Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 94.


Chapter 94. Negoisasi.


Feng Zixuan yang melihat Tian Zhi sepertinya mendapatkan pencerahan dari Formasi, sedikit terkejut tak berselang lama berubah menjadi senyuman.


Feng Zixuan tidak menganggu Tian Zhi dan berniat menjaganya, sebab mendapatkan pencerahan adalah sesuatu yang langka dan sangat sulit didapatkan.


Tubuh Tian Zhi mengeluarkan cahaya kebiruan dan kedua matanya sangat jernih, itu merupakan tanda-tanda seseorang mencapai pencerahan.


Dengan tubuh Tian Zhi yang bercahaya, semua orang berhenti melakukan aktivitas dan melihat kearah Tian Zhi, dari tatapan mata mereka terlihat ada yang kagum dan ada juga rasa iri.


Salah satu orang yang iri itu mendekat dengan niat buruk, dari penampilannya terlihat seperti seseorang dari bangsawan.


Namun dengan segera Feng Zixuan menghardik pria itu.


"Pergi kamu Wu Chou! "


Feng Zixuan sedikit menahan suaranya agar tidak menggangu Tian Zhi.


Wu Chou adalah putra mahkota kedua dari Kerajaan Dewa Dewi, dia juga seorang ahli Formasi Array dan merupakan murid paviliun, kekuatannya berada pada tingkat Dewa Samudera level 7, dan ahli Formasi tingkat Raja tahap menengah.


Wu Chou memang terkenal pengganggu dan selalu membuat banyak masalah, suka mem-bully dan mempermainkan wanita. Walaupun selalu membuat masalah, keluarganya tidak pernah menegur maupun mencegahnya, dengan alasan karena bakat.


Wu Chou malah tertawa terbahak-bahak saat diusir, dan menghina Feng Zixuan, katanya:


"Guru tak berguna, memalukan! Sudahlah, merusak harga diriku jika menanggapinya! "


Wu Chou mengacungkan jari tengahnya kepada Feng Zixuan, dan mendekati Tian Zhi tanpa perduli dengan orang yang dia anggap sampah.


Nama Feng Zixuan sangat terkenal karena kegagalannya dalam mendidik, tidak hanya gagal di Akademi Istana Surgawi, tapi di Paviliun Formasi Bintang juga sama.


Di manapun jika ada seorang guru yang gagal dalam mendidik dan memberikan prestasi bagi muridnya, akan dianggap sampah.


Hal ini sudah umum di Benua Peri, sebab orang tua murid berani mengeluarkan banyak biaya mahal bagi anaknya untuk belajar, dan jika tidak berhasil, hasilnya seperti yang dialami Feng Zixuan.


"Mendapatkan pencerahan tanpa ijin ku dan kamu juga bukan dari paviliun, maka aku gagal kan pencerahan-mu! " ancam Wu Chou dengan mengepalkan tangan kanan.


Semua orang hanya bisa geleng-geleng mendengar ucapan Wu Chou yang tidak masuk akal. Semua orang tahu pencerahan didapatkan dari pemahaman dan bukan karena sumberdaya untuk mencapai, biarpun begitu tidak ada yang berani menghentikannya, sebab takut dengan keluarganya yang merupakan penguasa wilayah Kerajaan Dewa Dewi.


Feng Zixuan hanya diam dan menunduk, dia tahu diri dengan prestasinya yang terbilang nol dan tidak lagi mencegah Wu Chou.


Para pengawal pribadi Wu Chou ikut mendekat dan mengelilingi Tian Zhi dan mengusir Feng Zixuan untuk menjauh.


Sedangkan kepalan tangan kanan Wu Chou sudah bergerak untuk memukul Tian Zhi.


Namun, Tian Zhi segera membalikkan badannya dan menyentil kepalan tangan Wu Chou tepat sebelum mengenai hidungnya.


Bang..


"Arghh!! "


Wu Chou berteriak dengan tubuhnya terhuyung kebelakang sambil mendekap tangan kanannya yang kesakitan, tulang tangannya retak, secara berlahan mulai membengkak.


"Arghhh! Dia berniat membunuhku, tangkap dia dan seret tubuhnya mengelilingi kerajaan!?" teriakan kesakitan semakin menjadi-jadi, dan dia memerintahkan semua pengawalnya.


Wu Chou sangat jelas memfitnah Tian Zhi yang ingin membunuhnya, tapi tidak ada satupun orang yang hadir mencegah maupun menegurnya, sebab mereka ingin melihat pertunjukan yang di buat putra mahkota.


