
Chapter 64. Bencana Binatang Monster.
Setelah membunuh Xiang Huangdi, Tian Zhi mulai menyerap semua kristal energi tanpa sisa dan juga akan menelan semua pill peningkat kultivasi yang dia miliki. Dan tidak terasa selama dalam budidaya tertutup Tian Zhi menghabiskan banyak waktu.
Tian Zhi tidak perduli dengan bencana kedatangan binatang monster di Benua Awan Timur, dan dia memblokir semua indera nya agar tenang untuk berkultivasi.
***
Di Benua Awan Timur, kini telah menjadi neraka bagi setiap kehidupan, dimana binatang monster yang menyeramkan membunuh siapapun tanpa pandang bulu. Namun, semua orang tidak berdiam diri, lima kerajaan bersatu, bahu membahu melawan banyaknya binatang monster.
Kerajaan Xiang, Kerajaan Mu, Kerajaan Nanggong dan Kerajaan Bai dihancurkan oleh para binatang monster, dan yang masih bertahan adalah wilayah Kerajaan Jun dan Sekte Yin.
Mau tidak mau Raja Jun yang didesak serta diancam oleh banyak kekuatan, akhirnya mau menjadi wilayah Kerajaan Jun basis pertahanan terakhir di Benua Awan Timur.
Dan Sekte Yin hanya mau menerima para wanita yang mereka lindungi dan tidak mengijinkan pria masuk di wilayah Sekte Yin.
Kini He Hua dan Miao Jiang menjadi satu-satunya harapan bagi kehidupan Benua Awan Timur untuk melawan para binatang monster, hanya mereka berdua yang paling kuat untuk menghancurkan binatang monster, sayangnya binatang monster memiliki keunggulan dalam jumlah besar.
He Hua telah melaporkan masalah ini kepada para pimpinan di akademi, tapi akademi juga telah mendapatkan laporan yang sama dari Benua Bintang, Benua Teratai dan Alam Roh, dimana tiba-tiba muncul banyak binatang monster dari lubang portal dimensi.
Yang lebih mengejutkan, di ketiga benua itu kedatangan banyak raksasa serta binatang monster yang memiliki kekuatan setara dengan para dewa dan dewi.
Hanya Alam Keabadian yang aman dan tidak ada binatang monster. Biarpun begitu, Istana Surgawi tetap mengutus para murid untuk membantu ketiga benua, termasuk He Hua dan Miao Jiang yang kini tugasnya bertambah, menyelamatkan dari invasi para binatang monster.
Setelah penyelidikan para pimpinan Istana Surgawi, jika ingin mengalahkan para binatang monster, satu-satunya jalan adalah menghancurkan lubang portal dimensi, jika tidak dihancurkan, maka para binatang monster akan terus berdatangan hingga seluruh Alam Semesta Aurora musnah.
Namun, semua pimpinan Istana Surgawi tidak bisa menghancurkan lubang portal dimensi, padahal mereka telah bekerjasama.
Mau tidak mau, semua kekuatan hanya bisa bertahan melawan para binatang monster, dan terus melawan para binatang monster hingga berkurang dan musnah.
"Siapa yang membuat binatang monster ini keluar dari lubang portal dimensi?" tanya Miao Jiang kepada He Hua sambil mengawasi setiap tembok pertahanan diatas istana Kerajaan Jun.
Seluruh wilayah Kerajaan Jun dikelilingi oleh tembok pertahanan, dan Raja Jun memang terfokus pada pertahanan dan tidak berniat menguasai Benua Awan Timur seperti yang dilakukan oleh empat kerajaan yang lainnya.
"Aku tidak tahu. Para pimpinan curiga jika dalang semua ini berasal dari alam semesta lain atau ada pihak dalam yang berniat buruk!" jawab He Hua yang memang tidak tahu.
Pihak dalam yang dimaksudkannya adalah dari Alam Keabadian, He Hua bisa bicara begitu juga karena informasi dari temannya berada di Akademi Istana Surgawi.
"Berapa banyak korban di pihak kita?" sambungnya dengan bertanya kepada Miao Jiang.
