
Membuat Kekacauan Perguruan Phoenix Surga.
Tiga ratus Tubuh Ganda dengan mudah dikalahkan oleh Bing Jingmi, Chi Eh-Meh dan yang lainnya. Namun, Tian Zhi tidak lagi ditemukan di dalam Kuil Alam Dewa.
"Aktifkan semua pertahanan kuil dan juga tutup pintu masuk wilayah Perguruan Phoenix Surga. Cari penyusup dan jangan sampai keluar dari wilayah ini!" perintah Chi Eh-Meh kepada Cheng Yen, Bing Jingmi dan Luo Yang.
Segera mereka bertiga membagi tugas dan para penjaga wanita segera mencari pelaku pencuri patung emas Dewa Binatang. Sedangkan Chi Eh-Meh masih mencari Tian Zhi di dalam kuil.
Di dalam cincin dimensi, Tian Zhi melihat mereka, setelah semua orang menyebar, Tian Zhi mengendalikan cincin dimensi yang tidak terlihat naik ke lantai lima. Cincin dimensi melayang rendah, hanya sejengkal dari lantai.
Namun, Chi Eh-Meh merasakan pergerakan angin yang ditimbulkan oleh cincin dimensi, dia segera menghampiri lokasi gerakan angin.
Tian Zhi seketika berhenti dan membuat jantung semua istirnya berdebar-debar melihat Chi Eh-Meh mendekati cincin dimensi.
"Sabar dulu! Tunggu kewaspadaan mereka kendor!" saran He Hua dan di anggukkan oleh Tian Zhi.
Chi Eh-Meh berhenti tepat di atas cincin dimensi. Tian Zhi tersenyum puas melihat isi dalaman pakaian Chi Eh-Meh yang berwarna merah muda.
Seketika He Hua dari belakang menutup kedua mata suaminya dengan tangan kanan. Dia menjadi teringat, saat dulu pernah mencari Tian Zhi yang bersembunyi dan keadaan Chi Eh-Meh sama seperti dirinya waktu itu.
Miao Jiang menahan tawa saat teringat juga, lalu dia berbisik kepada suaminya, "bagus mana dengan milik Kakak Hua?"
He Hua cemberut dengan menutup mulut Tian Zhi tanpa melepaskan tangan kanannya yang masih menghalangi pandangan, jelas dia menjadi malu.
Tian Zhi tersenyum, lalu dia membalikkan badan dan melepaskan kedua tangan He Hua. Kemudian, Tian Zhi mencium bibir He Hua.
"Hmm!" lenguhan He Hua ketika Tian Zhi memasukkan tangan kanannya ke dalam pakaian bawahnya, dia merasakan gua surganya dimasuki jari telunjuk.
Meyleen tidak mau ketinggalan, dia segera melepaskan pakaian suaminya dan diikuti sepuluh saudarinya yang ingin memeras air surga milik Tian Zhi.
Aksi Tian Zhi dan istrinya dilihat oleh tiga pengawal wanita yang diberikan nama oleh Meyleen dengan sebutan; Mey Chan, Mey Chun dan Mey Mei.
Murid-murid Sekte Yin yang berada di dalam mansion juga melihat dan mengelilingi ruang santai di dalam mansion. Tian Zhi tidak memperdulikan keadaan di luar cincin dimensi, sebab dia membutuhkan kekuatan secepat mungkin untuk mengatasi mereka.
...****************...
Di gedung utama Perguruan Phoenix Surga berkumpul beberapa orang penting yang mengelilinginya meja bundar, semuanya adalah wanita. Salah satu wanita menggunakan topeng dan dia adalah pemimpin Perguruan Phoenix Surga.
Pemimpin Perguruan Phoenix Surga dikenali dengan nama Yu Kanoa, dia tidak pernah melepaskan topengnya dan tidak ada satupun orang yang melihat wajahnya. Tapi yang jelas Yu Kanoa adalah seorang wanita.
Setelah Chi Eh-Meh dan yang lainnya tidak menemukan Tian Zhi, mereka segera kembali ke pusat Perguruan Phoenix Surga untuk melaporkan kejadian ini.
"Pemimpin, penyusup itu berkata, apa yang menjadi memilik ku tidak mungkin terlepas! Apakah tujuannya mengklaim petung emas Dewa Binatang?" lapor Chi Eh-Meh kepada Yu Kanoa dan ucapannya seperti yang dikatakan oleh Tian Zhi.
