Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 265. Kekacauan Di Laut Jalur Sutra.


Chapter 265. Kekacauan Di Laut Jalur Sutra.


Wajah Tian Zhi yang serius membuat semua istrinya mengikuti arah pandangannya. Dengan Mata Dewa, He Hua dan saudarinya melihat banyak pasukan Kekaisaran Qing di Kota Qingshan.


"Banyak sekali mereka!" seruan Ling Ling melihat pasukan Kekaisaran Qing seperti semut.


"Bagaimana kita melawan mereka dengan pasukan kita yang kalah jumlah?" He Hua resah dengan lawan yang berjumlah mencapai dua juta lebih prajurit, sedangkan di pihaknya hanya memiliki tidak lebih dari tiga puluh ribu prajurit, itu sudah termasuk pasukan binatang.


Seandainya pasukan yang berada di ibukota Kerajaan Guang digabungkan, masih saja akan kalah.


"Kalian lihat didasar laut arah Barat daya... Ada sekitar empat juta lebih prajurit binatang air yang siap bergerak!" ungkap Tian Zhi yang telah mengetahui pasukan Kerajaan Air bersembunyi didasar laut.


Spontan Mata Dewa semua wanita melihat ke arah Barat daya. Sontak semua wanita terkejut mengetahui pasukan Kerajaan Air dua kali lipat lebih banyak dari pasukan Kekaisaran Qing.


"Gunakan Teknik Tubuh Bayangan untuk menutupi kekalahan jumlah pasukan, juga persiapkan Kapal Angkasa Kaisar Api Asyura. Qing Huan, kabarkan pada ayahmu agar pergi dari Kota Qingshan beserta rakyatnya. Aku akan buat Kota Qingshan menjadi sejarah. Miao Jiang, kabarkan pada Guang Liem agar membawa Pasukan Phoenix kesini. Hua'er, ajak para kultivator untuk berperang, gunakan Pil Kultivasi tingkat Dewa Leluhur sebagai kompensasinya!" Tian Zhi segera membuat pengaturan untuk melawan musuhnya.


Qing Huan dan Miao Jiang segera mengeluarkan Siput Penghantar Suara untuk berkomunikasi. He Hua segera berbicara kepada semua kultivator yang berada di Kota Jalur Sutra. Sedangkan Juan Nuwa mengeluarkan enam kapal angkasa, termasuk kapal perang Kaisar Api Asyura.


"Apakah Formasi Perlindungan bisa menahan serangan semua pasukan musuh?" tanya Mu Bingyun yang terlihat cemas.


"Seharusnya bisa menahan gempuran mereka, tapi jika terus-menerus diserang Formasi Perlindungan juga akan melemah...," jawab Tian Zhi dan berhenti berbicara untuk berpikir sejenak, "aku akan buat Formasi Perlindungan berlapis. Marquis Guo Bojing, tugas Anda menjaga pusat Formasi, terus isi dengan Batu Kuno jika energinya akan habis!" lanjutnya dengan kembali memberikan perintah, lalu dia mengeluarkan kantong spasial yang berisi ratusan Batu Kuno.


Marquis Guo Bojing menerima kantong spasial dan bergegas menuju pusat kota sesuai perintah. Tian Zhi segera berdiri dan mengeluarkan 10.000 Tubuh Ganda untuk membuat Formasi Perlindungan didalam Formasi lama.


Dengan membawa bendera Formasi, 10.000 Tubuh Ganda segera bekerja, mereka menancapkan bendera Formasi di seluruh wilayah Kota Jalur Sutra, jarak setiap bendera Formasi lama dengan baru terpaut dua meter.


Para kultivator dengan senang hati melawan pasukan musuh, sebab Pil Kultivasi tingkat Dewa Leluhur tahap puncak tidak mungkin mereka tolak walaupun harus mempertaruhkan nyawanya, karena itu sebanding dengan harganya.


He Hua menghitung kultivator yang berjumlah kurang dari seribu jiwa, walaupun tidak banyak, setidaknya cukup mengurangi kekalahan dalam jumlah pasukan lawan.


Guang Zhou bergegas menuju ke Kota Jalur Sutra bersama enam ribu Pasukan Phoenix dan sepuluh ribu prajurit Kerajaan Guang. Sedangkan Duke Qing Fei secara diam-diam membawa keluarganya keluar dari Kota Qingshan beserta penduduknya.


Didasar laut, Ketiga jenderal dan tiga binatang penjaga terus-menerus melawan banyaknya pasukan kepiting, hingga gelombang tsunami tidak ada henti-hentinya bergemuruh dan menghantam dinding Formasi Perlindungan.


Tian Zhi juga memerintahkan 10.000 Tubuh Ganda untuk memasang Formasi Ilusi, Formasi Pembunuhan dan juga Formasi Anti Terbang. Tian Zhi juga memberikan perintah kepada istrinya yang bernama Bing Jingmi untuk mengungsikan para penduduk di belakang Kota Jalur Sutra.


