Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 262. Kasta Bangsawan, Zhi Bingwen.


Chapter 262. Kasta Bangsawan, Zhi Bingwen.


Setelah wilayah Kota Jalur Sutra terlindungi Formasi, Tian Zhi sedikit merasa tenang, dia tidak terlalu mengkhawatirkan Qing Guozhi jika sewaktu-waktu mendadak menyerang.


Di lantai empat Gedung Alkemis, Tian Zhi sedikit bisa bersantai dengan tiduran di paha Qing Huan sambil melihat He Hua yang masih meramu pil, lalu dia menegur, "kenapa kamu tidak beristirahat saja! Ingat, kamu sedang hamil muda!"


He Hua mengembangkan senyuman bahagia dengan perhatian suaminya, lalu dia beralasan, "aku hanya membuat pil setingkat Saint, tidak terlalu banyak buang energi!"


Tian Zhi menghela nafas panjang, lalu memejamkan mata untuk berkomunikasi dengan Api Suci Petir Asyura. "Berapa hari lagi Api Asyura Dasar Laut bisa dipanen?" Tanyanya.


Lalu dipikiran Tian Zhi muncul tulisan yang dibuat oleh Api Suci Petir Asyura, dia membacanya, "Api Asyura Dasar Laut lebih cepat dari perkiraan hamba, tiga hari lagi akan siap dipanen, walaupun masih belum mekar."


Sontak Tian Zhi membuka mata dan duduk. Qing Huan terkejut melihat reaksi suaminya. "Ada apa?" tanyanya.


Semua istrinya melihat Tian Zhi wajahnya serius dan menunggu jawaban. Sedangkan Tian Zhi tidak segera menjawab, sebab dia berpikir tentang kemungkinan Qing Guozhi tidak segera membalas dendam, dikarenakan mengetahui kelahiran Api Asyura Dasar Laut.


"Aku akan ke Daratan Es Tengah Samudera, ada kelahiran Api Asyura Dasar Laut!" pamit Tian Zhi sambil berdiri.


"Tunggu, aku ikut. Aku ingin tahu bagaimana kelahiran Api Asyura Dasar Laut!" cegah He Hua yang ingin tahu.


"Aku juga ikut, ini adalah fenomena yang tidak terjadi sewaktu-waktu!" sahut Shang Mei mantan Ketua Balai Alkemis Perguruan Phoenix Surga juga tidak mau ketinggalan.


Akhirnya satu per satu semua wanita yang berada di lantai empat juga ingin mengikuti Tian Zhi. Siapapun pasti tidak akan melewatkan kesempatan untuk melihat kelahiran salah satu api terkuat di alam semesta.


"Baiklah, kalian selesaikan dulu!" jawab Tian Zhi sebelum semua istrinya yang meramu pil berhenti ditengah jalan.


Tian Zhi kembali duduk dan membaringkan tubuhnya dengan kepala bertumpu pada paha kanan Qing Huan. He Hua dan semua saudarinya tersenyum senang dan kembali fokus membuat pil...


Setelah waktu tiga setengah dupa berlalu, Tian Zhi membawa masuk seratus istrinya utamanya kedalam cincin dimensi. Semua wanita yang berada di dalam cincin dimensi bisa melihat keluar melalui cermin dunia luar.


Tian Zhi berubah wujud menjadi udara, lalu dia segera berteleportasi dan muncul di Daratan Es Tengah Samudera. Kondisi Daratan Es Tengah Samudera tetap sama saat Tian Zhi diculik oleh Dewi Seribu Wajah.


Sebelum menuju tempat kelahiran Api Asyura Dasar Laut, Tian Zhi menyempatkan untuk melihat tempat tinggal Zhi Jianying dengan menggunakan Mata Langit. Dia melihat Zhi Jianying berada di ruang bawah tanah.


Zhi Jianying sedang berkultivasi tertutup dan tampaknya akan menerobos. He Hua dan semua saudarinya juga melihat apa yang dilihat oleh Tian Zhi. Seorang wanita dewasa yang cantik dan menarik.


"Siapa wanita itu?" tanya He Hua dengan nada bicara yang curiga.


Zhi Yinping tersenyum dan berpura-pura ikut curiga, padahal dia tahu siapa Dewi Seribu Wajah yang sebenarnya, walaupun sering berganti-ganti wajah.


"Dialah wanita yang menculik ku tempo hari!" jawab Tian Zhi dan segera memalingkan wajah untuk melihat lokasi kelahiran Api Asyura Dasar Laut.


"Ohh ... Itu dia orangnya! Pantas kamu berpura-pura pingsan!" celetuk Miao Jiang yang terdengar cemburu.


"Siapapun pasti senang diculik wanita cantik, apalagi korbannya adalah bad boy!" sahut Ling Ling.


"Ingat, masih banyak saudari kita yang belum kamu sentuh!" sindiran Zhu Rong yang gemas melihat suaminya yang selalu bermain di belakang mereka.


Tian Zhi mengorek telinganya saat mendengar burung betina berkicau dan berpura-pura tidak mendengar mereka. Zhi Yinping menahan tawa dan ikut mendukung He Hua.


