
Chapter 196. Lu Bai Vs Wang Lee..
Tian Zhi, semua istrinya dan Raja Fung beserta Burung Gajah segera masuk ke dalam cincin dimensi saat mengetahui adanya pertarungan tiga babak. Tian Zhi juga memerintahkan ketiga jenderalnya dan Nanggong Kaili untuk tidak terburu-buru menyerang, sebelum mengetahui siapa pemenang pertarungan tiga babak.
Tian Zhi sengaja tidak segera menyerang dikarenakan melihat tiga petarung yang dia kenali. Selain itu, Tian Zhi penasaran dengan ketiga petarung memiliki mata yang sama dengan milik Yu Kanoa yang bergerak-gerak dengan liar.
"Bagaimana caranya mereka meningkat kekuatan dengan sangat cepat melebihi kita?" tanya He Hua yang kebingungan dengan pencapaian Lu Bai dan kedua sahabatnya.
Tian Zhi dan semua istrinya juga berpikiran sama dengan He Hua. Tian Zhi segera mendekatkan cincin dimensi agar dekat dengan reruntuhan pintu gerbang Utara, lalu dia melihat keanehan kedua mata Lu Bai dan sahabatnya.
"Apa mungkin mereka memiliki bola kristal bening yang keluar dari tubuh Yu Kanoa!" gumam Tian Zhi sambil mengeluarkan kotak baja yang menyegel bola kristal bening.
Semua istrinya ikut melihat dengan rasa penasaran, lalu Tian Zhi mengambil bola kristal bening. Semua mata wanita berbinar-binar melihat bola kristal bening mirip dengan berlian, tapi lebih unik dengan terlihatnya banyak tulisan dan angka.
"Apa itu?" tanya He Hua.
"Aku belum tahu...," jawab Tian Zhi dan mengalirkan kekuatan jiwa untuk mengetahui kegunaan bola kristal bening.
Setelah Bola Sistem Pencipta diselimuti oleh energi kekuatan jiwa, seketika berubah menjadi sinar dan melesat memasuki tangan Zhi Shimo. Spontan Zhi Shimo kaget dan berusaha untuk menghindari, namun dia terlambat. Semua istrinya juga kaget dengan bergerak mundur secara naluri.
Tian Zhi langsung duduk bersila dan berusaha memblokir jalan sinar itu yang akan masuk ke dalam jiwanya. Sayangnya, sinar itu lebih cepat dari usahanya untuk memblokir pergerakan benda asing dan telah menyatu dengan jiwanya.
"Arghh!!" Tian Zhi merasakan kesakitan ketika jiwanya dirasuki sinar yang berasal dari Bola Sistem Pencipta. Semua istrinya jelas panik dan berusaha membantu Zhi Shimo dengan memegangi tangan kaki dan memijat kepalanya...
...****************...
Di luar cincin dimensi.
Lu Bai yang berhadapan dengan pemimpin Perguruan Seni Tapak Dewa, kembali kedua matanya berputar untuk memeriksa lawannya. Kemudian muncul informasi tentang Pemimpin Perguruan Seni Tapak Dewa yang hanya bisa dilihat oleh Lu Bai dan tidak ada satupun orang yang tahu.
[Informasi Wang Lee:
Kekuatan lawan; Dewa Absolute level 92.
Kekuatan jiwa lemah.
Fisik tubuh tingkat besi tahap menengah.
Teknik Kitab Hitam tahap menengah.
Senjata pedang, Artefak Bintang Tiga tahap menengah
Armor, Artefak Bintang Dua tahap puncak.
Kekuatan lebih tinggi dua level.
Mampu membuat dua bayangan, menguasai teknik Shadow Steps 45%.
Penguasaan senjata pedang 60%.
Element utama Api Asyura.
Garis darah Ras Asyura tahap menengah, mampu meningkatkan kekuatan hingga dua level.
Seni Tapak Dewa dengan pemahaman sebesar 50%.
Kelemahan Lu Bai; kekuatan lebih lemah dua level.
