
Chapter 84. Sepuluh Gadis Siluman.
Setelah seribu tubuh bayangan menjadi asap, ternyata Tian Zhi dan Yu Bao masuk ke dalam cincin dimensi. Tian Zhi dengan duduk di tanah dan tetap menggendong Yu Bao, wajahnya sudah pucat pasi yang hampir saja tertangkap bawahan Ratu Siluman.
Beruntung masih memiliki kartu penyelamatan, jika tidak dia dan Yu Bao jelas menjadi alat untuk berkembang biak dan mati jika tidak berhasil memberikan keturunan sesuai keinginan mereka.
Tian Zhi sebenarnya ingin menggunakan elemen petir dan Api Asyura, tapi dia kuatir kartu andalannya bisa diantisipasi oleh musuhnya, akhirnya dengan terpaksa harus menggunakan Teknik Perubahan Wujud lagi.
Konsekuensinya jelas Tian Zhi kehabisan energi, hingga wajahnya pucat pasi dengan tubuh gemetaran. Tapi dia tetap tenang agar Yu Bao tidak mengkuatirkan-nya.
Sedangkan Yu Bao tidak berani membuka mata, hanya meneteskan air mata ketakutan, dia tidak tahu sudah berada di dalam cincin dimensi dan telah selamat dari kejaran sepuluh bawahan Ratu Siluman.
"Kita selamat!" ungkap Tian Zhi sambil geleng-geleng dan melihat keluar cincin dimensi yang tak terlihat dan melihat sepuluh bawahan Ratu Siluman mencarinya, "maaf aku ceroboh tidak memeriksa seluruh wilayah!" lanjutnya dengan menyesal akan tindakannya.
Yu Bao berlahan membuka matanya, dia memeriksa sekelilingnya yang berada di tempat lain yang dipenuhi pepohonan dan binatang jinak, tempat yang benar-benar damai dan menyenangkan.
"Aku yang seharusnya minta maaf yang tidak memperingatkan mu!" jawab Yu Bao yang merasa bersalah, dia sendiri tidak menyangka jika sepuluh bawahan Ratu Siluman muncul di wilayah hitam.
"Ini di mana?" lanjutnya.
"Ini tempat terakhir persembunyian ku!" jawab Tian Zhi sambil mengusap keringat dingin dan menelan pill pemulih energi, seketika wajah pucat menghilang dan energinya telah pulih, tapi langkah bayangan tidak bisa digunakan lagi dan harus menunggu sehari.
Yu Bao segera berdiri dan melihat sekelilingnya dengan kagum. "Apa kita aman disini?" tanyanya yang masih kuatir.
"Tentu, lihat di luar...!" jawab Tian Zhi dengan melambaikan tangannya dan muncul cermin transparan yang mampu melihat keluar.
Yu Bao segera memeluk Tian Zhi saat melihat pemimpin dari bawahan Ratu Siluman berdiri tepat diatas cincin dimensi. Tian Zhi jelas melihat isi pakaian dalam pimpinan pengawal Ratu Siluman, sayangnya wanita itu memakai celana panjang dan tidak terlihat lembah surganya.
Yu Bao bernafas lega saat tidak diketahui oleh pemimpin pengawal Ratu Siluman, sebab Tian Zhi tidak menggerakkan cincin dimensi dan juga tertutupi tanah.
"Aku akan perkenalkan dengan tiga wanita yang ada disini!" ajak Tian Zhi sambil menggendong Yu Bao seperti seorang putri.
Yu Bao mengunci alisnya dan sedikit ada rasa cemburu saat mendengar kata 'wanita'. "Seorang alkemis wajar jika memiliki banyak wanita!" sungutnya dalam hati.
Yu Bao melihat sebuah mansion berlantai tiga dan kagum akan bangunannya yang mewah, saat masuk ke dalam mansion, Yu Bao melihat wanita kelinci, Jun Mei Lin dan Mu Bingyun yang sedang memilah hasil jarahan.
Jun Mei Lin dan Mu Bingyun tampak akrab dan tertawa dengan gembira mendengar lelucon Lu Yueyin. Yu Bao yang melihat wajah mereka tidak lebih cantik darinya merasa lega dan bangga, dia kuatir jika wanita yang disebutkan Tian Zhi lebih cantik darinya.
"Sayang!" sapa Lu Yueyin sambil berdiri dan buru-buru menghampiri.
Jun Mei Lin dan Mu Bingyun seketika terdiam dan menunduk malu-malu tanpa berani melihat Tian Zhi. Sedangkan Tian Zhi menurunkan Yu Bao dan memeluk Lu Yueyin.
"Mereka tidak marah?" tanya Tian Zhi kepada Lu Yueyin.
"Tidak, karena aku telah menceritakan kebaikanmu ... " jawab Lu Yueyin dan berbisik, "mereka mencintaimu setelah kamu buat puas dan bersumpah tidak akan lagi membuat kesalahan, dan mereka juga ingin tetap berada disini sampai kapanpun."