"Banyak sekali! Dari laporan para raja dan jika menurut akumulasi data ku, separuh kehidupan benua ini dimangsa oleh binatang monster. Hanya di wilayah ini yang masih terbilang aman, di luar wilayah ini adalah neraka dan surganya para binatang monster!" jawab Miao Jiang dan geleng-geleng setelahnya.
Karena wilayah Kerajaan Jun terlindung tembok, maka binatang monster kesulitan menerobos sehingga menjadi satu-satunya tempat paling aman. Sedangkan Sekte Yin dikelilingi bukit yang juga membuatnya aman dari serangan binatang monster.
Namun, disaat keluar dan baru berjarak seribu meter, jangan harap para praktisi beladiri bisa santai dan kembali dengan keadaan segar, sebab mereka pasti akan diburu oleh binatang monster yang selalu kelaparan.
Tidak ada tempat seperti hutan, lembah, perairan maupun daratan yang tidak ada binatang monster, akan selalu ada binatang monster seperti koloni semut. Mereka bergerak cepat dan berkelompok, seperti ada yang mengendalikan para binatang monster.
Yang paling menakutkan disaat malam hari, dimana binatang monster lebih sering aktif daripada siang hari. Kini, malam diibaratkan siang bagi semua kehidupan dan sebaliknya.
"Kakak, kita tidak bisa bertahan terus seperti ini, bagaimana dengan orang yang tidak berkultivasi, mereka jelas akan membutuhkan makanan dan air bersih, tidak seperti para praktisi beladiri yang bisa bertahan tanpa makan dan minum?" tanya Miao Jiang.
"Perintahkan para raja untuk meningkatkan hasil pangan di setiap tempat di wilayah Kerajaan Jun, hanya itu satu-satunya cara untuk bertahan dan menunggu bantuan dari akademi!" jawab He Hua.
Akhirnya, nama Grand Master Tian Zhi pun dilupakan karena kedatangan para binatang monster, semua orang sibuk dan selalu waspada terhadap musuh bersama.
Namun, berbeda dengan He Hua yang selalu memikirkan Tian Zhi, dia merasa kosong semenjak Tian Zhi tidak pernah muncul lagi. Hanya Tian Zhi yang bisa membuat harinya berwarna, dimana bisa membuatnya kesal, tersenyum dan sekaligus rasa penasaran.
Miao Jiang sebagai sahabat dan saudara bersumpah jelas mengetahuinya, tapi dia tidak pernah mengungkit nama Tian Zhi, sebab situasi saat ini tidak tepat untuk menggoda He Hua.
***
Kekuatan Tian Zhi naik pesat, berada pada tingkat Profound God tahap enam dari tingkat True God tahap delapan. Fisiknya juga meningkat, dari tingkat fisik emas kini telah menjadi fisik Berlian tahap menengah.
"Aku benar-benar miskin!" gumam Tian Zhi.
Bagi seorang Alkemis, kehabisan ramuan dan pill adalah hal yang memalukan dan dibilang sangat miskin, padahal Tian Zhi masih memiliki banyak emas dan Batu Roh sebagai mata uang.
Tian Zhi menghitung waktu dia di dalam cincin dimensi, dan dia terkejut ternyata telah menghabiskan waktu dua tahun tanpa terasa. Usianya kini 23 tahun.
"Begitu damainya saat berkultivasi, hingga lupa waktu!" gumam Tian Zhi dan melihat keluar cincin dimensi, "astaga!!"
Tian Zhi terkejut saat melihat ruang rahasia telah menjadi puing-puing dan melihat cahaya matahari yang menyinari. Buru-buru Tian Zhi keluar, dia baru ingat akan bencana yang dibuat oleh pria bertopeng dengan menggunakan kekuatan Throat Stone.
Tian Zhi berubah menjadi udara dan melihat seluruh wilayah Kerajaan Xiang yang kini tinggal kenangan dan sejarah, dimana banyak infrastruktur bangunan menjadi puing-puing.
Tian Zhi juga mencium aura kematian yang pekat, bau darah yang membuat orang biasa bergidik ngeri, dia juga melihat banyak binatang monster sedang tertidur dan sebagai sedang berkeliaran mencari mangsa.