Kekuatan; Dewa Absolute level 90.
Fisik tubuh tingkat Baja tahap menengah.
Garis darah Ras Manusia tahap menengah, memberikan kekuatan hingga dua level
Senjata sarung tangan, Artefak Bintang Satu tahap menengah.
Armament Immortal tahap menengah jenis Armor.
Senjata pedang, Artefak Bintang Dua tahap rendah.
Element utama Api dan Logam.
Kitab Merah tahap puncak.
Persentase kemenangan 35 %. Analisa, selesai.]
Setelah melihat informasi musuhnya, Lu Bai menghela nafas tak berdaya, dia segera bertanya kepada Sistem Pencipta dengan komunikasi telepati, "bagaimana caranya aku bisa menang?"
[Anda harus membayar 950.000.000 keping emas, maka Sistem Pencipta akan meningkatkan kekuatan Anda hingga mencapai level 95. Persentase kemenangan 75%. Apakah Anda mau mengurangi harta?]
Lu Bai kegirangan di dalam hatinya, walaupun persentase kemenangan hanya sebesar 75%, dia segera meminta Sistem Pencipta untuk mengurangi hartanya demi meningkatkan kekuatan. Dia tidak lagi berpikir panjang semenjak memiliki Sistem Pencipta yang mempermudah mencapai puncak.
Wang Lee keheranan melihat kedua mata Lu Bai yang berputar-putar dengan aneh, lalu dia melihat wasit untuk segera memulai pertarungan.
Wang Lee segera mengeluarkan basis kultivasinya dan energi besar meluap-luap menghempaskan debu disekitarnya. Sebelum mengarahkan telapak tangan kanan untuk menyerang musuhnya, Wang Lee terkejut saat Lu Bai mengeluarkan kekuatannya yang tiba-tiba melonjak naik ke level 95.
Namun, sebagai pemimpin Perguruan Seni Tapak Dewa dan memiliki segudang pengalaman, Wang Lee tidak gentar walaupun kekuatannya selisih satu level, dia segera mengaktifkan garis darahnya hingga kekuatannya naik ke level 94.
Kaisar Song tertawa melihat kekuatan Lu Bai meningkatkan drastis, dia mengira jika Lu Bai menyembunyikan kekuatan sangat dalam. Berbeda dengan pihak Shang Touli yang terkejut dan terlihat mulai gelisah, dia tidak menyangka lawan mampu meningkatkan kekuatan secara tiba-tiba.
"Tapak Dewa Menutupi Gunung!" teriak Wang Lee dengan telapak tangannya menyerang Lu Bai.
Telapak tangan kanan Wang Lee berubah menjadi raksasa yang terselimuti api, telapak tangan itu melesat menyerang Lu Bai.
Lu Bai yang kegirangan setelah meningkatkan kekuatan jelas terkejut melihat lawan telah menyerangnya, dia segera menghentakkan kaki kanan dan terbang untuk menghindari serangan lawannya.
Telapak tangan raksasa itu membuat para prajurit ketakutan saat lolos dari targetnya. Namun, Kaisar Song segera bertindak dengan melepaskan tinjunya sebelum serangan Wang Lee mengenai pasukannya.
Boom...
Ledakan hebat memekakkan telinga dan menciptakan asap tebal setelah berbenturan. Semua prajurit bernafas lega telah lolos dari kematian.
Wang Lee tersenyum tipis saat melihat Lu Bai melayang tinggi, tubuhnya tiba-tiba bergetar dan muncul satu bayangan. Sedangkan Lu Bai segera terbang tinggi saat tahu Wang Lee menggunakan Shadow Steps.
Namun, Lu Bai terkejut saat telapak tangan raksasa muncul diatasnya, dia segera mengeluarkan senjata pedang dan mengayunkannya untuk mengatasi serangan Wang Lee.
Boom...
