Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 126.


Chapter 126. Memasuki Makam Kuno.


Setelah dekat dengan tempat makan kuno, Tian Zhi melihat banyak binatang monster sedang berkumpul dan masuk secara bergiliran. Tindakan mereka mengundang perhatian Tian Zhi, dia mengamati perilaku binatang monster dan beberapa saat Tian Zhi masuk ke dalam cincin dimensi.


Tian Zhi melihat He Hua dan Miao Jiang sedang tidur dengan nyenyak. Melihat kekasihnya yang sedang tidur, Tian Zhi mengurungkan niatnya untuk mengajak mereka keluar dari cincin dimensi.


Lalu Tian Zhi menuju Balai Perbendaharaan di dalam Mansion, tempat menyimpan patung emas Dewa Binatang.


Setelah masuk Tian Zhi mengamati patung Dewa Binatang, dia melihat wajah Dewa Binatang merasakan ada kedekatan, seolah-olah patung itu adalah dirinya


Tian Zhi menghela nafas, karena tidak bisa mengingat apapun tentang Dewa Binatang. Lalu dia meletakkan tangan kanannya untuk menyerap patung Dewa Binatang.


Secara berlahan patung Dewa Binatang mencair dan menyatu dengan cincin dimensi.


Setelah menyatu, Tian Zhi melihat cincin dimensi mengeluarkan cahaya berwarna kuning, tanda petunjuk untuk Batu Keabadian jenis Solar Plexus. Kehebatan Solar Plexus Stone mampu memanipulasi waktu.


Tian Zhi tersenyum tipis, karena dia akan bisa menggunakan waktu, memiliki kemampuan menghentikan waktu sangat berguna bagi profesi pembunuh bayaran.


"Tinggal menemukan Solar Plexus Stone! " gumam Tian Zhi, yang masih harus mencari keberadaan Solar Plexus Stone.


Setelah semua beres, dia pun kembali ke kamar pribadinya dan melihat kedua kekasihnya masih tertidur. Tian Zhi juga membaringkan badannya di antara mereka berdua.


Kedua wanita itu langsung memeluk kekasihnya dan kembali memejamkan mata. Tian Zhi juga ikut memejamkan matanya, dia merasa bahagia memiliki dua kekasih yang sempurna baginya.


Tidak terasa pagi hari telah tiba.


Miao Jiang terlebih dahulu terbangun dan melihat Tian Zhi yang tampak tertidur pulas, dia mencium pipi dan beranjak dari tempat tidur, lalu menuju kamar mandi...


Setelah beberapa waktu, Tian Zhi duduk diruang tamu di dalam Mansion, dia mempelajari berkas target mereka bertiga.


Setelah membaca informasi target, Tian Zhi melihat He Hua, dan bertanya;


"Jadi kalian mengenalnya? "


Kedua kekasihnya mengangguk, dan Miao Jiang yang menjawab:


"Dia juga salah satu murid inti Akademi Istana Surgawi, aku rasa dia ingin mendapatkan Api Mekar Melahap Bulan untuk meningkatkan kualitas apinya dan juga meningkatkan kekuatan demi menjadi murid Elite. "


Target mereka bertiga bernama Xu Huang, memiliki kekuatan Dewa Tertinggi level 12, lebih kuat dari He Hua dan Miao Jiang. Karena targetnya lebih kuat dari He Hua dan Miao Jiang, Master Yan memerintahkan untuk bekerjasama dengan Monster Pembunuh.


Master Yan tidak mengetahui jika Tian Zhi telah menerobos ke tingkat Dewa Tahta, sebab basis kultivasi Tian Zhi terlindung segel pemberian Inti Kehidupan. Master Yan memperkirakan kekuatan Tian Zhi setelah memakan 13 Buah Suci tingkat Bumi, naik dari tingkat Dewa Matahari ke Dewa Tertinggi.


"Kita selesaikan target saat masuk ke dalam makam kuno. Saat ini kita sudah berada dekat dengan makam, ayo kita jelajahi terlebih dahulu sebelum banyak orang yang masuk! " ajak Tian Zhi kepada kekasihnya.


Segera mereka bertiga keluar dari cincin dimensi. Setelah mereka keluar, binatang monster masih banyak yang masuk ke dalam makam secara bergiliran.


Terasa aneh melihat perilaku binatang monster yang bisa berkumpul dan masuk secara teratur, ini seperti yang mereka bertiga lihat di dalam lubang dimensi.


Selain itu, makam kuno terlindung Formasi dan mengeluarkan fluktuasi energi negatif, padahal awalnya memancarkan energi positif.


"Apa mungkin karena banyak binatang monster masuk akhirnya merubah energi positif menjadi negatif? " gumam He Hua yang penasaran dengan situasi di dalam makam kuno yang terlindung Formasi.


Ketiga orang itu menebak; jika, energi positif yang berubah menjadi negatif karena faktor binatang monster yang mati di dalamnya.


Pertanyaannya; apa yang menyebabkan binatang monster bisa mati hingga mengeluarkan energi negatif aura kematian yang sangat pekat.


"Roar...! "


Terdengar suara naga meraung-raung dan membuat binatang monster menggigil.


Tapi, setelah raungan naga, binatang monster tergesa-gesa untuk masuk ke dalam makam, tampaknya raungan naga itu sedang memanggil mereka.


He Hua dan Miao Jiang juga ikut menggigil mendengar raungan naga. Tian Zhi segera memeluk pinggang kekasihnya agar tenang.