"Lihat... Ternyata Qing Guozhi tidak segera bertindak karena menunggu kelahiran Api Asyura Dasar Laut!" ujar Tian Zhi yang mengalihkan omelan semua istrinya.


Akhirnya He Hua dan semua saudarinya terdiam dan melihat ke cermin dunia luar, dimana mereka melihat Qing Guozhi, Dewa Air dan pasukan Kerajaan Air sedang menjaga ketat lembah didasar laut.


Tian kembali berteleportasi dan muncul diatas lembah karang. Wujud Tian Zhi tidak lagi menjadi udara, melainkan menjadi air untuk menyesuaikan lingkungan.


Lalu dia melihat didasar lembah karang ada banyak orang, mereka adalah Qing Guozhi, Dewa Air, Dewi Alkemis, Zhou Qionglin, para petinggi Persatuan Alkemis dan para pejabat Kekaisaran Qing. Kecuali Dewa Air dan para petinggi Kerajaan Air, tubuh semua orang menggunakan perisai energi untuk melindungi diri agar tidak basah.


Tian Zhi mendekati mereka tanpa terdeteksi dan berhenti di belakang Zhou Qionglin. Semua orang mengelilingi Api Asyura Dasar Laut yang berbentuk seperti Bunga Lotus namun belum mekar.


Lalu datang seekor ikan kecil mendekati Api Asyura Dasar Laut, dia berenang dan akan memakan kuncup bunga. Namun yang mengejutkan tiba-tiba tubuh ikan itu meleleh, kemudian keluar sulur api yang dari kuncup bunga dan menjilati ikan yang meleleh.


"Bagaimana pembagiannya?" tanya Dewi Alkemis kepada Qing Guozhi dan semua orang, termasuk Dewa Air dan jajarannya.


Api Asyura Dasar Laut tidak hanya berguna bagi Alkemis dan kultivator yang memiliki elemen api, tapi juga berguna bagi kultivator yang memiliki elemen air, sebab Api Asyura Dasar Laut memiliki dua unsur elemen.


"Tunggu setelah semuanya tiba, baru kita bicarakan pembagiannya, siapa yang mendapat induk Api Asyura Dasar Laut dan siapa yang mendapatkan benihnya!" jawab Qing Guozhi dan segera duduk bersila.


Ya, biji yang berada di dalam mangkok batu giok merah adalah benih berasal dari Api Asyura Dasar Laut, benih itu bisa dikembangkan agar tumbuh seperti induknya.


Semua orang juga ikut duduk bersila sambil menunggu orang yang telah diundang oleh Qing Guozhi. Inilah tujuan Qing Guozhi yang tidak segera membalas dendam kepada Tian Zhi, sebab dia ingin bernegosiasi dengan orang-orang kuat dan memanfaatkan kelahiran Api Asyura Dasar Laut sebagai awal pembicaraan.


Qing Guozhi akan membeberkan apa yang dimiliki oleh Tian Zhi kepada semua orang setelah berkumpul nanti. Ada satu hal yang menjadi perhatian Tian Zhi, yaitu Dewa air.


Ternyata Dewa air telah sembuh total setelah mendapatkan Pil Penyembuh Dantian yang dibuat oleh Dewi Alkemis, kekuatannya juga telah pulih, malahan naik ke tingkat Sang Void level 20. Walaupun telah meningkat dengan drastis, Dewa Air tetap bukan lawan Tian Zhi.


Sambil menunggu kedatangan orang-orang kuat dari Alam Keabadian, semua orang menggunakan waktu dengan berkultivasi.


"Dewi Alkemis, bagaimana hasil penjualan Pil Kultivasi tingkat tingkat Jenderal Surgawi tahap rendah?" tanya Qing Guozhi untuk memecah keheningan.


"Sangat bagus! Apakah Anda memiliki bahan-bahannya lagi? Jika ada, seperti sebelumnya kita bagi hasilnya. Aku dengar Master Tian menjual Pil Kultivasi tingkat Dewa Leluhur tahap puncak, ini tidak bagus untuk perkembangan bisnis kita!" jawab Dewi Alkemis sambil mengeluarkan cincin dimensi tingkat rendah yang berisi jutaan keping emas hasil pelelangan pil, lalu memberikannya kepada Zhou Qionglin untuk diberikan kepada Qing Guozhi.


Zhou Qionglin segera berdiri dan berjalan mendekati Qing Guozhi, lalu dia kembali ke tempat duduknya setelah memberikan cincin dimensi.


Qing Guozhi menahan amarahnya ketika ditanya masalah ramuan untuk membuat Pil Kultivasi. Namun Dewi Alkemis sekilas melihat perubahan emosinya yang sesaat, dia menduga ada yang tidak beres di Forest Peach Blossom.


Kejadian beberapa lalu ternyata tidak menyebar ke seluruh wilayah Kekaisaran Qing, tampaknya Qing Guozhi menutup rapat-rapat masalah yang memalukan baginya dan juga untuk Keluarga Besar Qing. Itu terlihat tidak ada pembicaraan masalah Forest Peach Blossom, hanya Dewa Air yang mengetahuinya dan menjaga rahasia ini.