Kembali ledakan hebat terdengar dan menciptakan riak-riak energi gelombang kejut. Lu Bai segera bergerak ke kiri untuk menghindari gelombang kejut benturan dua kekuatan, lalu dia mengayunkan pedangnya berkali-kali untuk membalas serangan Wang Lee.
"Kamu memang menang dalam hal basis kultivasi, tapi lemah dalam hal pondasi!" gumam Wang Lee saat Lu Bai menyerangnya, dia telah menganalisa kekuatan lawannya.
Apa yang dikatakan oleh Wang Lee memang benar, jika Lu Bai kurang dalam hal pondasi beladiri, sebab Lu Bai hanya terfokus pada peningkatan kekuatan tanpa memperhatikan untuk meningkatkan keterampilan beladiri.
Lu Bai sendiri tidak tahu jika Sistem Pencipta masih dalam uji coba dan belum sempurna. Lu Bai dan kedua sahabatnya mendapatkan Sistem Pencipta dari Ketua Wei Yan. Sedangkan Ketua Wei Yan sendiri bukanlah penciptanya dan juga tidak tahu akan kecacatan Sistem Pencipta, dia hanya senang menemukan Sistem Pencipta yang mampu meningkatkan kekuatan tanpa susah payah.
Ketua Wei Yan sendiri mampu menggandakan Sistem Pencipta berkat kemampuan dari Third Eye Stone, sebab Sistem Pencipta berhubungan dengan jiwa.
Lu Bai dan kedua sahabatnya adalah bawahannya yang setia, karena itu Ketua Wei Yan memberikan Sistem Pencipta kepada mereka bertiga sebagai objek uji coba, dan hasilnya cukup memuaskan dengan kekuatan mereka bertiga yang melejit dengan cepat.
Kemudian, Ketua Wei Yan mengutus Lu Bai dan kedua sahabatnya untuk menguasai Alam Mahadewa, dengan rencana awal membantu Kaisar Song dalam menguasai Benua Dewa.
Selain mereka bertiga yang mendapat Sistem Pencipta, ada dua orang lagi yang kini menjadi murid Akademi Istana Surgawi, mereka dijuluki Naga Api dan Naga Air, dan mereka dipersiapkan untuk mengalahkan Tian Zhi.
Wang Lee melihat banyak serangan pedang milik Lu Bai, dia segera menggerakkan kedua tangannya untuk kembali mengeluarkan skill Tapak Dewa Menutupi Gunung, dia melakukannya berulang-ulang untuk beradu dengan serangan Lu Bai.
Boom... Boom...
Rentetan suara ledakan ketika dua serangan saling berbenturan...
...****************...
Di dalam cincin dimensi milik Tian Zhi.
Tian Zhi tidak lagi berteriak kesakitan, kini dia telah kembali duduk bersila untuk mempelajari apa yang baru saja menyatu dengan jiwanya. Tian Zhi berkomunikasi dengan Sistem Pencipta dan banyak informasi yang tidak mengejutkannya, sebab Sistem Pencipta hanya mampu meningkatkan kekuatan hingga tingkat Dewa Absolute level 99 maksimalnya.
Selain itu, Sistem Pencipta tidak banyak memiliki ketrampilan beladiri, hanya mampu meningkatkan kekuatan seseorang dengan membayar sejumlah keping emas sebagai gantinya. Untuk menghasilkan banyak emas sebagai alat pembayaran, maka si pengguna Sistem Pencipta harus melakukan beberapa misi untuk diselesaikan.
Setelah mempelajari Sistem Pencipta, ada beberapa hal kelebihan yang dimiliki oleh Sistem Pencipta, yaitu; mampu menganalisa kelebihan kekuatan lawan dan kekurangannya, mampu memberikan informasi seputar kehidupan dan setiap tempat yang melingkupi seluruh Alam Semesta Aurora. Mampu memberikan pengetahuan berbagai profesi penting, tapi hanya setingkat Dewa Ancestor tahap puncak.
Walaupun Sistem Pencipta tidak banyak bermanfaat bagi Tian Zhi, tapi masih sangat berguna bagi kekuatan dibawahnya, seperti semua istrinya yang belum mencapai puncak.
