Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 45. Munculnya Thunderbird.


Chapter 45. Munculnya Thunderbird.


Di atas pulau terpencil, semua mata melihat Tian Zhi telah mengalami serangan petir sebanyak tiga kali. Matriark Yin melongo melihat petir peringkat enam tidak melukai tubuh Tian Zhi, bahkan pakaiannya tidak terkoyak, dia hanya menduga itu karena telur Thunderbird yang dijadikan tameng.


Sedangkan binatang air Kunpeng juga tercengang melihat penyusup baik-baik saja, padahal dia sudah menebak Tian Zhi pasti mati terkena petir, dia saja yang melihat di kejauhan sudah ketakutan hingga bersembunyi di air, tapi kenyataan tidak sesuai harapan.


Namun, matanya berbinar-binar penuh serakah saat melihat telur yang mampu menahan serangan petir.


Demikian juga dengan Raja Mu yang tidak berani mendekat karena ada binatang air Kunpeng dan juga petir yang mengerikan, dia telah salah menebak jika akan ada sesuatu yang terlahir karena Kesengsaraan Petir.


Disaat Raja Mu kecewa, dia melihat telur yang mampu menangkal petir, seketika dia menjadi bersemangat dan pasti akan merebutnya.


"Serang dengan petir yang kuat lagi!" teriak Tian Zhi saat melihat telur Thunderbird yang mulai muncul retakan dan bergetar.


Kesengsaraan Petir segera merespon dengan mengumpulkan lagi kekuatannya, kali ini bukan lagi berbentuk serat-serat petir, tapi berbentuk tiga Naga merah. Melihat perubahan setelah menantang Kesengsaraan Petir, Tian Zhi kali ini ketakutan, selain berubah bentuk menjadi Naga, kekuatan petir juga bertambah.


Tiga Naga petir berpisah dan menyerang dari tiga arah, spontan Tian Zhi kaget, dia kebingungan mana dulu yang akan dia tahan dengan telur, dia secara berlahan mulai turun.


Zrettt... Cedar...


Naga petir di atasnya segera menyerang dengan ganas, dan kembali Tian Zhi menjadikan telur Thunderbird sebagai tameng, tapi kedua Naga petir juga ikut menyerang secara bersamaan.


Cedar... Cedar... Bang...


Suara petir menggelegar saat mengenai telur, dan disusul dua Naga petir mengenai tubuh Tian Zhi hingga membuatnya terjatuh sangat keras dan membentuk kawah kecil di tanah. Hutan di bawah Tian Zhi sudah porak-poranda akibat sambaran petir.


"Aduh! Ini sakit!" Tian Zhi meringis kesakitan saat terkena Naga petir, sambil memeluk telur Thunderbird yang retakannya semakin lebar.


Tian Zhi tertawa melihat bulu hitam Thunderbird di celah retakan, dia juga melihat tubuhnya banyak petir yang seperti ular bergerak liar, dan juga merasakan dantian nya muncul bola energi petir.


Apa yang dirasakan Tian Zhi adalah benih petir, benih petir merupakan simbol kepemilikan element yang berevolusi dari lima element yang telah dimilikinya.


Namun, kembali Kesengsaraan Petir mengumpulkan kekuatan, tampaknya tidak menginginkan Tian Zhi hidup, kali ini petir membentuk menjadi Naga berwarna hitam, ukuran semakin besar.


Matriark Yin melihat Tian Zhi terhantam petir seketika jantungnya berdetak kencang, seakan-akan dia ketakutan jika Tian Zhi mati. Namun, disaat melihat Tian Zhi bangkit dia menjadi lega dengan memegang dadanya.


"Benar-benar monster!" gumam Matriark Yin yang kagum dengan ketahanan fisik Tian Zhi, dia seketika terkejut saat merasakan kekuatan tidak tersegel lagi karena serangan kunpeng.


Mengingat apa yang telah dia lakukan dengan Tian Zhi, Matriark Yin menjadi tersipu malu. "Apa karena setelah ... Akhirnya segel juga menghilang!" gumamnya dengan wajah yang sudah memerah karena teringat terus akan hubungan suami istri.


Di sisi lain dekat pesisir pantai, Raja Xiang telah tiba dan melihat apa yang sedang terjadi, dia juga melihat Raja Mu yang sedang menatapnya dengan penuh kebencian.


"Raja Mu, kenapa kamu berada di wilayah ku?" tegur Raja Xiang dengan menahan amarahnya, jelas dia marah karena telah kehilangan tiga Marquis dan dua Viscount secara misterius yang tidak meninggalkan jejak apapun, dia menduga jika ini adalah perbuatan Raja Mu.


