Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 57. Power Root Stone.


Chapter 57. Power Root Stone.


Segera Siluman Rubah Jantan berbicara dengan jujur, dia hanya diperintahkan oleh Raja Mu untuk mencari batu, yang katanya mampu meningkatkan kekuatan fisik dan daya tahan tubuh siapapun yang memegang.


"Batu berwarna merah dan bersinar... Hanya itu yang aku tahu!" kata Siluman Rubah Jantan.


Tian Zhi sontak kegirangan saat tahu apa batu yang dikatakan oleh Siluman Rubah Jantan. "Apa kamu sudah menemukannya?" tanyanya dengan nada yang tidak tertarik.


"Tapi tolong setelah aku katakan, jangan membunuhku!" jawab Siluman Rubah Jantan yang meminta jaminan.


"Kamu bisa mempercayai perkataan-ku!"


"Aku sudah mencari seluruh wilayah ini, dan aku menemukan sebuah sumur tua kering dibelakang penginapan ini. Setelah aku masuk, sumur itu sangat dalam dan menuju Laut Selatan, ujung lorong sumur itu berhenti di bawah pulau kosong!" jawab Siluman Rubah Jantan


Tian Zhi segera teringat kejadian dua tahun lalu, dimana dia sebelum menjalani Kesengsaraan Petir, waktu itu Matriark Yin mengajak Raja Mu untuk membuka sesuatu yang terlindung oleh Formasi Spiritual di pulau yang sama, sama seperti yang diucapkan oleh siluman rubah jantan.


"Apa kamu sudah mendapatkannya?" tanya Tian Zhi yang masih berpura-pura tidak berminat, hanya sekedar ingin tahu saja.


"Tidak, tempat batu itu dilindungi oleh Formasi Penghalang dan aku tidak bisa memasukinya!" jawab siluman rubah jantan dengan jujur.


"Apa kamu sudah laporkan penemuan mu kepada Raja Mu?" tanya Tian Zhi sekali lagi.


"Jelas aku tidak memberitahukannya, sebab upah ku masih selalu dia tunda dengan banyak alasan!" jawab Siluman Rubah jantan dengan kesal kepada Raja Mu.


"Apa kesepakatan kalian?" tanya Wu Liqin yang ingin mengetahui.


"Dua butir Pill tingkat Kaisar tahap rendah."


Wu Liqin dan Tian Zhi tersenyum dengan kesepakatan mereka, sebab Kaisar Pill sang Alkemis telah tiada dan jelas Raja Mu menunda-nunda upah untuk Siluman Rubah.


Tian Zhi mengeluarkan dua butir Pill tingkat Kaisar tahap rendah dan memainkannya dihadapan Siluman Rubah. Kedua mata Siluman Rubah langsung berbinar-binar dan air liur menetes deras, saat tahu apa yang dimainkan oleh Tian Zhi.


"Aku rasa dengan kemampuanmu untuk berkamuflase ... Tampaknya kamu telah mendapatkan batu itu! Bagaimana jika kita barter dengan pill ini!" tawaran Tian Zhi yang asal menebak.


Mendengar tawaran yang lebih menjanjikan, Siluman Rubah menahan rasa senangnya, dan berpura-pura tidak mendapatkan batu itu. Namun, Tian Zhi mengeluarkan lagi dua butir Pill tingkat Kaisar tahap rendah dengan raut wajah yang tidak tega untuk bertukar.


Ya, Tian Zhi meyakini jika Siluman Rubah telah mendapatkannya. Jika belum menemukan batu itu, Siluman Rubah belum tentu berada di desa ini. Dan, jika Tian Zhi tidak salah tebak, siluman Rubah jantan sedang menunggu Raja Mu datang dengan membawa upahnya.


Selain menebak, jari telunjuk Tian Zhi selalu bergetar dan menunjuk kearah Siluman Rubah, dan semakin yakin jika batu yang dia tebak sudah dibawa oleh Siluman Rubah.


"Aku hanya punya ini, jika kamu memang tidak menemukannya ... Cepat pergi, sebelum Istriku berubah pikiran!" hardik Tian Zhi dengan nada yang sedikit kecewa.


Wu Liqin seketika hatinya berbunga-bunga dengan Tian Zhi mengakuinya sebagai istri dihadapan Siluman Rubah, dia menatap tajam yang tampak akan marah lagi. Siluman Rubah melihat Wu Liqin bergidik ngeri dan buru-buru mengeluarkan sebuah kotak dari perutnya..