Yu Kanoa mengetuk meja sambil berpikir. Setelah beberapa saat, dia berbicara, "tidak perlu dirisaukan lagi tentang patung emas itu! Tutup Kuil Alam Dewa dan lebih diperbanyak penjaganya. Juga, siapapun pria tidak diperbolehkan lagi untuk masuk ke dalam wilayah kita. Kabarkan juga kepada Ratu Qinglin agar waspada terhadap pria yang menyamar itu. Dan, Sebarkan sketsa wajah pelaku di seluruh Benua Dewa!"
Mendapatkan perintah dari Yu Kanoa, semua orang beranjak dari tempat duduknya dan keluar dari ruang rapat. Tinggal lima orang ketua dan wakil dari Yu Kanoa yang bernama Jian Nuwa.
"Pemimpin, Perguruan Lima Elemen memiliki seseorang guru nominal yang sangat berbakat dalam Alkemis, dia juga peserta juara pertama dalam kompetisi Duel Sage dan Asyura Path. Hampir separuh penjualan pil diraih oleh Perguruan Lima Elemen... Pemimpin, apa yang harus kita lakukan untuk mengalahkan penjualan Pil Kultivasi tingkat Dewa Ancestor tahap rendah?" tanya Shang Mei, dia adalah Ketua Balai Alkemis.
"Darimana kamu tahu informasi ini?" tanya Yu Kanoa kepada Shang Mei.
"Maaf, Pemimpin Yu, saya mendapatkan murid baru dari Perguruan Lima Elemen, mereka adalah mantan kekasih dan murid Master Tian, Tian Zhi. Saya mendapatkan informasi dari mereka berempat!" jawab Shang Mei dengan bertepuk tangan sekali.
Lalu masuk empat wanita yang tidak lain adalah Lang Ying, Lili, Tsai Xinxin dan Li Yenny. Mereka segera berlutut, tapi oleh Yu Kanoa dicegah.
"Mereka adalah mantan murid Perguruan Lima Elemen yang gagal dilamar oleh putra mahkota. Mereka malu dan memutuskan untuk mengabdi kepada perguruan kita. Jadi, aku memutuskan untuk menjadikan mereka berempat murid ku... Kalian perkenalkan diri!" jelas Shang Mei dan memerintahkan kepada murid barunya.
Setelah memperkenalkan dirinya masing-masing, Yu Kanoa meminta mereka untuk duduk, lalu dia berkata kepada anggota baru itu, "menjadi anggota Perguruan Phoenix Surga, kalian harus bersumpah setia dan akan mendapatkan segel keanggotaan Perguruan Phoenix Surga...,"
Seumur hidup, anggota Perguruan Phoenix Surga tidak akan menikah. Berhubungan Lang Ying dan tiga sahabatnya tidak lagi suci, maka Yu Kanoa memutuskan untuk menjadikan mereka murid pribadi dan akan direkonstruksi tubuhnya agar kembali suci.
Merekonstruksi tubuh membutuhkan banyak waktu dan juga sumber daya yang sangat besar, tapi Yu Kanoa dengan entengnya mampu melakukannya, dia mau melakukan itu dikarenakan syarat utama bergabung dengan Perguruan Phoenix Surga haruslah masih suci. Yu Kanoa melihat bakat mereka yang terbilang mumpuni dalam bidang Alkemis dan membuatnya senang.
Lang Ying dan ketiga sahabatnya jelas kegirangan, mereka berempat segera melakukan ritual penghormatan kepada gurunya.
"Untuk masalah penjualan Pil Kultivasi tingkat Dewa Ancestor tahap rendah, nanti aku akan ajarkan kalian setelah berhasil membuatnya. Kalian segera cari tanaman untuk mendukungku dalam pembuatan Pil Kultivasi tingkat Dewa Ancestor tahap rendah."
Ucapan Yu Kanoa membuat semua orang kegirangan, terutama bagi Shang Mei. Khususnya Shang Mei, tingkat Alkemis-nya masih berada di tingkat Dewa Bumi, sedang Yu Kanoa akan berada di tingkat Dewa Ancestor jika berhasil membuat Pil Kultivasi tingkat Dewa Ancestor tahap rendah.
"Beberapa hari lagi akan diadakan kompetisi Alkemis! Jika Perguruan Phoenix Surga tidak berpartisipasi lagi dalam acara ini dan sesuai aturan Dunia Alkemis, maka mereka tidak akan diperbolehkan lagi untuk menjual berbagai macam jenis pil...," Kata Jian Nuwa kepada semua orang dan berhenti berbicara saat melihat Cheng Yen datang dengan tergesa-gesa.
"Maaf Pemimpin. Kitab Suci telah dicuri!" lapor Cheng Yen.
