
Chapter 96. Menjadi Musuh Semua Orang.
Secara berlahan kapal itu terlihat jelas dan berhenti tepat di atas lapangan parkir kapal angkasa. Lalu dua orang bertopeng keluar, ukuran mereka sekecil semut jika dibandingkan dengan kapal angkasa-nya.
Namun, semua kekuatan di atas Dewa Sejati masih bisa melihat kedua orang itu, ternyata mereka adalah wanita. Jika dilihat dari penampilannya, mereka masih sangat muda.
"Ya Dewa, mereka adalah dua Dewi Kecantikan Alam! " seruan seorang pria yang hafal dengan topeng kedua wanita itu.
Akhirnya semua orang bersorak-sorai memuja pujaan dan favorit semua orang di Alam Semesta Aurora.
Raja Dewa Dewi dan para penguasa segera terbang untuk menyambutnya, tapi dihentikan oleh kekuatan yang tak kasat mata.
Tian Zhi dan Feng Zixuan juga melihat, dan khususnya Tian Zhi penasaran dengan kedua wanita itu, dan juga mengagumi kapal angkasa yang terlihat kuat dan modern.
"Senior Xuan, apa mereka yang memiliki kekuatan Dewa Bintang dan Dewa Matahari? " tanya Tian Zhi kepada Feng Zixuan yang masih mendongak.
"Benar! Aku tidak menyangka jika peserta itu dari Black Hole Akademi! " jawab Feng Zixuan yang jelas bisa melihat kekuatan mereka berdua, berbeda dengan Tian Zhi yang bisa melihat kekuatan lawan, sebab kekuatan di bawah kedua wanita itu.
Feng Zixuan hanya tahu informasi perihal peserta yang memiliki kekuatan paling tinggi diantara mereka, tapi tidak dengan identitasnya. Tapi kini semua sudah jelas siapa peserta itu.
Raut wajah Feng Zixuan kembali muram saat tahu identitas asli pemilik kekuatan yang paling kuat di antara peserta kompetisi Asyura Path, dia menghela nafas dan melihat Tian Zhi.
"Black Hole Akademi tidak bisa diremehkan, mereka selalu juara pertama dalam kompetisi Duel Sage! " kata Feng Zixuan dengan nada sedih harus mengalami kegagalan lagi.
Siapapun tahu jika murid Black Hole Akademi sangat mengerikan, walaupun memiliki kekuatan di bawah musuh, mereka masih mampu mengimbangi bahkan tidak jarang mengalahkannya, semua karena Kitab Hitam yang mereka miliki sebagai teknik bertarung.
Setelah tahu siapa lawannya, Tian Zhi menjadi malas melihat kedatangan mereka yang tampak sengaja mencari sensasi, dia duduk sambil mengeluarkan biji Teratai Salju dan memakannya.
"Selamat datang, Dewi Kecantikan Alam! " sapa Raja Dewa Dewi dengan menangkupkan kedua tangan kepada dua Dewi Kecantikan Alam.
Kedua wanita itu hanya mengangguk dan mata mereka tampak mencari seseorang yang berada di kapal angkasa khusus transportasi, para pemimpin juga mengikuti mata dua Dewi Kecantikan Alam.
"Apa Anda mencari seseorang? Biar kita bantu! " tanya Raja Dewa Dewi dan berharap bisa menjalin hubungan dengan para murid Black Hole Akademi.
Kedua wanita itu tidak menanggapi, sebab kedua mata mereka mengunci sosok pria muda usia 26 tahun, pria itu bersama seorang pria tua, dia sedang duduk di lantai sambil memakan biji Teratai Salju.
"Kamu, aku menantang-mu, siapa yang terbaik dalam kompetisi Asyura Path! " kata wanita berbaju merah dan bertopeng, lebih tinggi dari wanita di sebelahnya.
Di tunjuk oleh salah satu dari dua Kecantikan Alam, sontak para peserta yang memujanya menjadi ketakutan, dan buru-buru menjauhi arah jari telunjuk. Tersisa-lah dua orang peserta, satu berdiri dan satu duduk di ubin kapal angkasa.
"Tidak, tidak! Demi dua Dewi Kecantikan Alam, aku rela menyerah! " ucap salah satu peserta pria yang merasa ditunjuk, dari ucapannya tampak ingin mencuri hati pujaan semua orang.
Sontak semua mata melihatnya dan mengeluarkan raut wajah permusuhan, mereka pikir, pria yang baru saja berbicara telah berselisih dengan dua Dewi Kecantikan Alam. Pria itu menelan salivanya dan jelas ketakutan dengan tatapan permusuhan.