Tian Zhi tersenyum dan berbicara melalui telepati. "Bagus, aku akan berikan kamu rasa yang lebih, rasa nikmat yang membuatmu pingsan!" godanya sambil menggandeng Yu Bao dan Lu Yueyin.
Tian Zhi mendekati Jun Mei Lin dan Mu Bingyun. Mereka berdua segera berdiri tanpa berani menatap wajah Tian Zhi.
Semenjak merasakan kehebatan Tian Zhi dalam urusan ranjang dan juga bujukan dari Lu Yueyin, kedua wanita itu telah mengakui kesalahannya, terutama Mu Bingyun dan meminta Lu Yueyin untuk membantunya agar Tian Zhi mau memaafkannya.
Tian Zhi memeluk mereka berdua yang takut kepadanya, dan berbicara kepada mereka. "Masa lalu sudah berlalu, sekarang kita bangun ulang hubungan yang baik."
Seketika hati Jun Mei Lin dan Mu Bingyun menjadi lega dan berlahan menatap wajah Tian Zhi yang tersenyum.
Tian Zhi melepaskan pelukan dan memperkenalkan Yu Bao sebagai kekasihnya, dia mengatakan jika Yu Bao akan tinggal disini bersama mereka bertiga. Yu Bao dengan bangga memperkenalkan dirinya.
Melihat keempat wanitanya cepat akrab, Tian Zhi menjadi bahagia dan berjanji di dalam hatinya; tidak akan mengeluarkan mereka agar aman, dan sekaligus membantu mereka meningkat kekuatannya, jika mereka kuat Tian Zhi juga bisa menyerap energi Yin.
Setelah saling mengobrol, Yu Bao berbicara kepada Tian Zhi dengan memohon. "Apa kamu bisa membawa anggota ku yang lain tinggal disini agar aman?"
Tian Zhi mengangguk dan menjawab. "Bisa, asal mereka bersumpah Dao dan darah agar tidak mengkhianati ku!"
"Jangan kuatir dengan kesetiaan Ras Rubah, kami bisa bertahan selama ini karena saling setia dan menjaga satu sama lainnya!" jawab Yu Bao dengan percaya diri.
"Kita tunggu saat hari sudah malam," ujar Tian Zhi sambil melihat keluar cincin dimensi, dimana sepuluh bawahan Ratu Siluman masih berada di sekitarnya.
Yu Bao sangat gembira dengan memeluk Tian Zhi dan ikut melihat keluar cincin dimensi, ketiga wanitanya juga melihat keluar.
"Baiklah, ayo buat Pill Kultivasi untuk meningkatkan kekuatan kita dengan segera." ajak Tian Zhi dengan berjalan menuju ruang khusus untuk meramu pill.
Keempat wanitanya segera menyiapkan ramuan dengan bimbingan Yu Bao. Dengan pengalaman dan pengetahuan Yu Bao lebih banyak dari ketiga wanita yang sudah dianggap saudari sendiri, dia mengajarkan kepada mereka bertiga.
Khususnya untuk Mu Bingyun dan Jun Mei Lin yang juga ahli alkemis tingkat Master, mereka sangat senang diajari oleh seseorang ahli diatas Kaisar Pill, Mu Liang.
Setelah selesai menyiapkan ramuan yang dihasilkan dari menjarah, Yu Bao dan ketiga saudarinya bergegas menuju ruang alkemis dan melihat Tian Zhi telah memulai terlebih dahulu dengan bahan yang dia miliki.
Yao Mo, Dewa Penguasa level sembilan.
Yaomei, Dewa Penguasa level tujuh.
Mo Ling, Dewa Penguasa level lima.
Yue Mo, Dewa Penguasa level tiga.
Su Yin Mo, Dewa Penguasa level satu.
Qiao Mo, Dewa Elemen level sembilan.
Yao Ning, Dewa Elemen level delapan.
Mo Lan, Dewa Elemen level tujuh.
Xue Yao, Dewa Elemen level tujuh.
Mo Chu, Dewa Elemen level enam.
Mengetahui kekuatan sepuluh pengawal Ratu Siluman, jelas Tian Zhi merasa ngeri, beruntung dia selamat berkat memiliki cincin dimensi. Di dalam benaknya, seandainya mereka menjadi pasangan dalam berkultivasi ganda jelas kekuatannya akan meningkat drastis. Tapi, itu hanya khayalan semata, merasakan tekanan aura mereka saja sudah membuat dia hampir tertangkap.
Mengetahui pikiran dari Tian Zhi, Inti Kehidupan segera berbicara. "Tuan bisa menggunakan aroma feromon afrodisiak disaat dekat dengan mereka, dan Tuan jangan kuatir akan kegagalan!"
