Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 306. Lembah Kekosongan.


Chapter 306. Lembah Kekosongan, Berkumpulnya Kekuatan.


Artefak dan tugu Trigrams Chaos akhirnya berhenti bergetar, semua kembali normal. Semua orang yang ingin tahu tentang garis darah Kasta Kaisar masih mengelilingi dinding Formasi Array.


Penampilan Tian Zhi juga kembali seperti semula, sepasang sayap masuk kembali ke dalam punggungnya, demikian juga dengan simbol di dahinya yang kembali normal, hanya saja tidak bisa disembunyikan lagi.


Kini tiga ujung trisula terdapat simbol elemen, api, air dan angin, dua simbol elemen tanah dan logam berada di tengahnya dengan posisi sedikit lebih rendah.


"Selamat, selamat! Master Tian, Anda lah satu-satunya orang yang pertama yang berada di puncak tugu Trigrams Chaos. Ayo, kita temui kakek buyut mu di Kota Raja, beliau pasti sangat bahagia dan menunggu mu!" ajak Zhi Zixuan dengan wajah yang berseri-seri, dia menerima Artefak Trigrams Chaos yang dikembalikan oleh Tian Zhi.


Dia merangkul bahu Tian Zhi dan mengajaknya keluar dari kediaman. Tetapi, si Tian Yinping menangis minta digendong ayahnya. Tian Zhi menggendong putrinya dan membuat Xiang Ri Kui cemburu.


Xiang Ri Kui melompat di punggung ayahnya yang merupakan tempat favorit. "Ayo, kita temui kakek!" katanya dengan semangat.


Tian Zhi dan semua orang keluar dari kediamannya. Disaat keluar dari rumah, mereka melihat banyak orang yang berada di depan pintu Formasi Array...


...****************...


Jauh di atas Kota Api, atau tepatnya di Lembah Kekosongan, lokasi penjara bagi Zhi Mingyu dan istrinya.


Di Menara Api Asyura yang memiliki 12 lantai, lantai dua hingga sepuluh adalah tempat penjara, penjara bagi Zhi Mingyu dan istrinya berada di lantai 10.


Di puncak Menara Api Asyura terlihat banyak orang yang berkumpul yang berasal dari Klan Zhi, Klan Xu, dari Galaksi Nebula dan Kuil Alam Es, mereka melihat Cermin Sihir untuk melihat kejadian di Kota Api Asyura.


Dari Klan Zhi ada 6 orang; Zhi Shirong wakil dari Patriark Zhi Longwei, Patriark Zhi Junjie dari Kasta Jenderal dan wakilnya yang bernama Zhi Kong, ada juga Patriark Zhi Bingwen dan Zhi Boqin.


Dari Klan Xu ada 10 orang; Patriark Xu Guotin, Xu Chang leluhur Klan Xu, Xu Weici istri dari Patriark Klan Xu si ahli penyihir, Xu Honghui wakil Patriark Klan Xu, dan lima ketua Klan Xu. Yang menariknya, orang kesepuluh ternyata adalah Dewi Seribu Wajah yang wajahnya mirip dengan Xu Weici.


Wajah yang digunakan oleh Dewi Seribu Wajah adalah aslinya, dia adalah adik kembarnya Xu Weici, namanya aslinya Dong Weici. Dia adalah istri pertama Zhi Shirong dan sekaligus mata-mata untuk mempelajari kemampuan Tian Zhi si Dewa Binatang.


Hebatnya lagi, dia bisa berkhianat kepada Tian Zhi, karena mampu menghilangkan segel yang dibuat oleh Tian Zhi. Entah darimana kemampuannya itu. Yang jelas dia telah membeberkan semua kemampuan Tian Zhi kepada mereka.


Dari Galaksi Nebula ada 3 orang dan semuanya menggunakan topeng, topeng berlian, emas dan perak. Jika dilihat dari auranya, topeng berlian lebih kuat dari dua rekannya.


Sedangkan dari Kuil Mata Dewa, ada 10 orang, 2 ketua dan 8 bawahan. Dua ketua itu adalah Taois Yuma dan Taois Cen. Delapan lainnya adalah murid elite. 2 murid elite dan 6 murid inti dari Kuil Alam Es, salah satunya yang pernah Tian Zhi lihat di penginapan Bunga Es.


Dua Taois dari Kuil Alam Es yang paling kuat diantara semua orang, kekuatannya berada di tingkat True Resonansi. Mereka berdua adalah utusan dari Maharaja Yaksa, mengutus orang yang kuat agar mudah menangkap Dewa Binatang.