Raja Xiang mendapatkan hasil investigasi dari Penegak Hukum Kerajaan, jika dua Marquis dan dua Viscount menghilang bersama Kaisar Pill saat meninggalkan Paviliun Hitam. Sebab itu Raja Xiang menduga, jika Raja Mu sengaja membuat rencana menjadikan Kaisar Pill untuk memancing empat dukungannya agar bisa dengan mudah untuk dibunuh mereka.


"Memang ini wilayah mu, tapi bukan hak kamu melarang ku kesini, lagian ... Jangan lupa ini juga masuk wilayah terlarang yang ditetapkan Sekte Yin!" dalih Raja Mu yang tidak takut dengan jajaran kuat yang dibawa musuhnya, sebab kekuatannya berada tiga level lebih kuat dari Raja Xiang.


Mereka berdua berada pada tingkat Earth immortal tahap tiga untuk Raja Xiang dan Raja Mu berada di tahap enam. Namun, Raja Mu jelas tidak mungkin melawan semua pendukung yang di bawah musuhnya.


Gelar Prince dan Duke saja memiliki kekuatan tingkat Crossing Tribulation, jelas kekuatan yang tidak bisa dianggap enteng.


Mendengar dalih Raja Mu, Raja Xiang tertawa meremehkan musuhnya. "Ya, ya aku mengerti, tapi aku juga tidak kuatir, karena putra ku akan menikahi salah satu murid pribadi Matriark Yin!" ungkap Raja Xiang dengan menegakkan badannya, dan kedua tangan terlipat di dadanya, wajahnya penuh kesombongan dan senyum mengejek.


Sudut bibir Raja Mu berkedut saat menahan amarah dan kebencian, dia berpikir, jika apa yang dikatakan Raja Xiang memang benar, maka dia jelas dalam situasi yang tidak baik, mengingat pemilik Sekte Yin sangat misterius dan juga memiliki kekuatan yang mengerikan.


Raja Mu ikut tertawa dan mengherankan Raja Xiang beserta pendukungnya, seharusnya musuhnya ketakutan dan bukan sebaliknya. "Anggap saja kita sama ... Oh iya ... Aku lupa mengabarkan tentang berita baik kepada kalian, keponakan ku dari Kaisar Pill akan menikahi salah satu murid pemilik Paviliun Pill Surga. Nanti aku akan undang kalian!" ungkap Raja Mu yang seketika Raja Xiang yang kini terkejut dan sedikit ada rasa kuatir.


Di Benua Awan Timur, ada tiga sosok ditakuti banyak penguasa. Pertama, pemimpin Sekte Yin yang tidak pernah menemui siapapun selain orang kepercayaannya. Kedua, pemilik Paviliun Hitam, pemilik Paviliun Hitam masih sering menunjukkan dirinya dan dikenali banyak kekuatan. Yang ketiga juga misterius, yaitu pendiri Paviliun Pill Surga, tidak ada yang pernah melihatnya, entah dia perempuan atau pria, sebab disaat muncul selalu menggunakan jubah hitam yang menutupi seluruh tubuh dan wajahnya, itupun sangat jarang muncul, dan sudah ciri-ciri dari seorang alkemis yang suka menyendiri.


Cedarr... Cedarrr... Boom...


Disaat dua raja saling beradu argumen, Tian Zhi kembali di serang petir Naga merah, suara petir menggelegar saat menghantam telur Thunderbird dan tubuh Tian Zhi. Tubuh Tian Zhi kembali mencium tanah dengan keras.


"Aiyoh! Ini semakin sakit!" gerutu Tian Zhi sambil bangkit, pakaian Alkemis sudah terkoyak, dan untung Tian Zhi masih memiliki dua set pakaian Alkemis.


Tian Zhi tersenyum lebar saat melihat badan Thunderbird, tapi senyum itu menghilang saat merasakan aura kuat dari langit, dia syok melihat petir yang kini berubah menjadi Naga Emas, jumlahnya mencapai tujuh ekor dengan warna yang berbeda-beda dan juga ukurannya, hanya Naga Emas yang paling besar dan mendominasi.


Kali ini Naga Emas petir meraung, lalu diikuti keenam Naga yang lainnya, ketujuh Naga petir menatap tajam kearah Tian Zhi.


Tian Zhi jelas ketakutan, dia ingin menghilang tapi jelas tidak akan dia lakukan sebelum menjalani Kesengsaraan Petir sebagai syarat untuk menerobos tingkat Earth immortal, dan sekaligus menetaskan telur Thunderbird.


"Tidak seharusnya kamu terlahir di dunia ini!"


Tiba-tiba Tian Zhi mendengar suara di benaknya, suara itu berasal dari Naga Emas. Tian Zhi ingin bertanya apa maksud perkataan Naga Emas, tapi dia urungkan saat melihat Naga kuning menukik kearahnya.


