Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 159. Kekuatan Peserta Kompetisi Duel Sage.


Chapter 159. Kekuatan Peserta Kompetisi Duel Sage.


Tian Zhi dan kedua kekasihnya berada di depan gerbang Kota Beladiri. Mereka melihat banyak peserta kompetisi Duel Sage yang memiliki medali emas, perak dan perunggu.


Semua peserta kompetisi Duel Sage sedang diperiksa oleh beberapa panitia. Para panitia membagi peserta menjadi dua baris, pemilik medali dan yang tidak memilikinya. Panitia melakukan itu agar mudah mendata peserta lama dan baru, terutama bagi yang memiliki medali, mereka mendata ulang usia serta Kekuatannya saat ini.


Semua peserta yang memiliki medali tidak hanya berasal dari satu benua, tapi dari segala penjuru dunia di Alam Semesta Aurora. Berbagai macam jenis pakaian yang berbeda-beda dan nama unik terlihat di medali mereka, semakin mewarnai kompetisi Duel Sage.


Tian Zhi yang baru pertama kali mengikuti kompetisi Duel Sage jelas kagum dengan penampilan mereka yang unik baginya, bahkan beberapa nama sulit dia ucapkan. Peserta wanitanya memakai pakaian yang bisa dikatakan sangat terbuka, memperlihatkan dada, perut dan paha, lekukan tubuh yang mampu membuat kaum pria tidak mengedipkan mata saat melihat.


Kedatangan Tian Zhi dan kekasihnya jelas menarik perhatian banyak peserta pria, bukan karena Tian Zhi berwajah tampan, tapi karena He Hua dan Miao Jiang yang kecantikannya tiada dua, yang selalu menggandeng tangan Tian Zhi.


Sebenarnya Tian Zhi tergolong tampan dan mengeluarkan aura seseorang kaisar yang menjadikannya beda dengan pria manapun, tapi rasa iri membutakan kaum pria yang tidak menyukainya bersama dua Peri Bersaudari.


Semua pria melihat Tian Zhi yang dianggap biasa bagi mereka, lalu melihat He Hua dan Miao Jiang yang tidak layak bagi Tian Zhi, menurut pikiran mereka. Tatapan iri dan niat buruk segera dirasakan oleh Tian Zhi.


Namun, Tian Zhi tidak perduli dengan tatapan buruk yang tertuju kepadanya, bahkan He Hua dan Miao Jiang semakin erat menggenggam tangan kanan dan kiri Tian Zhi.


"Buruk rupa mendapatkan keberuntungan dengan disanding dua bidadari. Entah nasib sial si wanita atau karena sihir ...!" sindir salah satu peserta yang menunggu giliran diperiksa.


Ada sebagian peserta yang masih mengenal dua Peri Bersaudari, lalu dia menyahut, "dua Peri Bersaudari ... Memang cantik sih! Namun sayangnya, seleranya sangat rendah! Aku perkirakan pasti terkena sihir... Hahaha!"


He Hua jelas marah yang sindiran itu tertuju pada Tian Zhi dan dirinya, dia mengeluarkan sedikit basis kultivasi hingga membuat semua peserta menggigil ketakutan. Sedangkan Miao Jiang menatap tajam pria yang berbicara itu, dia juga mengeluarkan aura kekuatan Dewa Tahta level 2, dia baru naik satu level dalam dua hari ini.


Seketika orang yang menyindir itu terdiam dan suasana antrian panjang menjadi hening. Mereka tidak menduga jika juara bertahan bisa meningkatkan kekuatan dengan cepat.


Para panitia menjadi berhenti mendata ulang dan memperhatikan tempat Tian Zhi dan kekasihnya. Lalu salah satu ketua panitia pemeriksaan segera menghampiri He Hua saat merasakan aura kekuatan Sang Mahadewa level satu dan juga mengenalinya.


"Junior Hua, junior Jiang, lama tidak bertemu," sapa ketua panitia pemeriksaan kepada He Hua dan Miao Jiang dengan senyuman hangat.


He Hua dan Miao Jiang menangkup kedua tangan kedepan untuk menghormati ketua panitia pemeriksaan sebagai bentuk senioritas, lalu membalas salamnya.


"Takdir yang mengharuskan kita berada di sini lagi," ucap He Hua dengan sopan.


Ketua panitia pemeriksaan tertawa renyah, dia kagum dengan kecepatan kultivasi He Hua dan Miao Jiang. Dulu mereka berdua masih berada di tingkat Dewa Matahari dan Dewa Bintang, namun dalam lima tahun ini sudah meningkat drastis, kecepatan kultivasi yang tidak mungkin bisa dilakukan oleh kultivator manapun. Ketua panitia pemeriksaan menduga-duga jika dua Peri Bersaudari memperoleh keberuntungan dan memiliki dukungan Buah Suci yang mampu meningkatkan kekuatan dengan cepat.


Lalu Ketua panitia pemeriksaan melihat Tian Zhi, dia mengunci alisnya saat tidak bisa melihat kekuatannya, sekali lagi dia menduga jika Tian Zhi memiliki jubah yang menutupi aura kekuatannya.