Yang membuat Tian Zhi kegirangan, saat mengetahui kekuatan binatang monster yang setara dewa, terendah pada tingkat Golden Core dan tertinggi pada tingkat Ancient God
Kedua mata Tian Zhi berkilau penuh keserakahan saat melihat harta bergerak, dia meyakini jika para binatang monster memiliki inti kehidupan yang bisa meningkatkan kekuatannya dan semua praktisi beladiri.
Tian Zhi tidak takut dengan bentuk ukuran besar dan menyeramkan, baginya para binatang monster adalah mangsanya, dia pun tertawa terbahak-bahak saat akan menjadi kaya lagi, kaya akan inti binatang.
"Grorrr!!"
Binatang monster terbangun dan meraung keras saat mendengar suara tawa, para binatang monster mencari sumber suara dengan hidung mengendus-endus. Namun, tidak menemukan siapa yang tertawa.
Kembali binatang monster tidur dan ber-malasan-malasan, dan sebagian kembali mencari mangsa jenis apapun asal bisa bergerak dan memiliki sumber kehidupan.
Sebelum Tian Zhi mulai berburu, dia melihat bekas istana Kerajaan Xiang yang menjadi reruntuhan, dia mencari apakah ada harta yang tertinggi. Tian Zhi mencari di ruang penyimpanan kekayaan Raja Xiang.
Karena mengetahui dimana tempat penyimpanan harta Raja Xiang, Tian Zhi dengan mudah menemukannya walaupun telah menjadi reruntuhan.
Tian Zhi melihat jika tempat penyimpanan harta masih terlindungi Formasi, dan anehnya tidak ada yang menjaga di dalamnya.
"Tampaknya mereka terburu-buru!" tebak Tian Zhi, jika melihat ruang harta Raja Xiang yang ditinggalkan begitu saja.
Sudah jelas nyawa lebih penting daripada harta di saat situasi genting seperti ini, dan Raja Xiang jelas tidak mungkin membawa semua hartanya, sebab cincin dimensinya memiliki ruang yang terbatas.
Tian Zhi menghela nafas tak berdaya, sebab dia tidak pernah berlatih sebagai ahli Formasi Spiritual (Array), sehingga dia tidak bisa memasuki maupun menghancurkannya.
"Kakak, apakah bisa membuka ingatan masa laluku ... Siapa tahu aku dulunya juga seorang ahli Formasi?" tanya Tian Zhi kepada Inti Kehidupan, dia berharap dulunya juga seorang ahli Formasi selain ahli Alkemis dan Smelting.
"Tidak, Tuan harus berusaha sendiri dan mengandalkan apa yang telah Anda miliki!" tolak Qin Zhu dan Qin Yang secara bersamaan.
Dengan penolakan dari Inti Kehidupan, Tian Zhi hanya menghela nafas, dan berusaha berpikir untuk memasuki Formasi. "Hah! Bodohnya aku, kan aku memiliki lima elemen dan Teknik Perubahan Wujud!" gumam Tian Zhi yang mencela dirinya sendiri.
Segera Tian Zhi yang menjadi udara masuk ke dalam tanah dan mencari celah dibawah Formasi, dia berharap Formasi tidak sampai melindungi keseluruhan hingga ke bawah.
Tian Zhi mengikuti jalur Formasi yang membentuk mangkok melalui tanah yang berrongga, dan harapan terkabul dimana Formasi pelindung terbatas. Dengan menahan kegembiraan, Tian Zhi terus mencari celah melalui dinding ruang harta.
Dan akhirnya dia telah berada di dalam Formasi dan melihat di luar masih ada banyak binatang monster yang tidur dan berkeliaran. Dia mencoba berteriak saat di dalam Formasi dan tidak ada reaksi dari para binatang.
"Kedap suara!" gumamnya dan tertawa terbahak-bahak.
Kemudian, Tian Zhi masuk melalui celah pintu ruang harta dan melihat banyak harta Raja Xiang yang tidak dibawa. Karena tidak kuatir ketahuan seperti dahulu, Tian Zhi berjalan santai dan memeriksa semua harta satu demi satu.
Sambil memeriksa harta yang mungkin berguna, Tian Zhi mengambil peti yang berisi jutaan keping Emas, Perak dan Perunggu, tidak ketinggalan membawa juga peti yang berisi Batu Roh yang sangat berharga di Benua Awan Timur.