Boom...


Segera Tian Zhi mengangkat telur Thunderbird sebagai tameng lagi, dan benturan Naga kuning dengan telur Thunderbird membuat telinga Tian Zhi berdengung, dan kedua kakinya tertanam di tanah saat menahan serangan petir.


Lalu, disusul dua Naga ungu dan biru yang menukik dengan tubuh saling melilit, disaat dekat dan sebelum Tian Zhi sempat mengangkat kedua kakinya, dua Naga berpisah dan menyerang dari sisi kanan kiri.


Boom... Boom...


"Arghhh!!"


Tian Zhi berteriak kesakitan sangat keras saat tubuhnya dihantam dua Naga petir, tubuhnya semakin dalam terpendam, dan banyak luka di sekujur tubuhnya, pakaian alkemis sudah menjadi abu seketika.


Tidak berhenti disitu, tiga Naga petir dengan warna putih, merah dan hitam terbang melingkari area diatas Tian Zhi, dan setelah itu menukik kebawah. Tian Zhi yang tahu segera mengangkat telur Thunderbird dengan kedua tangan yang gemetaran.


Boom... Boom... Boom...


"Arghhh!!"


Tiga ledakan hebat berturut-turut menghantam telur Thunderbird dan Tian Zhi, teriakannya semakin keras dan menyayat hati.


"Tian...!!"


Matriark Yin sampai berteriak dan mendekati Tian Zhi berniat menolongnya, tapi dia langsung disambar banyak petir, sebab Kesengsaraan Petir mengganggap Matriark Yin ingin menganggu dan ikut campur.


Matriark Yin terpental sangat jauh hingga kembali masuk ke goa dan pingsan.


Semua orang yang melihat jelas ketakutan dan semakin menjauhi Laut Selatan, sedangkan binatang air Kunpeng juga ketakutan dengan bersembunyi didasar laut.


Tubuh Tian Zhi semakin mengerikan dengan banyak luka dan darah mengalir deras di sekujur tubuhnya. Namun, Tian Zhi tersenyum saat melihat wujud Thunderbird yang telah menetas, dan dia seketika pingsan.


Wujud Thunderbird seukuran burung Elang dewasa, bulu-bulunya berwarna hitam, kedua mata mengeluarkan kilatan, yang unik dari Thunderbird, dia memiliki dua pasang sayap dengan perpaduan dua warna putih dan hitam, juga diatas kedua mata memiliki sepasang antena berwarna merah.


Thunderbird melihat wajah Tian Zhi, entah kenapa tiba-tiba kedua mata Thunderbird mengeluarkan air matanya, dan melihat keatas dimana Naga Emas melayang.


"Apa hak-mu melarang kita terlahir, Kesengsaraan Petir terkutuk! Maju!" bentak Thunderbird kepada Naga Emas dengan suara telepati.


Tubuh Thunderbird menjadi besar, ukurannya hampir menutupi pulau terpencil, serat-serat listrik menyelimuti tubuhnya. Lalu, dia mengepakkan sayap untuk melindungi Tian Zhi dari serangan terakhir petir.


"Grorrr!!"


Naga Emas petir meraung keras dan menukik kearah Thunderbird yang berusaha melindungi targetnya, kekuatannya semakin besar manakala ada yang menganggu.


Suara pekikan Thunderbird sangat keras tampak menantang Kesengsaraan Petir.


Zrettt... Cedar... Cedar...


Naga Emas petir memuntahkan ribuan petir untuk menghancurkan pengganggu, namun Thunderbird tidak menghindari serangan petir dan malahan menyerapnya.


Boom....


Ledakan hebat saat Naga Emas petir menghantam tubuh Thunderbird setelah melepaskan banyak serangan petir. Akan tetapi Thunderbird hanya terpental kebawah sejauh sepuluh meter dan tidak terluka.


Kemudian, percikan petir menghujani tubuh Tian Zhi dan seketika seluruh luka di tubuhnya sembuh, dan telah berhasil menjalani Kesengsaraan Petir, kini kekuatannya telah berada pada tingkat Earth Immortal tahap awal.


Setelah itu awan hitam menghilang dan pulau terpencil di Laut Selatan yang selalu terdengar gemuruh ombak kembali tenang, dan hanya terlihat burung besar terbang diatas pulau.


Kemudian, Thunderbird melihat Tian Zhi yang masih belum sadarkan diri, dia langsung menukik dan mencengkram tubuh Tian Zhi. Thunderbird kembali terbang dengan kecepatan maksimal untuk pergi entah kemana, kecepatannya seperti kilat dan dalam sekejap menghilang dari pandangan mata.