Segera sepuluh pengawalnya bergerak sesuai perintah dan menyerang Tian Zhi secara bersamaan.


"Meminta kematian!? " Tian Zhi geram melihat Wu Chou yang sudah keterlaluan, lalu dia mengeluarkan sepuluh tubuh bayangan.


Semua orang terkejut, demikian juga dengan para pengawal berhenti mendadak melihat Tian Zhi menjadi sepuluh kembar identik, disaat para pengawal kaget sepuluh tubuh bayangan langsung menyerang.


Bang... Bang...


Tubuh bayangan menghajar para pengawal dengan membabi-buta. Sedangkan Tian Zhi yang asli sudah muncul di belakang Wu Chou sambil pisau telah menempel di lehernya.


"Berteriak lah, maka lehermu putus?! " ancam Tian Zhi, dia sengaja tidak membunuh Wu Chou demi Buah Suci, dan tidak ingin mencari musuh sebelum dia kuat melebihi kekuatan para penguasa di Benua Peri.


Tubuh Wu Chou tersentak kaget saat mendengar suara di telinganya dan juga merasakan pisau telah menempel di leher, dia tidak menyangka ada yang berani melawannya.


Bukannya takut, Wu Chou balik mengancam, padahal pisau telah menempel di leher hingga mengeluarkan darah, dengan suara keras agar semua orang dengar, dia berkata:


"Jika kamu berani memotong sehelai rambut ku, kemanapun kamu pergi, tidak akan ada tempat untuk bersembunyi! "


Semua orang langsung menggeser mata melihat putra mahkota, mereka terkejut melihat pisau Tian Zhi telah menempel di lehernya.


Sedangkan para pengawal jelas tidak bisa menolong putra mahkota, mereka hanya bisa berteriak kesakitan saat sepuluh tubuh bayangan menghujani pukulan.


Feng Zixuan segera menghampiri Tian Zhi yang terlihat sangat marah, dia berkata:


"Hentikan! Biarkan aku yang menanganinya! "


Tian Zhi tersenyum sinis melihat Feng Zixuan yang tidak sesuai dengan penampilannya. Saat pertama kali melihat Tian Zhi pikir Feng Zixuan ditakuti banyak orang dengan kekuatannya, tapi nyatanya, seorang guru yang dihina oleh banyak orang hanya diam saja tanpa membela diri.


Tian Zhi semakin menekan pisaunya di leher dan membuat Wu Chou merasakan perih.


Lalu, tanpa memperdulikan permintaan Feng Zixuan, Tian Zhi memerintahkan sepuluh tubuh bayangan untuk mematahkan tulang kaki dan tangan para pengawal Wu Chou.


"Arghh!! "


Suara teriakan ketika tulang mereka dipatahkan dan membuat penonton menelan salivanya, setelah itu sepuluh tubuh bayangan membuang para pengawal keluar dari paviliun, setelah membuang para pengawal sepuluh tubuh bayangan menjadi asap dan menghilang.


Wu Chou meng-gertak-kan giginya melihat para pengawalnya dibuang layaknya sampah, dia sangat terhina dan tidak pernah diperlakukan seperti ini.


Mendapatkan pertolongan dari Feng Zixuan, Wu Chou langsung menjauh dan menatap tajam kepada Tian Zhi, dengan jari kirinya menunjuk dia berkata:


"Aku akan buat perhitungan, jangan lari!? "


Ancam Wu Chou dan segera keluar dari Paviliun Formasi Bintang, dia berhenti sejenak untuk melihat para pengawal yang merintih kesakitan, dia menendang mereka dan setelah puas dia berlalu menuju istana.


"Lihat saja, setelah aku mendapatkan Buah Suci, aku akan balas perlakuan ini!? " batin Tian Zhi yang melihat kepergian Wu Chou.


Feng Zixuan menghela nafas dan menggelengkan kepalanya, hari-harinya tidak akan lagi tenang setelah kejadian ini, dia lebih suka dihina daripada menghadapi konflik.


"Ayo ikuti aku, dan jangan pedulikan ancamannya! " ajak Feng Zixuan dengan merangkul bahu Tian Zhi disaat masih melihat punggung Wu Chou.