"Suami, apakah kamu baik-baik saja?" tanya He Hua dengan khawatir.
Tian Zhi membuka matanya dan melihat wajah-wajah istrinya yang cantik-cantik, dia mengembangkan senyuman bahagia. Bahagia bukan karena mendapatkan Sistem Pencipta, melainkan bahagia memiliki istri yang perhatian kepadanya.
"Lalu kenapa kamu tadi kesakitan?" selidiki Miao Jiang sambil memijat bahu suaminya.
"Apa itu terkait dengan bola kristal bening?" tanya Yu Bao sebelum Tian Zhi menjawab, dia juga ikut memijat bahu kiri suaminya.
Semua wanita dengan sabar menunggu jawaban suaminya. Sedangkan Tian Zhi masih mengatur bahasa yang tepat agar mudah dipahami istrinya saat dijelaskan.
"Iya, rasa sakit kepala ku akibat bola kristal bening yang berubah menjadi sinar...," jawab Tian Zhi dan berhenti berbicara untuk sejenak, "apakah kalian pernah mendengar ada alat atau metode yang mampu meningkatkan kekuatan dengan cepat?" lanjutnya dengan bertanya.
Semua istrinya dan Raja Fung segera berpikir dan mengingat apapun yang pernah mereka alami yang sesuai dengan ucapan Tian Zhi.
"Seperti yang sering kita lakukan, mengekstrak kekuatan kultivator, berkultivasi ganda, mengkonsumsi Pil Kultivasi. Itukan metode yang cepat meningkatkan kekuatan!" jawab He Hua dan sedikit heran dengan pertanyaan suaminya.
Tian Zhi segera menjelaskan apa yang dia maksudkan dan jawaban He Hua juga tidak salah. Sambil menjelaskan apa itu Sistem Pencipta, Tian Zhi melihat pertarungan Lu Bai dan Wang Lee, dimana mereka berdua bertarung dengan sengit.
Awalnya Lu Bai mampu mengimbangi Wang Lee, namun lambat-laun pergerakan Lu Bai mulai terbaca dan membuatnya tersudut. Setelah pertarungan selama waktu satu dupa, pemenangnya adalah Wang Lee dengan mengeluarkan Teknik Kitab Hitam.
Untung saja Lu Bai tidak dibunuh oleh Wang Lee, sebab Wang Lee tidak ingin membuat Kaisar Song murka. Shang Touli juga tidak memenggal kepala sandera sesuai perjanjian, dia juga sengaja tidak membunuh jenderal musuh agar tidak membuat Kaisar Song makin marah.
Sedangkan Tian Zhi telah selesai menjelaskan apa itu Sistem Pencipta dan tidak membuat istrinya terkejut maupun takjub, sebab mereka lebih senang berkultivasi ganda dan membuat banyak pil.
Demikian juga dengan Tian Zhi, dia tidak akan menggunakan Sistem Pencipta, karena banyak faktor penyebabnya, salah satunya dia telah mencapai puncak.
"Aku memperkirakan Sistem Pencipta ini masih belum sempurna dan banyak keganjilan. Namun, aku kagum dengan penciptanya, dia mampu berpikiran seperti ini yang mempermudah kultivator untuk mencapai tingkat Dewa Absolute level puncak," kata Tian Zhi yang mengapresiasi si pencipta sistem.
Semua orang mengangguk setuju, mereka juga kagum dengan pemikiran pencipta sistem. Lalu semua orang kembali fokus melihat pertarungan kedua, dimana Yuan Shao melawan pemimpin Perguruan Tinju Pelebur Langit.
"Apakah Yu Kanoa telah lama memiliki Sistem Pencipta! Lalu bagaimana caranya dia memiliki kekuatannya tingkat Sang Void?" batin Tian Zhi yang bertanya kepada diri sendiri, namun dia menebak jika Yu Kanoa mampu memiliki kekuatan Sang Void karena usahanya sendiri.