja VIP lainnya.


"27 juta koin emas!!!" Teriak Ling Yan membuat semua orang di dalam ruangan terkejut terutama perwakilan Klan tanda surgawi yang memasang wajah penuh kekesalan.


"28 juta koin emas!!" Teriak pria tua itu kembali tetapi orang yang berada di belakangnya sedikit berbisik kepada pria tua itu beberapa saat setelah ia menaikkan harga.


"Tetua, persiapan koin emas yang kita bawa tidak akan cukup jika kau terus menaikkan harga lebih dari 30 juta koin emas." Ucap orang itu dan tentu saja Ling Yan bisa mendengarnya dengan bantuan Guo Kai.


Ling Yan menyunggingkan senyuman sumringah sebelum kembali menaikkan harga sebanyak 31 juta koin emas dan membuat perwakilan Klan tanda surgawi terduduk.


"Sialan!! seberapa banyak koin emas yang ia miliki!!" Umpat tetua Klan tanda surgawi, tetapi sepertinya bukan hanya dirinya yang mengumpat seperti dirinya.


"31 juta pertama, 31 juta kedua!! terjual!! Selamat kepada tuan muda bertopeng!!" Teriak Gu Xingyi penuh semangat.