Brak...
Seketika Yu Kanoa menggebrak meja dan membuat semua orang berdiri dengan raut wajah penuh amarah.
"Aktifkan Formasi Besar! Mulai saat ini, wilayah Perguruan Phoenix Surga tertutup bagi siapapun selama si pelaku belum diketemukan!" perintah Yu Kanoa dengan menahan amarahnya.
Segera Jian Nuwa memimpin semua orang untuk mengaktifkan Formasi Besar, dimana dengan Formasi ini, tidak ada satupun bisa masuk dan keluar tanpa seijin pemimpin utama.
Yu Kanoa segera keluar dari ruang rapat bersama murid barunya, dia menuju ke Kuil Alam Dewa untuk membantu mencari keberadaan orang yang telah mencuri Kitab Suci Jalan Kehidupan.
...****************...
Saat berkultivasi ganda bersama semua istrinya, Tian Zhi melihat situasi di luar telah menjadi hening lagi, dia buru-buru menghentikan aktivitas dan mengendalikan cincin dimensi menuju lantai lima.
Sesampainya di lantai lima, Tian Zhi melihat Kitab Suci yang dilindungi Formasi setingkat Dewa Langit dan dijaga ketat oleh murid Perguruan Phoenix Surga. Tian Zhi dengan mudah membobol Formasi tersebut.
Setelah mendapatkan Kitab Suci dan tanpa memeriksa isinya, Tian Zhi segera berteleportasi dan muncul kembali di dalam mansion milik Perguruan Lima Elemen.
Sesampainya di Perguruan Lima Elemen, hari telah menjelang tengah malam dan Tian Zhi melanjutkan untuk berkultivasi ganda sampai saat semua istrinya mengaku menyerah.
Tian Zhi terus berkultivasi ganda karena ingin secepatnya meningkatkan kekuatan, dan satu-satunya cara adalah berkultivasi ganda sesering mungkin. Namun saat menjelang pagi, Zheng Deng datang dan membuat Tian Zhi berhenti lagi.
Tian Zhi keluar dari mansion untuk menemui Zheng Deng. Namun, Zheng Deng hanya memberikan kabar jika Kaisar Shang untuk saat ini belum ada waktu untuk menemuinya, karena situasi saat ini sedang dalam keadaan genting dan bukan waktu yang tepat untuk bertemu.
"Humph! Ya, sudah jika beliau tidak ada waktu. Aku akan kembali berkultivasi secara tertutup sampai acara kompetisi Alkemis dimulai. Saat itu tiba, Senior segera kabari aku," kata Tian Zhi yang tidak mempermasalah jika Kaisar Shang tidak bisa menemuinya.
Zheng Deng bernafas lega, lalu dia berpamitan kepada Tian Zhi untuk melelangkan Pil Kultivasi. Sebelum pergi, Tian Zhi memberikan beberapa pil untuk murid yang menjaga mansion dan dengan senang hati Zheng Deng menerimanya.
Setelah Zheng Deng keluar, Tian Zhi berdiskusi dengan istrinya perihal rencana untuk mendapatkan Heart Stone.
"Seperti di Kuil Alam Dewa, ambil dan kembali ke sini agar tidak menimbulkan kecurigaan siapapun!" saran Ling Ling dan disetujui oleh semua saudarinya.
"Sesuai pemikiran ku!" sahut Tian Zhi, lalu dia kembali berkata, "ayo kita lanjutkan berkultivasi ganda sampai malam tiba. Siapa berikutnya?"
Tantang Tian Zhi yang belum puas dan membuat istrinya tersenyum bahagia.
"Shan bersaudari yang akan melawan mu!" Shan Luse menyahut terlebih dahulu, dia akan melawan suaminya sampai terpuaskan.
Tian Zhi tertawa dan kembali menghajar gua surga mereka tanpa peduli tatapan tiga pengawalnya dan beberapa dayang-dayang yang selalu melayani istrinya.
"Kita tidak mungkin bisa mengalahkannya jika hanya berdua belas saja. Mey Chan, Mey Chun, Mey Mei dan yang lainnya segera bersiap melayani suami kita. Tapi, kalian hanya sebatas selir dan bukan permaisuri!" kata He Hua dan memberikan perintah, dia tidak mau ada permaisuri lagi, cukup dua belas permaisuri.
Seketika wajah-wajah ketiga pengawal dan dayang-dayang menjadi ceria dan bahagia. Ling Ling segera mengatur jadwal untuk berkultivasi ganda secara teratur dan memerintahkan tiga ratus dayang-dayang untuk bersiap-siap melayani suaminya.