Semua orang juga geleng-geleng dan kembali melanjutkan aktifitasnya, mereka tampak tidak kuatir dengan ancaman Wu Chou, sebab Paviliun Formasi Bintang memiliki penjaga kuat dan tidak mungkin Wu Chou berani membuat masalah besar, apalagi Wu Chou juga murid dari Paviliun Formasi Bintang.


Feng Zixuan mengajak Tian Zhi menuju lantai empat, dan masuk ke dalam ruang kerjanya yang lama tidak dia masuki. Walaupun lama tidak ditempati, ruang kerja tetap bersih.


"Kamu tinggal disini dulu, dan aku akan daftarkan kamu dalam kompetisi Asyura Path," kata Feng Zixuan kepada Tian Zhi, dan hanya di anggukan saja.


Kemudian, Feng Zixuan menutup pintu setelah Tian Zhi masuk, dan dia keluar dari Paviliun Formasi Bintang.


Tian Zhi melihat seluruh ruang kerja, dimana ada juga ruang untuk beristirahat, dia juga melihat lemari yang dipenuhi gulungan pengetahuan tentang Formasi dan mengambil salah satunya secara acak.


Tian Zhi yang telah mendapatkan ingatannya tentang masa lalu, kini dia tidak lagi perlu belajar Formasi dan sengaja mengambil gulungan untuk membandingkan masa lalu dengan masa kini.


Setelah membacanya, Tian Zhi geleng-geleng karena pengetahuan saat ini mengalami kemunduran. Karena tidak ada hal yang menarik di ruang kerja, Tian Zhi melihat keluar jendela dimana dia kota ini sangat ramai, ada banyak orang dari berbagai ras berkeliaran.


"Sayang, kenapa kamu tidak membunuhnya saja! " suara Lu Yueyin membuyarkan lamunan Tian Zhi.


Ya, semua orang yang berada di cincin dimensi tidak ada yang berani bersuara ketika Tian Zhi terkena serangan telapak tangan Feng Zixuan, mereka juga melihat semua hal yang terjadi di luar cincin dan sangat geram kepada Wu Chou.


"Tidak dulu, nanti setelah aku mendapatkan Buah Suci dan pastinya akan buat perhitungan, syukur-syukur jika dia juga ikut kompetisi Asyura Path ... Aku tidak perlu susah payah mencarinya! " jawab Tian Zhi sambil menggeser kursi agar dekat dengan jendela, lalu dia duduk dan melihat keluar.


Seandainya Wu Chou ikut serta dalam kompetisi Asyura Path, dia pasti akan membunuhnya. Tapi sebelum itu, Tian Zhi akan membiarkan Wu Chou mencari token Giok sebanyak-banyaknya dan akan dia jarah lalu membunuhnya.


Saat mengobrol dengan semua wanita yang berada di cincin dimensi, Feng Zixuan membuka pintu dengan wajah masam. Tian Zhi membalikkan badan dan mengunci alisnya saat melihat raut wajah Feng Zixuan.


"Ada apa Senior Xuan? " tanya Tian Zhi.


Feng Zixuan menghempaskan pantatnya di sofa tamu dan mengeluarkan sebuah cincin dimensi berwarna keperakan, lalu ia letakan di meja, dia menghela nafas dan menjawab:


"Peserta kali ini lebih kuat dari sebelumnya, tertinggi tingkat Mahadewa - Dewa Bintang level 9, di bawahnya tingkat Dewa Matahari level 5."


Akhirnya Tian Zhi tahu kenapa Feng Zixuan terlihat putus asa dan tiba-tiba terbesit dipikirannya untuk menaikkan hadiahnya, walaupun lawannya kuat, Tian Zhi tidak kuatir, sebab dia memiliki Kitab Putih Teknik Perubahan Wujud.


"Jangan kuatir, kita tidak tahu apa yang akan terjadi saat kompetisi. Senior menginginkan aku masuk peringkat sepuluh besar, kan? Dengan tujuan mengangkat harga diri dan prestasimu sebagai guru, aku bisa mewujudkannya, asal...! " kata Tian Zhi dan membuat Feng Zixuan mengernyitkan dahi.


"Asal apa? Selama kamu bisa berada di posisi sepuluh besar, aku akan berikan apapun yang kamu minta! "


Feng Zixuan kembali bersemangat saat teringat Tian Zhi memiliki skill menggandakan tubuhnya, dengan skill itu Feng Zixuan menjadi yakin jika Tian Zhi mampu, apalagi ucapannya tadi meyakinkannya.