Setelah membuat pengaturan, Tian Zhi, Cheng Bai dan Cheng Yen membantu Tubuh Ganda untuk membuat Formasi. Seandainya semua Formasi Perlindungan berhasil dihancurkan, Tian Zhi akan mengorbankan pelabuhan Jalur Sutra untuk mengurung pasukan musuh, dimana terpasang Formasi Ilusi dan Pembunuh.


Ketika musuh berada didalam Formasi Ilusi, Tian Zhi akan mengeluarkan pasukan kerangka yang didapatkan dari Master Wei Yan saat berada di Kota Qingshan. Selain itu dia akan membangkitkan para prajurit pihak musuh untuk melawan balik rekannya. Semua itu baru rencananya dan berharap berhasil jika tidak ada kendala yang tak terduga.


Ketiga jenderal dan binatang penjaga telah kembali ke dalam Formasi Perlindungan, sebab mereka kelelahan harus melawan banyaknya pasukan Kerajaan Air.


...****************...


Di Pelabuhan Qingshan.


Duke Qing Fei ternyata tidak sendiri untuk mengevakuasi penduduk kota, dia bersama Master Jin dan Master Han mengawal para penduduk menjauhi Kota Qingshan yang telah diduduki oleh pasukan Kekaisaran Qing.


Di atas kapal angkasa milik Qing Guozhi, duduk di dek kapal banyak orang penting yang berniat untuk mengalahkan Tian Zhi. Ternyata mereka tidak mampu melihat ke dalam Kota Jalur Sutra, mereka hanya bisa melihat pelabuhan Jalur Sutra.


"Dia juga ahli Formasi Array ... Ini akan menyulitkan kita untuk mengalahkannya," kata Patriark Bai kepada semua orang.


Qing Guozhi segera menyahut, "karena itu aku tidak bisa melawan sendirian, dengan kita bekerjasama maka akan mudah mengalahkan dia...," Qing Guozhi berhenti berbicara untuk melihat Dewi Air.


"Dewa Air, kerahkan semua pasukan air untuk menghancurkan Formasi Perlindungan!" Imbuhnya ketika ketiga jenderal lawan yang telah kelelahan melawan pasukan kepiting.


Dewa Air mengangguk paham, lalu dia melihat penasihatnya yang menjabat sebagai ahli startegi peperangan. Penasihat Kerajaan Air segera mengibarkan panji-panji sebagai tanda perintah untuk panglima perangnya.


Tidak berselang lama, panglima perang Kerajaan Air segera bergerak pemimpin pasukannya untuk menghancurkan Formasi Perlindungan.


Qing Guozhi juga memerintahkan Jenderal Besar untuk memimpin separuh pasukannya untuk membantu pasukan Kerajaan Air. Ribuan kapal angkasa yang membawa pasukan segera terbang menuju ke pelabuhan Jalur Sutra, lalu diikuti kapal angkasa utama milik Qing Guozhi.


Qing Guozhi dan Dewa Air berencana menghancurkan Formasi Perlindungan dari dua sisi, didasar laut dan udara. Mereka berkeyakinan bahwa Formasi Perlindungan tidak akan mampu menahan gempuran dari jutaan prajurit.


"Alkemis tingkat Celestial Supreme tahap rendah dan ahli Formasi Array tingkat Celestial Supreme tahap puncak ... Usia belum mencapai genap 40 tahun ... Jangan-jangan Master Tian adalah seseorang yang bereinkarnasi dari masa lalu!" celetuk Patrick Nanggong yang menduga jika Tian Zhi adalah sosok orang dari masa lalu yang hidup lagi dengan cara bereinkarnasi.


Ya, wajar jika Patriark Nanggong berpikiran itu, dengan usai 40 tahun tidak mungkin seseorang mampu mencapai prestasi puncak. Memiliki kemampuan profesi tingkat puncak membutuhkan waktu yang sangat lama dan tidak mungkin bisa dicapai oleh Tian Zhi yang belum genap 40 tahun.


Dewi Alkemis saja berusia lebih dari dua ribu tahun, itu saja baru mencapai Alkemis tingkat Celestial Supreme tahap menengah.


Semua orang juga berpikiran sama dengan Patriark Nanggong, Tian Zhi pasti seseorang yang bereinkarnasi dari masa lalu.


"Lalu siapa dia? Apakah ada sejarah masa lalu yang kehidupannya mirip dengan Master Tian?" tanya Patriark Zhi Bingwen kepada semua orang.


Semua orang menjadi berpikir keras dan mengingat masa lalu yang memiliki prestasi seperti Master Tian.


"Ada... Aku baru ingat...," ucap Qing Guozhi yang teringat lukisan milik cucunya - Qing Lin, dia juga baru menyadari tentang Batu Keabadian yang dimiliki oleh Tian Zhi.