"A--aku ... Aku... Aku menyerah! " kata pria itu yang sudah berkeringat dingin, sambil berjalan mundur tanpa dia sadari.
Sedangkan Tian Zhi yang dituju hanya diam tampak cuek sambil terus memakan biji Teratai Salju dengan santai.
Feng Zixuan juga melihat pria itu, dia geleng-geleng dengan nasibnya sudah menjadi target peserta yang paling kuat.
"Bukan kamu, tapi pria yang duduk itu! " kata wanita itu dan menunjuk lagi kearah Tian Zhi.
Pria itu bernafas lega dan mengusap keringat di wajahnya, dia melihat sekitar dan terkunci pada pria yang dituju, duduk sambil makan.
Ditatap banyak mata, Tian Zhi mendongak dengan wajah tak bersalah, dan melihat mata semua orang sudah memancarkan niat permusuhan, Tian Zhi menjadi heran, sejak kapan dia menjadi musuh semua orang, apalagi menjadi musuh kedua wanita itu.
Sedangkan Feng Zixuan sontak kaget dan menjadi lemas, jika orang bawaannya yang telah memicu permusuhan, dia terhuyung-huyung dan hampir jatuh.
Situ Kwong dan muridnya tertawa melihat kesialan Feng Zixuan, dan semakin menambah suasana menjadi panas.
"Guru gagal dan sudah membuat muridnya musuh bagi semua orang! Hahaha! " hinaan Situ Kwong dan tertawa setelahnya, lalu diikuti semua muridnya.
Wu Chou juga melihat Tian Zhi dan langsung berbicara sangat keras agar semua orang mendengar:
"Dia yang akan membunuhku! Dialah orangnya... Ayah, dia yang telah mengiris leherku dan juga mematahkan tulang semua pengawal! "
Fitnahan Wu Chou membuat Tian Zhi berdiri dan sedikit melayang tinggi untuk melihatnya, jelas dia marah kepada Wu Chou yang telah dituduh dan juga menimbulkan perhatian yang tidak perlu.
Wu Chou yang berada di kapal angkasa milik Kerajaan jelas ketakutan dan bersembunyi di punggung ibunya yang ingin mengantar, dia berbisik kepada ibunya, dan membuat permaisuri Raja Dewa Dewi juga marah.
Semua orang juga semakin marah dan terutama Raja Dewa Dewi dan para pemimpin wilayah kerajaan Dewa Dewi. Raja Dewa Dewi mengeluarkan aura kekuatan setingkat Dewa Matahari level 8 dan terfokus pada Tian Zhi.
Hampir semua orang mengeluarkan aura kekuatannya dan juga terfokus pada Tian Zhi. Namun, anehnya Tian Zhi baik-baik saja, tidak tertekan maupun ketakutan, bahkan dia menatap dua Dewi Kecantikan Alam dengan niat membunuh yang pekat.
Niat membunuh yang pekat membuat semua orang merasakan sesak di dada dan menjadi ketakutan. Buru-buru semua orang menjauhinya, mereka tidak menyangka usia muda telah membunuh banyak orang, jika dilihat dari aura niat membunuhnya yang mengerikan.
"Setelah kompetisi, lihat, kematian menunggu kalian! Dan kamu, dua wanita ******, jika aku tidak bisa mengambil kesucian mu, namaku bukan Tian Zhi!? " ancaman Tian Zhi kepada semua orang dan juga kepada dua Dewi Kecantikan Alam.
Dia awalnya ingin low profil, tidak berniat mengundang perhatian siapapun. Tapi, alam semesta tidak menghendakinya untuk bersantai diri, dan dia sudah tidak mungkin lagi memendam kemarahan.
Ancaman Tian Zhi sontak membuat Raja Dewa Dewi, para pemimpin dan semua orang juga marah dan langsung menyerang Tian Zhi dengan kekuatan penuh.
Boom💥... Boom💥...
Ledakan dahsyat ketika semua kekuatan energi menyerang Tian Zhi, dan tidak mungkin dia bisa kabur maupun selamat dari serangan semua orang yang marah kepadanya. Termasuk Situ Kwong dan muridnya yang senang berpartisipasi untuk membunuh murid pesaingnya.
Kapal angkasa mengalami kerusakan hebat ketika terkena dampak serangan banyak kekuatan, dan kepulan asap tebal membumbung tinggi menutupi area kapal angkasa dan sekitarnya.
Sedangkan, Feng Zixuan juga menjauh dan terduduk makin lemas di tanah, dia tidak mungkin melindungi Tian Zhi, sebab dia tidak mau mendapatkan konflik dari semua orang, apalagi terhadap murid Black Hole Akademi.