Memang tebakan ketua panitia pemeriksaan benar, Tian Zhi memiliki segel pemberian Inti Kehidupan yang mampu menutupi basis kultivasinya, bisa dia keluarkan sesuka hatinya.


"Apakah Junior ini peserta baru tanpa medali atau...?" tanya ketua panitia pemeriksaan kepada Tian Zhi, dia ingin memberikan perhatian khusus kepada dua Peri Bersaudari.


"Dia juara pertama dalam kompetisi Asyura Path di Benua Peri beberapa tahun lalu!" sahut He Hua yang tahu jika kekasihnya pasti berpura-pura menjadi yang terlemah untuk memancing mangsa, seperti dirinya yang masuk ke dalam perangkap.


He Hua tidak ingin Tian Zhi mendapatkan masalah baru sebelum mulainya kompetisi Duel Sage, karena jika ketahuan membuat masalah, maka akan diusir keluar dari Dunia Duel Sage secara acak dan jelas akan berpisah dengannya.


He Hua dan Miao Jiang tahu jika kekasihnya mampu beradaptasi dengan keadaan apapun, yang paling mereka berdua khawatirkan, jika Tian Zhi mendapatkan wanita lagi di tempat yang acak.


Tian Zhi melihat He Hua dan tersenyum tipis, lalu dia kembali melihat Ketua panitia pemeriksaan dan mengeluarkan medali emas juara kompetisi Asyura Path.


Ketua panitia pemeriksaan menerima medali emas dan memeriksanya informasi tentang hasil juara di Benua Peri, ia mengalirkan energi spiritual kedalam medali emas. Setelah beberapa saat dia terkejut saat melihat informasi tentang Tian Zhi sebagai juara, namun keterkejutannya segera menghilang.


"Tian Zhi, usia 26 tahun, kekuatan Dewa Matahari. 69.560 Token Giok. Peringkat pertama," kata Ketua panitia pemeriksaan yang membeberkan informasi lama tentang Tian Zhi, "Junior Tian, aku panggil begitu saja agar enak." sambungnya.


Tian Zhi hanya mengangguk sebagai balasan, karena kultivasinya lebih tinggi dari Ketua panitia pemeriksaan yang berada di tingkat Sang Mahadewa level 75. Ketua panitia pemeriksaan tidak marah, dia sudah biasa menghadapi peserta berprestasi yang sombong.


"Ayo, kalian ikuti aku." ajak Ketua panitia pemeriksaan.


Tian Zhi dan kekasihnya segera mengikuti dengan diiringi tatapan iri dan cemburu para peserta pria dan wanita. Namun baru akan masuk ke dalam gerbang Kota Beladiri...


Dhuum...


Suara dentuman dan disusul hembuskan angin kencang. Suara dentuman itu bukan disebabkan adanya pertarungan, tapi karena langkah kaki seseorang. Semua orang yang memiliki basis kultivasi rendah terhuyung-huyung dan ambruk saat terhempas angin efek langkah kaki menginjak udara.


Tian Zhi membalikkan badan dan langsung mengeluarkan aura kekuatannya yang berada di tingkat Dewa Absolute level 18, sengaja dia keluar kekuatannya untuk melindungi He Hua dan Miao Jiang dari tekanan aura.


Ketua panitia pemeriksaan juga sudah ambruk dan terkejut, makin terkejut saat Tian Zhi juga mengeluarkan aura kekuatannya, dia tidak menyangka dalam waktu empat tahun sudah mencapai kekuatan Dewa Absolute level 18, hal yang mustahil bisa dilakukan oleh semua kultivator manapun, bahkan jika menghabiskan banyak sumberdaya belum tentu mencapai Dewa Absolute.


Tian Zhi melihat keatas, dia sedikit terkejut saat melihat seseorang wanita yang sedikit lebih cantik dari kedua kekasihnya, tubuhnya ditutupi jubah hitam dan hanya wajah yang terlihat. Yang mengejutkan Tian Zhi bukan karena orang itu cantik, tapi karena kekuatan yang berada di tingkat Dewa Absolute level 50, 32 level lebih tinggi darinya.


He Hua dan Miao Jiang melihat ke arah yang sama, dan reaksinya juga sama saat melihat seseorang wanita yang kecantikannya tidak kalah dari mereka berdua, bahkan sedikit lebih cantik darinya.


Wanita itu melihat Tian Zhi dan kedua mata saling bertemu. Tatapan mata wanita itu sangat dingin tanpa ada emosi. He Hua dan Miao Jiang menggenggam erat tangan Tian Zhi, mereka khawatir jika wanita itu merebutkan kekasihnya.


Tiba-tiba Tian Zhi menghilang dari genggaman tangan He Hua dan Miao Jiang, dia muncul dihadapan wanita itu dengan kepalan tangan telah melesat dengan cepat.


Dhuum...


Suara dentuman keras ketika dua kepalan salah beradu. Tian Zhi berguling-guling di udara beberapa puluh meter, sedangkan si wanita itu hanya mundur sepuluh langkah.


