
Chapter 119. Memasuki Lubang Dimensi.
Setelah Xinxin dan Yun Yun tidak terlihat lagi, Tian Zhi mengeluarkan Busur Langit, dia berniat menghancurkan lubang dimensi. Dalam pikirannya; jika lubang dimensi yang berada di Benua Awan Timur bisa dihancurkan, pasti diriku dulu menggunakan Api Suci Petir Asyura dan Petir Surgawi Sembilan Warna.
Segera Tian Zhi membidik lubang dimensi dengan mengeluarkan anak panah yang tercipta dari dua kemampuannya. Namun, dia berhenti saat suara yang lama tidak terdengar berbicara.
"Tuan, lebih baik berburu binatang monster yang berada di dalam lubang dimensi, di sana banyak tanaman langka yang Tuan butuhkan," saran Qin Yang kepada Tian Zhi.
Tian Zhi mengurungkan niatnya dengan menarik kekuatannya, dia berpikir sejenak untuk mempertimbangkan saran Qin Yang. Lalu, Tian Zhi bertanya:
"Tumben kalian mendukungku!
Tapi Inti Kehidupan tidak menjawab. Tian Zhi menghela nafas dan tidak mengejar jawaban mereka, dia kembali bertanya:
"Apakah tidak berbahaya di dalam dunia lain?"
"Memang berbahaya tapi resikonya sebanding dengan apa yang akan didapatkan, apalagi Tuan memiliki lima elemen, tiga elemen evolusi dan juga 10.000 Tubuh Ganda dan Kitab Emas! " jawab Qin Zhu.
Tian Zhi tersenyum dan jelas mengikuti saran Inti Kehidupan, sudah lama dia berharap mereka memberikan dukungan dalam perkembangannya menuju puncak.
Tian Zhi tidak tahu disaat dirinya menyatu dengan Kitab Emas waktu itu, Qin Zhu dan Qin Yang telah ditegur oleh Tian Ba, sehingga mereka berdua hanya bisa menurut saja.
Boom💥... Boom💥...
Segera Tian Zhi terbang menuju lubang dimensi sambil menyerang binatang monster yang mengejarnya maupun yang keluar dari lubang dimensi.
Aksi Tian Zhi jelas dilihat oleh Xinxin dan Yun Yun, mereka melihat Tian Zhi masuk ke dalam lubang dimensi.
"Apa yang dia akan lakukan! Apakah dia tidak tahu jika di dalam lubang dimensi sangatlah berbahaya! " ujar Xinxin yang menjadi penasaran dengan Tian Zhi.
"Sudahlah, biarkan sesuka hatinya, lebih baik kita segera menyelesaikan misi kita dan kembali ke akademi! " sahut si Yun Yun yang ingin kembali ke Akademi Istana Surgawi.
Selain menjadi anggota Organisasi Tangan Hitam, Xinxin dan Yun Yun juga menjadi murid inti Akademi Istana Surgawi sebagai kedok menyembunyikan identitas pembunuh bayaran.
"Tidak! Kita ikuti dia! " tolak si Xinxin dan segera terbang menyusul Tian Zhi.
Si Yun Yun hanya geleng-geleng, dia sangat hafal sifat si Xinxin yang keras kepala, akhirnya dengan berat hati dia menyusul. Mereka berdua juga membunuh binatang monster yang menyerang hingga masuk ke dalam lubang dimensi.
Setelah Tian Zhi memasuki lubang dimensi, dia terkejut melihat banyak binatang monster yang akan keluar, dan binatang itu langsung menyerangnya. Segera Tian Zhi mengeluarkan 10.000 Tubuh Ganda, dan dia sendiri masuk ke dalam cincin dimensi.
Boom💥... Boom💥...
Suara ledakan dimana 10.000 Tubuh Ganda menyerang binatang monster dengan mudah. Sedangkan Tian Zhi mengendalikan cincin dimensi saat melihat banyak bola berwarna ungu yang keluar dari binatang monster.
"Apa ini? " gumam Tian Zhi yang bertanya-tanya kepada dirinya sendiri.
"Itu Orb Aura Beast, Tuan. Orb Aura Beast mampu meningkatkan kekuatan binatang penjaga, ini seperti Pil Langit Jiwa Grade Empat. Selain Aura Beast ada juga Orb Roh Beast. Orb Roh Beast seperti Pil Langit Grade Lima. Jika Tuan beruntung akan menemukan Soul Beast setelah membunuh binatang monster yang memiliki kekuatan setingkat Dewa Tertinggi! " sahut Qin Zhu dengan menjelaskan.
Orb Aura Beast berwarna ungu dan Orb Roh Beast berwarna merah. Khusus untuk Soul Beast yang berwarna pelangi, kegunaannya untuk meningkatkan senjata jenis apapun agar memiliki kekuatan binatang, misalkan; jika Tian Zhi membunuh seekor Naga yang berusia lebih dari 1.000 tahun dan memiliki Orb Soul Beast, maka senjata yang di tingkat akan memiliki jiwa Naga tersebut. Semakin bagus jenis senjata, semakin besar kemungkinannya senjata berhasil memiliki kekuatan binatang buas.
Tian Zhi tersenyum senang setelah Qin Zhu menjelaskan kepadanya, dia tidak berharap mereka berdua menjadi aktif dan tidak seperti dahulu. Tian Zhi yang paham setelah dijelaskan, dia pasti meningkatkan senjatanya agar memiliki jiwa binatang buas.