"Kita bertukar saja, lagian batu itu juga tidak bermanfaat bagiku dan Raja Mu tidak pernah menepati janjinya!!" pinta Siluman Rubah dengan tangan gemetaran saat memberikan kotak itu kepada Wu Liqin.


Wu Liqin langsung menyambar kotak itu dan membukanya, seketika cahaya merah keluar dan membuat Wu Liqin menyukainya. Tian Zhi terbelalak kaget saat dugaannya ternyata benar, dan segera dia menenangkan diri.


"Bagus!" ucap Tian Zhi sambil memberikan empat butir pill tingkat Kaisar tahap rendah, "cepat pergi sebelum Istriku berubah pikiran." lanjutnya dengan mengusir.


Buru-buru Siluman Rubah menerima pill tingkat Kaisar, dan disaat akan berdiri dia tidak mampu, sebab kekuatannya masih disegel oleh Tian Zhi.


Tian Zhi pun membuka segelnya, dan segera Siluman Rubah bisa berdiri setelah kekuatannya pulih, dia segera keluar dari kamar tanpa banyak bicara.


Siluman Rubah berlari sangat kencang untuk menjauhi tempat neraka baginya tanpa melihat kebelakang.


Wu Liqin terkekeh melihat reaksi Siluman Rubah yang takut kepadanya. Tian Zhi menerima kotak itu dari Wu Liqin dan segera mengambilnya, disaat dia memegang Power Root Stone, Tian Zhi merasa kekuatan meningkat dan fisiknya menjadi sangat kuat.


"Batu apa itu, apa boleh buatku?" tanya Wu Liqin yang berharap memiliki batu yang dianggap seperti berlian merah.


Tian Zhi tersenyum dengan memeluk Wu Liqin. "Aku akan buatkan kalung dari berlian dan bukan batu bercahaya ini, sebab batu ini tidak cocok untuk menempel di tubuh Istriku yang cantik dan menggoda!" rayu Tian Zhi agar Wu Liqin tidak menginginkan Power Root Stone yang sangat dia butuhkan.


Hati Wu Liqin semakin berbunga-bunga dengan ucapan kekasihnya, dia makin erat memeluk tubuh Tian Zhi. "Janji ya!" katanya dengan suara yang manja.


Dengan pujian yang bertubi-tubi terus didengar oleh Wu Liqin, dia segera mencium bibir kekasihnya yang lama dia rindukan. Mereka berdua berciuman sambil berjalan menuju tempat tidur.


Dengan tidak sabar Wu Liqin melepaskan pakaian Tian Zhi dan meraih tongkat yang selalu dia mimpikan setiap malam. Mereka berdua melepaskan kerinduan dengan berhubungan intim hingga Wu Liqin pingsan.


Tian Zhi tanpa ampun memasukkan tongkatnya di lembah surga milik Wu Liqin yang telah basah, dan menghajar kekasihnya. Wu Liqin dengan cepat mencapai puncak langit ketujuh dan rasa yang selalu dia inginkan dari kekasihnya.


Disaat Wu Liqin pingsan karena berhubungan intim selama waktu tiga dupa tanpa henti, Tian Zhi segera beranjak dari tempat tidurnya, dia keluar dari kamar. Setelah keluar dari kamar, di mengeluarkan Power Root Stone dan menempelkan pada lubang armor nya.


Seketika armor bersinar terang dan Tian Zhi merasakan fisiknya semakin kuat dan staminanya seakan-akan tidak pernah ada habisnya. Tian Zhi segera keluar dari penginapan untuk berniat menguji fisiknya.


Saat melihat batu besar, Tian Zhi langsung memukulnya dengan kepalan tangan tanpa mengeluarkan energi spiritual, "bang...," batu besar langsung hancur berkeping-keping dan menjadi banyak kerikil.


Tian Zhi tersenyum dan kembali menguji kekuatan kaki pada pohon di dekatnya. Suara pohon roboh segera menggema di desa yang tidak berpenghuni, hingga tidak terasa hari menjelang pagi.


"Bagus, bagus! Ini sangat hebat, bahkan dengan pukulan biasa mampu menghancurkan bebatuan besar!" serunya dengan menahan kegembiraan.


Tian Zhi segera kembali ke penginapan, dia melihat Wu Liqin yang masih tertidur pulas. Tian Zhi segera tidur disebelah Wu Liqin dengan memeluk tubuhnya yang tanpa sehelai kain menempel.


Mereka berdua tidur dengan pulas hingga siang hari, dan Tian Zhi terbangun terlebih dahulu saat kesadarannya merasakan kehadiran banyak orang menuju ke desa.