Tian Zhi langsung menstabilkan tubuhnya, dia langsung berteleportasi dan muncul di belakang si wanita itu. Si wanita tidak terkejut mau panik, dia dengan cepat membalikkan badan saat merasakan kepalan tangan Tian Zhi ingin memukul kepalanya.


Kembali si wanita itu melepaskan pukulan untuk beradu. "Dhuum..." Kembali suara dentuman terdengar, kali ini Tian Zhi tidak berguling-guling, hanya mundur lima belas meter. Sedangkan wanita itu kini tidak mundur seperti sebelumnya, karena dia telah siap.


Sebelum Tian Zhi kembali menyerang, dia melirik seseorang pria tua yang sedang memberikan perlindungan bagi semua orang, agar tidak terkena gelombang kejut setelah benturan keras kekuatan Dewa Absolute.


"Berhenti kalian berdua jika tidak ingin dikeluarkan dari kompetisi Duel Sage!" peringatan pria tua itu sebelum Tian Zhi menyerang lagi si wanita.


Ya, Tian Zhi menyerang si wanita itu karena jengkel telah bertindak sembarangan dengan membuat sensasi kehadiran, dia tidak suka melihat kekasihnya ketakutan. Tian Zhi segera akan kembali ke samping kekasihnya, tapi...


"Lumayan fisikmu, walaupun basis kultivasi mu lebih rendah dariku!" kata si wanita itu yang sedikit memprovokasi Tian Zhi, sengaja dia melakukan itu disaat Tian Zhi akan mendekati kekasihnya.


Tian Zhi menoleh ke arah si wanita itu, "siapa namamu?" tanyanya yang ingin tahu lawannya, dia tidak takut jika basis kultivasinya lebih rendah, karena memiliki banyak dukungan dari teknik dan dua elemen andalannya.


Wanita itu mendekati Tian Zhi sebelum menjawab. He Hua dan Miao Jiang buru-buru terbang sangat cepat dan menghadang si wanita itu agar tidak mendekati Tian Zhi.


Pria tua yang melindungi semua orang dari dampak pertarungan tersenyum tipis dan tampak wajah berseri-seri. Berbeda dengan semua peserta, terlihat wajah-wajah mereka telah putusan asa mengetahui kekuatan dua peserta yang baru menampilkan kekuatannya masing-masing.


Khususnya peserta pria yang sempat menghina Tian Zhi, mereka paling ketakutan, takut jika Tian Zhi akan membalas dendam.


"Huff! Mencari perhatian!" dengus He Hua dan mencibir si wanita itu.


Si wanita itu tidak marah dan tidak memperdulikannya He Hua, dia terus menatap Tian Zhi penuh minat, "namaku Mayleen. Panggil saya Mey atau Leen," katanya yang memperkenalkan diri.


He Hua makin kesal, jika diri kuat sudah pasti akan menghajarnya, dia langsung menarik pergelangan tangan Tian Zhi bersama Miao Jiang untuk menjauhi Mayleen, He Hua tidak ingin Tian Zhi memperkenalkan dirinya.


Mayleen tersenyum puas melihat reaksi He Hua dan Miao Jiang, "namamu Tian, kan?"


He Hua langsung berhenti dan menoleh ke belakang, "bukan urusanmu!" sahut He Hua dengan ketus dan kembali terbang dengan menarik pergelangan tangan Tian Zhi.


Tian Zhi tersenyum melihat kekasihnya yang sangat mencintai dan lebih posesif darinya. Dicintai oleh wanita cantik adalah harapan dan juga impiannya, tidak hanya dia tapi semua kaum pria.


Dhuum... Dhuum...


Kembali suara dentuman keras terdengar di kejauhan. Meyleen segera membalikkan badannya dan melihat lima orang bertarung dengan kekuatan rata-rata setingkat Dewa Absolute. Tian Zhi yang baru mendarat di depan pria tua itu juga membalikkan badan.


"Hahaha! Kompetisi Duel Sage kali ini lebih menarik daripada sebelumnya. Kamu antar keempat peserta ini untuk mendapatkan perawatan khusus!" tawa renyah pria tua itu, yang ternyata pelindung kompetisi Duel Sage, kekuatannya berada di tingkat Dewa Absolute level 80, namanya Yu Jin, panggilannya Master Jin.


Master Jin sangat bahagia saat tahu kekuatan para peserta kali ini, dia memberikan perintah kepada Ketua panitia pemeriksaan untuk membawa Tian Zhi, He Hua, Miao Jiang dan Mayleen dalam perawatan khusus, yang artinya tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan usia dan kekuatan lagi dan akan mendapatkan tempat tinggal secara gratis selama mengikuti kompetisi Duel Sage.


Pria tua itu menggetarkan tubuhnya dan menghilang dari hadapan semua orang, dia muncul di tengah pertarungan lima peserta...


Tian Zhi semakin bersemangat mengetahui lawan-lawannya sangat tangguh, lawannya yang akan memberikan banyak pengalaman dalam bertarung, entah siapa yang menang atau kalah, itu urusan belakangan.