"Setidaknya Tuan membutuhkan dua Orb Soul Beast untuk meningkatkan Artefak Bintang Dua, semakin tinggi jenis senjatanya, semakin banyak yang dibutuhkan! " Qin Zhu sekali lagi menjelaskan.
"Terimakasih, Kakak! " jawab Tian Zhi sebagian bentuk apresiasinya.
Tian Zhi juga tahu, selain Orb Soul Beast, dia juga membutuhkan bahan yang lainnya seperti Besi Tempa, Batu Roh, Kristal Hitam dan lain sebagainya.
"Kwok! Jangan lupakan aku! Kwok! "
Tian Zhi tertawa mendengar protes Katak Naga, lalu dia memberikan dua Orb Aura Beast kepada Katak Naga.
Katak Naga selalu mengikuti Tian Zhi karena Pil Langit Jiwa dan juga bosan berada di Hutan Peperangan tanpa teman.
Si ular tebing segera mendekati Tian Zhi dan jelas meminta jatah seperti buruannya si Katak Naga, Tian Zhi pun memberikan dua Orb Aura Beast. Setelah itu, si ular tebing kembali memburu Katak Naga.
Kedua binatang itu selalu bertikai saat di dalam cincin dimensi, dan Katak Naga selalu melarikan diri dari pemangsa alami-nya.
Disaat Tian Zhi sibuk mengambil Orb Aura Beast, dia melihat Xinxin dan Yun Yun mengikuti dan membuatnya geleng-geleng. Namun, Tian Zhi yang sudah lama tidak menjamah wanita, muncul keinginan untuk menjadikan kedua wanita itu kekasihnya.
Sedangkan, Xinxin dan Yun Yun terkejut melihat banyak Tubuh Ganda yang sangat mirip dengan orang yang mereka ikuti.
Sebelum mereka berdua mendekati salah satu Tubuh Ganda, Tian Zhi keluar dari cincin dimensi dan bertanya:
"Hei! Kenapa kalian mengikuti ku? "
Sontak kedua wanita itu kaget tiba-tiba Tian Zhi muncul di belakang mereka dan segera menjauhinya. Disaat melihat Tian Zhi, mereka berdua mendengus kesal.
"Xiang, lain kali jangan seperti ini! Untung saja aku tidak menyerang mu! " protes si Xinxin sambil mendekati Tian Zhi.
Tian Zhi tertawa dan melingkarkan lengannya di pinggang ramping si Xinxin tanpa ada penolakan, demikian juga dengan si Xinxin yang melingkarkan lengannya di pinggang Tian Zhi sambil mencubitnya.
Si Yun Yun juga ikut mendekat dan Tian Zhi tanpa malu melingkarkan lengannya di pinggang Si Yun Yun dan tanpa penolakan.
"Bagaimana kamu bisa menjadi banyak, skill apa yang kamu gunakan? " tanya si Xinxin dengan rasa penasaran dan ingin mempelajarinya.
"Ini skill warisan dari kakek ku, tapi skill ini hanya bisa bertahan setengah waktu dupa. Selain itu, membutuhkan banyak energi spiritual dan bisa digunakan lagi setelah satu hari lewat!" jawab Tian Zhi dengan spontan, dia jelas tidak akan membuka rahasianya.
Kedua wanita itu mengangguk paham, mereka tahu skill apapun bagusnya pasti memiliki kelemahannya.
"Ini seperti skill Clone Shadow, tapi skill warisan kakek-mu lebih sempurna! " sahut si Yun Yun.
Di Organisasi Tangan Hitam memang ada skill Clone Shadow, mampu membuat tubuh tiruan si pengguna untuk melakukan serangan menyergap, tapi tidak mampu mengeluarkan sebanyak yang dibuat oleh Tian Zhi, hanya mampu membuat sepuluh tubuh tiruan.
Akhirnya masa waktu Tubuh Ganda telah habis dan tetap sesuai perkataan Tian Zhi, yang akan menghilang setelah setengah waktu dupa, dan meyakinkan kedua wanita itu yang baru datang. Padahal Tubuh Ganda mampu bertahan selama waktu satu dupa.
Binatang monster tidak ada habisnya, mereka makin berdatangan dari segala penjuru saat mencium bau darah. Kedua wanita itu segera melepaskan diri dari Tian Zhi dan mengeluarkan senjata kipas dan cambuk. Si Xinxin pengguna senjata kipas dan si Yun Yun menggunakan senjata cambuk.
Tian Zhi yang melihat senjata mereka berdua merasakan familiar, dia seakan-akan pernah melihatnya, tapi dia geleng-geleng saat tidak mengingat dimana pernah melihatnya.
"Kita tidak mungkin bisa mengalahkan mereka semua, walau kekuatan kita jauh di atas mereka! " ujar Tian Zhi dengan serius.
Kedua wanita itu juga paham dan mengangguk pelan. Selain binatang monster jumlahnya banyak, ukurannya juga sangat besar tiga kali ukuran binatang gajah.
"Lalu apa rencana-mu? " tanya si Yun Yun kepada Tian Zhi.
"Kalian harus berjanji tidak membocorkan kepada siapapun tempat perlindungan ku! " jawab Tian Zhi dengan polosnya.
"Percayalah dengan kami? " sahut si Xinxin yang sangat menyakinkan.
"Baiklah! Jika begitu peluk aku dan pejamkan mata kalian sebentar, " kata Tian Zhi.
Segera kedua wanita itu yang percaya memeluk pinggang Tian Zhi dan memejamkan matanya...