Mendengar saran Qin Zan dan Qin Yang, Tian Zhi sudah berniat menggunakan aroma feromon afrodisiak. Tapi masalahnya, bagaimana cara mendekati mereka yang memiliki kekuatan jauh diatasnya?
"Tuan bisa melumpuhkan mereka dengan Petir Surgawi Sembilan Warna!" sekali lagi Inti Kehidupan memberikan sarannya saat Tian Zhi diam saja.
Seketika Tian Zhi tersenyum. "Terimakasih, Kakak!" jawabnya dengan bersemangat.
Tanpa terasa hari telah menjelang malam dan Yu Bao mengingatkan Tian Zhi. Segera Tian Zhi menghentikan aktifitasnya, lalu dia menggerakkan cincin dimensi untuk keluar dari wilayah hitam.
Sedangkan keempat wanitanya hanya melihat dan sambil memeriksa hasil jarahan dan menyimpannya di ruang perbendaharaan.
Setelah keluar dari wilayah hitam, Tian Zhi buru-buru keluar dan berubah menjadi udara untuk menjemput seluruh Ras Rubah yang masih tinggal di Gunung Mahadewi.
***
Disaat sepuluh bawahan Ratu Siluman tidak menemukan Tian Zhi, mereka melaporkan kepada Ratu Siluman dan mendapatkan perintah untuk memburu Ras Rubah dalam skala besar untuk dijadikan sandera agar Tian Zhi dan Yu Bao menyerahkan diri.
Ratu Siluman mengirimkan bala bantuan sebanyak sepuluh ribu pasukan khusus untuk membantu proses pencarian.
Kekuatan mereka rata-rata berada pada tingkat Dewa Perunggu, dan tertinggi pada Tingkat Dewa Baja. Dengan mengirim pasukan khusus, sudah dipastikan jika Tian Zhi sangat berharga bagi Ratu Siluman, apalagi Tian Zhi seorang alkemis.
Setelah bala bantuan datang, sepuluh pengawal Ratu Siluman membagi pasukan. Mereka menggunakan kereta laba-laba untuk memburu semua Ras Rubah.
Segera sepuluh ribu pasukan di bawah pimpinan sepuluh pengawal Ratu Siluman bergerak dan menyebar mengelilingi Gunung Mahadewi. Dengan menggunakan kereta laba-laba, mereka tidak terlalu merasakan cuaca dingin yang ekstrim, namun tetap saja pergerakan kereta laba-laba terlalu lambat saat melewati jalan salju yang tebal, dan juga pandangannya terhalang badai salju, hanya bisa melihat sejauh lima meter.
Ras Rubah merasakan jebakan yang mereka buat sebagai sinyal memberikan peringatan tanda bahaya, segera mereka bersembunyi dengan panik di dalam lubang bawah tanah yang tertutupi salju dan es.
Setiap lubang digali sangat dalam dan bercabang-cabang seperti labirin.
Saat berada di bagian tengah Gunung Mahadewi, pengawal Ratu Siluman yang bernama Mo Chu menemukan salah satu lubang persembunyian Ras Rubah, itu berkat lempengan baja berbentuk segitiga yang terpasang di depan kereta laba-laba.
Segera Mo Chu membuka pintu di bawah kereta laba-laba, tepat diatas lubang persembunyian, dia masuk dan disusul sepuluh prajurit, kemudian kereta laba-laba yang lain menggantikan posisi kereta pertama dan masuk sepuluh prajurit.
Dengan banyaknya prajurit, tidak berselang lama satu rubah jantan di tangkap, dan membuat Mo Chu tersenyum melihat rubah jantan yang tampan, dia menyegel kekuatannya dan memerintahkan prajurit untuk bawa rubah jantan.
Mo Chu tidak berani menyentuh rubah jantan sebelum ratu nya memerintahkan, sebenarnya dia ingin sekali menjadikan rubah jantan untuknya sendiri dan berharap memiliki keturunan yang hebat. Namun, setelah mengingat ada manusia, niatnya dia urungkan, dan akan mencicipi Tian Zhi dulu sebelum menyerahkannya kepada ratu.
"Manusia ya ... Aku hanya tahu dari cerita dan belum pernah mencicipi sendiri... Aku harus menemukannya terlebih dahulu sebelum mereka!" gumamnya yang tidak ingin kalah dengan sembilan rekannya.
Boom💥...
Mo Chu menghancurkan lubang persembunyian Ras Rubah yang baru dia tangkap. Kemudian, dia kembali mencari lubang persembunyian yang lainnya.
Tidak hanya Mo Chu saja yang berhasil mendapatkan buruannya, tapi sembilan pengawal Ratu Siuman juga mendapatkan rubah jantan. Semua ini berkat kereta laba-laba yang dibuat oleh para pandai besi dari Ras Half Human dan sudah dimodifikasi oleh bawahan Ratu Siluman agar lebih tahan terhadap cuaca dingin.
***