"Tambahkan dua Buah Suci jika aku masuk diantara peringkat enam besar dan tambahkan lagi tiga Buah Suci jika aku masuk diposisi lima besar. Bagaimana? " jawab Tian Zhi dengan percaya diri.


Sontak Feng Zixuan terkejut dengan permintaan Tian Zhi, sebab hadiah awal saja sudah sangat besar apalagi harus menambah lima buah Suci jika berada diposisi lima besar.


"Junior Tian, hadiah kompetisi saja sudah besar jika berhasil berada di sepuluh besar, apalagi ketambahan diriku... Permintaanmu berlebihan... ! " tolak Feng Zixuan akan permintaan Tian Zhi, "tapi, jika kamu bisa masuk peringkat dua puluh besar, hadiah ku tetap berlaku. " lanjutnya yang tidak terlalu optimistis, dia sudah merasakan kegagalan lagi.


Kekuatan Tian Zhi yang berada di tingkat Dewa Dunia terlampau jauh dari tingkat Dewa Bintang, karena itu dengan memaksa Feng Zixuan berharap Tian Zhi bisa masuk peringkat dua puluh besar.


Hadiah kompetisi juga sama, yaitu sepuluh Buah Suci tingkat Bumi untuk juara pertama dan Artefak Bintang satu tahap puncak.


Juara kedua mendapatkan sembilan Buah Suci dan Artefak Bintang satu tahap atas dan seterusnya.


Jika Tian Zhi masuk dalam lima besar, total mendapatkan hadiah dari Feng Zixuan 15 Buah Suci, dan 10 Buah Suci jika menjadi juara pertama, itu belum termasuk Artefak.


Tian Zhi geleng-geleng melihat Feng Zixuan begitu mudahnya putus asa sebelum berjuang, dan dia pun membatin:


"Apakah seperti ini setingkat Dewa Absolute level 75, mental yang lemah. "


"Anggap saja aku masuk peringkat lima besar, sudah seharusnya mendapatkan hadiah lebih, karena sesuatu yang mustahil bisa dicapai dengan kekuatan ku saat ini! " Tian Zhi mencoba meyakinkan Feng Zixuan, jelas dia tidak ingin menyia-yiakan kesempatan ini.


Feng Zixuan menatap lekat kedua mata Tian Zhi dan melihat keyakinan Tian Zhi begitu besar dan tampak tidak melebih-lebihkan kemampuannya.


"Baiklah, aku akan tambahkan kamu lima Buah Suci jika berhasil masuk ke dalam lima besar, dan hanya dua buah jika masuk dalam enam besar. Tapi, jika masuk dua puluh besar, aku akan kurangi lima buah! " jawab Feng Zixuan dengan tegas.


Tian Zhi tersenyum dan berdiri untuk menghampiri Feng Zixuan, lalu dia mengulurkan tangan kanan sebagai tanda kesepakatan telah tercapai diantara dua belah pihak.


Feng Zixuan juga berdiri dan menjabat tangan Tian Zhi dan kembali duduk untuk membicarakan tentang kompetisi, dia memberikan cincin keperakan dan berkata:


"Itu cincin dimensi khusus identitas peserta, kegunaannya sama seperti cincin dimensi yang lainnya. Setiap token Giok yang kamu dapatkan, secara otomatis akan masuk ke dalam cincin itu, dan juga mencatat setiap perolehan para peserta. Jaga cincin itu baik-baik dan jangan sampai dijarah oleh peserta lain...,"


Tian Zhi mengangguk paham dan yang membuat Tian Zhi senang, kompetisi akan mulai esok hari, dia sudah tidak sabar untuk bersaing dengan para jenius di seluruh penjuru Alam Semesta Aurora.


Kompetisi Asyura Path akan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan rendah hingga atas dan bertahan hidup di alam bebas selama satu bulan.


Setelah berbicara panjang lebar, Tian Zhi dipersilahkan untuk istirahat, dan Feng Zixuan kembali meninggalkan Paviliun Formasi Bintang, dan Tian Zhi akan dijemput keesokan harinya.


"Anggap saja aku sudah mendapatkan 25 Buah Suci dan 2 Artefak Bintang satu tahap puncak! " gumam Tian Zhi sambil tiduran di tempat tidur, dan suaranya didengar oleh para wanitanya yang juga ikut senang.


Semua orang yang berada di cincin dimensi sudah sangat yakin dengan kemenangan kekasihnya, keyakinan itu berkat teknik perubahan wujud.