Tian Zhi membuka Mata Dewa dan melihat banyak tentara yang diikuti praktisi beladiri yang jumlahnya mencapai dua ratus orang, mereka tampak mengawal kereta kuda, jarak mereka dari desa hanya terpaut satu kilometer.


Buru-buru Tian Zhi membangunkan Wu Liqin. Segera Wu Liqin membuka matanya dengan malas dan menguap setelahnya, dia melihat wajah Tian Zhi dan segera memeluknya.


"Desa ini akan kedatangan orang lain, cepat mandi dan kita tinggalkan tempat ini. Aku terlalu malas berurusan dengan mereka yang tidak aku kenali!" pinta Tian Zhi dengan berkata jujur, sebab dia ingin segera menemukan anak buah beserta wanitanya.


"Siapa mereka?" tanya Wu Liqin yang terlihat kesal dengan orang yang akan datang.


"Aku tidak tahu."


Tian Zhi segera beranjak dari tempat tidur dan keluar dari penginapan, dia segera terbang diatas penginapan dan melihat rombongan. "Mungkin mereka dari Kerajaan Mu!" gumam Tian Zhi saat melihat panji bertuliskan 'Mu'.


Tidak berselang lama, Wu Liqin keluar dan ikut terbang dan melayang disebelah kekasihnya. Kekuatan Wu Liqin juga meningkat pesat berada pada tingkat Nascent Soul tahap 5 dari tingkat Foundation Establishment, semua itu berkat dirinya yang juga telah menjadi seorang Alkemis Grand Master tahap menengah, dan semua itu juga berkat Tian Zhi yang mengajarkan semua wanitanya sebelum menghilang.


"Mereka dari Kerajaan Mu, tampaknya kesini ingin menemui Siluman Rubah," kata Wu Liqin dan hanya di anggukan oleh Tian Zhi.


"Ayo kita tinggalkan mereka untuk menjemput yang lainnya!" ajak Tian Zhi dengan menggendong Wu Liqin.


Namun, salah satu orang yang berada di dalam kereta kuda mengetahui keberadaan dua orang di desa, dia segera keluar dan mengejar Tian Zhi yang sudah terbang.


"Tunggu!" teriakannya untuk menghentikan Tian Zhi, dia adalah Wei Long utusan utusan dari Alam Keabadian.


Namun, Tian Zhi tidak mengindahkan nya, dia tetap terbang tidak terlalu cepat maupun lambat, dan si Wei Long segera menyusul dan menghadap Tian Zhi.


"Kenapa kamu tidak berhenti saat aku memanggilmu!?" bentak Wei Long yang merasa tidak dihormati oleh Tian Zhi, dia melihat wajah Wu Liqin yang cantik, dan kedua matanya tampak terlihat menyukainya.


"Siapa kamu? Dan kenapa aku harus mematuhi panggilan mu?" balas Tian Zhi yang geram dengan sikap sombong Wei Long.


Wei Long menertawakan Tian Zhi yang tidak mengenalinya. "Bodoh! Aku dari Alam Keabadian, murid luar dari Istana Surgawi, dan sudah seharusnya kamu mengikuti perintah ku. Hai jelek, apa tujuanmu berada di desa ini?" jawab Wei Long dengan ucapan yang semakin sombong, bahkan menghina Tian Zhi, padahal wajahnya lebih jelek, dia juga mengeluarkan basis kultivasi nya.


Tian Zhi tersenyum karena di hina, dia menurunkan Wu Liqin dari gendongannya, dan Wu Liqin bersembunyi dibelakang kekasihnya sambil mengintip Wei Long.


Saat berada dibelakang Tian Zhi, Wu Liqin memberikan senyuman menggoda kepada Wei Long, dan Wei Long jelas melihatnya.


"Apapun tujuan ku tidak seharusnya menjadi urusanmu! Pergi sebelum aku berubah pikiran!" hardik Tian Zhi yang tampak tidak takut dengan Wei Long yang mengeluarkan aura kekuatan tingkat True God tahap tujuh.


Wei Long jelas kaget dengan ucapan Tian Zhi, dia juga terkejut saat melihat Tian Zhi tidak tertekan sama sekali. Namun, dia menebak jika orang dihadapannya pasti memiliki jimat perlindungan diri.


Lalu, setelah terkejut, Wei Long malah menertawakan Tian Zhi dan berbicara setelahnya. "Desa ini adalah milikku dan tidak seharusnya kamu memasukinya tanpa seijin ku!" ungkap Wei Long yang mengaku sebagai penguasa desa.