"Siapa?" dengan kompak semua orang bertanya kepada Qing Guozhi dan melihat wajahnya.


"Apakah kalian pernah mendengar legenda Excel Shimo atau Tian Zhi Shimo si Dewa Binatang? Dewa Binatang berasal dari Galaksi Kelahiran yang tiba-tiba lenyap itu loh!" jawab Qing Guozhi yang tidak begitu jelas dan membuat semua pemimpin berpikir.


"Bukankah sejarah mengatakan dia kabur ketika melawan para penguasa galaksi?" sahut Patriark Xiang yang teringat nama Dewa Binatang.


"Aku pernah membaca sejarahnya juga, tapi sedikit berbeda dengan kamu! Menurut sejarah yang aku baca, para penguasa galaksi membuat Dewa Binatang terluka. Ketika terluka, dia menyebarkan Tujuh Batu Keabadian dan kabur bersama Ular Bencana yang dikenal dengan sebutan Celestial Snake!" terang Patriark Zhi Bingwen yang menambah ucapan Patriark Xiang.


Semua orang akhirnya berdebat tentang sejarah Dewa Binatang yang tidak sama dengan catatan sejarah milik setiap orang. Akhirnya tidak menemukan informasi yang mengaitkan Tian Zhi dengan Dewa Binatang.


"Sudah... Sudah... Tidak perlu mendebatkan sesuatu yang tidak jelas informasinya! Anggap saja kemampuan Master Tian karena bakatnya!" lerai Patriark Nanggong sebelum situasi memanas karena setiap orang meyakini catatan sejarahnya yang paling benar.


Nama Dewa Binatang menyebar ke seluruh Alam Jagat Raya karena prestasinya saat mengikuti Konferensi Tianwu. Nama Dewa Binatang disebarkan oleh peserta yang juga mengikuti Konferensi Tianwu, karena itu setiap catatan sejarah selalu berbeda-beda.


Semua orang akhirnya berhenti berdebat dan mendukung ucapan Patriark Nanggong, mereka menyimpulkan kemampuan Tian Zhi dikarenakan bakatnya...


...****************...


Di Pelabuhan Jalur Sutra.


Tian Zhi telah menyelesaikan pembuatan Formasi Array, lalu dia melihat banyak pasukan Kekaisaran Qing dan Kerajaan Air bergerak. Pasukan Phoenix dan binatang segera berkumpul di pelabuhan Jalur Sutra.


Kemudian Tian Zhi mengangkat kedua tangannya ke atas, dia menggunakan elemen Api Suci Petir Asyura untuk memporak-porandakan pasukan lawan.


Awan hitam dengan cepat berkumpul di Laut Jalur Sutra dan membuat pasukan Kekaisaran Qing melihat ke atas. Qing Guozhi bersama orang-orang kuat segera terbang untuk melindungi pasukannya dari serangan Api Suci Petir Asyura.


Cedarrr...


Petir menggelegar dan ombak bergelombang karena angin yang kencang. Pasukan Kekaisaran Qing segera waspada terhadap serangan petir. Muncul banyak serat-serat petir yang tampak akan segera turun.


Cedarrr...


Ribuan Petir menyambar tidak hanya pada satu tempat, tapi menyelimuti seluruh Laut Jalur Sutra. Tian Zhi melihat Qing Guozhi dan pendukungnya bekerjasama untuk menghalau serangan petir.


Tian Zhi tidak sendirian, semua istrinya yang memiliki Api Asyura Dasar Laut juga ikut membantu. Tian Zhi berinisiatif untuk menggabungkan Api Asyura Dasar Laut dengan Api Suci Petir Asyura dan Badai Salju.


"Setelah aku mengeluarkan Badai Salju Es, kalian gunakan Api Asyura Dasar Laut, sedangkan Api Suci Petir Asyura akan menghancurkan pertahanan mereka," kata Tian Zhi dan di anggukkan kepala oleh semua istrinya.


Awan hitam makin tebal dan petir terus menyambar, angin makin kencang dan memicu pusaran badai, suhu dingin makin meningkat dan salju pun turun. Kapal angkasa mau tidak mau akhirnya turun di permukaan laut, agar tidak tersambar petir.


Air laut bergejolak dan terlihat mengeluarkan gelembung-gelembung udara panas ekstrim, badan kapal angkasa mulai terdistorsi dengan cepat, para prajurit yang berada di dalam kapal angkasa segera terbang, namun langsung disambar petir.


Keadaan makin kacau balau di Laut Jalur Sutra, dimana setiap prajurit yang meninggalkan kapal angkasa disambar petir dan sebagian tergulung badai salju.


Pasukan binatang air juga tidak sanggup berada di wilayah Laut Jalur Sutra, mereka memilih untuk mundur daripada terpanggang di air yang mendidih.