Maharaja Yaksa tidak ingin selalu gagal untuk mendapatkan tujuh Batu Keabadian, Zirah Perang Dewa Binatang dan Spears Dragon Sky. Selain ketiga benda berharga itu, Maharaja Yaksa menginginkan Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa dan masih banyak Artefak Alami yang dimiliki oleh Tian Zhi.


"Yang Mulia Maharaja Yaksa telah membeberkan kemampuan Dewa Binatang dalam menyatukan semua Artefak Alami. Dia sengaja tidak sekalipun menggunakan kemampuannya dalam kekuatan jiwa untuk menutupi identitasnya...," kata Taois Yuma setelah melihat Cermin Sihir yang menampilkan tugu Trigrams Chaos.


Tian Zhi belum menyadari jika Artefak Trigrams Chaos menunjukkan kemampuannya yang bisa dilihat oleh semua orang, seperti memiliki lebih dari lima elemen, mampu meningkatkan kekuatan hingga lima level berkat garis darah Kasta Kaisar.


Belum lagi informasi yang dibeberkan oleh Dewi Seribu Wajah. Mereka telah menganalisis hasil informasi tentang Tian Zhi dan sudah menyiapkan segala rencananya.


Hal yang paling dikhawatirkan mereka dari semua kemampuan Tian Zhi adalah Teknik Perubahan Wujud, skill yang akan menyulitkan mereka untuk menangkapnya. Belum lagi Teknik 10.000 Tubuh Ganda yang jelas membingungkan lawannya. Seandainya Tian Zhi menggunakan tujuh Batu Keabadian, sudah pasti segala upaya akan sia-sia, dan segala rencana tidak berguna bagi Tian Zhi.


"Apakah Yang Mulia Maharaja Yaksa meminjamkan artefak untuk memuluskan rencana kita?" tanya Xu Chang leluhur Klan Xu kepada Taois Yuma.


Taois Yuma tersenyum tipis dan mengangguk. Semua orang melihatnya dan juga ikut tersenyum.


"Tapi, kita harus bekerjasama untuk mengepung dan mengiringnya ke lokasi ini. Tugas kalian menangkap keluarganya agar terpancing... Walaupun aku kuat dan bisa membunuhnya dengan mudah, bukan berarti aku bisa mengantisipasi kemampuannya yang tersembunyi. Aku harap kita bisa bekerjasama dengan baik, dan hasilnya sesuai dengan kesepakatan yang baru kita bahas!" ucap Taois Yuma sambil melihat wajah-wajah semua orang.


Ya, semua orang telah merencanakan untuk mengiring Tian Zhi di Lembah Kekosongan agar terjebak di dalam artefak milik Maharaja Yaksa. Walaupun tidak ada yang tahu jenis Artefak tersebut, semua orang yakin harta milik Maharaja Yaksa pasti hebat.


Kubu Klan Xu menginginkan Artefak Kendi Arak Ilahi dan Teknik 10.000 Tubuh Ganda, dan juga sayap yang dimiliki oleh Tian Zhi. Sayap itu sangat berguna bagi Ras Malaikat, untuk meningkatkan kecepatan dan mereka juga meminta sedikit darah Kasta Kaisar.


Pihak dari Galaksi Nebula, semenjak Tian Zhi menjadi Dewa Binatang, Kaisar Kun sudah menginginkan Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa dan Zirah Perang Dewa Binatang.


Sedangkan pihak Maharaja Yaksa, sudah jelas tujuan utamanya untuk memiliki tujuh Batu Keabadian dan juga 24 Galaksi Elemen yang dimiliki oleh Tian Zhi, sebab sumber kekuatan dan kemampuan Tian Zhi berasal dari dua hal itu.


Untung saja mereka tidak ada yang mengetahui tentang satu Batu Keabadian, yaitu Law Stone. Seandainya semua harta milik Tian Zhi berhasil direbut, mereka tetap tidak bisa memiliki Law Stone, sebab Law Stone menyatu dengan jiwanya. Jika jiwa Tian Zhi musnah, mereka juga tidak akan mendapatkan apapun yang dimilikinya.


Namun, Maharaja Yaksa sudah mengantisipasinya dengan menangkap Tian Zhi hidup-hidup.


"Baiklah, kita mulai dari sekarang...," ucap Taois Yuma, dia melihat Dewi Seribu Wajah, "tugasmu bergerak terlebih dahulu. Murid ku akan membantumu agar memuluskan rencana! Ingat, jangan terburu-buru!" perintahnya dan juga mengingatkan Dewi Seribu Wajah.


Dewi Seribu Wajah hanya mengangguk dan berdiri, dia keluar dari puncak Menara Api Asyura dan diikuti delapan murid Kuil Alam Es. Lalu disusul oleh Zhi Junjie dan bawahannya yang akan mendukung misi Dewi Seribu Wajah.