"Apa tidak lebih baik menunggu Xu Huang tiba?" usul Miao Jiang, dia sebenarnya takut memasuki makam kuno yang dihuni naga.


"Aku setuju! Lebih baik kita menunggu target, atau menunggu orang lain masuk terlebih dahulu! " dukung He Hua, dia ingin menjadi Xu Huang dan orang lain sebagai umpan meriam.


"Tidak! Lebih baik masuk terlebih dahulu, kalian bisa tinggal di dalam cincin dimensi dan lihat saja apa yang terjadi diluar! " tolak Tian Zhi, dia jelas tidak akan memberikan kesempatan orang lain untuk mengeksplorasi makam kuno terlebih dahulu.


"Coba gunakan Tubuh Ganda-mu saja! " saran He Hua yang teringat kekasihnya memiliki skill memperbanyak diri.


Tian Zhi mengangguk paham dan dia segera mengeluarkan 10.000 Tubuh Ganda. Tubuh Ganda langsung melesat memasuki Formasi. Namun...


Bang... Bang... Bang...


Tubuh Ganda langsung meledak saat baru menyentuh Formasi Perlindungan makam kuno. Sontak ketiga orang itu kaget dan bernafas lega setelahnya. Mereka beruntung tidak segera masuk, jika tidak hasilnya seperti yang dialami Tubuh Ganda.


Tapi anehnya, mereka bertiga melihat tubuh binatang monster tidak meledak setelah melewati Formasi dan membuat ketiga orang itu kebingungan.


Tian Zhi melihat He Hua, dia berkata:


"Untung saja kamu mengingatkan ku! Lebih baik kalian masuk ke dalam cincin dimensi, biarkan aku sendiri yang menyelidikinya. Kalian dari dalam bisa melihat keluar dan bantu aku mengawasi sekitarnya."


He Hua dan Miao Jiang berpikir sejenis dan mengangguk setelah beberapa saat. Tian Zhi segera memasukkan kekasihnya ke dalam cincin dimensi, setelah itu dia langsung berubah menjadi udara dan melesat menuju Formasi Perlindungan.


Saat berada di depan Formasi, Tian Zhi berhenti dan mengulurkan tangannya untuk menguji; apakah Teknik Perubahan Wujud bisa lolos dari Formasi.


Sayang sekali, Tian Zhi tidak bisa masuk, dia memperkirakan ada sesuatu di dalam tubuh binatang monster yang bisa melewati Formasi Perlindungan.


Tian Zhi berpikir; ini pasti terkait dengan Aura Beast yang binatang monster miliki sehingga tubuh mereka tidak meledak.


Setelah berpikir sejenak, Tian Zhi tersenyum karena tiba-tiba ada ide untuk merasuki tubuh binatang monster. Dia langsung melesat dan masuk ke telinga salah satu binatang monster yang berada di depan Formasi.


Binatang monster yang telinganya kemasukan udara menggelengkan kepalanya berulang-ulang. Lalu binatang monster yang dijadikan tumpangan Tian Zhi segera masuk.


Detak jantung Tian Zhi melambat dan nafas tertahan, dia jelas gelisah dan kuatir tidak bisa masuk ke dalam makam kuno.


Namun dia merasa lega saat binatang monster yang dia jadikan media transportasi lolos dari Formasi Perlindungan.


Segera Tian Zhi keluar dari telinga binatang monster, dan terkejut saat melihat hamparan padang pasir, dia pikir akan ada makam saat melewati Formasi. Setelah terdiam sejenak, Tian Zhi berpikir ini pasti terkait dengan Api Mekar Melahap Bulan yang membuat tempat menjaga padang pasir.


"Lalu di mana makam nya dan juga naga yang meraung tadi? " tanya He Hua yang juga melihat situasi setelah melewati Formasi.


Sebelum Tian Zhi menjawab, Miao Jiang terlebih dahulu berbicara:


"Lihat di Barat Daya ... Tampak seperti istana!"


Segera Tian Zhi dan He Hua melihat ke Barat Daya, memang di kejauhan terlihat istana yang tampak kecil, jelas istana itu sangat jauh dari tempat mereka saat ini.


"Melimpah ruah dengan Orb Aura Beast dan Orb Roh Beast! Lalu apa yang menyebabkan kematian binatang monster?" gumam Tian Zhi yang penasaran.


Lalu Tian Zhi melihat binatang monster yang dia tumpangi berjalan semakin jauh tanpa berhenti. Tiba-tiba keluar dari dalam pasir binatang besar berbentuk cacing dengan mulut banyak gigi tajam dan melahap binatang monster dalam sekali suap.


Kemudian cacing raksasa itu memuntahkan Orb Aura Beast dan juga tulang binatang monster yang dilahapnya, lalu cacing raksasa itu masuk lagi ke dalam pasir.


Tian Zhi dan kedua kekasihnya menelan salivanya, mereka tidak pernah dibayangkan jika di padang pasir tersembunyi binatang besar yang lebih mengerikannya.


Lalu datang lagi binatang monster, setelah berjalan sedikit jauh dari Formasi, kembali cacing raksasa keluar dan melahapnya...


Tiba-tiba padang pasir bergetar dan membuat banyaknya Orb Aura Beast dan Orb Roh Beast menggelinding menuju istana.


Tian Zhi dengan rasa penasaran segera mengikuti menuju istana...