Seandainya kejadian di Forest Peach Blossom diketahui penduduk, maka akan mengurangi rasa kepercayaan kepada Keluarga Besar Qing dan bisa memicu terjadinya hiruk-pikuk di wilayah Kekaisaran Qing.


Qing Guozhi melihat Dewi Alkemis setelah hatinya tenang, lalu dia berbicara, "berapa set yang Anda butuhkan? Sejujurnya, panen kita kali ini hampir gagal total dikarenakan adanya serangan hama (Tian Zhi). Untung saja ahli Botani kita berhasil menyelamatkan beberapa tanaman dan pohon Buah Suci!"


Botani adalah ilmu tentang tumbuhan. Menjadi ahli botani atau Botanist merupakan salah satu profesi yang membutuhkan kejelian, ketekunan dan cerdas. Selain aktif meneliti, botanist dapat menerapkan ilmu biologi yang dimilikinya pada bidang pertanian guna menjaga daya tahan pangan maupun melestarikan spesies tanaman langka.


Gaji Botanist tergolong mahal, sebab ahli seperti mereka sulit ditemukan, sudah bisa ditebak betapa besarnya biaya yang dikeluarkan oleh Qing Guozhi untuk merawat pohon Buah Suci dan ladang herbal.


Dewi Alkemis mengunci alisnya, sebab dia merasa curiga dengan ucapan Qing Guozhi. Bagaimana Dewi Alkemis tidak curiga, dia pernah beberapa kali berkunjung ke Forest Peach Blossom dan mengetahui adanya Formasi Perlindungan yang super besar.


Seharusnya Formasi Perlindungan mampu melindungi dari serangan hama, bahkan kultivator setingkat Dewa Absolute harus susah payah untuk masuk ke dalam Forest Peach Blossom secara diam-diam.


"Ramuan untuk membuat setingkat Dewa Leluhur tidak sesusah setingkat Prajurit Surgawi ... Jika ingin bersaing dengan Master Tian, kita harus memiliki banyak ramuan ... Tapi, untuk mengantisipasi kultivator lari ke wilayah Utara, persiapkan sebanyak mungkin ramuan Pil Kultivasi tingkat Dewa Leluhur. Jika ada, 10 set ramuan setingkat Prajurit Surgawi untuk mempertahankan kultivator tetap berada di wilayah kita...," jelas Dewi Alkemis panjang lebar, ia berhenti sejenak untuk menarik nafas, "aku sudah mengerahkan seluruh cabang Paviliun Pil Langit untuk berkumpul di pusat, sekaligus menebas semua hasil panen dari petani." Imbuhnya dan menunggu jawaban.


Karena obrolan Qing Guozhi dan Dewi Alkemis, semua orang membuka mata dan ikut mendengar obrolannya. Informasi tentang seorang ahli Alkemis yang akan membuat pil, jelas menarik perhatian banyak orang, terutama para pemilik modal besar.


Tiba-tiba datang gerbong kereta kura-kura mendekati lembah karang, dilihat dari bendera di gerbong kereta, mereka berasal dari Klan Zhi Kasta Bangsawan. Tentara Kuda Laut segera mengawal gerbong kereta tersebut.


Qing Guozhi mengembangkan senyuman bahagia dan buru-buru menyambut kedatangan salah satu orang yang ditunggu-tunggu. Semua orang juga ikut menyambut kedatangan gerbong kereta, kecuali Dewi Alkemis yang enggan menyambut kedatangan Kasta Bangsawan.


Gerbong kereta kura-kura berhenti di atas lembah karang. Lalu keluar seorang pria tua yang tidak lain adalah Patriark Klan Zhi Kasta Bangsawan, dia adalah Zhi Bingwen.


Zhi Bingwen memiliki kekuatan tingkat Half Alfa level 30, lebih kuat dari Qing Guozhi lima level. Zhi Bingwen melihat Qing Guozhi dan memberikan senyuman hangat.


Qing Guozhi dan semua orang menangkupkan kedua tangan sebagai salam. Setelah itu keluar dari gerbong kereta seorang wanita muda, dia adalah putri dari Zhi Bingwen yang bernama Zhi Piaoliang.


Tian Zhi terkejut melihat Zhi Piaoliang, sebab wanita muda itu adalah salah satu dari peserta kompetisi Duel Sage, hanya saja Zhi Piaoliang tidak menyematkan nama marganya. Zhi Piaoliang adalah murid inti Akademi Black Hole, dan Zhu Rong adalah seniornya sebagai murid elite.


"Dunia begitu sempit!" batin Tian Zhi yang tidak menduga bertemu dengan Zhi Piaoliang di tempat ini.


Tapi ada satu hal yang mengganjal di hati Tian Zhi, bagaimana bisa Zhi Piaoliang keluar dari Akademi Black Hole? Tapi dia menduga ini terkait dengan adanya pertemuan besar Keluarga Besar Zhi, dan menebak Zhi Piaoliang keluar untuk mengikuti acara yang akan diselenggarakan 5 tahun lagi.