Sisa semua orang tetap berada di puncak Menara Api Asyura dan menunggu perintah Taois Yuma. Taois Yuma melihat Zhi Shirong.


Zhi Shirong paham arti tatapan Taois Yuma, dia segera berdiri dan berjalan menuju ke anak tangga, dia ingin menunjukkan kepada Taois Yuma tentang Zhi Mingyu.


Saat berada di langit 10, semua orang melihat Zhi Mingyu menatap lukisan Tian Zhi. Sedangkan istrinya yang bernama Xue Liena sedang berkultivasi. Zhi Mingyu membalikkan badan dan tersenyum melihat Zhi Shirong.


Wajah Zhi Shirong terlihat sangat tua, jengot berwarna putih sepanjang perutnya, demikian juga rambutnya yang telah beruban. Xue Liena juga sama, wajahnya banyak keriputan dan rambut telah memutih.


Asal usul Xue Liena, dia adalah nenek dari Xue Mei. Xue Mei adalah ibu dari Xiang Tianzhi. Karena hubungan itu, dia meminta Dewi Salju untuk memindahkan janin kedalam perut cucunya. Dan berpesan agar Dewi Salju tidak kembali ke Alam Mahadewa.


Lalu, Xue Liena, Zhi Shirong dan Dewa Es Abadi bekerjasama untuk melepaskan Dewi Salju dari penjara Formasi Array.


Sayangnya, Dewi Salju tidak mengindahkan pesan dari Xue Liena. Setelah Dewi Salju memindahkan janinnya ke perut Xue Mei dan menunggu sampai Xiang Tianzhi lahir, justru dia kembali ke Alam Mahadewa. Dan akhirnya Dewi Salju tertangkap oleh Zhi Shirong.


"Waktu akan tiba...! Walaupun kamu tidak memberikan formula hasil terciptanya Kasta Kaisar, itu tidak masalah. Garis darah Kasta Kaisar bisa digandakan," kata Zhi Shirong kepada kakak kandungnya si Zhi Mingyu, tersungging senyuman penuh kemenangan.


"Dari dulu kamu memang cerdas dan bergandengan dengan kelicikan. Ya, memang bisa digandakan, lalu buat apa kalian tetap mengurung kita?" cemoohan Zhi Mingyu dan bertanya tentang alasan adiknya, lalu dia melihat Taois Yuma, Taois Cen dan semua orang yang sedang melihatnya.


Ya, semenjak dulu Zhi Mingyu tidak memberikan hasil formulanya yang berhasil menciptakan garis darah Kasta Kaisar kepada adiknya, karena itu dia tidak dibunuh oleh adiknya dan berharap mendapatkan formula.


"Hanya untuk memastikan jika rencana kita untuk menggandakan Kasta Kaisar gagal!" jawab Zhi Shirong, lalu dia melihat Taois Yuma, "beliau adalah utusan dari Yang Mulia Maharaja Yaksa...." Lanjutnya dengan sedikit menjelaskan siapa orang yang berada di samping kanannya.


Selain untuk menangkap Tian Zhi, Taois Yuma juga diperintahkan oleh Maharaja Yaksa untuk mencari informasi tentang keberhasilan terciptanya Kasta Kaisar, karena hal ini sangat bermanfaat bagi keturunan Maharaja Yaksa.


Maharaja Yaksa sendiri adalah bapak leluhur dari bangsa Asyura, dan dia saja belum berhasil menciptakan keturunan yang memiliki garis darah Kasta Kaisar. Bisa dipastikan jika garis darah Kasta Kaisar sangatlah penting bagi Maharaja Yaksa untuk menciptakan banyak bibit-bibit unggul dalam keturunannya.


Zhi Shirong membuka pintu sel penjara yang terbuat dari Formasi Array, lalu Taois Yuma dan Taois Cen masuk. Masuknya dua orang itu membuat Xue Liena membuka matanya.


Swosh... Boom...


Ledakan energi ketika Xue Liena melambaikan tangannya yang mengandung energi spiritual. Namun tubuh Taois Yuma dan Taois Cen telah terlindungi oleh perisai energi, sehingga serangan Xue Liena tida berpengaruh sama sekali.


Dengan kesal Taois Yuma berbicara dengan nada tinggi, "kalian ingin mati tersiksa, hah?"


Zhi Mingyu dan Xue Liena berdiri berjajar, lalu Xue Liena berkata, "tersiksa? Kami sudah terbiasa dengan siksaan! Tanyakan padanya, metode apa saja yang telah dia lakukan pada kami!"


Zhi Mingyu dan istrinya memang telah mengalami penyiksaan selama mereka di dalam penjara, segala metode penyiksaan telah dialaminya. Karena itu, mereka berdua tidak takut jika disiksa lagi.